NovelToon NovelToon
Guruku Suamiku

Guruku Suamiku

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi
Popularitas:4.1M
Nilai: 4.8
Nama Author: ian_Zimanda

Bianca Sabian adalah seorang siswi yang sering bermasalah di sekolahnya. Banyak kenakalan yang sudah ia lakukan. Mulai dari bolos sekolah, mengecat rambut, hingga membuat rusuh satu kelas saat guru mengajar.

Tapi hidupnya berubah saat ia harus menerima nasib dipaksa menikah dengan gurunya sendiri. Yang lebih menyebalkannya lagi ternyata sang guru adalah seorang duda beranak satu.

Bagaimanakah kelanjutan hidup Bianca setelah terpaksa menikah dengan gurunya sendiri??? Apakah sang guru mampu menerima Bianca sebagai istrinya???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ian_Zimanda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode tiga puluh

Dengan kasar Bianca mencampakkan bukunya. Hatinya marah. Ia kesal bukan main. Bukankah tadi Rava hendak menghampirinya? Kenapa begitu tiga wanita itu datang Rava malah pergi dengan mereka.

"Pak guru bodoh!" desis Bianca lalu pergi meninggalkan tempat dia duduk. Persetan dengan pakaian Rava yang tertinggal disana. Dia sama sekali tidak peduli, toh Rava juga tidak peduli padanya.

"Bianca!"

Bianca membalikkan badannya dan mendapati seorang teman baru berjalan ke arahnya.

"Alex?"

Pria bernama Alex itu tersenyum tipis, "Kamu mau kemana?"

"Kemana saja!" jawab Bianca ketus.

"Kamu lagi kesal?"

Bianca tidak menjawab.

"Ah, kebetulan aku sedang free. Gimana kalau kamu kuajak melihat-lihat toko cenderamata?"

Bianca berpikir sejenak. Mungkin ada baiknya, daripada dia kembali ke hotel lebih baik jalan-jalan sama Alex.

'Tapi nanti Mas Rava marah nggak ya...? Aku kan belum ijin' pikir Bianca, 'ah, masa bodoh sama Rava! Dia aja pergi sama wanita, tiga orang lagi!'

"Eumm... boleh" ujar Bianca akhirnya.

***

Mata Bianca berbinar-binar senang melihat pernak-pernik lucu yang kesemuanya terbuat dari bahan-bahan berbau laut.

"Cantik sekali" ujar Bianca ketika melihat sebuah kalung yang sangat indah. Tali dari kalung itu berupa rangkaian batu bulat kecil berwarna-warni. Lalu yang jadi liontinnya adalah sebuah kerang kecil berwarna merah muda pucat. Kerang itu juga bisa dibuka dan di dalamnya terdapat mutiara kecil berwarna putih.

"Kamu suka?" tanya Alex.

Bianca mengangguk, "Sayang sekali aku nggak bawa uang"

"Nggak apa, kubelikan untukmu"

"Eh, ng-nggak usah. Aku nggak mau merepotkanmu"

"Nggak papa kok, Bian, anggap saja sebagai tanda persahabatan"

Bianca tidak tahu harus bilang apa. Ia sangat menyukai kalung itu, tapi dia tidak mau kalau harus merepotkan Alex. Gadis cantik itu hanya mampu memandang ketika Alex menyerahkan sejumlah uang yen pada penjualnya.

"Sini kupasangkan" ujar Alex lagi. Bianca mengangguk dan menyerahkan kalung itu ke tangan Alex. Alex kemudian beranjak ke belakang Bianca untuk mengenakan kalung itu ke leher Bianca. Senyum tipis yang sedari tadi menghiasi wajah tampannya langsung pudar begitu melihat tanda kemerahan di leher Bianca.

'Sial!' umpat Alex dalam hati.

"Bagus nggak?" tanya Bianca sambil menyentuh kalungnya.

"Bagus sekali, cocok dengan kulitmu yang putih. Hmm, bahkan mutiara pun nggak bisa menyaingi kulit putihmu"

Bianca langsung merona mendengar pujian Alex. Melihat itu Alex hanya tersenyum, "Kamu cantik sekali Bian, bahkan lebih cantik dari wanita tercantik yang pernah kulihat"

"Manis sekali ucapanmu, berapa banyak orang diluar sana yang kamu rayu begitu, hm?"

"Nggak ada. Cuma kamu"

Bianca tertawa kecil sambil matanya melihat-lihat pernak-pernik lainnya, "Pacarmu bakal nangis kalau kamu bilang begitu"

"Pacar? Aku nggak punya pacar."

"Oh ya? Pria setampan dirimu nggak punya pacar? Aku nggak percaya"

Alex menghapus senyum di wajahnya, tangannya terjulur menyentuh dagu Bianca dan menatap mata besar itu dengan tajam, "Aku memang nggak punya, kalaupun punya aku akan memutuskan hubunganku dengannya karena sepertinya aku jatuh cinta padamu."

"Kamu ngomong apa sih" gumam Bianca sambil memukul lengan Alex pelan. Meski begitu dia merasa gugup juga.

Sudah banyak laki-laki yang menyatakan cinta padanya. Tapi tak ada yang bisa membuat Bianca berdebar-debar seperti ketika Alex mengatakannya. Huft, andai Rava yang mengatakannya.

Pandangan Bianca kemudian terhenti ketika ia melihat sebuah bantal berbentuk bintang laut. Boneka itu berwarna merah muda, mengingatkannya pada Patrick, tokoh favorit Gio di Spongebob Squarepants.

"Umm... Alex"

"Ya?"

"Err... kalau kamu nggak keberatan, apa aku bisa meminjam uangmu? Akan kuganti secepatnya"

"Ada yang ingin kamu beli?"

Bianca mengangguk, "Ini..." gumamnya sambil mengambil bantal bintang laut itu.

"Kamu mau beli itu?" tanya Alex.

"Bukan untukku, untuk Gio"

"Gio?"

"Hemm," Bianca mengangguk lagi, "Anakku"

Alex membelalakkan matanya terkejut, "Anak?" dalam pikirannya ia merasa heran bagaimana mungkin Bianca punya anak tapi badannya masih seksi begini.

1
Shifa Burhan
Thor kalau suami sok manis dan perhatian pada wanita lain apa kau terima begitu saja?
kalau kau Terima berarti novel tidak masalah
tapi kalau kau tidak Terima berarti pemikitan mu ada masalah saat kau tidak suka suamimu baik, sok manis, dan perhatian pada pria lai tapi novel malah Bianca seorang istri sok manis, dan sok perhatian pada pria lain dan kau benarkan kelakuan Bianca ini

renungkan lah, pakai otak untuk berfikir mana salah mana benar, salah ya salah benar ya benar
jangan jadi wanita egois kalau suami yang lakukan selalu salah tapi kalau istri (kalian) yang lakukan kalian benarkan

sadarlah
Qaisaa Nazarudin
Lha kenapa harus marah?? kamu aja selalu EGOIS menarik ulur perasaan orang seenaknya..
Qaisaa Nazarudin
Makanya ku bilang juga apa,Jangan terlalu berharap..Thor bikin Rava punya Rival dong biar adil..
Qaisaa Nazarudin
Kalo udah begitu jawabnya harusnya Bianca gak usah BAPER dengan hubungan kalian,batasi aja hati mu,jangan bikin hati mu terluka karena seorang Pria, Apalagi kamu itu Masih muda banget, Perjalanan hidup mu masih panjang lho..
Qaisaa Nazarudin
Lha bukankah bekal nya tadi udah di kasih ke Rava ya??🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
YUNHO siapa ??🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
Kalo aku jadi Bia aku juga marah,Mencium istri tapi hayalan nya ke sang Mantan , gila gak tuh..
Qaisaa Nazarudin
pasti Mirai lagi hamil,Dan tuh cowok gak mau tanggungjawab..
Qaisaa Nazarudin
Dari sini Rava seolah memberi celah atau kode untuk Ara..terus apa tujuannya menikahi Bia?? kenapa gak Nikah sama Ara aja,udah sama2 dewasa juga kan??
Qaisaa Nazarudin
🤣🤣🤣🤣 Dari mana nih bocah bisa naik kesini? ke atas sekolah? Terus ibu guru Ara tadi kemana? Disuruh jagain anak orang aja gak becus..
Qaisaa Nazarudin
KAKAK??? 🤔🤔🤔🤣🤣🤣🤣 Bocah 5 tahun manggil orang dewasa 27 tahun itu KAKAK??? TANTE kali...🤣🤣🤣😜😜
Nida
lanjut lagi g thor
Ce Habibah
disini Rafa itu egois dia yg mulai tpi berakhir kecewain bian😔
rista_su
sekolah elit ko bisa ga ngawasin muridnya pas keluar sekolah
rista_su
jgn bilang ngasih nomer yoga 🤣
rista_su
wkwkwk good job tiara
Citra Nur Eliza
Kecewa
Citra Nur Eliza
Buruk
Salmi Ati
lagian kenapa juga kamar mereka ndak kedap suara
Ika Agustin
lanjut lg thorr
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!