NANDHA FEBRYAN adalah gadis belia 18 tahun yang memiliki sifat tomboy, pintar, ceria,baik hati. Menjadi anak pengusaha yang selalu di manjakan oleh Ayah dan Bunda nya tidak membuat dirinya menjadi lupa diri dan hidup berfoya-foya, dia biasa hidup mandiri ,tak jarang pula dia bekerja sebagai pelayan di kafe milik nya sendiri.
Kemudian bertemu dengan KEVIN BARRACK, seorang CEO yang arogan, kejam, dingin terhadap siapa saja yang ingin mendekatinya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon thigan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
memulai yang baru
setelah sampai dikamar nandha, Kevin langsung mengolesi minyak kayu putih di hidung nandha, beberapa menit kemudian.
"eeeeuuuggghh.... " mengerjapkan matanya.
" kau sudah sadar?" tanya kevin khawatir.
"hmmm? sudah kak... aku haus..!" mencoba mengambil minum diatas nakas, namun langsung di cegah oleh kevin.
"biar ku ambilkan" memberikan gelas kepada nandha.
"makasih kk.." dengan senyum manis
" baik lah istirahat lah, biar ku masakkan sesuatu agar kau bisa makan!" dan langsung di angguk oleh nandha.
Kevin pun berlalu meninggalkan nandha sendirian di kamar, memanggil evan di bawah, dan memasak untuk mereka bertiga.
evan masuk ke kamar nandha.
" tante... kenapa? apa kau cakit?" tanya evan khwatir.
" tidak van, ini hanya pusing biasa! kemarilah.. tante mau dipeluk sama evan" manjanya, evan pun naik ke tempat tidur dan memeluk nandha
"epan cayang tante, jangan tinggal kan epan ya tan?" pinta nya.
" hemmm baik lah, sun dulu!" tunjuk nandha pada kedua pipi nya, dan evan langsung melakukan nya.
beberapa saat kemudian, kevin datang dengan membawa nampan yang berisikan nasi dan sup ayam.
" makanan sudah siap, sekarang kamu makan lah dulu, lalu istirahat!" dan langsung diangguki oleh nandha.
awalnya nandha menyuapi evan terlebih dahulu, setelah evan, baru ia makan dengan lahap nya.
" kakak tidak makan? "
" sebentar lagi, aku akan mandi dulu! kau tidur lah!"
" baik lah"
nandha pun berbaring ditemani oleh evan, sedangkan kevin keluar dari kamar nandha dan masuk ke kamar nya, untuk mandi dan mengecek email yang berada di ponsel nya.
beberapa jam kemudian kevin kembali masuk ke kamar nandha untuk melihat kembali keadaan nya, namun dia terkejut melihat nandha dengan keringat di sekujur wajah nya, alisnya berkerut menanda kan kegelisahannya, mengigau sesuatu namun tak terartikan.
kevin pun mengecek dahi nandha, dan panas, "ternyata nandha demam" gumam nya
dia pun kembali ke dapur, mengambil air hangat dan handuk kecil, berencana mengompres nandha.
" ### sedang mimpi apa kau? kenapa terlihat begitu gelisah? " gumam nya melihat nandha .
kevin menjaga nandha, hingga dia pun ikut tertidur di samping evan.
-
-
pagi harinya nandha yang bangun duluan kaget melihat ada sosok pria yang tidur seranjang dengan dia, namun dia terkejut melihat ada handuk di dahi nya.
" apa dia menjaga ku semalaman? "
" kak... ayo bangun.. udah siang..." sambil menggoyang kan tubuh kevin
" hemmm.. sebentar lagi! masih ngantuk!"
" ya sudah"
nandha pun keluar kamar, menuju balkon , menghirup udara pagi sebanyak-banyak nya.
ia tak sadar di ikuti dari belakang.
" kakak, sekarang aku sudah mengikhlaskan mu, tenang lah disana, aku akan memulai hidup ku yang baru..!"
" kakak cukup lihat diatas sana aku pasti akan bahagia, lihat lah ada seseorang yang mencintaiku apa ada nya!"
" dan alex akan selalu menjaga ku! jadi aku harus semangat!"
" alex??? " tanya kevin yang penasaran
" ah.. kau sudah bangun kak? mau kopi atau teh? "
" kopi saja!"
" baik lah" menuju dapur, untuk membuat kopi! setelah selesai, nandha memberikan kopinya kepada kevin.
" tadi kau bilang alex yang selalu menjaga mu! apa dia pacar barumu? " tanya nya penasaran.
" ah .. itu.. tidak, dia hanya teman ku..,!"
" benar kah? tapi aku lihat dia sangat menyayangi mu!"
ya ialah kak, orang dia sepupu ku! . batin nandha.
" ya, tapi dia memang sedikit berbeda, bisa dibilang teman tapi mesra... hahahaha.... " nandha tertawa melihat expresi penasaran kevin.
" kau tau kak, dia pernah berjanji pada ku dan orang tua ku, jika aku tak menemukan cinta sejati ku, maka dia akan menikahi ku! hahahahah... "
" janji yang aneh bukan...?"
" hemmm cukup aneh! jadi jika kau tidak menemukan cinta mu, kau akan serius menikah dengan nya?" semakin penasaran.
" hemmm... bisa jadi.. !"
" kau serius?
" ya... karna aku punya alasannya!"
" apa? " semakin penasaran.
thanks readers🙏