ini adalah kisah lanjutan dari season pertama yang judul nya *musuhku adalah suamiku* dengan perbaikan kata dan bahasa sedikit ya dears.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shanum, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 31
Mata Rafa yang terlalu lelah menangis membawanya untuk terlelap dalam mimpi semalam. Pagi nya ketika ia bangun, ia tak mendapati Arin di sisi nya yang membuatnya takut setengah mati dan mencari Arin di setiap sudut apartemen dengan perasaan takut dan khawatir yang menjadi satu. Tatapan nya yang gusar tertuju pada benda di atas meja ruang tamu yang ternyata sebuah ponsel milik Arin yang sengaja ia tinggalkan karena Arin tahu suaminya tengah memasang GPS di ponsel milik nya. Cincin pernikahan yang tepat berada di atas ponsel seketika membuat Rafa tersungkur di atas lantai ruang tamu bersandar pada sofa di belakang nya. Tubuh nya menjadi sangat lemas tak berdaya mendapati istri nya yang sangat ia cintai meninggalkannya dengan cara seperti ini. Air mata yang seakan telah mengering kini mulai menetes di kedua mata yang menatap kosong tak berdaya.
Adi dan Alex yang pagi itu sengaja mendatangi apartemen Rafa karena merasa sangat khawatir dengan hubungannya dan Arin langsung membuka pintu apartemen yang telah mereka ketahui sandi nya. Dengan mata terkejut ia menatap sahabatnya yang terduduk kemas di lantai memegang sebuah ponsel ditangan kiri dan sebuah cincin di tangan kanan nya. Alex dan Adi mencoba bertanya pada Rafa namun Rafa hanya diam dengan air mata dan pandangan kosong nya seperti orang linglung.
Mereka mulai mengangkat tubuh Rafa ke atas sofa.
" Gue bakal bunuh tuh mak lampir " geram Alex langsung pergi dari apartemen namun dengan cepat Adi mengejar Alex menahannya pergi
" Lo jangan gegabah!! jangan malah nambah masalah!! sekarang yang penting kita urus Rafa dulu, kita cari Arin!! tegas Adi
" Gue engga terima di!! sekarang semua yang kita takuti terjadi!! Arin pergi dan lo lihat Rafa sekarang!! teriak Alex
" Gue ngerti!! kita bakal urus tuh cewek nanti, sekarang kita harus bisa temuin Arin dulu!! Lo tenang, sekarang kita balik ke Rafa " ajak Adi menenangkan emosi Alex untuk kembali masuk ke apartemen Rafa.
Adi dan Alex mulai memasuki apartemen dan mencoba menghubungi Reta karena ia adalah sahabat dekat Arin. Dengan cepat Reta menuju ke apartemen Rafa dan melihat keadaan Rafa membuatnya tak tega. Mereka memutuskan untuk menghubungi keluarga Arin dan juga Rafa karena semakin banyak yang mencari kemungkinan Arin di temukan lebih cepat.
Tak lama orang tua Arin datang disusul dengan orang tua Rafa yang datang tak lama setelah mereka tiba. Mereka menatap Rafa tak tega karena tatapan kosong dan air mata yang masih saja menghiasi wajah tampan putra mereka. Mama Rafa langsung memeluk tubuh Rafa yang lemah.
" Nak, kamu kenapa jadi kaya gini. Kamu harus kuat fa" seru mama Rafa tak kuasa melihat kondisi putra nya, namun Rafa masih saja tak berkutik.
Papa Arin dengan cepat menghubungi adik nya yang juga kepala polisi agar mencari keberadaan Arin.
Adi dan Alex yang menceritakan kejadian sebelumnya membuat semua orang tua geram, Alex pun menunjukkan rekaman yang sengaja ingin ia berikan pada Arin. Mama Rafa yang hendak menghubungi Kania di cegah oleh suaminya karena tak ingin jika nanti Kania malah datang ke apartemen.
Pagi yang menjadi sebuah awal keterpurukan Rafa hanya karena masa lalunya yang kembali tanpa ia inginkan. Hal terbesar yang sangat ia takutkan akhir nya terjadi, Arin yang mengambil keputusan dengan emosi nya memilih untuk pergi meninggalkan suami yang ia cintai bersama dengan anak dalam kandungan nya. Perasaan bahagia karena akan memiliki anak berubah dengan cepat dan mengubah hidup Rafa melaju ke dalam kehancuran yang sangat menyakitkan.
gk tau udh kebrp x ny baca masih ajh ngakakk klo baca.../Joyful/kereen bgt sey thor..