Penyesalan yang selalu datang terlambat! Carla Magnolia Haines, menyesal meninggalkan suaminya demi pria yang ia pikir mencintainya, ternyata hanya menginginkan warisannya.
Saat ia mati ditangan pria yang ia pikir tulus mencintainya, barulah ia tahu suami kejam dan yang ia anggap terlalu kasar padanya, ternyata pria yang sangat tulus mencintainya.
Apakah waktu bisa diulang? ia ingin mengulang waktu bersama dengan suami kejamnya, dan mendengarkan suami kejamnya itu, dan bahkan akan membiasakan dirinya menerima sikap posesif suaminya padanya.
Aku ingin kembali! bhatin Carla penuh harap saat ia menutup matanya.
Akankah Carla dapat kembali lagi bersama suaminya, untuk mengulang waktu kebersamaan mereka, yang telah terbuang diantara mereka berdua, karena ulah orang ketiga menghancurkan rumah tangga mereka?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KGDan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 30.
Menjelang hampir waktunya makan malam.
Mobil Alexander memasuki pekarangan Mansion Alford, dan Butler menyambut Alexander saat melangkah memasuki pintu utama Mansion.
"Apa yang dilakukan istriku hari ini? apakah dia pulang tepat waktu seperti yang ia katakan?" tanya Alexander memberikan jasnya kepada Butler.
"Nyo.. Nyonya belum kembali sejak ia keluar dari siang tadi, Tuan!"
"Apa?! kenapa kamu tidak beritahu padaku?! apa dia pergi menemui laki-laki jelek itu?!" Alexander seketika marah mendengar jawaban Butler.
"Nyo.. Nyonya bilang, dia membeli hadiah untuk Tuan, dan segera akan pulang setelah selesai dari urusannya!" jawab Butler seketika gugup melihat Alexander yang tiba-tiba marah.
"Kamu percaya begitu saja dengan apa yang dia bilang? apa kamu tidak belajar dari kejadian sebelumnya?! dia sudah beberapa kali mencoba melarikan diri?!!" suara Alexander seketika naik, dengan raut wajah mulai merah padam.
"Ta.. tapi, Tuan! Nyonya bilang, dia tidak akan melarikan diri!" Butler semakin gugup.
Alexander mengambil ponselnya dari dalam saku celana formalnya, sembari berbalik kembali keluar dari dalam Mansion.
Langkahnya bergegas menuju mobilnya, begitu panggilan ponselnya tidak diangkat Carla.
"Gordon! jangan ikuti aku! dan yang lainnya juga, tetap tinggal!!"
Alexander menahan langkah Gordon dan anak buahnya yang lainnya, begitu melihatnya bergegas melangkah menuju mobilnya.
Alexander membuka pintu mobil sopir, lalu menutup pintu mobil dengan kencang, begitu ia telah duduk dibelakang kemudi.
"Apa yang terjadi?!" tanya Gordon kepada Butler yang bergegas keluar dari dalam Mansion dengan raut wajah cemas.
"Nyonya.. Nyonya belum kembali dari berbelanjanya! Tuan Alexander jadi panik, kalau Nyonya melarikan diri lagi!!" jawab Butler dengan cemas.
Baru saja mobil Alexander meluncur meninggalkan pintu gerbang, mobil Carla memasuki pekarangan Mansion.
Carla merasa heran melihat Gordon dan Butler berada di luar Mansion, dan Butler terlihat gelisah tidak seperti biasanya.
"Ada apa? kenapa kalian berada di luar? apakah Alexander belum pulang?" tanya Carla kepada Butler setelah ia turun dari dalam mobil.
"Aduh, Nyonya! kenapa Nyonya pulang terlalu malam??" Butler bukannya menjawab, tapi balik bertanya kepada Carla dengan nada yang cemas.
"Aku tadi bertemu dengan temanku, kami mengobrol sebentar, jadi kelupaan waktu!" jawab Carla.
"Tuan baru saja pergi mencari Nyonya! dia pikir Nyonya pergi melarikan diri bersama laki-laki itu seperti sebelumnya!!"
"Bagaimana mungkin! aku kan sudah bilang, kalau aku tidak akan melarikan diri lagi!"
"Tuan tidak percaya! dia sudah pergi untuk menjemput Nyonya!" jawab Butler dengan raut wajah, yang terlihat tidak cemas lagi setelah mendengar penjelasan Carla.
"Nyonya!" panggil sopir Carla, "Kemana semua belanjaan Nyonya kuletakkan?"
"Taruh saja semua di meja sofa!"
"Oh, baik!"
Sopir Carla membawa belanjaan Carla dalam paper bag, pada pegangan ke dua tangannya melangkah masuk ke dalam Mansion.
Carla yang akan melangkah masuk ke dalam rumah, tiba-tiba mengingat sesuatu, "Tunggu dulu! Butler, ini hari apa dan tanggal berapa?" tanya Carla, dan membuatnya seketika menjadi panik.
"Kenapa Nyonya menanyakan hari dan tanggal? hari ini tanggal sepuluh Juli!" jawab Butler.
Carla mengingat di hari dan tanggal yang sama dikehidupan sebelumnya, Alexander dicegat musuh suaminya itu dalam jumlah yang banyak.
Ia ingat Alexander mengalami luka yang cukup parah waktu itu, lalu ia pun punya kesempatan untuk melarikan diri waktu itu dari Alexander.
Dalam kehidupan keduanya ini, ia tidak mungkin membiarkan Alexander mengalami kejadian yang sama lagi.
"Aku harus menolongnya!!" Carla semakin panik.
Dengan tangan gemetar dan terburu-buru, ia mengambil pistol pemberian Alexander dari dalam tas tangannya, lalu memberikan tas itu kepada Butler begitu saja.
Kemudian Carla berlari meninggalkan pekarangan Mansion, dan membuat Butler terkejut melihat Carla yang berlari membawa pistol.
Bersambung........
tapi Clara nya tak ngeh dari awal🤣🤣🤣🤣🤣
napa terlalu lama nungul ya???