NovelToon NovelToon
Mengubah Takdirku Sendiri

Mengubah Takdirku Sendiri

Status: sedang berlangsung
Genre:Spiritual / Time Travel / Balas dendam pengganti / Reinkarnasi / Fantasi Wanita / Mengubah Takdir
Popularitas:40.9k
Nilai: 5
Nama Author: Nita_001

--Lebih baik menyinggung Raja Neraka, daripada menyinggung Feng Yaorao--

Dunia mengenal Feng Yaorao, putri sulung keluarga Feng, sebagai gadis yang pemalu, lemah dan tidak berpendidikan. Mereka menganggapnya sampah tak berguna yang bisa ditindas sesuka hati. Namun, mereka tidak tahu bahwa setelah sebuah kemalangan merenggut nyawanya, jiwa gadis lemah itu telah digantikan oleh seorang Top Assassin berdarah dingin dari Abad ke -24.

Licik, kejam, dan pendendam. Feng Yaorao yang baru tidak akan membiarkan siapapun yang menyakitinya lolos begitu saja. Siapapun yang berhutang padanya, harus membayar dengan darah. Siapapun yang menghalanginya, akan berakhir di kuburan massal.

Mengandalkan insting membunuh yang tajam serta Ular Darah-- makhluk spiritual mistis di dalam tubuhnya yang bisa bertransformasi menjadi cambuk mematikan, dia siap membalikkan dunia kuno ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nita_001, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 31 - Bertemu Musuh Pertama Kali

“Kau… kau…” Pria yang ditendang selangkangannya itu meringis kesakitan. Keringat dingin membasahi wajahnya yang pucat. Meski sangat marah, dia tak mampu mengungkapkannya, karena takut gadis gila itu akan menendangnya lagi. 

Siapa sangka Feng Yaorao akan melakukan tindakan gila seperti itu di depan umum? 

“Apa yang terjadi disini?” 

Seorang pria mendekat. Dia mengenakan jubah sutra biru bermotif sulaman ular piton. Wajahnya sangat tampan dengan garis rahang yang tegas dan tajam, memancarkan aura bangsawan yang dingin dan penuh kesombongan. 

Siapa lagi kalau bukan Pangeran Cang Rui? 

Begitu orang itu muncul, raut wajah Feng Yaorao seketika menggelap. Ingatan hari itu– di paviliun saat dia dan Feng Qingwu merencanakan kematiannya– terngiang kembali di benaknya, membakar dadanya dengan kebencian yang membara. 

Cang Rui adalah pria licik berhati serigala. Menyebutnya sebagai binatang saja adalah penghinaan bagi binatang itu sendiri. 

Di balik pilar kedai teh, tangan Qin Yuyan mengepal erat hingga kuku-kuku jarinya memutih. Tatapannya memancarkan kebencian mendalam pada Pangeran Cang Rui– pria pembunuh yang hampir merenggut nyawa sepupunya. 

Beruntungnya, sepupunya bertemu dengan seorang Guru misterius yang menyelamatkannya, hingga bisa kembali dengan selamat dan berhasil membatalkan pertunangannya. Jika bukan karena sepupunya ingin menyelesaikan dendam ini dengan tangannya sendiri, dia sudah bergegas untuk menghajarnya hingga sekarat! 

Sementara itu, saat Pangeran Cang Rui melihat wanita bergaun merah di tengah kerumunan, dia merasakan aura dingin yang begitu kuat hingga tidak mungkin baginya untuk mengalihkan pandangannya. Namun, begitu dia mengenali wajah wanita itu, matanya seketika melebar karena terkejut. 

“Bagaimana dia bisa ada disini? Bukankah dia pergi ke Hutan Hantu Berkabut? Bukankah seharusnya dia sudah mati disana? Atau… dia tidak pernah pergi kesana?” 

“Kau…” Pangeran Cang Rui hendak bertanya, tetapi tenggorokannya mendadak kelu. 

“Ada apa, Pangeran Rui? Mengapa kau begitu terkejut melihatku?” Feng Yaorao sedikit mengerutkan kening. Dia berpura-pura bingung, namun gestur tubuhnya tetap tegak, tidak tampak rendah diri seperti sebelum-sebelumnya. 

Tentu saja Feng Yaorao tahu apa yang dipikirkan Pangeran Cang Rui. Pria itu pasti mengira dirinya sudah menjadi mayat busuk di Hutan Hantu Berkabut! Melihatnya berdiri di sini tanpa terluka sedikitpun, bagaimana mungkin dia tidak terkejut? 

Pangeran Cang Rui menatapnya tajam, alisnya bertaut semakin erat.

Pangeran Rui?

Bukankah gadis ini selalu memanggilnya dengan sebutan Saudara Rui? Mengapa sapaannya tiba-tiba berubah sedingin dan seformal itu? 

Bukan hanya panggilan itu yang berubah. Tatapan Feng Yaorao kini dipenuhi aura kesombongan dan ketidakpedulian. Tidak ada lagi tatapan kasih sayang dan kepatuhan yang dulu selalu dia tunjukkan. 

Rasa gelisah yang tidak menyenangkan tiba-tiba merayap di hatinya. Apa yang sebenarnya terjadi? Apakah dia sudah tahu aku sengaja menjebaknya ke Hutan Hantu Berkabut? 

“Kudengar… kau menghilang?” tanya Pangeran Cang Rui.

Ada getaran samar yang hampir tak terdengar dalam suaranya– sebuah detail kecil yang berhasil ditangkap oleh pendengaran Feng Yaorao yang tajam. 

“Apakah Pangeran Rui benar-benar tidak tahu kemana aku pergi?” tanya Feng Yaorao balik dengan ekspresi terkejut yang polos. 

Raut wajahnya tampak begitu lugu, membuat siapapun tidak akan menyangka bahwa wanita berwajah lembut inilah yang baru saja menendang selangkangan seorang pria. 

Mendengar itu, ekspresi semua orang berubah. Kata-kata sederhana Feng Yaorao jelas menyiratkan sesuatu. Mungkinkah hilangnya Feng Yaorao ada hubungannya dengan Pangeran Rui? 

Walaupun berpikir seperti itu, semua orang tidak berani menyuarakannya secara terang-terangan. Bagaimanapun, Pangeran Cang Rui bukankah seseorang yang bisa mereka singgung sembarangan. 

Wajah Pangeran Cang Rui memucat. Dia takut Feng Yaorao akan mengatakan bahwa dialah yang menjebaknya ke Hutan Hantu Berkabut.

Namun, dia segera menenangkan dirinya kembali. Siapa yang bisa membuktikan bahwa aku yang mengirimnya? Bahkan jika dia bicara jujur, tidak akan ada yang percaya! 

Lagipula, gadis di hadapannya ini berdiri utuh tanpa terluka sedikitpun– membuktikan bahwa dia mungkin tidak pernah menginjakkan kakinya ke Hutan Hantu Berkabut yang mematikan itu. 

Tentu saja, Pangeran Cang Rui tidak tahu bahwa Feng Yaorao memang sengaja tidak membongkar perbuatannya saat ini. Dia memiliki rencana yang jauh lebih mematikan daripada hanya sekedar merusak reputasinya. 

“Arghh.. aduh…” 

Erangan kesakitan dari pria yang tergeletak di tanah memecah ketegangan di antara mereka berdua. 

Pangeran Cang Rui menoleh ke asal suara dan melihat seorang pria sedang menggeliat kesakitan sambil memegangi selangkangannya. Dahinya berkerut semakin erat.

“Apa yang sebenarnya terjadi?” tanyanya dengan tegas, mencoba menegakkan wibawanya sebagai seorang pangeran. 

“Pangeran Rui, apakah kau tidak melihatnya?” Feng Yaorao menjelaskan dengan nada ramah yang dibuat-buat. “Kejantanan pria itu baru saja hancur, dia sedang mengerang kesakitan.” 

Pangeran Cang Rui menyipitkan mata, dengan mudah menangkap sindiran lawan yang mengatakan bahwa dirinya buta. “Siapa yang melakukannya?”

“Aku yang melakukannya,” sahut Feng Yaorao tanpa ragu, sambil tersenyum polos. 

Namun bagi Pangeran Cang Rui, senyuman polosnya itu terlihat sangat memprovokasi. 

Orang-orang disekitar menahan nafas, heran sekaligus takjub melihat keberanian wanita itu mengakui perbuatannya secara langsung. Bahkan Qin Yuyan juga sama bingungnya, tidak mengerti apa yang ingin dilakukan sepupunya itu. 

“Kau…” Pangeran Cang Rui sangat marah dan ingin menuduhnya, tetapi sebelum dia selesai berbicara, sebuah suara nyaring menyela tiba-tiba. 

“Wah, Kakak Cantik memukul orang lagi!” 

Seorang pemuda berjubah putih berjalan memasuki kerumunan dengan langkah riang. Siapa lagi kalau bukan Pangeran Cang Yao? 

Meskipun pemuda itu bertingkah seperti anak kecil, Feng Yaorao tetap terpesona oleh parasnya yang begitu tampan. Di belakangnya, Chi Feng mengikuti dengan raut wajah kaku. 

Chi Feng masih terkejut menyaksikan bagaimana Feng Yaorao menendang selangkangan seorang pria di depan umum tanpa ragu. Bagi seorang pria, kejantanan mereka jauh lebih penting daripada nyawa mereka sendiri! 

Memikirkan hal ini, kewaspadaan muncul di hati Chi Feng. Mulai saat ini, dia harus berhati-hati saat berbicara dengannya, jangan sampai dia menyinggungnya dan berakhir seperti pria yang meringis di tanah itu. 

Namun disisi lain, Chi Feng tidak menganggap Feng Yaorao kejam atau jahat. Baginya, kebaikan dan kejahatan itu relatif. 

Karena, dia tahu Feng Yaorao sebenarnya dia sekejam itu. Contohnya, sebelumnya para bandit mencoba merampoknya, namun dia tidak membunuh mereka. Sebaliknya, dia menyelamatkan dan bahkan membantu para bandit gunung yang malang itu. 

Jadi, dia menyimpulkan bahwa Feng Yaorao hanyalah tipe orang yang membalas cinta dengan cinta, dan membalas dendam dengan tuntas. 

Kini, berhadapan langsung dengan Pangeran Cang Rui yang telah menjebaknya ke Hutan Hantu Berkabut, Chi Feng sangat menantikan bagaimana wanita itu akan membalas dendam pada Pangeran Cang Rui. 

Ketika semua orang mendengar kata-kata Pangeran Cang Yao, mereka terkejut dan bingung. Apa maksudnya ‘Kakak Cantik memukul orang lagi?’. Apakah dia pernah melihat Feng Yaorao memukul orang sebelumnya? 

Namun, terlepas dari rasa penasaran mereka, tidak ada satupun yang menanggapi ucapannya dengan serius– mengingat reputasi Pangeran Cang Yao sebagai pangeran yang bodoh. 

Hal yang sama berlaku bagi Pangeran Cang Rui. 

“Orang jahat memang pantas dipukuli. Harus dihajar sampai babak belur, sampai orang tuanya sendiri tidak mengenalinya lagi,” ucap Feng Yaorao dengan datar. 

Pria yang dia tendang memang bukan orang yang baik. Dia adalah salah satu pengikut Feng Qingwu yang sering mempermalukan Feng Yaorao di depan umum atas perintah Feng Qingwu. 

Mendengar itu, orang-orang disekitar menahan nafas. Di mata mereka, Feng Yaorao saat ini bagaikan iblis, ucapan maupun tindakannya membuat mereka ngeri. 

“Tapi dia belum babak belur, orang tuanya pasti masih mengenalinya,” sahut Pangeran Cang Yao sambil memiringkan kepala, mengamati pria yang sedang berguling kesakitan itu dengan polos. 

1
Ayu Padi
keren
Ayu Padi
lanjut Thor..ditunggu up ny...lebih baik Feng yourou masuk ke marga ibu ny aj Thor jadi Qin yourou..
Siti Hawa
thoor kok aku masih pnasaran dengan sosok laki laki kuat betopeng yg misterius, yg menyelamatkan feng yourou waktu kluar dari hutan berksbut itu thoor..
Ayu Padi: pangeran Cang Yao...bener GK Thor...penasaran siapa nti yg jadi pasangan Feng yourou ??
total 2 replies
marlaina marliana
mawar merah untuk mu kaka
semangat 💪💪💪 Ditunggu updatenya❤❤
marlaina marliana
feng yaorao kamu membuat ku kagum .
ini baru dirimu yg sesungguhnya tegas, disiplin dan harus kejam tanpa ampun pd musuh 💪💪💪
justFlio
bagus thor..yukks lanjutkan sampai tamat
justFlio
semangat..bagus ceritanyaa👍👍👍
justFlio
ditunggu UP nya thor🙏🙏
Rhyzca Ayu
Di tunggu balas dendam mu yao'er💪💪😍😍😍☕☕☕semangaat tho❤
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩
mulai seru ini semoga bab selanjutnya makin seru ya say
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩
mampir kak
Pa Muhsid
terlalu santai jadi alur ceritanya lammmbat
marlaina marliana
aissssss keluarga sialaan..... kapan aku bisa bejek-bejek ayah biadab bin laknat itu😡😡😡
Sribundanya Gifran
lanjut thor
marlaina marliana
mampus loe jalang.
lanjut..... lanjut lagi seruu bingit
marlaina marliana: di fizo ya kak
total 3 replies
marlaina marliana
menunggu pembalasan yg menyakitkan, untuk ayah biadap, tp jgn kelamaan ya.... 🙂. oh ya jgn lupa nona segera rampas kembali semua perhiasan dan hartamu yg telah dirampas pelakor dan anaknya 💪💪💪💪💪. saya punya parutan kelapa yg super besar bisa buat membantu menghancurkan muka. apalagi yg bermuka dia 🤣🤣🤣🤣💪💪💪
Widhi_Wisesha
🤦nemu fans dadakan sesuai zamannya😅
marlaina marliana
pengen ku cacah samapai halus muka perdana menteri sm selirnya itu. disiksa sampai menderita 😡😡
marlaina marliana: 🙊🙊🙊🤣 hihihihi
total 2 replies
marlaina marliana
selalu bikin penisirin...
semangat yaorao💪💪💪
Sribundanya Gifran
lanjut💪💪💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!