Eryna, gadis cantik yang tiba tiba saja di culik dan di paksa menikah dengan seorang pria yang ia tidak kenal sama sekali.
Menjalani pernikahan dengan pria yang kejam, membuat hari hari Eryna menjadi hancur..
Mampukah Eryna bertahan dengan pernikahan ini..?
Atau mampukah Eryna mengubah sosok pria yang kejam ini menjadi pria yang baik,?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon momian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
30
Seminggu setelah kejadian hari itu, Will tidak lagi melakukan hal hal aneh kepada Eryna,. Dan Eryna masih tetap saja melakukan tugas seperti sedia kala, menyiapkan segala sesuatu untuk Will.. Ella yang berada di rumah terus saja memperhatikan Eryna, yang begitu tulus mengurus sang kaka,..
"Kak Eryna.. "Sapa Ella, saat masuk ke dalam kamar Eryna, lalu mendudukkan dirinya di bibir ranjang..
"Ada apa El...?"
"Kak, apa kau mencintai Kak Will....???"
"Kenapa bertanya seperti itu lagi...??"
"Aku hanya penasaran, kenapa kaka terus saja mengurus keperluan kak Will di pagi hari, padahal, kak Will begitu jahat pada kak Eryna.."
"Apakah kejahatan, harus di balas dengan kejahatan...?" Tanya Eryna..
"Tidak.., Tapi aku penasaran kenapa kaka tetap bersikap baik,. Apa kak Eryna merahasiakan sesuatu dariku.."
"Aku tidak merahasiakan apa pun El,. Aku hanya melakukan tugas ku sebagai pelayan nya, dan sebagai tahanan nya.."
"Dan sebagai istri nya juga kan kak.." Ucap Ella.
"Tolong dengar baik baik El,. Sampai kapan pun, Will tidak akan pernah menganggapku sebagai istrinya.. Jadi jangan pernah berucap, jika aku istri Will, karna kenyataan nya, aku disini hanya sebagai bahan untuk pembalasan nya.."
"Tapi, aku lihat sepertinya kak Will sudah mulai luluh akan perhatian kak Eryna.."
"Kau salah, Will bersikap seperti itu, karna dia hanya menunggu sampai satu bulan kedepan, jika aku orang tua ku terbukti bersalah, pasti Will akan kembali murkah kepadaku.."
"Dan jika itu terjadi, maka aku akan berada di tengah antara kak Eryna dan kak Will,. Aku tidak ingin melihat kak Will menyiksamu.."
"Terima kasih El."
🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀
"Apa itu Dave....???" Tanya Will, pada amplop cokelat yang Dave berikan di kantornya..
"Lihat dan buka saja.."
Will membuka amplop tersebut dan melihat foto Vi bersama dengan ayahnya Pram..
"Apa maksud dari foto ini Dave...??? Bukan kah ini Vi dengan ayahnya.."
"Will, jauhi Vivian dia bukan perempuan yang baik, seperti yang kau kira selama ini.."
"Apa maksud mu Dave...?" Bentak Will.
"Vi, dan ayahnya hanya ingin merebut harta mu saja.. Coba kau dengar ini.." Ucap Dave lalu menyerahkan handpone nya ke Will..
"Vi, bukan gadis yang selama ini kau cari Will.. Pram yang tahu kau mencari seseorang gadis di masa lalu, langsung mengambil kesempat itu, dia bahkan rela melakukan operasi agar Vivian bisa memiliki tahi lalat di bawa telinganya.." Jelas Dave..
Will yang medengar penjelasan Dave, langsung naik pitam.. Mengepal kedua tangan nya begitu erat.. Matanya menatap seperti seekor elang yang ingin memangsa mangsanya.. "Vi, Pram, Berani sekali kalian bermain main dengan ku.." Ucap Will dengan amarah yang memuncak..
"Van..." Teriak Will memanggil.
"Iya tuan."
Brukkkkkk... Will melempar Van dengan berkas yang ada di hadapan nya.. "Kenapa kau begitu bodoh dan cerobo Van..? Haa....?" Bentak Will.
"Maaf tuan."
"Jangan salahkan Van,. Dia hanya keliru, dan Van lah yang membantuku mencari kebenaran tentang Vivian." Bela Dave..
"Aku tidak mau tahu, pokoknya beri pelajaran yang setimpal dengan Pram, dan juga Vi.." Ucap Will.
"Baik tuan." Sahut Van.
"Ouh yah Will, ingat dengan janjimu.. Tiga minggu lagi, aku akan membebaskan Eryna.." Ucap Dave.
"Apa maksud mu Dave...?" Tanya Will.
""Seperti yang ku duga, orang tua Eryna tidak ada hubungan nya dengan kematian paman, dan bibi.. Mereka hanya di jebak.. Tapi aku beluk bisa menberikan mu buktinya.."
"Kau tidak bohong kan Dave...??" Tanya Will
"Apa kau pernah melihat ku berbohong Will..?" Jawab Dave dengan pertanyaan..
Will terdiam,. Yah karna memang selama ini Dave tidak pernah membohonginya sekali pun.. Dan jika kali ini Dave benar itu artinya Will akan kehilangan Eryna.. Entah kenapa ada hati, yang mulai merasa gelisah, gelisah karna sebentar lagi, akan kesepian. Tidak akan ada lagi, orang yang akan membuat nya marah..