NovelToon NovelToon
Strongest Martial Master

Strongest Martial Master

Status: tamat
Genre:Fantasi / Petualangan / Spiritual / Kultivasi / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 5
Nama Author: DANDIKA

Update tidak menentu.

Cerita fiksi yang menceritakan tentang luka liku perjalanan seorang anak dengan bakat luar biasa menuju tak terkalahkan.

Seorang jenius di antara para jenius!

Dari yang bukan apa apa menjadi yang terkuat!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DANDIKA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

chapter 32

"Aku punya misi khusus untuk kau ambil" kata wakil ketua perguruan.

"Misi khusus?" tanya Yang Zhou.

"Benar, misi ini menurut ku paling cocok kau lakukan" kata wakil ketua perguruan.

"Aku? kenapa aku?" kata Yang Zhou.

"Karena, elemen kuno mu itu sangat dibutuhkan dalam misi ini" kata wakil ketua perguruan.

"Elemen kuno ku sangat dibutuhkan?kenapa bisa seperti itu?" tanya Yang Zhou.

" Itu karena misi nya adalah mengawal putri kerajaan YunXiang" kata wakil ketua perguruan.

"Kenapa misi mengawal putri kerajaan bisa khusus untuk ku?apa misi ini ada kaitannya dengan sesuatu yang sangat dingin?" tanya Yang Zhou.

"Benar sekali, misi mengawal putri kerajaan YunXiang ini akan melewati daerah Gong Hu yang memiliki iklim yang sangat dingin hingga menjadi yang terdingin di negara YunXiang ini" kata wakil ketua perguruan.

"Misi ini akan di mulai 3 hari lagi, aku harap kau bisa mengambil misi khusus ini" kata wakil ketua perguruan.

"Jadi seperti itu, kalau begitu, jika wakil ketua perguruan yang meminta, misi ini aku terima" kata Yang Zhou.

"Terimakasih banyak, kau memang memiliki potensi dan tempramen yang baik"

"Hahaha, wakil ketua perguruan terlalu memuji" kata Yang Zhou.

"Baiklah, aku izin pamit" kata Yang Zhou sambil memberi hormat.

Yang Zhou pun pergi.

"Mengawal putri kerajaan ya?hmm....mungkin kah di daerah dengan cuaca terdingin dan tidak pernah ada sinar matahari itu aku bisa menemukan sesuatu yang menarik?" pikir Yang Zhou.

"Baiklah, karena misi ini sudah di percayakan padaku, aku akan menerimanya dengan senang hati" pikir Yang Zhou.

3 hari kemudian.

"Baiklah, hati hati di jalan dan jangan lupa bawa token misi ini" kata wakil ketua perguruan.

"Baik" kata Yang Zhou.

"Kau pergilah ke ke kerajaan YunXiang dan serahkan token ini pada penjaga, putri dan rekan mu yang lainnya akan berkumpul di sana" kata wakil ketua perguruan.

"Mungkin butuh 4 sampai 5 jam untuk sampai di sana, misi nya dimulai sore nanti, jadi tak usah buru buru" kata wakil ketua perguruan.

"Baik, kalau begitu aku berangkat" kata Yang Zhou.

Yang Zhou pergi ke kerajaan YunXiang dengan kecepatan seperti peluru dan sampai disana kurang dari 3 menit.

"Jadi ini kerajaan YunXiang! besar sekali!mungkin kerajaan ini 6 sampai 7 kali lebih besar dari kota Lue Zhang!" kata Yang Zhou.

"Sungguh luar biasa!" kata Yang Zhou.

"Baiklah, ayo kita berkeliling terlebih dahulu" kata Yang Zhou.

Yang Zhou yang sudah lama tidak keluar perguruan senang karena akhirnya bisa bermain di luar perguruan.

"Ah!biawak goreng!waw, enak sekali!Kura kura panggang juga enak!sudah lama sekali aku tidak makan makanan seenak ini!rasanya ingin menangis!" kata Yang Zhou sambil memakan makanan yang ia beli.

"Wah ular cangkang rebus!enak sekali!" kata Yang Zhou.

"Karena selama ini makanan ku hanya makanan yang sama terus setiap hari nya" kata Yang Zhou.

"Untungnya aku punya banyak uang dari misi kemarin" kata Yang Zhou.

Selama sisa waktu yang di tentukan, Yang Zhou membeli semua makanan yang ia inginkan.

4 jam berlalu dan Yang Zhou pergi menuju kerajaan dengan perut yang terpuaskan.

"Hah~, aku puas sekali" kata Yang Zhou.

"Dimana pintu gerbang kerajaan nya?hmm...ah!" Yang Zhou melihat penjaga dan hendak menghampirinya.

"Permisi, aku ingin bertanya apakah putri kerajaan YunXiang jadi pergi?" kata Yang Zhou.

"Hah?siapa kau?!kenapa kau tahu jika putri kerajaan YunXiang akan pergi!?" tanya penjaga.

"Tenang, tenang lah dulu" kata Yang Zhou.

"Aku murid inti dari perguruan Yin Wu, menjalankan tugas mengawal putri" kata Yang Zhou.

"Oh!aku tahu!atasan bilang jika ada murid dari perguruan Yin Wu, periksa token nya!" pikir penjaga.

"Mana token mu" kata penjaga.

Yang Zhou menunjukan token murid inti dan token yang di berikan wakil ketua perguruan.

"Oh, kau boleh masuk" kata penjaga itu.

"Kemana aku harus pergi?" kata Yang Zhou.

"Ikuti jalan setapak ini dan kau akan sampai di lapangan kerajaan" kata penjaga.

"Oh baik lah" kata Yang Zhou.

"Kerajaan YunXiang benar benar besar!halaman kerajaannya saja mungkin sudah 3 kali lebih besar dari seluruh perguruan Yin Wu!" kata Yang Zhou.

"Kerajaan YunXiang ini adalah salah satu dari 4 kerajaan besar di benua Timur ini" kata Yang Zhou.

catatan :

Ada 4 kerajaan besar yang ada di benua Timur tempat Yang Zhou hidup saat ini.

Kerajaan YunXiang di barat.

Kerajaan QingLong di timur.

Kerajaan ChengDao di selatan.

Kerajaan HuanZhu di Utara.

Yang Zhou sampai di lapangan kerajaan.

Ia melihat ada orang orang yang berkumpul.

"Itu putri!" kata Yang Zhou.

"Apakah mereka itu rekan rekan ku?hmm....1 di ranah aura formation tahap awal, 4 di ranah formation Ki tahap akhir, dan 1 di ranah formation Ki tahap menengah, lumayan juga" kata Yang Zhou.

"Seorang wanita di belakang putri itu sepertinya dekat dengannya" kata Yang Zhou.

Orang yang berdiri di belakang sang putri melihat Yang Zhou.

"Hey kau!siapa kau!?apa kau murid dari perguruan Yin Wu!?" tanya nya.

"Ya" kata Yang Zhou sambil berlari mendekat.

"Cepat sedikit!sudah terlambat, masih sempat berjalan?apa kau mau membuat putri menunggu?!" kata wanita itu.

"Baik baik, aku mengerti" kata Yang Zhou.

"Dasar orang lemah dan tidak tegas, orang orang seperti ini yang katanya murid paling kuat di perguruan?jangan bercanda!" kata wanita itu.

"Wanita ini terlalu sombong" pikir Yang Zhou.

"Ru Lan, sudahlah, jangan memarahi mereka terus, mungkin saja mereka tidak terlihat kuat, tapi siapa yang tahu" kata putri kerajaan YunXiang.

"Huh!dilihat saja aku sudah tahu orang orang ini adalah sampah yang hanya ingin melihat ke cantikan putri!" kata wanita itu.

Yang Zhou mengabaikan kata kata wanita itu dan bergabung dengan kelompok.

"Semuanya, aku Qing Yan, putri kerajaan YunXiang mengucapkan selamat datang" kata Qing Yan.

"Ini adalah Sahabatku sekaligus Komandan pasukan perang kerajaan YunXiang, Ru Lan" kata Qing Yan.

"Komandan?wanita cantik ini adalah komandan?tidak bisa di percaya!" kata orang orang itu.

"Wanita sepertinya menjadi komandan di usia semuda ini benar benar hebat, aku yakin setidaknya ranahnya ada di life extension!" kata orang orang itu.

Ru Lan tampak sombong dan tersenyum sendiri mendengar pujian mereka.

"Biasa saja" Yang Zhou bicara dengan ekspresi datar.

"Apa kau bilang?!apa kau merendahkan komandan pasukan perang kerajaan YunXiang?!kau cari mati ya!?" kata Ru Lan.

"Aku bilang kau biasa saja, tidak ada yang hebat dengan komandan pasukan perang yang sombong" kata Yang Zhou.

"Kau membuat kehebatan mu tertimbun kesombonganku kau tahu?" kata Yang Zhou.

"Bocah!aku sombong karena kehebatan ku!apa kualifikasi mu hingga menyebut aku biasa saja!?apa kau mau mati!?" kata Ru Lan.

"Apa aku ingin mati?jangan bercanda, apa kau mampu membunuh ku?" kata Yang Zhou.

"Apakah aku mampu?!kau tidak lihat?aku sudah berada di ranah life extension tahap awal, dan kau hanya berada di ranah aura formation tahap menengah, kau kira dengan ranah mu yang serendah itu bisa menggores kulit ku?bodoh!" kata Ru Lan.

"Oh, mungkin kau bisa mencobanya, apakah aku mampu menggores kulit mu atau bahkan merobek kulitmu itu, siapa yang tahu" kata Yang Zhou.

"Bocah bau kencur!karena kau sangat sangat ingin mati, maka aku akan mengabulkan keinginan terakhirmu ini"

Ru Lan mulai menyerang.

"Matilah kau bocah!" kata Ru Lan.

1
Naga Hitam
itu sudah lumayan bagus
Deni Deni
skip,ada tenaga dalam
Ramli
Judul Novel ini lebih cocok "Kata Yang Zaou" karena di tulis hampir pada setiap paragraf.
Blade Master
kompetisi Tao aja belum tiba2 tamat. kalau ceritanya nanggung untuk karya selanjutnya pun malas ngikuti
Blade Master
kemana roh spirit dan binatang beast kok gak keluar tuanya bertarung tidak pernah membatu jadi kurang masuk akal
Rudi Utomo
saya selalu kecewa ..
novel sudah seru. tiba tiba ending dgn cara menggantung....
...
saya hargai smua karya author.
namun Author kurang menghargai Psikologi pembaca ...
...
apa sih susahnya diselesaikan ...?
tinggal lanjutkan saja . sembuhkan jiwa sang guru .. lalu ikuti Perlombaan .. lalu menang...lalu menjadi terkuat diselutih dunia Beladiri . lalu Kembali ke. Wanita tercinta .. Dst...terlalu banyak hal hal yg blm terselesaikan .
jujur Itu smua bikin kecewa.
jika ingin Dibuat Lanjutan kisah dgn judul baru ...setidaknya ada ending yg Bagus pada satu episode .
....
ini masukan.kritik .. tlg ditanggapi positif. bukan jawaban tdk dewasa
misal ; kalau gitu bikin saja sendiri .
ok ??
Rudi Utomo
ah....
knapa murid nggak bagi bagi Senjata suci pada gurunya ya ??
lupa kali ya Thor ?
Rudi Utomo
yg di tolong Gadis cantik teruuuus...😄😄😄😄🎶
Azka Ghazi Yansen
membingungkan, apalagi ranagnya kebanyakan pake bahasa Korea lagi,simpelkqn thor
Ndoro Putra
''jadi bosan''kata yang zhou
kang gabut
typo
Mohd Daniel
Peringkat ranah kurang cocok bahasa di pakai
Sanita 67
gimana sih ,padahal bagus tapi gak ada ujng nya
Harman LokeST
laaaaaaaaaaaaaajjjjjjjjuuuuuuuuuuuutttttt teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss authooooooooooooooorrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr
Harman LokeST
next author
Harman LokeST
crazy up crazy up crazy up crazy up crazy up
Harman LokeST
laaaaaaaaaaaaaajjjjjjjjuuuuuuuuuuuutttttt teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss
Harman LokeST
moga gurunya Yang Zhou sembuh aamiin
Harman LokeST
itulah akibatnya kalau emosi yang mengendalikan diri kita
Harman LokeST
njuuuuuuuuuut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!