NovelToon NovelToon
The Power Of Cinta Pertama

The Power Of Cinta Pertama

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Cinta Terlarang / Diam-Diam Cinta / Pengganti / Tamat
Popularitas:19.4k
Nilai: 5
Nama Author: Safa Cantika humaira

“Dia mantan terindahku, separuh ku ada bersamanya. Sedangkan kekasihku dia orang yang selama ini menjagaku, memberiku semangat, mengangkatku dari keterpurukan. Apa iya aku harus meninggalkan dia demi belahan jiwa ku, atau aku harus memilih dia dan meninggalkan belahan jiwaku untuk kedua kalinya , tapi rasanya sakit jika harus berpisah lagi dengannya” Dafa sangat dilema akan pilihannya.
“Ikutin saja apa kata hatimu” seseorang yang menghampirinya dan merangkul bahunya.
“Jika kamu mau bersama dia pergilah tinggalkan aku, aku sudah ikhlas dengan semua ini. Bukankah aku yang salah dalam hal ini? Aku yang telah meninggalkan kamu dan menyuruh kamu untuk bersama wanita lain.” Air matanya berjatuhan hati tak kuasa menahan rasa bersalah.
“Aku gak bisa ninggalin kamu aku juga gak bisa ninggalin dia, kamu belahan jiwa aku, separuh aku ada bersamamu. Aku ini memang egois aku gak bisa menentukan pilihanku aku gak bisa ninggalin kalian berdua, kalian berdua orang terpenting dalam hidupku setelah orang tua ku.” Menangis tersendak-tersendal dan memeluk mantannya

Dafa akhirnya memilih untuk menikah dengan Amanda.Dad

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Safa Cantika humaira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31

*****

Dua pasangan Dafa, Rara , winda dan Denis berjalan menuju Cafe yang dimaksud, mereka duduk di meja luar supaya bisa memandangi lautan dan ditemani sejuknya angin pantai

“Mau pesan apa mas mbak” tanya pelayan

“Saya migoreng 2, kalian apa Daf”

“Bakso 1” Rara langsung menyautnya cepat

“Saya mie goreng juga mbak, minumnya orange jus semua”

Pelayannya pergi membuat pesanan.

“Kita kaya double date ya” seru winda

“Gak lagi, kita triple date, kan ada pasangan fenomenal kita satu lagi”

“Oh iya aku lupa”

“Gimana sambil tunggu makanan kita main truth or dare” ajak Winda

“Guwe setuju” Aldi datang bersama Kiki setelah memesan makanannya

“Itu ada botol aku ambil dulu” Rara melihat botol bekas di bawah meja. Winda mengambil botol setelah dibersihkan Rara

“ jadi guwe akan putar botol ini, nanti siapa yang ditunjuk botol ini bakalan diberi pertanyaan atau tantangan, siap ya” winda memutar botolnya. Botolnya menunjuk ke arah Kiki. “Kiki pilih turth or dare”

“Turth aja deh, lo bebas mau nanya apa sama guwe” menyombongkan dirinya

“Guwe tanya ya” sahut Winda “Apa kebiasaan jorok yang pernah lo lakukan”

“Jawab ki” Dafa tidak sabar mendengar jawabannya

“Tapi lo jangan jauhin guwe nanti ya”

“Iya” Rara, Dafa, Denis , Winda dan Aldi menjawabnya kompak

“Waktu SMP guwe pernah ngupil terus upilnya guwe tempel di mejanya Denis”

“Wah gila jorok banget, ii “ Denis memasang muka jijik dengan pengakuan Kiki

“Tapi sekarang guwe gak gitu lagi Den” menepuk pundak Denis yang duduk di sebelahnya

“Lah barusan dia habis ngupil” seru Aldi

“Yah baju guwe” Denis mengecek bajunya. Yang lain tertawa terbahak - bahak melihat Denis

“Udah ah guwe capek” winda mencoba menghentikan tawanya “guwe lanjut ya” winda memutar botolnya untuk yang kedua, botolnya menunjuk ke arah Aldi

“Pasangan guwe” seru Kiki

“Lo pilih apa ki”

“Guwe pilih turth or dare ya”

“Ah kelamaan mikir lo” Dafa lagi - lagi tidak sabaran

“Dare aja”

“Guwe yang kasih ya” pinta Kiki “guwe mau satu orang menggambar di wajah Aldi”

“Ini ada lipstik” Rara mengeluarkan lipstik dari tas nya

“Guwe yang gambar ya” Denis mengambil lipstiknya

“Jangan lo deh”

“Percaya deh sama guwe” Denis bangun mendekati Aldi, memegang wajahnya kemudian membuat Aldi seperti joker mulutnya di lukis sedemikian mirip “why so serious”

“Why so serious” Aldi menampakkan wajahnya Dan tersenyum seperti joker

“Guwe foto dulu, buat ganti profil sosmed” Kiki memotret Aldi dengan handphonenya

“Oke lanjut ya” winda memutarkan botolnya yang ketiga kali, botolnya menunjuk ke arah Denis “oke Den lo pilih apa”

“Guwe Dare”

“Takut ketahuan ya lo” ejek Dafa

“Sembarang, iya guwe pilih Dare”

“Guwe yang kasih Dare nya ya” Dafa mengajukan dirinya

“Jangan susah - susah lo”

“Iya sabar guwe mikir dulu” Dafa memikirkan Dare yang cocok untuk Denis “guwe mau lo nunjukkin gerakkan joget dangdut”

“Gila lo Daf, guwe harus joget gitu di sini”

“Iya lah, kan lo pilih Dare tadi”

“Ayo lah Den, guwe sawer nanti” Aldi menggodanya

“Yee lo pikir guwe cowok apaan”

“Cepat Den” Dafa sangat bersemangat menyuruh Denis joget

“Guwe bales ya lo Daf, tunggu aja”

“Guwe hidupin musik ya” Rara menghidupkan lagu Ayu tingting sambalado

Denis memulai jogetnya, goyang ngebor, goyang gergaji

“Sumpah bukan cowok guwe” winda menutup mukanya kepalanya menggeleng - geleng

Dafa puas menertawain Denis, Rara juga ikut tertawa, Kiki merekam Denis joget sambil tertawa ngakak dan Aldi menyawer Denis dengan uang receh, Denis menikmati lagunya pinggulnya lincah bergoyang dan mengambil uang saweran dari Aldi

“Udah ya, guwe malu dilihat orang tu” menunjukkan orang yang berkumpul di sekitaran cafe melihat goyangan Denis “makasih ya Al sawerannya cukup sekian dan terima kasih” duduk kembali di samping winda

Aldi, Kiki, Dafa, Rara dan orang - orang di sekitar cafe memberikan tepuk tangan ke Denis

“Sumpah guwe malu” Denis menyembunyikan wajahnya dengan rambut Winda

“Eh gila di handphone cantik, lagunya dangdut ya”

“Apa sih Daf” memukul tangan Dafa

“Rupanya ada ratu dangdut ya di tongkrongan kita” nyamber Aldi

“kok malah jadi aku yang dibully, Tuhan tolong”

“Sabar ya nona manis” Dafa merangkul Rara

“Oke sekarang kita lanjut ya” Winda memutar botolnya yang keempat, botolnya berhenti di Denis

“Kok guwe lagi, gak mau guwe”

“Oke sekali lagi ya” winda memutar botolnya yang kelima “Dafa” botolnya berhenti di Dafa

“Lo pilih apa Daf, dare aja ya” Denis membujuk Dafa untuk membalaskan dendamnya

“Guwe turth aja” memeletkan lidahnya ke arah Denis

“Guwe yang tanya ya” sahut Aldi

“Oke bebas”

“apa yang membuat lo sangat terpuruk dalam hidup lo”

Dafa terdiam mendengar pertanyaan dari Aldi. Kenapa lo harus nanya itu sih Al, batinnya.

“Guwe salah tanya ya”

“Gak apa - apa kok Al, guwe jawab, hal yang membuat guwe sangat terpuruk dalam hidup guwe yaitu ketika cantik pergi dari hidup guwe dia pergi ninggalin guwe, jauh dari guwe” suasana yang semula ramai mendadak sepi suasananya berubah menjadi lebih serius, angin pantai berhembus seakan menembus tulang yang membuat suasananya lebih sejuk “iya waktu itulah guwe ngerasa hidup guwe sudah tidak berarti, orang yang paling guwe sayang ninggalin guwe, rasanya kaya separuh guwe pergi” Dafa tidak sanggup menahan air matanya alhasil air mata itu mengalir di pipinya

“Maafin aku ya, sekarang aku kembali untuk kamu” Rara memeluk Dafa memberinya ketenangan, Rara mengelus punggung Dafa lembut “udah ya, aku janji gak akan ninggalin kamu lagi”

Denis meneteskan air mata, hatinya terbawa suasana, bagaimana kalau semua itu terjadi padanya.

“Udah ya, kok pada galau sih” Denis menghapus air matanya

“Lo nangis Den” Dafa melepas pelukan Rara kembali menertawai Denis “maafin guwe ya guys jadi melow” menghapus air matanya, mulutnya masih menertawakan Denis

“Ikut suasana guwe bro” Seru Denis

“Oke guwe lanjut ya” Winda memutar botolnya yang ke enam “Rara” botolnya berhenti di Rara “pilih apa cantik”

“Guwe pilih turth”

“Guwe yang tanya ya” seru Denis

“Oke” jawab Rara “awas lo nanya yang aneh - aneh”

“Tenang lo, diantara kita semua siapa yang menurut lo paling sesuai dengan tipe ideal lo”

“Itu mah gak usah ditanya ya pasti Dafa Alghifari lah jawabannya” nyamber Kiki

Rara tersenyum “iya itu kiki tahu jawabannya, guwe selesai ya” melirik Dafa

“Apa lihat - lihat”

“Dih Gr”

“Oke berarti guwe ya yang belum”

“Iya, lo pilih apa Win”

“Guwe turth aja deh”

“Guwe tanya ya”

“Jangan susah - susah Ra”

“Iya, pernah gak lo tidak mandi berangkat sekolah atau kuliah”

“Gak lah, guwe selalu wangi setiap hari, memangnya Denis”

“Kalau Denis sih iya” nyamber Dafa

“Enak aja guwe wangi setiap saat cium ni ketek guwe” mengangkat lengannya

“Bau” Dafa menutup hidungnya

1
Komang Sri
ashiap thor
Komang Sri
intinya aq suka
Komang Sri
Jangan lama" up nya ya thor,,,
Safa Cantika humaira: Di tunggu ya kak season 2 nya👏👏
total 1 replies
Komang Sri
thor,,,, beneran deh aq kesel sama Dafa, Manda yg tulus malah dibohongin sm Dafa dn temen"nya,,, kasian Manda nnti pas tahu yg sebenarnya🥺🥺🥺
Safa Cantika humaira: Sabar sabar kakk
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!