NovelToon NovelToon
I Love You, Queen Halu

I Love You, Queen Halu

Status: sedang berlangsung
Genre:Persahabatan / Wanita Karir / Romansa / CEO
Popularitas:15.4k
Nilai: 5
Nama Author: Clareisya

"Mobil untuk besok dan 1 bulan ini sudah aku kirimkan ke rumah mu."

"Ok." Jujur saja Yura tidak tertarik membicarakan hal lain kepada pria sombong itu.

"Maksud Abang akan menjadikan Yura sebagai supir?" Gerald menatap tak percaya kepada sang Abang.

"Bukan hanya menjadi supir tetapi juga menjadi Sekretaris dan juga asisten pribadi tuan Gheo Cristiano, hebat kan aku?" Yura berkata sinis dengan nada menyindir.

"Wah..wah... Abang keterlaluan, pantes tadi Doni Papa suruh terbang ke Jogja buat menangani perusahaan di sana."

"Itu pantas dia dapatkan karena sudah membuat hidung ku hampir patah." Gheo tidak sadar jika dirinya baru saja keceplosan. Yang menyebabkan Gerald menganga karena masih belum paham seperti apa ceritanya.

"Itu juga pantas didapatkan oleh orang yang merendahkan harga diri saya!" Yura berkata tanpa menoleh ke arah kedua kakak beradik itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Clareisya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31 (Pedasnya Api neraka)

Cafe Sakura

Berulang kali Yura melirik ke arah pintu masuk karena Elsa belum juga datang, Yura sudah menunggu selama 1 jam lamanya tetapi sang sahabat belum juga muncul.

Kalau di ekspresikan mungkin saat ini di kepala Yura sudah muncul dua tanduk menandakan wanita itu sedang menahan kemarahan.

Yura mencoba menghubungi Elsa tetapi tidak tersambung, "Awas aja kalo sampe gak datang! Gue bakal ulek tuh emaknya Olaf. Biar si Olaf jadi anak yatim-piatu!!" Ujar Yura dengan ketus!

Dari kejauhan Yura bisa melihat Elsa berlarian mulai dari parkiran sampai ke dalam cafe, Yura melipat kedua tangannya di depan dada menatap Elsa dengan tatapan penuh emosi.

"Ra! Sory ya tadi macet banget sumpah!" Beberapa kali Elsa terpaksa tarik nafas terlebih dahulu karena akibat jarang olahraga berlari sebentar sudah membuatnya ngos-ngosan!

Yura tidak menjawab melainkan melayangkan

tatapan yang mematikan, "Ra jangan marah dong! Lo serem tau kalo lagi marah! Mirip sama neneknya grandong!" Elsa tertawa kikuk karena Yura masih stay dengan ekspresi yang menakutkan khas orang yang lagi kesal bercampur marah.

"Gue nunggu Lo 1 jam lewat 15 menit! Emaknya Olaf Lo paham gak sih!! Gue sampe lumutan nungguin Lo." Kalau di film-film mungkin editing film sudah menambahkan efek api keluar dari mulut Yura saking kesalnya.

"Gue kan udah minta maaf, Mau gimana lagi jalanan bukan punya nenek moyang Gue." Elsa nyengir kuda melihat sahabatnya yang masih asik mengomel.

"Lo benar-benar ya! sudahlah gue mau pesan makanan dulu, Gara-gara nungguin Lo perut gue jadi kembung kebanyakan minum Boba!"

Yura menunjuk melalui matanya ke arah meja.

Elsa reflek melihat ke arah meja, Dan benar saja ternyata Yura sudah menghabiskan boba 3 porsi jumbo!

"Serius Lo menghabiskan boba sebanyak ini?" Elsa menatap Yura tidak percaya.

"Kalo bukan gue siapa lagi emaknya Olaf!!" Yura membalas menatap Elsa dengan geram.

Akhirnya perdebatan yang tidak berfaedah berakhir dengan datangnya makanan pesanan mereka, Yura memesan ramen dengan level pedas panasnya api neraka. Sedangkan Elsa yang notabenenya tidak kuat makan makanan pedas memilih memesan mie saus kacang hitam.

Mereka makan dalam diam seakan menghayati setiap kunyahan di mulut mereka.

Wajah Yura memerah karena kepedasan! wajar saja, cabai yang dipakai di level pedasnya api neraka adalah cabai setan 50 biji per mangkuk. Mudah-mudahan Yura tidak mencr*t setelah ini, Bulir-bulir keringat mulai bermunculan di dahinya. Tapi tidak membuatnya ada niat untuk menyudahi makan ramen level panasnya api neraka.

Karena kulit Yura yang putih bersih sangat mudah sekali memerah, wajahnya sudah seperti tomat saking merahnya.

"Oh my God! Pedes banget! Tapi enak." Yura meminum jus jeruk yang ada di depannya.

"Ya kali gak pedas! Sekalian aja Lo pesan level neraka jahanam! Biar Lo mencr*t di tempat." Ejek Elsa.

"Iri bilang aja kelles!!" Yura kembali melanjutkan makannya.

Tapi tiba-tiba saja Yura menghentikan aktivitas makannya karena Indra penciumannya seperti mencium aroma parfum yang tidak asing.

Setelah menoleh ke kiri dan kanan, akhirnya Yura bisa melihat seseorang yang berada tak jauh darinya sedang duduk manis sambil memperhatikan dirinya, tidak lupa juga senyum menawan terpampang di wajah tampannya.

"Hai?" Dengan santainya pria itu melambaikan tangannya.

"Kamu ngapain disini?" Yura benar-benar tidak habis pikir! Mengapa manusia satu itu selalu saja ada di manapun dia berada. Elsa juga ikut menoleh ke arah pria yang menjadi lawan bicara sahabatnya.

"Bukannya itu Kaisar? Sedang apa dia disini?" Elsa juga ikutan bertanya, Sedangkan Yura mengangkat bahunya tanda tidak tahu menahu tentang keberadaan Kaisar yang tiba-tiba muncul.

"Apa aku boleh bergabung?" Kaisar malah mendekat ke arah meja mereka.

Kalau Yura biasa saja dengan penampilannya yang amburadul, Wajah merah lengkap dengan keringatnya yang bercucuran. Sedangkan Elsa sama sekali tidak percaya diri dengan penampilannya yang tidak perfek. Maka dengan jurus langkah seribu Elsa segera menuju toilet untuk memperbaiki riasannya.

"Silahkan! Jangan bilang kali ini kamu juga ada pekerjaan di sini." Yura menatap Kaisar dengan penuh selidik, Setelah itu Yura memanggil pelayan untuk membereskan mejanya yang berantakan. Lagipula mereka sudah selesai makan, Alangkah baiknya jika langsung dibersihkan agar semakin leluasa untuk mengobrol.

"Aku hanya mampir! Tidak tahunya kamu juga ada di sini." Kai menggaruk kepalanya yang tidak gatal sama sekali.

"Kamu punya kutu?" Yura bertanya dengan ekspresi polosnya.

"Ah tidak kok!" Jawab Kai dengan canggung dan gugup.

"Terus kenapa kamu garuk-garuk begitu? Atau jangan-jangan kamu jarang keramas?" Lagi-lagi Yura bertanya tanpa rasa bersalah sedikitpun. Sedangkan yang di tanya wajahnya sudah Semerah bunga mawar di musim semi karena malu. Bayangkan saja Pria setampan dan sekeren dirinya di tanya punya kutu dan dikatakan jarang keramas. Untung cinta, Kalau tidak sudah pasti Yura akan dituntut atas dasar pencemaran nama baik. Tapi tunggu! apa barusan? Cinta?

"Aku gak papa kok Ra! Oh ya, Teman mu tadi kemana?" Kai berusaha mengalihkan pembicaraan sebelum dirinya ditanya hal yang aneh-aneh oleh wanita yang di sukai nya.

"Kayaknya sih ke toilet!" Yura mengelap seluruh wajahnya kecuali bulu mata karena Yura memakai maskara, Yura menggunakan tisu basah yang selalu ready di dalam tasnya. Akibatnya tak ada riasan yang tertinggal di wajahnya, Benar-benar kepercayaan diri yang patut di berikan jempol. Pada umumnya wanita kebanyakan akan seperti Elsa yang tidak akan percaya diri dengan make up yang tidak sempurna apalagi di hadapan pria setampan dan sekaya Kaisar.

Tapi bukannya ilfeel Kai malah semakin menyukai Yura yang lebih mengutamakan kenyamanan daripada menjadi image.

"Kenapa? Kamu kok ngeliatin aku begitu sih?" Kali ini Yura mengikat tinggi seluruh rambutnya karena kepanasan.

"Gak papa kok! Aku suka sama semua hal yang kamu lakukan." Kaisar menatap wanita dihadapannya dengan tatapan penuh damba. Apalagi sekarang leher jenjang dan mulus milik Yura terekspos dengan jelas, Yang membuat naluri sebagai seorang lelaki bangkit seketika padahal baru melihat lehernya saja.

"Ehm! Kalian ngomongin apa sih! Serius amat." Tiba-tiba saja Elsa sudah hadir diantara mereka.

Sehingga pikiran Kaisar yang sudah sampai entah dimana buyar seketika, Dan kewarasannya membawanya kembali ke dunia nyata.

"Eh ditanya malah diem aja nih berdua! Gue ganggu ya!" Elsa memasang wajah memelas yang membuat Yura dan Kai merasa tidak enak.

"Gak kok! Malah makin seru kalau ada kamu." ucap Kai.

Sedangkan Yura menatap Elsa dengan malas karena sudah ketebak apa yang ada di pikiran Elsa. Apalagi kalau bukan ingin mengungkit tentang Ernet.

Bersambung 💞💞💞💞💞

1
Salsa
next
Princess 👠👠💍💖
up-nya banyak-banyak doooong
Princess 👠👠💍💖
coba saja kalau bisa ,
Princess 👠👠💍💖
Ciri-ciri ular betina nih,
Princess 👠👠💍💖
jadi Gheo lagi buka audisi buat nyari calon istri? Bang lamar aku aja, Dijamin aku terima 🤗🤗🤗
Salsa
lanjuuut 💵💵💵💵
Clareisya: Terimakasih sudah menjadi pembaca setia author 😄
total 1 replies
Princess 👠👠💍💖
next Thor
Princess 👠👠💍💖
hahaha 😂😂
Salsa
iya benar sekali Yura....
Salsa
😲😲😲
Salsa
Wah, Ternyata Kai menjadi playboy ada alasannya toh?!
Salsa
Wkwkwkw ngakak banget!!!! 🤣🤣🤣
Salsa
Aku pembaca setia mu thor.
Salsa
Yah, Kadang pria menganggap kita para wanita memancing. padahal sebenarnya kita hanya menyenangkan diri sendiri.
Clareisya: Benar sekali
total 1 replies
Salsa
liat apa thor 🤔🤔🤔
Salsa
ati" biasanya rasa suka dan tidak suka perbedaannya cuma beda tipis
Salsa
Terus kalo gak ketemu sama tuh idola Yura bakalan jadi perawan tua nih
Princess 👠👠💍💖
next...
Wr Sri123
lanjut thor.....
Princess 👠👠💍💖
semoga cepat sembuh Thor. 💐💐💐
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!