NovelToon NovelToon
Partner Ranjang Sang Cassanova

Partner Ranjang Sang Cassanova

Status: tamat
Genre:Badboy / CEO / Dikelilingi wanita cantik / Tamat
Popularitas:1.7M
Nilai: 4.7
Nama Author: MeNickname

Anderson Gif seorang CEO di perusahaan raksasa bernama G'Group. Siapapun sangat tau kalau dia adalah penikmat cinta diatas ranjang. Tak ayal membuat mereka memakai cara licik hanya untuk bisnis dengan mengorbankan putri-putri mereka menjadi mainan Anderson.


Kira-kira ada yang bisa ngerubah sifat Anderson tidak ya? Simak disini yuk 🤗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MeNickname, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Simpanan

Sejak mendengar kabar bahwa Ziva kemungkinan mengandung anaknya. Ander malah semakin menjadi.

Malam itu Ander pergi dengan keadaan kacau ke apartemen Rose, membuat wanita itu panik melihat Ander babak belur. Rose mengobati Ander dengan telaten dan berakhir dengan pergulatan diatas ranjang.

Rose memberikan servis terbaiknya yang membuat Ander tidak ingin beranjak dari sana selama satu hari satu malam. Tapi di malam selanjutnya Ander pergi entah kemana tanpa sepengetahuan Rose.

Membuat Rose murka karena pria itu tidak dapat dihubungi sama sekali. Tidak tau saja, kalau Ander saat itu sedang bersenang-senang dengan 2 wanita sekaligus di kamar hotel pribadinya.

Bagi Ander menembus nirwana adalah cara yang tepat untuk melupakan masalahnya. Sementara di salah satu kamar rumah sakit ada seorang wanita yang sedang berbaring tidak berdaya karena ulahnya. Brengsek bukan.

-

-

-

-

"Apa Tuan Ander sudah datang?" tanya Rey datar pada sang resepsionis. Hari ini dia datang terlambat dari biasanya karena harus melihat keadaan Ziva terlebih dahulu di rumah sakit.

"Sudah Asisten Rey"

Tanpa berterima kasih atas informasi itu Rey bergegas menuju lift yang akan membawanya ke lantai atas.

Rey mengeluarkan sebuah berkas dari tas kerjanya, lalu keluar menuju ke ruang kerja Ander.

Tok..tok..

"Dam-n it, mengganggu saja" ucap Ander kesal karena dia harus mengakhiri aktifitasnya.

"Biarkan saja" protes sang wanita yang saat ini nafsunya sudah berada di ubun-ubun.

"Masuklah ke ruang pribadiku, jangan keluar sebelum aku memanggilmu"

"Tapi.."

"Ahh baiklah" ucap wanita itu pasrah karena Ander menatapnya dengan tajam.

Tanpa merapikan bajunya yang terlihat sangat berantakan. Wanita itu berlalu ke ruang pribadi Ander.

Setelah memastikan simpanannya itu bersembunyi dengan benar, Ander meraih remote di tangannya untuk membuka pintu.

"Maaf Tuan, saya terlambat datang"

"Oke"

"Ini berkas yang anda minta minggu lalu Tuan. Saya permisi" ucapnya sembari menyodorkan berkas tersebut dan berlalu dari sana.

Sebenarnya Rey ingin berbicara dengan Ander sebagai sahabat tentunya, tapi ini bukan waktu yang tepat mungkin sepulang dari kantor pikirnya.

Ander sama sekali tidak memperdulikan berkas yang Rey bawa, dia segera masuk ke ruang pribadinya untuk menuntaskan sesuatu yang sempat tertunda.

Suara laknat mulai terdengar bersautan di dalam sana, untung saja tempat itu kedap suara. Jika tidak, Rey pasti bisa mendengarnya.

"Kau tau Der? Inilah yang aku rindukan, sentuhanmu. Kenapa kau selalu menolakku?" tanya wanita itu sembari mengelus dada Ander yang sedikit berbulu, yang tak lain adalah April.

"Aku hanya sedang tidak mood" jawab Ander seadanya.

"Apa karena wanita itu?" tanya April lagi.

"Wanita yang mana?"

April tersenyum hambar "Ya ya. Aku tau wanita mu memang sangat banyak, itulah sebabnya kau melupakanku akhir-akhir ini"

"Maksudmu?" tanya Ander dingin, dia seperti menangkap sesuatu dari ucapan simpanannya ini.

"Ti-tidak. Aku.."

"Keluarlah" potong Ander sebelum April meneruskan ucapannya.

Baru saja April ingin membuka mulutnya. Ander kembali memotongnya.

"Ini jam kerja, jadi cepat kembali ke ruanganmu"

"Aku akan mentransfer uang bulanan padamu hari ini" ucap Ander lagi.

Seketika membuat senyum April terbit, tidak apalah lain kali dia akan menghabiskan waktu dengan Ander lagi. Daripada Ander berubah pikiran bukan? Kebetulan uang yang Ander beri dua minggu lalu juga sudah habis.

"Baiklah, hubungi aku jika kamu rindu padaku"

1
Ima Kristina
Bener kata Rey semuga obat biusnya gak berpengaruh buruk pada debay
Ima Kristina
Seperti tebakanku Mike yang menculik Zi
Ima Kristina
Apapun yang dilakukan Clara semuga Zi dan calon Debay baik' saja
Ima Kristina
Bagus Zi lanjutkan misi nya bikin Clara pergi dan gak akan mengganggu rumah tangga kalian
Ima Kristina
Otw eksekusi misi penghancuran ulat bulu 🤭
Ima Kristina
Bagus Zi ikuti saja permainan Clara si ulet Keket
Ima Kristina
Thor...novel jebakan tuan billioner kok sudah tamat padahal ceritanya belum selesai
Ima Kristina
Zi kenapa bertanya sama Rey kan bisa salah paham
Ima Kristina
Ander kapan jujur soal clarypada Zi
Ima Kristina
Waduh bisa salah paham ini secara Clara kan ulat bulu Ander juga kenapa gak jujur saja
Ima Kristina
Ander kenapa seperti menyembunyikan sesuatu dari Zi dan kenapa gak jujur saja biar gak jadi salah paham
Ima Kristina
Mending kamu tanya soal Clara ke Ander kenapa harus takut
Ima Kristina
Babang Ander makin bucin tuh
Ima Kristina
Rosa tidak punya hati sudah menggugurkan janin yang tidak berdosa
Ima Kristina
Pasti Rey kepo banget dengan yang diperbuat Ander dan menyudahi liburannya...
Ima Kristina
Wanita rubah satunya beres eee muncul wanita ular lainnya
Ima Kristina
Bagus Fani wanita ular model Rosa memang pantas dikasih telor busuk
Ima Kristina
Ngapain diberi kesempatan jujur langsung saja jadikan Rosa dan papanya gelandangan
Ima Kristina
Semuga tidak ada kesalahpahaman antara Zi dan Ander
Ima Kristina
ulet Keket satu lagi muncul
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!