Linzi seorang gadis biasa yang sangat optimis dan selalu ceria ,suatu hari dia mendapatkan pekerjaan sebagai asisten pribadi di sebuah perusahaan terkenal di kota A ,dan dia bertemu boss hendry yang sangat sombong tapi sebenernya dia adalah orang yang hangat
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mita Alviana Devi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
senyum linzi
RUMAH HENRY
Henry menggendong linzi menuju kamar nya dan di sambut oleh para pelayan.
"nona linzi " ucap pelayan terkejut saat melihat linzi berada di gendongan henry ,sebenarnya linzi hanya tertidur karna kelelahan ,tapi karna ada bekas luka di wajah linzi membuat semua nya terkejut
"bawakan kotak p3k "ucap henry sambil berjalan menuju kamar linzi
"baik tuan" ucap pelayan langsung bergerak
henry membawa linzi ke atas ke kamar linzi agar dia bisa istirahat ,hari ini linzi melewati banyak hal yang melelahkan bahkan menakutkan
henry pun menidurkan linzi di tempat tidur nya.
"maafkan aku membuatmu kesulitan" ucap henry sambil membelai rambut linzi yang sedang tertidur
ttok ttokkk
"tuan ini kotak p3k nya"ucap pelayan di luar pintu
"masuk" ucap henry
"ini tuan" ucap pelayan memberikan nya kepada henry
"saya permisi tuan" ucap pelayan beranjak pergi lalu menutup pintu kembali
"maafkan aku sudah membuatmu terluka"ucap henry menyesal sambil mengoleskan salep pada bagian wajah linzi yang terluka
Pagi Hari
"emmm "lenguh linzi
"selamat pagi" ucap henry yang sedang duduk di samping tempat tidur linzi
"pagi ,aah" ucap linzi merasa kesakitan pada sudut bibir nya
"masih sakit ya" henry langsung beranjak dari tempat duduk ke tempat tidur linzi lalu memegang wajah linzi untuk memastikan linzi tidak kenapa kenapa
"sedikit" ucap linzi
"kita ke dokter ok" ucap henry yang akan beranjak pergi untuk cepat cepat ke dokter
"hen ,tidak usah aku baik baik saja" ucap linzi sambil menarik tangan henry
"tapi linzi..." ucap henry terpotong
"aku baik baik saja hen"ucap linzi meyakinkan
"iya iya ok ,kamu tidak perlu bekerja mulai sekarang ,kalo kamu butuh sesuatu atau kamu ingin pergi kemanapun bilang saja ,aku akan mengantarmu 24 jam ok"ucap henry serius sambil memegang tangan linzi
"aku tidak mau merepotkanmu" ucap linzi menundukan kepalanya
"kamu tidak pernah merepotkan ku linzi, aku hanya tidak mau hal hal seperti ini terulang lagi ,aku khawatir ,aku mohon sekali saja menurut padaku" ucap henry memohon
"iya aku mengerti ,aku akan bilang padamu jika aku ingin sesuatu" ucap linzi sambil tersenyum ,linzi merasa bersalah karna kadang suka membantah kepada henry ,karna melihat kegigihan henry ,linzi tidak mau melihat henry kecewa lagi n
"kamu sudah janji ya ,cupp" ucap henry sambil mencium kening linzi
"ayo kita sarapan dulu ,aku sudah membuatkan bubur untukmu" ucap henry ,benar henry sudah memasak untuk linzi pagi tadi ,dia ingin membuat makanan yang spesial untuk linzi
"kamu membuat bubur ?" tanya linzi tidak percaya
"hemm" kata henry sambil mengangguk
"ayoo cepatlah nanti bubur nya dingin" ucap henry sambil membantu linzi berdiri
Henry membantu Linzi berjalan ,karna kaki linzi masih merasa lemas karna kejadian kemarin
"selamat pagi nona linzi" ucap para pelayan
"pagi" ucap linzi sambil tersenyum indah
"kalian boleh pergi" ucap henry kepada pelayan
"duduk sini " ucap henry sambil membantu linzi duduk
"serius kamu membuat bubur ini" tanya linzi lagi
"aku tidak pernah berbohong " ucap henry menyombongkan diri
"makanlah" pinta henry
Linzi pun mencoba bubur yang henry masak.
"emmm enakk " ucap linzi sambil tersenyum
"henry" ucap henry menyombongkan dirinya
"kamu tidak bekerja" tanya linzi di sela sela makan ny
"sebentar lagi" jawab henry sambil melihat ke kan tangan nya
"kamu tidak apa apa kan aku tinggal di rumah" tanya henry
"tidak apa apa" ucap linzi sambil menikmati makanan nya
"ok baiklah ,aku berangkat kerja dulu ya" ucap henry berjalan ke arah linzi lalu. " cuppp" mencium kening linzi dan linzi tersenyum kepada henry
"hati hati" ucap linzi sambil tersenyum
"jika kamu butuh sesuatu telpon aku "ucap henry sambil membelai rambut linzi
"siappp" ucap linzi membuat henry tenang
"aku berangkat ya " kata henry lalu beranjak pergi
henry sudah berangkat menuju kantornya menyisakan linzi di meja makan sendiri.
"aku tidak boleh membuatnya khawatir lagi " ucap linzi
"ahhh lelah sekali ,mending aku tidur lagi" ucap linzi beranjak kembali menuju kamar nya
KANTOR HENRY
Henry telah sampai di depan BRIS dan di sambut oleh para penjaga dan jeno yang melihat henry keluar dari mobil pun langsung menghampiri henry
"hen , " panggil jeno
"bagaimana sudah selesai"tanya henry sambil berjalan diikuti oleh jeno
"berjalan lancar " ucap jeno
"rahasiakan semuanya jangan sampai ada yang tau " ucap henry
"siapp" ucap jeno begitu taat
"cari tau tentang teman linzi yang kemarin" ucap jeno
"ok ok" ucap jeno
henry dan jeno pun memasuki lift ,pintu lift pun terbuka ,henry dan jeno pun keluar dari lift dan di sambut oleh yumi yang tiba tiba sudah berada di depan lift
"ah kalian sudah disini" ucap yumi yang sangat penasaran
"hen kemarin kamu kemana dengan jeno" tanya yumi
"pergi" ucap henry dingin
"aku tau tapi pergi kemana" tanya yumi
"ke hatiku yumi" celetuk jeno
"aku tanya kepada henry bukan padamu huuh" kesal yumi
henry pun masuk menuju ruangan nya diikuti oleh jeno saat yumi akan mengikuti mereka jeno pun menahan nya
"ehhh kita lagi sibuk sayang" ucap jeno menahan yumii
"iih sibuk apaan sih "ucap yumi saat jeno menutup pintu
**jangan lupa LIKE KOMEN DAN KLIK TOMBOL LOVE
ig : mitaalvianadevi**