Gimana jadinya kalau seorang agen Intelijen bertemu dengan Bos mafia??
Jni di alami Seorang agen intelijen yang sangat cantik dan juga ahli dalam berbagai hal. Dari menembak , bela diri. Dia hidup sendiri dengan Ayahnya dan kekasihnya yang dulu adalah kakak angkat yaang siring berjalannya waktu akhirnya jadi seorang kekasih juga. Ibunya sudah meninggal saat dia masih sangat kecil. Dan kini dia tinggal di rumah sederhana yang nampak sangat kecil dan sempit.namun di balik rumah kecil tersimpan teknologi yang sangat caanggih di bandingkan dengan rumah besar di luaran sana. Tak hanya cantik dia juga cerdik dan ramah pada semua orang.Kecerdikannya dalam misi membuat dia di tunjuk untuk mencuri sebuah dokumen yang sangat penting di sebuah perusahaan YIN GROUP. Ini kisah awal dia mulai terjerumus dalam dunia yang tak di inginkan.
Tidak jadi mencuri sebuah dokumen. Kini dia semakin terjerumus dalam kehidupan seorang Pemilik Perusahaan yang terkenal sangat sadis. Tapi dia Tak menyakiti gadis
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Imas Gustina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Hubungan Yang Tak Seharusnya
Matahari sudah menampakkan sinarnya Yiwen masih tertidur pulas di ranjangnya. Sedangkan Feng yin terlihat sudah memakai celemek. Dia ingin memasak sesuatu untuk Yiwen. Ya, meskipun dia tidak pandai dalam hal masak memasak. Namun setidaknya dia mencoba untuk membuat kekasihnya terkagum padanya. Kini ia coba masak sesuatu untuk yiwen,dia ingin buwat kejutan pada Yiwen atas permintaan maafnya. Sebelum semuanya terlambat Feng yin ingin mengenang kembali kebersamaan mereka.
Dan sedangkan paman Wo Jian sudah pergi dari tadi pagi. Namun entahlah kapan dia pergi tak ada yang tahu. Tiba-tiba menghilang begitu saja saat semua tidur lelap.Seolah ada mesin waktu untuk pemindah tubuh ke suatu tempat. Feng yin tak perdulikan itu dia tahu paman Wo jian sangat ahli dalam hal itu dia tidak heran bahkan terkadang dia juga ingin belajar banyak dari Paman Wo Jian. Ya, karena Yiwen tidak ahli dalam hal seperti itu dia sangat tidak suka hal seperti itu. Lagian dia tidak bisa cepat tangkap jika belajar dengan ayahnya.
Kini Feng yin nampak masih berdiri terdiam di dapur menatap sekelilingnya memikirkan apa yang ia masak untuk Yiwen.
"Aku mau masak apa sekarang?"
"Ahhh.. tapi gimana aku mau masak? Bahkan aku saja tidak tahu cara masak bagaimana??" Cerocos Feng yin, terdiam sejenak ia berpikir apa masakan pagi hari yang enak. Dengan sesekali memandang Yiwen yang masih tertidur pulas di ranjangnya. Kamar tidurnya sangat dekat dengan dapur tanpa skat tembok yang menghalangi jadi ia bisa melihat jelas Yiwen tertidur dari dapur.
Thing... seolah ide muncul dari otaknya.
"Lebih baik aku browsing saja di internet makanan yang simpel dan mudah" Feng yin tersenyum tipis. Dia yang tidak bisa masak oin mencari yang tidak ribet dan memakai bahan -bahan terlalu banyak.
Tao segera meraih ponselnya ia browsing makanan yang simple tidak ribet di buat. Akhirnya keluar juga roti sosis keju.
"Sepertinya ini mudah!!" tersenyum kecil tanpa pikirkan panjang dia segara belari mengambil bahan bahan yang sudah tertulis di resep. Dia meletakkan semua di meja dapur. Dan mulai mengaduk daging dan putih telur tidak lupa, ia mengambil keju, merica serta garam. Setelah selesai dia segera mengambil pencelupnya dia aduk menjadi satu. Terkahir ia mengambil roti tawar dan mulai mengolesnya tipis. Ia segera memotong sosis dan segera meletakkan di roti di tambah keju sedikit tinggal melipat dan di goreng. Hanya butuh waktu 30 menit akhirnya kelar juga semuanya.
Namun tidak dengan dapurnya yang terlihat sangat berantakan. Ada sisa tepung di mana mana. Potongan roti yang berantakan. Bahkan percikan minyak goreng yang menetes ke seluruh benda di dapur. Entah bagaimana cara dia memasak dapur seakan sangat berantakan benar benar berantakan seperti kapal pecah di buatnya.
"Hah.. akhirnya selesai juga!!" ucap Feng yin mengusap keringat di wajahnya dengan punggung tangannya. Kini ia mulai menghias makanannya agar kelihatan lebih menarik meskipun sederhana. Dan tak semewah masakan di restauran luaran sana. Namun setidaknya untuk menghilangkan rasa lapar sejenak.
"Tara...Masakan ala Feng yin sudah siap di sajikan" Feng yin bergegas menaruh satu piring masakannya ke meja yang tak jauh dari dapur. Ia menatap sejanak Yiwen nampaknya masih tertidur pulas.
Dia mencoba berjalan mendekati yiwen dengan sangat hati-hati melangkahkan kakinya.
"Huaaammmm" Yiwen menguap sangat lebar dengan mereggangkan otot ototnya. Matanya masih tertutup rapat. Terlintas di benak Feng yin, ingin sekali menggodanya. Namun bibir seksi Yiwen membuat ia ingin sekali merasakannya.
Feng yin mulai mendekatkan bibirnya tepat di bibir seksi Yiwen dan menciumnya lembut namun ciuman lembut berubah jadi ******* kecil yang sontak membuat Yiwen terbangun dari tidurnya. Mata Yiwen terbelalak seketika melihat Feng yin berani menciumnya. Napasnya terasa tersendak sendak merasakan desiran napas Feng yin di depannya.
Yiwen mendorong tubuh Feng yin, menjauh darinya. Ia mencoba berdiri namun malah salah menarik tangan Feng yin, hingga terjatuh menindihnya di ranjang. Feng yin, merasa kikuk dia benar benar tidak tahu apa yang harus dia perbuat saat seperti ini. Pandangan mata Yiwen terus tertuju pada Feng yin.
Deg..
Jantungnya berdetak sangat kencang ia sangat gugup memandang wajah Yiwen di depannya.
Melihat Yiwen yang terdiam terus menatapnya. Feng yin, mulai mengumpulkan semua keberaniannya menarik napas perlahan dengan perlahan Ia ******* bibir Yiwen di depannya. Ia sudah tak sanggup lagi memendam hasratnya untuk menahan. Yiwen hanya terdiam membalas ******* Feng yin semakin dalam. Yiwen memengang punggung dan leher Feng yin membuatnya menindih tubuh Yiwen semakin erat. Tangannya terus meraba punggung Feng yin menikmati ******* yang semakin dalam.
Yiwen merasa dia sangat nafsu menciumi semakin dalam memainkan lidah Feng yin dengan memeluk erat tubunya. Tangan Feng yin mulai turun menyentuh dada yiwen meremasnya perlahan membuat yiwen semakin erat memeluknya.
"Aahh.. erangan Yiwen terdengar jelas di telinga Feng yin. Membuatnya tak bisa mengontrol dirinya sendiri.
"Feng yin aku hanya ingin bersamamu sekarang??" Ucapan Yiwen membuat Feng yin terdiam mematung seketika. Dia berpikir apa maksud dari ucapan Yiwen tadi.
Yiwen memalingkan tubuh Feng yin ke bawah dan menindihnya kini seolah Yiwen yang bermain dia ******* bibir Feng yin dengan Perlahan tangan membuka helaian kain yang menutupi tubuhnya dengan lihai. Feng yin nampak hanya terdiam tanpa sepatah kata apa pun. Dia hanya menikmati permainan dari Yiwen hang semakin berani. Yiwen yang kini semakin menciumnya leher Feng yin hingga meninggalkan bekas Kebiruan di lehernya.
Feng yin memegang milik Yiwen yang terlihat jelas di depannya. Erangan dan desahan terdengar semakin jelas dari Yiwen.
Yiwen seolah sudah merasakan benda yang mulai menegang di bawahnya. Feng yin, terdiam sejenak seolah berpikir apa yang ia lakukan sangat salah.
"Yiwen?" Feng yin membalikkan tubuh Yiwen ke bawah dan mencium lembut keningnya, lalu beranjak berdiri.
"Aku tidak akan melakukan itu sebelum kita menikah? Tapi tanang saja dalam tiga bulan nanti aku akan persiapkan pernikahan kita" ucap Feng yin meraih Handuk di samping pintu menyodorkan pada Yiwen.
"Mandilah?" Yiwen hanya tersenyum tipis beranjak berdiri. Ia hanya memakai dalaman beranjak menuju ke kamar mandi.
Feng yin terdiam seketika sifat Yiwen berubah jadi lebih nafsu dari Yiwen yang biasanya. Dia seperti bukan Yiwen. Namun meskipun Yiwen sudah berubah rasa sayangnya tidak pernah berubah pada yiwen.
"Apa yang sebanarnya terjadi pada Yiwen?" Ia membaringkan badannya menatap atap langit yang nampak tidak begitu tinggi dari pandangannya.
#Yiwen POV
"Dasar bodoh kamu Yiwen! Apa yang sebanarnya kamu lakukan??" Yiwen terus memukul kepalanya ia terlihat bodoh melakukan hal itu pada Feng yin. Ia tahu kini entah kenapa pikirannya selalu tertuju pada Lian yin hanya untuk menghilangkan fikirannya ia berbuwat bodoh pada Feng yin.
"Lian yin aku akan membalasmu nantinya!!" ucap Yiwen memukul tembok di depannya sangat keras.
"Aku benci kamu Lian Yin! Aku benci!!"
"Arrgggg.. Aemua gara gara dia" Gerutu Yiwen mengacak acak rambut panjangnya. Ia nampak sangat frustasi fikirannya entah kemana. Baru bangun tidur di fikirannya hanya Lian Yin.
Entah gimana sekarang kabarnya apa dia akan terus mencari Yiwen atau bersenang senang dengan wanita itu.
"Dasar bodoh kamu Yiwen terbujuk nafsu dia" gumam Yiwen mulai merendam tubuhnya di dalam bathup penuh air hangat. Ia merileks kan tubuhnya menyandarkan kepalanya ke belakang.
chris wu
yang yang
my idol 😍😍😍
\\
\( ͡° ͜ʖ ͡°)
> ⌒ヽ
/ へ\
/ / \\
レ ノ ヽ_つ
/ /
/ /|
( (ヽ
| |、\
| 丿 \ ⌒)
| | ) /
ノ ) Lノ
(_/