Demon Emperor ( Kaisar iblis )
Bercerita tentang seorang anak yatim piatu yang hidup sebatang kara, umurnya 23 tahun. Pemuda tersebut memiliki catatan kriminal yang membuatnya tidak memiliki pekerjaan alias pengangguran.
Hingga suatu ketika disaat ia melakukan tindakan kejahatan, ia mati konyol karena berusaha melarikan diri dari kepungan petugas.
Kemudian pemuda itu bereinkarnasi menjadi iblis dan hidup di dunia lain bersama system.
Mimpi mempunyai keluarga akhirnya tercapai akan tetapi banyak sekali rintangan yang terus berdatangan.
Simak terus perjalanan Cyrus Alexander untuk menguasai dunia dan menjadi kaisar iblis.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon M R H, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ch.31 - Status Eliza
Setelah melihat dari kejauhan mereka semua pergi meninggalkan istana kerajaan, kini terdengar suara ketukan dari pintu kamar, “Tok… tokk… tok…”
“Siapa?” tanya Cyrus.
“Ini aku, Eliza.”
“Tunggu…”
Tidak lama kemudian, Cyrus keluar dari kamarnya. Dengan terkejut Cyrus melihat sosok wanita cantik yang tampak berbeda dari sebelumnya.
Tanpa mengeluarkan ekspresi apapun, Cyrus berkata. “Kamu… ada apa mencariku?” tanya Cyrus dengan cepat.
Dengan raut wajah cemberut Eliza berkata, “Apa kamu tidak melihat hari ini aku berbeda?” ucapnya sambil memegang gaun dan sedikit berputar ke kanan dan kiri.
Cyrus hanya diam dan memandangi Eliza tanpa mengeluarkan ekspresi apapun. Kemudia Eliza melanjutkan perkataannya. “Kakek memanggilmu, dia menyuruhku untuk mengantarmu ke sana…”
“Baiklah, aku juga bosan di dalam kamar.” jawab Cyrus dengan nada datar.
Mereka berdua pun pergi ke tempat singgasana raja. Singgasana yang terlihat mewah dan indah itu sangat nyaman di pandang oleh mata, di sana terlihat Cleo sedang duduk dengan santai sembari menunggu kedatangan Cyrus.
Cyrus mendekat ke tempat Cleo dan bertanya, “Ada apa kakek memanggilku?” ucapnya dengan nada datar.
“Bagaimana malam harimu? Apa kau bisa tidur nyenyak?” ucap Cleo dengan tersenyum kecil.
Cyrus mengerutkan keningnya dan berkata, “Langsung saja ke intinya, ada apa kakek memanggilku?” kali ini Cyrus bertanya dengan cepat.
“Hahaha… sikapmu sungguh sangat mirip dengan ibumu.” ucap Cleo dengan tertawa.
Beberapa detik kemudian Cleo terdiam dan memasang raut wajah seriusnya di hadapan Cyrus sambil berkata, “Pertama, besok pagi kerajaan Red Blood akan menyelenggarakan bela sungkawa atas kematian putri mahkota kerajaan ini, Amelia Charlotte.”
Mendengar perkataan Cleo, membuat Cyrus merasa terharu karena di kerajaan ini masih mengingat sosok Amelia meskipun ia telah tiada.
Kemudian Cleo melanjutkan ucapannya, “Kedua, minggu depan adalah hari penobatanmu sebagai putra mahkota sekaligus acara pernikahanmu dengan Eliza.”
Tanpa berfikir panjang, Cyrus menjawab ucapan Cleo dengan nada tenang. “Baiklah, lebih cepat lebih baik. Lagipula ada banyak hal yang harus aku lakukan beberapa hari kedepan.”
Cleo tersenyum bahagia mendengar jawaban Cyrus yang menerima rencananya tanpa membantah.
Sedangkan di samping Cyrus, terlihat Eliza sangat senang dengan jawaban Cyrus. Sebelumnya Eliza berfikir ini terlalu cepat bagi Cyrus untuk menggelar acara pernikahan, tetapi jawaban Cyrus malah sebaliknya.
Eliza tidak pernah menyangka akan segera menikah dengan iblis yang dia sukai, yaitu Cyrus Alexander. Sebelumnya Eliza sangat sering menerima surat lamaran perjodohan yang di kirim bangsawan atau pangeran dari kerajaan lain karena kecantikannya, tetapi Eliza tidak pernah membalas surat-surat tersebut.
Setelah semuanya selesai, Kini Cyrus pergi meninggalkan tempat singgasana raja dan meminta Eliza untuk menemaninya berkeliling di sekitar kerajaan.
Ketika mereka sedang berjalan santai, tiba-tiba Cyrus terkejut karena Eliza menggandeng tangannya dan ia berkata. “Terima kasih.” ucap Eliza dengan raut wajah tersenyum.
Cyrus membalikkan badan kearah Eliza dan bertanya, “Untuk apa?”
“Kau pernah menyelamatkan hidupku dan juga ibuku… Dan juga…” Mendadak wajah Eliza memerah tersipu malu di hadapan Cyrus yang sedang memandanginya. Kemudian Eliza melanjutkan ucapannya, “Terima kasih telah menerima pernikahan ini.” ucapnya dengan suara pelan.
“Tidak masalah, aku hanya ingin sebuah keluarga.”
Kemudian Cyrus kembali melangkahkan kakinya yang sempat terhenti karena ucapan terima kasih Eliza. Sambil berjalan Cyrus berkata, “Aku hanya ingin menjadi kuat untuk membalas dendam kematian ayah ibuku, jangan menghambatku dalam memperkuat diri.”
Eliza berjalan mengejar Cyrus dari belakang dan mendengar perkataan Cyrus, kini Eliza menampakkan raut wajah sedih dan berkata, “Maafkan aku… aku tidak memiliki kekuatan apapun untuk membantumu membalas demdam.” ucap Eliza sambil menundukkan kepalanya.
Kali ini Cyrus tidak menghentikan langkahnya dan terus berjalan tanpa menjawab permintaan maaf Eliza, kemudian Eliza melanjutkan ucapannya, “Meskipun aku tidak bisa menggunakan sihir, tapi aku akan berusaha menjadi istri yang layak untukmu.”
Cyrus hanya sesekali melirik raut wajah Eliza yang tampak sedih dan tetap berjalan dengan santai sambil memandangi dekorasi mewah istana kerajaan. “Tidak mungkin… keturanan Charlotte tidak mungkin lemah.” ucap Cyrus dalam hati.
Setelah beberapa saat, Cyrus mulai berkata. “Bagaimana jika kita berbicara di tempat yang lebih tenang?” ucap Cyrus karena penasaran tentang Eliza.
“Baiklah, di taman kerajaan ini ada tempat yang sering aku kunjungi.”
Mereka berdua kini pun pergi ke taman yang Eliza maksud. Taman yang sangat luas itu hanya terlihat bunga mawar merah darah di seluruh sudut taman, pemandangan yang indah itu membuat hati Eliza menjadi lebih tenang saat melihatnya ketika sedang bersusah hati.
Di sebuah tempat berteduh tepat di tengah taman, Cyrus dan Eliza sedang duduk berhadap-hadapan sambil di temani beberapa minuman dan makanan ringan yang telah di sediakan oleh para pelayan.
“Aku ingin mengetahui tentang dirimu, boleh?” ucap Cyrus.
Eliza terkejut dengan Cyrus yang penasaran dengan dirinya, “Tentu saja, bagaimanapun juga kamu calon suamiku.” jawab Eliza sambil tersenyum.
“Seingatku ibu pernah bercerita, semua keturunan Charlotte memiliki kekuatan yang dahsyat… Lalu kenapa kamu tidak bisa menggunakan sihir?” tanya Cyrus sambil menatap mata Eliza.
Dengan perasaan campur sedih dan bahagia Eliza menjawab. “Sejak aku kecil setiap kali berlatih mana untuk dasar sihir, aku selalu jatuh pingsan dan sakit.” ucapnya dengan suara pelan.
Cyrus terdiam setelah mendengar jawaban Eliza, dia masih tidak percaya dengan keadaan Eliza yang tidak dapat menggunakan sihir apapun, bagaimanapun juga setiap makhluk di dunia ini pasti bisa menggunakan sihir meskipun hanya sihir tingkat rendah.
Karena semakin penasaran, kini Cyrus berbicara dengan Qwerty dalam hati, “Qwerty, buka status Eliza.”
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
STATUS
Nama : Eliza Charlotte
Ras : Iblis
Level : 1
Hp : 1.000 / 1.000
Mp : -
Skill : ( Tersegel )
Job. : ( Tersegel )
Keterangan : -
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Cyrus terkejut saat melihat Job dan Skill Eliza yang tertulis “Tersegel” di dalam status Qwerty tampilkan. ini merupakan pertama kalinya Cyrus melihat makhluk dengan status dengan skill tersegel.
Ketika Cyrus sedang melihat status, Eliza melihat Cyrus sedang dalam keadaan melamun. Lamunan Cyrus kini membuat suasana menjadi hening beberapa saat.
Cyrus tetap fokus dan penasaran dengan status yang di miliki Eliza, kemudian dia bertanya ke Qwerty, “Apa yang membuat Eliza tidak bisa menggunakan sihir karena skillnya tersegel?”
[ Benar tuan, Job dan Skill Eliza saat ini sedang tersegel sehingga membuat Eliza tidak dapat merasakan mana sedikitpun. ]
“Bagaimana caranya menghapus segel itu?”
[ Anda harus menjalin kontrak dengan makhluk tersebut jika ingin mengetahui lebih detail, Karena Qwerty tidak bisa mengetahui penyebab tersegelnya Job dan Skill tersebut, jika kita tidak saling terhubung. ]
“Tidak mungkin… bagaimana mungkin aku menjadikan Eliza sebagai budakku, apa tidak ada cara lain?”
[ Membutuhkan 1.000.000 poin kehormatan untuk menghapus segel. Ketika anda membuka segelnya, secara otomatis dia akan mendapatkan banyak manfaat dari system dan terhubung dengan anda. ]
“Mahal sekali…” ucap Cyrus dengan terkejut saat mendengar mahalnya harga untuk menghapus segel Eliza, bahkan Eliza juga ikut terkejut melihat raut wajah Cyrus yang semula melamun tanpa ekspresi seketika berubah tanpa sebab.
“Ada apa Cyrus? Kenapa tiba-tiba kamu terkejut?” ucap Eliza dengan keheranan.
Cyrus tidak menyadari kalau dia memasang raut wajah aneh di depan Eliza, “Ah… tidak tidak, aku sedang berfikir!”
“Benarkah?” Tanya Eliza memastikan keadaan Cyrus.
“Iya… Aku hanya berfikir tentang upacara besok...” Cyrus berbohong kepada Eliza. Karena untuk sementara ini dia tidak ingin membuat keributan yang merepotkan.
Akhirnya mereka berdua melanjutkan percakapan santai membicarakan hal-hal yang lainnya hingga matahari terbenam.
lu nggak ngapa ngapain