NovelToon NovelToon
Dia Mamiku!

Dia Mamiku!

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Contest / Tamat
Popularitas:9.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: slwarulla

Siapa sangka Sania yang datang dari kampung untuk mencari kerja, tiba-tiba ditawari seseorang untuk menjadi seorang pengasuh seorang bayi yang menjadi korban keegoisan orang tuanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon slwarulla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29

Happy Reading ~~~

Kepergian Karin membawa keheningan di ruangan VIP itu. Sean dan Sania saling berpandang dan sedikit menjauh dari Seno yang memangku wajahnya.

Dua orang berbeda usia itu seperti paham amarah Seno yang bentar lagi akan meledak karena kedatangan Karin. Mereka memilih menjauh daripada terkena imbasnya.

Diam-diam, Sania meninggiring Sean sekaligus membawa tiang infusnya. Ditidurkan Sean begitu saja diatas ranjang.

"kenapa kalian pergi begitu saja?" sahut Seno mengejutkan Sania

"ah enggak, perasaan mas saja. Sania hanya mau menidurkan Sean, ini sudah waktu istirahatnya Sean"

"memangnya mas tidak tahu kalian berpura-pura seperti itu?"

Sean sudah menelusup masuk kedalam selimut. Anak itu sudah pernah merasakan kemarahan Seno dan itu sangat menakutkan. Jadi, saat ini ia lebih memilih pura-pura tidur daripada terkena amukan Seno.

Aku benci ibu Karin!

"apaan sih mas, perasaan mas saja kali" elak Sania

Seno tersenyum. Rupanya amukan ia tempo hari, meninggalkan bekas yang mendalam bagi Sania dan Sean. Ia menghampiri mereka berdua. Lalu memeluk Sania dari belakang dan mencium leher jenjang perempuan itu, begitu juga Sean. Seno menghampiri anak itu dan mencium kening Sean yang masih pura-pura tertidur.

"kalian gak perlu takut, ayah gak akan marah lagi sama kalian" ucapnya tiba-tiba

"eh?" sahut mereka berbarengan

...~§~...

Dua hari kemudian, Sean sudah dinyatakan sembuh oleh dokter Maya. Seno hanya tinggal membayar sisanya, lalu mereka diperbolehkan untuk pulang.

"sudah mas?" tanya Sania

Seno mengangguk. Tak perlu waktu lama, Seno merapatkan jas yang dikenakannya. Sebenarnya ia tidak ingin kerja hari ini. Hanya saja, cuma jas ini yang ia masukkan kedalam tas saat Seno diminta untuk membawa beberapa pakaian untuk mereka menginap dirumah sakit.

Nyatanya, keluarga 'S' itu sudah menempatkan kamar ruangan Sean seperti rumah mereka sendiri. Tiga hari mereka berada dirumah sakit, tiga hari juga mereka menginap disana dan menyulap ruangan itu sendiri agar terlihat sedikit seperti kamar Sean. Agar Sean tidak rewel.

"pulang sekarang?" Seno mengangguk lagi

"kamu kenapa sih dari tadi jawab cuma anggukan, gelengan" seru Sania

Seno mengangkat bahu acuh, lalu meninggalkan Sania begitu saja. Sania mengarahkan wajah Sean tepat dihadapan-nya.

"nak, ayah kamu kenapa sih?" tanya Sania

"dak tau mih, tapi tadi pas Eyan bangun tidul" Sean diam sejenak dengan ujung jarinya mengetuk-etuk kepalanya. Seakan sedang berfikir keras mengenai kejadian tadi pagi, "hmm, klo gak tayah, pas Eyan bangun. Ayah ngomong 'mami kamu gak tayang ama ayah! Mami tuma tayang ama Eyan'"

Sania tersenyum bahagia, "bener begitu?"

Sean mengangguk lalu memiringkan wajahnya, "memang Mami gak tayang ama ayah, tayang-nya tuma cama Eyan?"

"ya enggak dong, mami sayang kalian berdua. Tapi karena kamu masih kecil mami memberikan kamu sayang yang lebih daripada sayang mamih ke ayah"

"oh gitu" lalu Sean memeluk Sania dengan erat, "Eyan juga tayang mami"

Kedua ibu dan anak itu tersenyum bahagia dibelakang Seno yang kini semakin merengut mendengar pembicaraan mereka berdua.

Sania mensejajarkan tubuhnya dengan Seno. Sania tersenyum sebentar lalu mengecup tepat dibibir tebal Seno.

Cuppp

Seno terbelalak, tidak menyangka akan mendapat kecupan dari Sania. Sadar dari keterkejutan-nya laki-laki itu sudah ditinggal kabur oleh kedua orang yang seperti anak kecil itu di matanya.

Seno tersenyum lalu memegang kembali bibir-nya. Ah, bahagia nya hari ini.

Mobil keluaran terbaru Tesla Model 3 Standard Range Plus dengan harga hampir miliar-an itu terparkir berbeda dari kendaraan lainnya.

Sania sedikit heran, mengapa Seno sering berganti mobil padahal dihalaman rumah mereka hanya masuk satu mobil. Ditambah mobil dihalaman rumah mereka pun, tidak pure satu mobil saja. Tiap harinya pasti berganti.

"mas, mas bukan pengedar narkoba kan?" tanya Sania sedikit panik

Ia jadi mengingat headline-headline di televisi, tentang pengedar narkoba yang sering sekali berganti kendaraan agar dapat mengecoh kepolisian.

"apaan sih?" heran Seno, "apa yang ada difikiran kamu saat ini?"

Seno sedikit heran dengan fikiran absurd Sania akhir-akhir ini. Maklum saja umur mereka beda 10 tahun. Seno yang sudah berusia 30 tahun, harus menghadapi tingkah kekanak-kanakan Sania yang masih berusia 20 tahun.

Sania menggeleng kuat," ah tidak, tidak jadi"

Seno mengendikkan bahu lalu membawa Sania dan Sean ke restauran yang sudah ia reverasi sejak kemarin siang. Ia hanya ingin memberi kejutan pada Sean, sekaligus mencari pengalaman pertama bagi istrinya itu.

Sesampainya direstauran yang dimaksud Seno.

Sania memandang penuh decak kagum melihat restauran yang dimodifikasi seperti bangunan jaman dulu. Semuanya dibangun sempurna, tanpa cela. Mungkin beberapa orang akan menganggap bangunan tersebut beneran bangunan peninggalan jaman dulu, jika dilihat dari luar dan jika tidak terkecoh pada plang restauran.

Jadoel '90s' restaurant.

Begitu masuk mereka langsung disambut beberapa pelayan yang menunduk hormat. Tanpa bertanya, Seno langsung melangkah kesebuah ruangan paling ujung.

Begitu masuk Sania semakin dibuat kagum, dengan jendela besar yang menghadap langsung pada danau buatan yang memang sengaja didesain seperti itu.

"siapa sih pemilik restauran ini?" Ucap Sania seraya memakaikan sabuk dikursi khusus untuk Sean

"kenapa?"

"rasanya aku ingin bertemu dengannya, lalu berterima kasih karena sudah membuat bangunan sekeren ini"

Seno tersenyum bangga. Ia mengangkat slaah satu kakinya melingkari kaki lainnya, "pria didepanmu inilah yang memiliki restoran ini"

"HAH mana?" Sania menoleh kesana kemari, tapi tidak menemukan seorang pun selain Seno dan Sean

"kamu bohong!"

"siapa yang bohong. Akulah pemilik restauran ini, bahkan aku sendiri yang mendesain semuanya"

"aku tidak percaya" jawab Sania acuh

Pembicaraan mereka dihentikan oleh beberapa pelayan yang membawa masuk berbagai macam makanan dan dihidangkan-nya dimeja mereka.

Semua jenis makanan dari pasta, steak, dan masih banyak lagi terpampang dihadapan Sania. Sania memilah makanan, dan menaruh makanan yang menurutnya dapat dikonsumsi Sean dihadapan anak laki-laki itu.

Pokoknya siang ini tidak ada kata jaim dalam makan, ungkap Sania dalam hati.

"terima kasih banyak mas!"

1
mawar hitam
cocok alek goblok dan sania bodoh 🤣🤣
mawar hitam
karya sampah dan mesti belajar lagi bikin cerita.
De_ars: Pedas banget komen nya. mengkritik sekaligus kasih saran, jangan hanya memghina karya orang
total 1 replies
Diah Susanti
wong tuone podo gendenge
Neney chica
kenapa aku jadi kesel yah.mewek lagi
Ernita Anwar
Luar biasa
Sherleey Stevenny
org cakap kerbau dicucuk hidung
Sherleey Stevenny
perempuan bodoh
Yuli Wijaya
aku baru mulai mau baca, cba cek endingnya kok peran utama meninggal. jdi ragu buat lanjutin bacanya, tkut ikut mewek 🥺🥺
Oktavia
egois ini. harusnya alex justru ikut andil dlm penyemenuhan karin… ini ceritanya buk egoisnya
Oktavia
kok bunda, bukannya mami ya ? plon plan nih 🤭🤭
Oktavia
bodoh klo dipendam… yg ada makan hati, mendinh diluapkan. mendidik yg benar ga harus didiemkan.
Oktavia
kok panggil mba sih… asuh gmn nih cerita, oon banget ya
Oktavia
swno kok ikutan bodoh ya ? lupa aih ya ceritanya agak rada2
Oktavia
ha masuk akal veritanya ini, bodoh bgt… baik ga harus di injak2
Delvia Delvia
Biasa
SOO🍒
udah sania sama seno aja wong jelas2 Kamal pacarnya sania selingkuh sama adiknya sania, biar nyaho tuh Kamal
Aisyah Ica Alzan Izaan
menarik
M. Namikaze
ada plot hole disini,,,, klo g salah selisih umur Daffa & Sania 7 thunan, kok anak Daffa seumuran Sania??
Alby Raziq
Thor Sania mingat ke
Lis Seta Wati
Bikin hancur aja bisnis alex sm karin biar kere sekalian ada ya manusia seperti itu ga punya hati
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!