NovelToon NovelToon
Cinta Dibalik Kontrak

Cinta Dibalik Kontrak

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikah Kontrak / Cinta Seiring Waktu / CEO
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: DinaSafitri

Alya Gabrielsen terpaksa menikah dengan pria asing demi menyelamatkan status keluarganya. ayahnya, Tyo, bangkrut dan terlilit hutang yang membuatnya hampir masuk penjara. Dengan paksaan sang ibu, Alya mau tak mau rela menikah di usia muda dengan pria yang sama sekali tak ia kenali. Bagaimana kisah Alya? saksikan hanya disini!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DinaSafitri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CDK. 23

Uhuk!

Uhuk!

“U-untukku?” tanya Alya dengan wajah penuh keheranan.

Max mengangguk singkat. “Bukankah aku seorang suami sekarang? Jadi, sudah tugasku untuk menafkahimu.” jawabnya datar, seolah itu adalah hal paling wajar di dunia.

“Dan satu lagi.” Max kembali bersuara. “Karena status kita sudah berubah, ada baiknya kau memanggilku dengan sebutan yang selayaknya pasangan suami istri.”

Alya bahkan belum selesai terkejut dengan black card yang Max sodorkan. Kini, pria itu kembali membuatnya terpaku hanya karena masalah panggilan.

“Memangnya kenapa dengan panggilan yang biasa?” tanyanya bingung.

Max menarik napas pelan. Untuk pertama kalinya sejak pagi, raut lelah tampak samar di wajah dinginnya. Sebagai seseorang yang terbiasa berbicara seperlunya, terlalu banyak percakapan seperti ini sukses membuat rahangnya terasa pegal.

“Kita sudah suami istri,” ucapnya tenang, tetapi nadanya terdengar tajam menusuk. “Tidak mungkin di luar sana kau masih memanggilku dengan sebutan ‘Tuan’, bukan? Bukan hanya orang lain, orang tua kita juga pasti akan curiga pada hubungan kita. Kau tidak ingin pernikahan ini terbongkar, kan?”

Ucapan itu langsung membuat Alya terdiam.

“Oh… maafkan aku, Mas,” cicitnya pelan.

Namun, panggilan sederhana itu justru membuat gerakan tangan Max terhenti sesaat.

‘Mas? Tidak terlalu buruk,’ batinnya diam-diam.

Keheningan kembali menyelimuti meja makan. Tak ada lagi percakapan yang berlangsung. Mereka menikmati sarapan pagi itu dengan tenang—setidaknya hanya untuk sementara. Karena beberapa detik kemudian, sosok pengganggu mulai datang.

Bruk!

“Kau ini! Yang benar saja!” gerutu seorang pria sambil menjatuhkan tubuhnya ke kursi. “Hari ini hari Minggu, Bro! Orang gila mana yang tetap bekerja di hari libur? Orang-orang kalau libur itu me time, menikmati hari santai, bukannya malah kerja!” sungutnya kesal dengan wajah kusut yang benar-benar menyedihkan untuk dilihat.

Pria itu bahkan tidak menyadari kalau di meja makan itu bukan hanya ada dirinya dan Max, melainkan juga seorang wanita yang kini resmi menyandang status sebagai nyonya rumah.

“Minum dulu, Kak,” tegur Alya lembut sambil menyodorkan secangkir teh ke hadapan Jayden.

Jayden langsung tersadar begitu mendengar suara halus itu mengalun di telinganya. Ia menoleh cepat, lalu membelalakkan mata saat mendapati Alya duduk di sana.

Beberapa detik berlalu sebelum otaknya akhirnya bekerja normal kembali. Semalam, sahabat sekaligus bosnya itu memang baru saja menikah.

“Hehe… maaf, aku nggak lihat kamu,” ucapnya canggung sambil menggaruk pipi yang sebenarnya tidak gatal.

Alya tersenyum tipis. “Nggak apa-apa, Kak. Wajar kok.”

Jujur saja, Alya masih merasa sungkan berada di antara dua pria itu. Entah kenapa, setiap melihat Max dan Jayden bersama, pikirannya selalu dipenuhi bayangan hubungan aneh yang tidak wajar.

Alya buru-buru menggeleng kecil lalu mengusap tengkuknya yang tiba-tiba meremang.

‘Syukur banget gue pisah kamar tidurnya,’ batinnya lega.

Suara kursi berderit membuat Max dan Jayden menoleh bersamaan ke arahnya.

“A-aku mau ke belakang dulu,” ucap Alya kikuk.

Tanpa menunggu jawaban, gadis itu langsung kabur dari meja makan, membuat Jayden menatap bingung kepergiannya.

“Kenapa dengan istrimu?” tanyanya heran pada Max.

Max hanya mengedikkan bahu acuh, lalu kembali menyeruput kopinya dengan santai.

“Bagaimana?” tanyanya singkat.

Jayden langsung memahami maksud pertanyaan itu.

“Sesuai perintahmu. Aku sudah menjalankan tugasku dengan lancar, tanpa cacat sedikit pun,” jawabnya serius.

“Kartu itu?” tanya Max lagi.

“Beres.”

Jawaban singkat Jayden membuat Max mengangguk puas.

Sementara itu, di dapur…

Alya masih sibuk mengusap tengkuknya sendiri. Entah kenapa, bulu kuduknya sejak tadi tidak berhenti meremang.

Bik Ina yang kebetulan lewat spontan menghampirinya. “Nyonya kenapa? Kurang enak badan?” tanya wanita paruh baya itu penuh perhatian.

“Ha? Nggak kok, Bik! Cuma sedikit merinding aja,” jawab Alya sambil tersenyum kaku.

Bik Ina mengangguk pelan sebelum kembali melanjutkan pekerjaannya.

Sedangkan Alya yang duduk di kursi dapur tampak melirik wanita itu beberapa kali. Wajahnya terlihat ragu sekaligus bingung. Ia ingin bertanya, tetapi takut dianggap terlalu kepo. Namun kalau tidak ditanyakan, kepalanya sendiri tidak akan tenang.

“Eum… Bik, boleh Alya tanya sesuatu?” ucapnya ragu-ragu.

Bik Ina tersenyum hangat. “Tentu saja boleh. Kalau tidak bertanya, nanti bibi takut Nyonya malah nyasar di jalan,” candanya ringan.

Alya ikut tersenyum kecil.

“Eum… anu, Bik…”

Kalimatnya menggantung begitu saja. Alya tampak bimbang untuk melanjutkan pertanyaannya.

‘Duh, gimana ya ngomongnya…’ batinnya gelisah.

Sementara itu, Bik Ina sudah menunggu sejak tadi dengan penuh penasaran.

“Nyonya mau tanya apa?” tanyanya lembut.

Alya baru saja hendak membuka mulut ketika dering ponselnya tiba-tiba berbunyi nyaring, memotong percakapan mereka.

Nama Mama tertera jelas di layar ponselnya.

“Bentar ya, Bik. Alya angkat telepon dulu.”

Ia sedikit menjauh dari Bik Ina sebelum segera menerima panggilan tersebut.

“Kirimin Mama uang sesuai yang Mama ucapkan waktu itu.”

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Guys mohon maaf kalau aku sedikit telat up ceritanya ya. soalnya aku tinggal di Sumatera dan kalian tau pastikan disini itu lagi sering-seringnya mati lampu. bahkan jaringan juga ikutan mati😭 mohon maaf banget yaa

1
lovely_day
lanjut.........?
Dina Safitri: sudah!! gas otw baca🥳🥳
total 1 replies
pieyyy
nunggu berapa hari bestie kalo punyamu di TTD resmi?
pieyyy: thank u, smngt guyss💪🙏
total 2 replies
Neng Nosita
agak gimana gimana gitu... difasilitasi tapi bukan perhatian,atau mungkin max punya rencana utk menyelamatkan Alya....
Neng Nosita
apa yg drencanakan max? apakah pernikahan hanya dijadikan alat bagi mereka yg berkuasa?
Barru Kab
mana kelanjutannya thor
Dina Safitri: OTW yaa🤭
total 1 replies
Neng Nosita
semoga nanti Max mengetahui kelicikan ibu mertuanya
Neng Nosita
wah..siapa tuh?
Neng Nosita
lamaran yang jauh dari kata romantis,...😄
Neng Nosita
sak sek syok pasti si Alya...
Neng Nosita
uuuh..seru thor👍
Dina Safitri: MasyaAllah terimakasih sudah mampir kakak. mohon untuk saran keritikan nya😍

cerita ini masih dalam proses kontrak, begitu kontrak turun aku akan melanjutkan ceritanya. sekali lagi terimakasih karena sudah mampir🙏
total 1 replies
pieyyy
bgs kak, sini mampir bntr kak aku baru keluarin karya baruku, makasihh
pieyyy: bestie kmu udh di ttd itu nunggu berapa hari?
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!