NovelToon NovelToon
Once Upon A Wedding

Once Upon A Wedding

Status: sedang berlangsung
Genre:Konflik etika / Pengantin Pengganti / Aliansi Pernikahan / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:88k
Nilai: 5
Nama Author: yu aotian

Alone Claney hidup dalam kesendirian seperti namanya. Ibu suri yang terpikat padanya pun menjodohkan Alone dengan putra mahkota, calon pewaris tahta. Tak seperti cerita Cinderella yang bahagia bertemu pangeran, nestapa justru menghampirinya ketika mengetahui sifat pangeran yang akan menikahinya ternyata kejam dan kasar.

Karena suatu kejadian, seseorang datang menggantikan posisi pangeran sebagai putra mahkota sekaligus suaminya. Berbeda dengan pangeran yang asli, pria ini sungguh lembut dan penuh rasa keadilan yang tinggi. Sayangnya, pria itu hanyalah sesosok yang menyelusup masuk ke dalam istana.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yu aotian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22: Wanita Kesayangan Pangeran

Pertanyaan yang akan Bright utarakan pada tiga pengawalnya itu terpaksa harus ditelan kembali saat ia langsung mendapat sambutan hangat dari para pelayan di paviliunnya. Melihat wanita yang tengah tersenyum padanya, membuatnya mendadak teringat dengan ucapan Alone sesaat sebelum mereka berpisah.

"Saat tiba di paviliun Julian, kau akan bertemu dengan kepala pelayan yang akan melayani segala kebutuhanmu. Namanya Barbara. Pangeran selalu memperlakukannya dengan baik."

"Baguslah! Artinya saudaraku masih tahu menghargai bawahannya."

"Sangat mudah untuk mengenalinya karena selain pelayan senior, dia juga memiliki paras cantik dari semua pelayan yang ada di sana. Dia sudah melayani pangeran sejak pangeran berusia sepuluh tahun. Sudah pasti dia sangat mengenal pangeran luar dalam. Terlebih, mereka sangat dekat. Maka dari itu kau harus berhati-hati agar tak membuatnya curiga."

Dengan kepala yang tegak lurus ke depan, Bright langsung melangkah masuk ke kediaman Julian yang baru pertama kali diinjaknya. Barbara langsung mengangkat kepalanya sesaat setelah Bright melewatinya tanpa menoleh ke arahnya.

Di sisi lain, kedatangan kembali pangeran Julian tak hanya membuat prajurit dan pelayan kelimpungan, tapi juga para koki istana yang harus mempersiapkan makanan untuk menyambutnya. Pasalnya, pangeran Julian terkenal sangat pemilih makanan. Ia tak menyukai makanan berbahan dasar cokelat dan kacang-kacangan. Jika bahan tersebut masuk di dalam makanannya, ia tak akan sungkan membuangnya dan menghukum koki yang ditugaskan memasak.

Ia juga selalu menuntut makanan yang dimasak dengan sangat presisi, contohnya telur rebus yang hanya boleh direbus selama empat menit. Begitu juga dengan roti dan daging panggang. Ini mencerminkan betapa seorang Julian selalu menuntut kesempurnaan dalam segala hal.

Aroma masakan telah memenuhi seluruh ruang dapur. Namun, diperkirakan semua menu baru akan tersedia tiga puluh menit lagi.

"Putra mahkota sudah tiba di paviliunnya!" teriak salah satu penjaga dapur.

"Kenapa cepat sekali? Bukankah dia tadi masih berada di white room?" tanya koki masak.

"Kapan pangeran Julian berlama-lama di white room? Selesaikan saja tugas kita. Jangan biarkan pangeran menunggu terlalu lama! Kalian pasti sudah sangat hafal sifat pangeran!" cetus penjaga dapur.

"Tenanglah, selama ada nona Barbara ada di sisinya pangeran tak akan mudah marah." ucap kepala dapur dengan santai.

Ya, di kalangan para pekerja istana, Barbara dikenal bukan hanya sebagai wanita kesayangan pangeran, tapi juga obat penenang yang selalu bisa meredam sifat amarahnya. Hal ini jugalah yang berhasil menempatkan Barbara disegani para pelayan lainnya.

Di dalam istana, Bright duduk di singgasananya seraya menatap malas ke depan, melihat para gadis muda yang tengah melakukan tarian lincah. Tarian penyambutan yang bermaksud menghiburnya itu justru membuatnya merasa kantuk. Ini sungguh membosankan, ia yang terbiasa disibukkan dengan membuat karya, harus duduk diam dengan memasang gaya paling elegan sebagai seorang pangeran.

Tak jauh dari tempatnya saat ini, Barbara terus memusatkan pandangan pada pria itu. Ini aneh, biasanya pangeran akan bergabung dan ikut menari bersama penari. Namun, yang terlihat saat ini, pangeran tak begitu menyukai bahkan cenderung bosan. Melihat gelagat tak biasa dari pangeran, Barbara lantas menghampirinya.

"Kelihatannya pangeran tidak menyukai pertunjukan para gadis ini," ucap Barbara yang kini telah berdiri di samping Bright.

"Aku cuma merasa kelelahan," balas Bright tanpa menoleh ke arahnya.

Barbara menatap wajah Bright dengan saksama. Sebulan tak bertemu, ia merasa pangeran telah banyak berubah. Pria itu bahkan tampak biasa-biasa saja saat berhadapan dengannya. Tak ada kontak mata penuh cinta seperti biasa.

"Apa pangeran ingin beristirahat?" tanyanya lagi.

"Ya. Seluruh tubuhku pegal-pegal." Lagi-lagi Bright merespon ucapannya tanpa menoleh ke arahnya.

Barbara lantas menatap ke depan dan langsung memberi instruksi ke para penari untuk segera berhenti.

"Cukup! Kalian boleh pergi. Pangeran ingin beristirahat!"

Para penari itu lantas segera membubarkan diri beriringan dengan Bright yang langsung turun dari kursi singgasananya. Sempat terdiam, Bright menelisik ke segala arah sembari mengingat-ingat posisi kamar tidur pangeran Julian.

"Ada apa, Pangeran?" tanya Barbara heran.

Hanya sebentar, kebingungannya langsung teratasi saat ia mantap melangkahkan kakinya ke arah kanan, menuju ke ruangan yang berada di sudut. Memasuki kamar tersebut, rasa asing langsung menguasainya. Ruangan ini terlalu luas untuk dijadikan kamar tidur. Ranjang super mewah dengan selimut beludru yang diatur rapi terasa begitu menggoda untuk ditiduri. Namun, entah kenapa rasanya aneh harus menempati kamar milik saudaranya itu.

Barbara mendadak masuk di saat Bright masih melihat ke sekeliling ruangan. Lantas, Bright langsung mengambil posisi duduk di depan meja yang terdapat sebuah cermin.

Barbara mendekat secara perlahan, kemudian meletakkan tangannya di bahu Bright, memijatnya dengan lembut. Tindakannya ini membuat sedikit Bright terkejut. Untuk sesaat, ia tetap membiarkan wanita itu memijat bahunya karena tadi ia memang beralasan kalau tubuhnya pegal-pegal. Namun tak lama kemudian, Bright langsung menangkap tangan lentik Barbara yang mulai merayap lembut ke garis rahangnya.

"Apa kau sedang berusaha merayu calon suami orang?" tanya Bright seraya menatap Barbara lewat pantulan cermin.

Genggaman Bright yang begitu kuat di pergelangan tangannya membuat Barbara tersentak. Namun, sedetik kemudian ia itu tersenyum lembut dengan sebelah tangan yang melingkar di leher pria itu.

"Bukankah calon suami orang ini suka dirayu olehku?"

Mata Bright memicing. Namun, respon santai Barbara membuatnya teringat kalau Julian selalu memperlakukan kepala pelayannya itu dengan baik.

Barbara lalu menyandarkan dagunya di pundak Bright. "Kenapa aku merasa kau berubah setelah pulang dari sana?"

Bright membalas tatapan Barbara. "Oh, ya? Apanya yang berbeda?"

Barbara mendekatkan bibirnya di telinga Bright. "Suaramu terdengar berbeda! Kulitmu juga jadi sedikit gelap. Tapi justru ini membuatmu lebih maskulin!"

Bright terdiam. Matanya justru beralih pada jari lentik Barbara yang mulai membuka kancing seragam militernya.

Wanita ini memang tampak sangat dekat dengan Julian. Ia tidak terlihat sungkan, maupun takut seperti para pelayan dan prajurit lainnya. Meski melayani Julian selama bertahun-tahun, tapi sikap dan tindakannya terlihat tak wajar untuk ukuran pelayan. Apa mungkin ....

.

.

.

Like dan komeng

1
Ana Kristiana
memperlakukan yg baik gimana ya kl barbar menggoda iman bright gini
🌸nofa🌸🍉🍉
coba tebak?🤣
pastinya luar dalam dilayani🤭
🌸🌸mommy anak2..😉😉
kan w yg jd sport jantung nih kong..tkut kburu ketauan..😣😣
Putri Dhamayanti
yup....kemungkinan yg kamu pikirkan benar.
Tri Wahyu
jangan buat barbara hamil khong, ntar bright yg suruh tanggung jwb lagi.
L i l y ⁿʲᵘˢ⋆⃝🌈💦
Mungkin...pasti...yakin Barbara adalah kesayangan pangeran Julian.
Bgmn y Bright memperlakukan Barbara serba salah y......
Tri Wahyu
nah lo? tanpa alone jelaskan kau akan tau siapa barbara bright, tinggal km tergoda g sm dia?
Tri Wahyu
baru sehari saja udh bosan
Tri Wahyu
repot
Tri Wahyu
emang enak dianggap sm ky pelayan yg lain? wkwkwk
Tri Wahyu
dia kekasih saudaramu bright, dan nanti akan dijadikan selir
💕Y@t
💯 buat tebakan mu Bright.

dan selanjutnya apa yang akan terjadi...Kooong
bu anto
jatuh cinta sm gambar AI😂
Al Fatih
Apa mqkn.....,, d gantung lagi rasa penasaran ku ini ya Kaka ....
Pangeran bright.....,, waspada,, hati2 jangan smpe si batubara mencurigaimu....
💕Y@t
ternyata menjadi elegan itu membosankan ya Bright 🥰
Echa04
hadueeeeehhhh ketahuan gk si....
hyunity
😅😅😅😅😅😅😅
S𝟎➜ѵїёяяа
ih pedopill si Barbara
S𝟎➜ѵїёяяа
yaiya lah menghargai Barbara
segala kebutuhan terpenuhi kog sama dia, kebutuhan perut dan bawah perut wkwkwk
Fatimah Zuhra
kira2 apa ya reaksi si batubara
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!