Bagaimana jika dirimu dihadapkan diantara dua pilihan yang sulit?
Itulah yang dialami wanita cantik bernama Maya, terjebak cinta diantara dua bersaudara.
Aiden yang berjuang dan membantunya kembali bangkit pada trauma masa lalunya
Alden cinta pertama Maya dan ayah dari anaknya
Siapakah kira kira yang mendapatkan hatinya?
*Lanjutan cerita dari Story of Maya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DHEVIS JUWITA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Mengulang Masa Lalu
🌷🌷🌷
Sinta sedang dalam perjalan ke markas Alex setelah sebelumnya menerima kabar jika Alex telah berhasil menculik Maya.
Saat sudah sampai, Sinta segera bertanya pada salah satu anak buah Alex untuk menanyakan dimana keberadaan bosnya.
Setelah tahu jika Alex berada di kamarnya, Sinta segera membuka kamar itu kebetulan pintu tidak dikunci.
Mata Sinta membulat saat melihat Alex menindih tubuh Maya yang lemah, bahkan Alex hanya memakai boxer saja. Dan tangannya berusaha membuka baju Maya dengan kasar.
"Alex! kau gila ya!" teriak Sinta.
Sontak Alex langsung menghentikan aksinya dan dengan cepat memakai bajunya kembali.
Sementara Maya masih menangis dan meringkuk dengan menutupi tubuhnya dengan selimut.
"Ini bukan bagian dari rencana, kendalikan dirimu!" teriak Sinta lagi.
"Aku tidak tahan, dia begitu menggoda," sahut Alex santai.
"Cih! dasar p*lacur! semua pria yang dekat denganku pasti dia goda," Sinta berkata sambil mendekat ke arah Maya.
Maya masih mencerna yang terjadi padanya saat ini, bagaimana Sinta bisa berada disini sekarang. Apa maksud semua ini?
"Bagaimana kakak bisa ada disini? ku mohon bantulah aku keluar dari sini kak, aku sudah melepas kak Al. Aku memilih Aiden kak, tolong aku!" ucap Maya saat melihat Sinta mendekat ke arahnya.
Sinta tersenyum sinis," Masih berani kau berkata seperti itu. Kau itu tidak pantas untuk siapapun! Kau tahu papa Henry meninggal karenamu! Kau masih berpikir masih bisa bersama keluarga itu setelah menjadi penyebab kematian papa Henry?"
"A-pa maksud kakak?"
Lalu Sinta menceritakan tentang kejadian Henry meninggal setelah tahu kebenaran tentang siapa dirinya sebenarnya dan sebagai penyebab perkelahian antara Aiden dan Alden. Tentu saja Sinta mendramatisir cerita agar Maya semakin merasa bersalah.
Dan benar saja Maya semakin histeris menangis sambil memukul dadanya keras.
"Kau memang rubah betina," sindir Alex.
"Mau bagaimana lagi, aku sudah hancur! Aku ingin membawanya hancur juga!"
"Aku suka gayamu! ikutlah denganku saat urusan kita sudah selesai disini!"
"Sepertinya aku tidak punya pilihan lagi!"
Keduanya tertawa bersama dan pergi dari kamar itu untuk merancang rencana mereka selanjutnya.
Sementara Maya masih menangis meratapi dirinya yang lemah dan selalu tertindas.
"Apa aku memang tak pantas untuk bahagia?"
Perutnya saat ini terasa sangat keram, Maya mulai kesakitan sampai menggigit bibir bawahnya untuk menahan sakit itu.
Tak lama dari sela dua kakinya merembes cairan merah yang membuat Maya begitu panik.
"Tidak, jangan.. tolong jangan.. " Maya merintih dalam isak tangisnya.
Cairan merah itu semakin banyak dan membuat tubuhnya semakin lemah.
Dengan sisa tenaganya Maya mulai merangkak turun dari ranjang untuk keluar dan meminta bantuan. Semoga bayinya masih bisa diselamatkan.
"To.. tolong.. tolong.. " Maya mencoba berteriak sambil mengesot di lantai.
Salah satu anak buah Alex kebetulan lewat karena mendengar permintaan tolong, dia membuka pintu kamar itu dan kaget saat melihat Maya yang bersimbah darah.
Sontak dia langsung memanggil bosnya, Alex dan Sinta segera datang menghampiri Maya.
"Kak.. tolong.. kak.. " Maya merintih saat melihat Sinta sudah diambang pintu.
Sinta tersenyum jahat," Wah, kita seperti mengulang masa lalu ya, May!"
Kejadian sama seperti tujuh tahun lalu saat akan melahirkan El, dan terpaksa Maya harus menurut apa kata Sinta kala itu untuk menyelamatkan bayinya.
Sinta berjongkok dan meraih dagu Maya," Kali ini aku tidak akan menolongmu!"
🌷🌷🌷
awalnya ngira Maya bakalan balikan lg ma Alden, secara ada pesan Aiden yg nyuruh buat jagain Maya dan anaknya ke Alden..
mungkin kakak author bingung jg nentuin mau ngilangin tokoh yg mana..
secara Aiden dari dulu selalu merasa dianaktirikan ma keluarganya, sedangkan Alden dah puas ngerasain cinta ortu dan Sinta pada awalnya..
jadinya kakak author mau ngasih keadilan jg buat Aiden biar sama2 bahagia..
jadi ceritanya turun ranjang ini mah ya..
tetep keren ceritanya walopun di puncak konflik bikin nyesek bacanya..
dan pada akhirnya jati diri author keluar di akhir2 cerita 😁😁😁🤭🤭🤭
g usah season 3 ya kak, kasian Aiden ma Maya biar happily ever after..
sehat2 terus kakak..
tetap semangat berkarya.. 😘🥰😍🤩