NovelToon NovelToon
CEO & DOLL

CEO & DOLL

Status: tamat
Genre:Reinkarnasi / CEO / Romansa / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:97.3k
Nilai: 5
Nama Author: Mellsqueen

CEO & DOLL

Di sebuah pesta perayaan ulang tahun seorang pengusaha muda bernama Gabriel Rowen bertaburkan para tamu undangan eksklusif dan penuh dengan hadiah mahal, namun di antara hadiah mahal, seorang sahabatnya yang bernama Medi memberinya sebuah hadiah yang tak biasa yaitu sebuah boneka s*ks.

Gabriel Rowen lantas memarahi sahabatnya atas hadiah konyol itu.
Namun saat terbangun di pagi hari Gabriel mendapati boneka itu hidup dan membuatnya sangat panik.
Berjalannya waktu Gabriel mulai menerima kehadiran boneka cantik itu hingga jatuh cinta padanya.

Boneka yang di namai Rose olehnya adalah seorang korban pembunuhan.
Dulu Rose bernama Deera yang bekerja di sebuah pabrik pembuatan boneka s*ks sebagai seorang sekretaris,bosnya bernama Darshon menyukainya namun di tolak terus menerus oleh Deera sehingga nekat memperkosanya lalu membunuhnya.
Deera yang belum mendapat keadilan memasuki boneka yang di hadiahkan kepada Gabriel untuk meminta bantuan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mellsqueen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 4

Gabriel menuntut penjelasan kepada gadis boneka itu namun tidak ada hasilnya, emosi gabriel mencengkram tangannya

Tiba-tiba Gabriel kehilangan kesadarannya dan terbangun di dalam sebuah mimpi yang sangat mengerikan.

Gabriel menyaksikan sebuah kecelakaan , seorang wanita tertabarak mobil lalu mati.

Tak lama kemudian sebuah cahaya putih menyeretnya ke sebuah pabrik besar pembuatan boneka **** , di sana rambut indah gadis boneka itu di ambil dan di jadikan sebagai rambut boneka produksi ekslusif perusahaan ini .

Dan yang paling mengejutkan boneka itu tak lain adalah si gadis boneka .

Di dalam mimpinya Gabriel melihat arwah wanita yang mati itu bersedih menyaksikan ke tidak adilan yang dia dapat.

Tak lama Cahaya putih kembali membawanya ke tempat yang dingin dan di penuhi kabut, samar-samar muncul seseorang bertubuh tinggi ,berkulit putih dan wajahnya berseri-seri, lelaki itu membawa Gabriel duduk di tepi danau dan menceritakan rahasia besar Gadis boneka itu.

Langit di luar sudah gelap, Gabriel terbangun dan merasa linglung, gadis boneka itu lagi-lagi berada di pelukannya, nafasnya menderu pelan di sela-sela tidur nyamannya, kali ini Gabriel membiarkannya tidur seperti ini.

Keesokan harinya Gabriel memanggil daisha untuk membantu Gadis boneka dan mengajarkan hal-hal sederhana agar dia bisa mandiri untuk bertanggung jawab pada dirinya sendiri.

Di hari ke tujuh gadis boneka cukup belajar dengan baik, sekarang dia sudah bisa mandi dan berpakaian sendiri.

Di teras Gabriel membawa gadis boneka duduk untuk menikmati udara segar musim semi .

"Aku belum pernah melihatmu makan atau minum, apa kamu tidak merasakan lapar dan haus? pertanyaan gabriel membuat gadis boneka tersenyum polos.

"aku cukup memelukmu, aku tidak akan merasakan haus ataupun lapar" mendengar jawabannya wajah Gabriel memerah dan tak bisa berkata-kata.

Jika wanita lain yang berbicara seperti itu maka Gabriel akan menghujaninya dengan kata-kata kejam.

Gabriel tidak bisa melakukan itu padanya karena ada rahasia besar tentang boneka ini yang terus mengusiknya.

"Aku belum tahu namamu , aku harus memanggilmu siapa?" tanya gabriel sembari meminum tehnya.

Gadis boneka itu menggeleng tidak tahu.

Gabriel berdahem dan memikirkan sebuah nama yang cocok untuknya, tiba-tiba dia teringat nama seseorang lalu memutuskan menamainya sama seperti nama orang itu.

"ROSE !! aku akan memanggilmu rose ! Gabriel menamai gadis boneka itu dengan perasaan berkecamuk memikirkan seseorang yang bernama Rose di masa lalu , Gadis boneka itu tersenyum bahagia mendengar sebuah nama yang indah untuknya .

"Aku harus kembali bekerja, daisha akan menemanimu berbelanja " rose mengangguk patuh mendengar kata-kata Gabriel.

Di sore hari supir mengantar Rose dan Daisha ke sebuah butik kelas atas, di sana Rose seperti kelinci lucu yang terlepas, melompat ke sana kemari menjelajahi baju-baju cantik yang terpajang rapi.

Rose di bantu Daisha memilih beberapa potong pakaian dan beberapa sendal juga sepatu.

"Apa kamu menyukainya?" tanya daisha sembari menunjukan pakaian cantik berwana violet .

Mata Rose membulat terpesona dengan ke indahan gaun itu , dia mengangguk patuh kepada daisha.

Daisha tersenyum melihat kepolosan Rose yang lain dari wanita kebanyakan.

"Aku akan memberikan ini kepada tuan", Rose menunjukkan sebuah dasi berwarna Navy dengan motif abstrak berwarna putih salju.

Daisha lantas bertanya mengapa Rose memilih dasi itu dan bukan yang lain.

"warna coraknya seperti salju , ini cocok untuk tuan yang sedingin salju". Rose berkata dengan dasi di tangannya.

Mendengar alasan Rose yang cukup masuk akal membuat Daisha tak bisa berkata-kata.

Di malam hari Rose mengetuk pintu kamar Gabriel , tak lama pintu terbuka dan sosok gabriel muncul, Rose dengan polos langsung menujukkan dasi itu di hadapan Gabriel dengan kedua tangannya.

"Untukmu ... " Rose antusias.

Gabriel melirik dasi di tangan Rose dan mengernyitkan dahi ketika melihat motif dari dasi itu.

Melihat ekspresi datar Gabriel Rose langsung beralasan.

"Aku menyukainya, aku memilih dasi ini karena nanti akan terpasang di lehermu, ini akan mewakiliku yang ingin memelukmu tapi aku tidak berani" Alasan Rose seketika membuat ekpresi di wajah Gabriel berubah gelap.

"Aku tahu yang kamu pikirkan, aku bukan orang mes*m , aku membutuhkan pelukanmu karena itu seperti manusia yang membutuhkan makanan untuk tetap bertahan hidup dan memiliki cukup energi" . Rose menundukkan kepala takut membuat Gabriel marah namun bukannya marah Gabriel menarik tubuh Rose ke dalam pelukkannya.

Aroma rambut dan tubuh Rose tercium dan seperti sebuah aliran listrik yang mengalir dan membuat tubuh Gabriel merasakan hal aneh di tubuhnya.

Gabriel merasa sengatan itu kemudian dengan cepat melepas Rose dari pelukannya dan mengambil dasi di tangannya lalu menutup pintu kamarnya.

Rose yang masih membeku di depan pintu kamar dengan wajah memerah merasakan detak jantungnya aktif, dia meraba dadanya dan merasakan detak jantungnya itu dengan wajah penuh kebingungan.

1
Resta Aulina
bagus
Mega Winter
Thor awas ya kalau anak mereka tertukar aku ngamuk
TexasTiger
Next thor, biar aku bisa jadi first comment di bab selanjutnya haha
SecretFruity
Kalau aku bisa cepetin waktu, rasanya pengen cepet-cepet di waktu author update lanjutannya wkwkwkw
Mega Winter
makasih Thor aku suka cerita nya
pengen deh liat sih Gabriel menyesal se nyesal2nya pas tau itu anaknya
SugarGenius
Apa benar Thor, kelanjutannya Pipip pipip calon mantu *sensor maksudnya wkwk. Hanya Author yang tahu!
skyeandstaghorn
thor cepat lanjut lagi donk, udah gk sabar pengen liat lanjutannya
SugarGenius
Semangat ya, thor! Jangan lupa ambil komen yg positif dan membangun, ya
Cinta Insta
Kalau kata nak jaman sekarang sih karya thor-nim damage-nya ga nahaaaan! Alias ah duh aku kebawa suasana banget
SnuggleKitty
Kelanjutan cerita author itu kayak hujan ditengah kemarau thor.. alias ditunggu-tunggu!
Manah Dabukke
Hai, kak. Aku suka alurnya.. bisa ngebawa aku kayak ada di dalem cerita~!!
SongbirdGarden
Ih! Kenapa ceritanya relate bangeeeeet! Semangat kak!
HotCupid
Pokoknya jangan lama-lama ya Thor!
SoftMambo
Kak jangan lupa jaga kesehatan, biar tetep bisa berkarya! Aku menunggumu~
Rendam Bintang
Halo Thor!! Aku masih menunggumu di sini, hanya untukmu~ Aku tunggu lanjutannya loh!
saltsanddanmoothies
Lihat aku disini, pembaca yang selalu setia menanti~~
SnowySecret
thor cepat lanjut lagi donk, udah gk sabar pengen liat lanjutannya
theseafiles
up thor,seru banget sumpahhhh
Girl Moon Maker
Katanya galau itu obatnya cuma satu thor. Tungguin aja lanjutan cerita author. Kamu segalanya untukku, Thor *uhui
girlganggoodies
jangan gantung Thorr Cepetan Up ya Thorr Semangat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!