PENHGIANATAN PERNIKAGAN 1
awal aku mengenal soni merupakan sebuah kebahagiaan untuk ku karna aku berfikir Soni adalah orang yang baik dan orang yang tepat untuk menjadi imam ku
sebelum pada akhirnya aku menyadari semua nya
sampai pada akhir nya kami menikah selama enam tahun dan memiliki dua orang anak dan setelah kelahiran anak ku yang kedua terbongkar semua nya.
dia bahkan berhianat dan memiliki wanita lain hingga ia tega memfitnah ku sungguh memang aku sangat bodoh selama ini telah mempercayai dia.
hingga aku pun akhirnya memutuskan untuk pergi dari rumah dan lumayan lama aku mengumpulkan uang untuk biaya perceraianku
tepat dua tahun kami berpisah aku pun lantas langsung menggugat cerai Soni.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rahmawijaya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Erika dan bang Soni
aku merasa kesal sama mas Soni karna hari ini dia tidak masuk kerja demi menemani istri nya ke rumah sakit karna Hana sakit, ingin rasa nya ku maki- maki Hana itu karna sudah sering menyakiti mas Soni masih bisa- bisa nya dia minta mas Soni untuk menemani nya.
aku pun mengirim pesan pada nya
"mas emang enggak bisa kah istri mu itu ke rumah sakit sendiri" kesal ku
" enggak bisa Er di rumah ada ibu mertua ku" jawab mas Soni
" lagian ngapain sih mertua mu itu di rumah mu" tanya ku dengan kesal
" ya untuk jagain Hana, karna kalau tidak begitu Fania pasti yang nyuruh aku buat jagain mama nya" jawab mas Soni berusaha menjelaskan
" huhhh...kamu tu mas apa-apa Hana, apa-apa Fania terus aku gimana kapan kamu mau nyeraikan dia mas, aku capek begini terus haru sembunyi-sembunyi" jawab ku dengan kesal
" sabar ya sayang aku pasti akan menceraikan Hana ko, tapi enggak sekarang tunggu 3 tahun lagi ya" kata mas Soni
" lama banget mas, kita aja sudah hampir setahun pacaran aku enggak mau selama itu" jawab ku
" enggak bisa sayang waktu yang tepat tunggu 3 tahun lagi" mas Soni tetap kekeh
" hahh,, baik lah aku menurut saja asal kamu beneran mau tanggung jawab sama aku dan mau nikahin aku"
" iya sayang pasti aku bakal nikahin kamu ko, ya udah ya ini Hana sudah di panggil ke ruang dokter untuk di priksa"
" iya udah"
kami pun mengakhiri obrolan lewat pesan singkat, aku pun mulai menyelesaikan pekerjaan ku lagi dengan hati yang kesal karna mas Soni menargetkan akan menceraikan Hana 3 tahun lagi yang menurut ku itu terlalu lama, tapi apa lah daya ku ini semua demi kebaikan ku dan mas Soni juga agar tak ketahuan.
setelah pekerjaan ku selesai ku lihat jam baru menunjukkan pukul 5 sore, aku pun bergegas pulang menuju kosan ku, setelah keluar dari kantor aku menunggu taksi yang sudah ku pesan di depan kantor tak berapa lama taksi pun sampai lalu aku pun masuj ke dalam taksi dan memberitahukan kepada sang sopir alamt kos ku, setengah jam aku baru sampai di kosan ku karna jalanan macet meskipun kantor dan kosan ku tidak terlalu jauh.
aku pun membayar sopir taksi itu dan langsung turun, ku cari kunci pintu di dalam tas ku setelah ku temikan lalu ku buka pintu kos ku dan masuk ke dalam, aku pun langsubv menuju kamar dan langsung mengambil handuk untuk segera mandi karna badan ku yang sangat lelah.
selesai mandi aku pun memakai lingeria tanpa lengan dan tanpa memakai Bra, lalu ku ambil ponsel ku dan ku hubungi mas Soni via vidio call, mas Soni menfangkat nya tapi telunjuknya di tempelkan ke bibirnya mengisyaratkan agar aku diam.
aku tahu mas Soni sekarang sedang di kamar bersama Hana jadi aku pun tak bersuara, mas Soni hanya melihat ku dengan pandangan yang sudah haus akan sentuhan ku, begitu pun aku yang menginginkannya ada di samping ku saat ini tapi mau gimana lagi dia masih suami orang, sampai tak lama ku dengar istri nya memanggil mas Soni dan menanyakan nya.
" *bang kamu ngapain sih, asik sendiri sama ponsel dari tadi"
"enggak aku cuma buka-buka sosmed aja, kenapa ada yang kamu pengen"
" enggak aku cuma pengen kamu temanin aku tidur"
" ya sudah aku temenin kalo gitu*"
lalu mas Soni mematikan panggilan vidio call nya, aku merasa kesal saat itu juga karna dia masih saja mementingkan istri nya, meskipun aku tahu dia mencintai ku tapi tetap saja aku merasa kesal padanya. untuk menghilangkan kekesalan aku pun iseng melihat status di sosmed dan ku lihat istri mas Soni memposting emoji ibu hamil, aku pun terlonjak kaget dan langsung saja ku kirim pesan pada nya.
" mas, kamu jujur sama aku istri mu sakit atau apa" tanya ku dan menunggu balasan pesan dari nya
" *ya sakit memang kenpa"
" ko istri mu bikin postingan emoji ibu hamil"
" iya dia hamil"
" berarti kamu bakal punya anak lagi, makanya kamu bilang bakal nyeraikan Hana 3 tahun lagi"
" iya, tapi itu bukan anak ku Er"
" maksud nya mas"
" besok aku ceritakan saat pulang kantor, dan aku akan ke kos mu"
" baik lah*" jawab ku dan mengakhiri chat
aku berfikir kalau bukan anak mas Soni lalu itu anak siapa, memang beberapa hari ini Hana selalu mengata-ngatai ku dengan perkataan kasar itu yang membuat ku kesal sama dia.
" hah..sudah lah besok aku akan tahu jawabnya dari mas Soni mending tidur aja lah" aku bergumam sendiri dan langsung terlelap
hubungan haram