NovelToon NovelToon
Risalah Hati

Risalah Hati

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:2.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: ARyanna

WARNING!!
Cerita Dewasa, tak baik dibaca oleh anak dibawah umur!

"Menikahlah denganku," ucap Soraya memohon, berlutut di hadapan lelaki yang baru ditemuinya dalam waktu hitungan jari.

Ada apa dengan Soraya, hingga bertindak demikian? Kita ikuti saja kisahnya...




Tpe 23-12-2019

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ARyanna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 30

Mata Soraya bergerak gelisah, saat terdengar bunyi tanda lift terbuka buru-buru ia mendorong tubuh Rudi lalu langsung nyelonong keluar tak peduli dengan pengguna lift lain yang sedang mengantri keluar, bahkan kopernya saja ia lupa.

Rudi menggeleng dan menyungingkan sudut bibirnya menyaksikan tingkah Soraya, kemudian berdehem untuk menormalkan kembali kedaan.

Sambil berjalan Soraya berusaha menenangkan degup jantungnya, tangannya tak henti mengibas-ngibas pada wajah yang terasa kian memanas. Berjalan semakin menjauh ia baru tersadar, hendak kemana langkahnya akan menuju.

Kesal, ia menghentikan langkahnya. Menghentakkan kaki, merutuki ulahnya. Mau tak mau ia harus kembali pada Rudi. Saat berbalik ia melihat Rudi berada di meja Resepsionis, sudah dipastikan ia sedang menyelesaikan prosedur check out, pikir Soraya. Saat selesai Soraya lebih memilih berjalan dibelakang Rudi yang ternyata membawa juga koper miliknya.

Di dalam mobil Soraya berulang kali menghembuskan nafas tak kentara, pandangannya mengarah ke luar jendela. Jalanan masih lenggang tak macet seperti biasa.

"Jangan banyak bicara ketika Kakek nanti menanyaimu," kata Rudi membuka suara.

Soraya menaikkan alisnya, kemudian menoleh dan menegakkan posisi duduknya. "Memang kenapa?. Apa Kakek orang yang galak?" tanya Soraya penasaran.

Rudi melirik sejenak, "Aku tak mau kamu salah bicara dan menimbulkan kecurigaan."

Soraya mencebik, "Tenang, aku bisa diandalkan." Ia berfikir sejenak kemudian berkata, "Kalau Kakek tanya lagi hubungan kita bagaimana?. Umm — maksud aku awal pertemuan kita. Gak mungkin kan kalau aku bilang, kita bertemu saat aku jadi pasienmu karena keracunan?" Soraya menggeleng-gelengkan kepalanya.

Rudi kembali melirik. "Ya walau itu adalah sebenarnya. Tapi itu benar-benar memalukan," sambung Soraya.

"Kita harus menyamakan cerita, pertemuan itu memang benar adanya. Satu kebohongan yang dibuat tak akan cukup untuk menutupi kebohongan lainnya" sahut Rudi kembali fokus pada jalanan.

Soraya menoleh tak suka, "Lalu alasan kita menikah apa?, karena kasihan melihatku berada dalam pembaringan."

"Bukankah kamu bilang, kamu seorang artis. Harusnya kamu bisa memerankan tokoh yang kamu buat sendiri. Buat cerita yang saling menguntungkan, jangan sampai ada dari salah satu pihak dirugikan," Jelas Rudi tanpa menoleh ke arah Soraya.

"Ok, pertemuan pertama kita adalah dirumah sakit, aku berperan sebagai pasien yang kamu tangani. Dan kita jatuh cinta pada pandangan pertama," ucapnya sambil menjentikan jari.

"Apa yang kamu maksud aku juga jatuh cinta kepadamu?" ucap Rudi menyela.

"Kenapa, apa ada yang salah?. Aku cantik itu bisa jadi alasan kamu kagum padaku, lalu tertarik dan ingin mengenalku lebih jauh," kata Soraya penuh percaya diri.

"Tak ada orang saling mencintai dalam waktu singkat."

Soraya mendegus, "Setiap orang punya penilaian terhadap orang yang baru dikenalnya. Seperti waktu pertama kali aku melihatmu, aku cukup terkesan dan kagum padamu. Walau kenyataannya kamu adalah orang yang paling menyebalkan yang pernah aku temui," sindir Soraya.

"Atas dasar apa, kamu bilang aku orang yang menyebalkan?"

"Buktinya sekarang. Aku ngasih solusi kamu malah semakin berbelit. Tapi tunggu, kamu beneran tidak kagum akan kecantikanku," tanya Soraya penasaran. Ia mulai mengamati Rudi dengan lekat juga mendekatkan wajahnya.

"Apa yang kamu lakukan!" bentak Rudi. Fokus menyetirnya hampir buyar akibat ulah Soraya.

Soraya berdecak kesal, ia memutar wajahnya disertai mendegus keras. "Aku gak ada solusi kamu cari sendiri!" ucap Soraya sinis.

"Seringnya kita bertemu pada akhirnya menimbulkan kecocokan,"

"Alasan yang masuk akal," sahut Soraya disertai anggukan.

To Be Continue

Next part AFTER MARRIAGE

gimana? apa ucapan Rudi akan jadi kenyataan?. ikuti terus kisah mereka yaaaaa

1
Ruswa 123
kereeen thor
falea sezi
lebih senang karakter soraya daripada amaira yg kayak anak kecil soraya lebih dewasa
Pasikah CwElosbes
luarbiasa
Holid Heryadi
kok gitu sih cara kerjanya awalnya enak di baca kok jadi ada adegan gak enak yaah
Rohana Juhari
aku mampir ya
kafa ainshod
aku balik lagi... gara gara gak bisa move on... bolak balik profil ArRyana ga ada novel baru...
kafa ainshod
ihhh... pede banget... aku balik lagi thor... kangen sama bang Icang alias babang rudi... lupa sudah berapa kali saya baca ini
Ely
Hallo thor.....baru baca.....🙏
Nancy Sirapandji
bagus ceritanya..menarik tdk bertele2..tdk terlalu bnyk konflik yg tak berarti..eps jg pas ngga terlalu panjang bngt jd tdk membosankan..🙏🙏😋😋
Erni Fitriana
mampir thorr
Irawati Danubrata
watak soraya terlalu lemah,mungkin sekian lamanya ia di doktrin oleh ebgel n tantenya shg dia tdk bisa memenage dirinya sndiri😭😭
Irawati Danubrata
masa seorang dktr spesialis tdk ada alat medis n obat dirmhnya?wkwkwk
Irawati Danubrata
soraya n rudi malukah?sakting kedyanya🤭🤭
Muajidah Firdausi
wajah Indo lebih enak dipandang Thor.
Muajidah Firdausi
Kok yg periksa dokter lain. Rudi kan dokter juga.
Muajidah Firdausi
untung ada Jenny
Yus Gerin
knapa tidak di beri tahu siapa yg menjebak soraya sama produser itu......
Yus Gerin
oh ....ternyata kevn dan soraya satu bapak lain ibu....
Yus Gerin
p
Donna Armen
🥰🥰🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!