NovelToon NovelToon
SUARA HATI BENING

SUARA HATI BENING

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:1.9M
Nilai: 4.8
Nama Author: ekha dewi

Berkali-kali dia gagal menikmati indahnya bahtera rumah tangga, tidak membuatnya putus harapan dan terhenti untuk melangkah.
Dia percaya tuhan memberikan cobaan pasti setara dengan kemampunnya.

Dia bangkit dari kegagalan rumah tangganya yang pertama, Sehingga dia kembali mendapat cobaan besar, dan di tuntut untuk bersabar dan ikhlas, saat dia harus bangun dari terpuruk hidupnya, ketika dia mendapat cobaan di tinggalkan suami tercinta untuk selamanya, membuat dia terlatih untuk terus tegar dan Akhirnya bertemu dengan cinta sejatinya.

Menceritakan kisah gadis yang bernama Cantika Bening Rahayu(Bee), yang mencari cinta sejati dalam pernikahannya.

Yuk ikuti kisah selanjutnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ekha dewi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kenyataan pahit.

🍂🍂

Kilas Balik Yoda.

Yoda masih bergelut dengan pemikirannya, Saat umi Naina mengusap lengannya, jiwanya kosong, tatapannya jauh, saat air mata umi Naina menganak pinak menyerahkan putri-nya untuk meminta dia jaga. Yoda merasa bersalah dengan pernikahan itu.

"Nak jaga anak umi ya?"

Umi melontarkan kata kata lembut untuk meyakinkan Yoda, Umi terlihat begitu yakin kalau Yoda bisa menjaga-nya. Yoda hanya mengangguk mengiyakan, dengan beban yang membelenggu di hatinya.

"Do'akan saja, semoga bisa menjadi suami yang baik."

Ucap Yoda datar, tidak berani menatap wajah mertuanya.

Akhirnya segala proses pernikahan hari itu berjalan mulus, tanpa ada rintangan, dan kendala apa pun. Yoda menarik napas panjang, saat ibu menyuruh mereka berdua naik ke kamarnya.

kenyataan pahit yang Yoda harus terima, kalau wanita yang berjalan di belakangnya saat itu adalah istrinya.

Dia berjalan meninggalkan-nya istrinya di belakang. dua begitu lelah hari itu. dia ingin tidur, lalu melupakan semua kejadian itu.

Yoda memasuki kamar mandi, tidak dia hiraukan keberadaan istrinya. saat dia keluar, istrinya masih asyik duduk di sisian ranjang. Yoda lupa foto kekasihnya masih tersimpan di atas nakas, dan kenapa dia bisa lupa tentang hal itu.

Mungkin karena semalam dia memeluk foto itu hingga pagi menjelang. dan dia tidak menyimpan-nya kembali.

"Mas..boleh aku pakai kamar mandinya?"

terdengar suara istrinya, Dia berdiri tidak melihat ke arahnya.

Yoda mengiyakan-nya, dia berjalan cepat menuju kamar mandi. Yoda buru buru simpan foto kekasihya saat istrinya berada dikamar mandi.

Setelah dia berganti pakaian, suara ketukan pintu terdengar dari luar, kalau mama dan Umi menunggu kami untuk makan bersama.

"Hey. ngapain lama banget?"

Tanya Yoda kesal, dia gedor pintu kamar mandinya. dengan perasaan yang tiba-tiba mudah kesal dan bawaannya emosi terus.

"Eh. I- iya mas...tunggu sebentar, aku selesaikan dulu mandinya."

Sahutan dari dalam menyadarkannya.

"Dia pasti lupa nggak bawa handuk"

Gerutu Yoda dan itu langsung buatnya semakin kesal, kalau ternyata dia nggak lebih baik dari kekasihnya.

Tidak berselang lama, ternyata yang Yoda pikirkan memang benar, terdengar suara sungkan dan ragu, istrinya minta tolong ingin Yoda mengambilkan handuk-nya.

lama Yoda duduk di sova, lalu dia turun setelah handuk istrinya terima.

"Buruan...udah di tungguin sama mama dan umi."

Yoda bicara sedikit tinggi.

Yoda melengos meninggalkan-nya dikamar, Dia turun kebawah, ternyata mama dan Papa juga Umi telah selesai makan.

Yoda kesel istrinya lelet sekali pikirnya.

dia tunggu agak lama, dan Akhirnya si cantik Bee turun tergesa, Yoda nggak suka dengan-nya.

Menurutnya Ia sok cari perhatian, dan Umi terdengar jelas menyuruh-nya mengambilkan nasi dan lauk untuk Yoda. kalau saja bisa, Yoda ingin melarang-nya, Dia tak suka dengan gaya istrinya.

Acara makan mereka berdua selesai, dan si cantik sempat menanyakan mukenanya.

Sok agamis.

Yoda bergerutu, kesal.

Dia naik meninggalkannya, saat akan mereka akan berbicara dengan mama. setelah si cantik berkumpul dengan mereka semua, mama terdengar memberi pilihan, kalau mereka akan hidup bersamanya, atau akan di rumah mereka sendiri.

Yang jelas Yoda memilih di rumahnya. Dia tidak ingin melihat istrinya sok cari perhatian, pikirnya.

emang benar, si cantik sudah mencuri hati mamanya. dia naik meninggalkannya mereja.

"Yoda sayang, istri mu masa di tinggalkan?"

mama menegur Yoda saat kakinya akan melangkah menginjak anak tangga di depannya. Yoda mendesah pelan.

Apa sih mama hatinya merutuk pelan, dengan rasa jengkel yang kentara dalam hatinya. Yoda coba menetralkan suaranya. dua berbalik.

"Dia bisa jalan sendiri kan?"

Sahut Yoda kesal, terlihat istrinya mengangguk.dan rasa sebal semakin menjadi.

Yoda buru buru jalan naik ke kamarnya lagi, ingin segera merebahkan badannya di kasur, seharian ini memang sangat melelahkan. untung gak ada resepsi, dia nggak di tuntut untuk senyum palsu seharian.

Bruuuk....Yoda menjatuhkan badannya. melemaskan otot lelahnya. dia memejamkan mata namun nggak tidur, saat itu juga pintu perlahan terbuka dengan pelan, mungkin saat itu istrinya takut mengganggu, karna dia pikir suaminya sudah tidur.

Yoda mendengar istrinya bergerutu.

Dia membuka mata.

"Ada apa?"

Yoda bertanya dengan nada jutek, dia melihat istrinya duduk di sisian ranjang.

Yoda merasa istrinya sok akrab menanyakan adiknya, dan dia begitu malas membahas itu, dia pun tertidur.

Dia merengkuh mimpi indahnya. Yoda melihat Della tersenyum kearahnya wanita yang selama ini dia rindukan, namun dia berbalik meninggalkannya, Yoda terus memanggil-nya keras, dan dia terus memanggil-nya.

Hingga terbawa pada kenyataan, namun dia berbalik dengan muka kecewa. Yoda begitu takut kekasihnya marah padanya.

"Della...!

"Della...!"

Yoda memanggilnya berkali kali,

Hingga sebuah goncangan di tubuhnya meraup kesadarannya, peluh keringat memenuhi sekitar dahinya.

"Ternyata aku bermimpi"

Setelah sekian lama, dia ingin memeluk-nya, namun kenyataan menyadarkannya, wanita yang di sebut istrinya yang malah duduk persis melihat kejadian tentang mimpi barusan.

Yoda sadar, pasti ada banyak kecamuk dalam pikiran istrinya. namun dia tidak peduli itu.

Yoda berjalan meninggal istrinya, yang terbengong di sisian ranjangnya.

Yoda buru-buru membasuh mukanya di y wastapel kamar mandi, dia pandangi wajanya, ada sekelumit rasa bersalah dalam jiwanya.

mengapa harus ada korban wanita tak bersalah merosok masuk dalam kehidupannya.

Namun dia kembali buang semua rasa itu. Dia masih kekeh dengan semua rasa yang masih memenuhi rongga dadanya.

Hanya satu tentang Ardella.

Dia masih mengharapkan kekasihnya pulang. hingga sosok-nya masih terlihat begitu cantik di dalam benak jiwa kotornya.

🌺🌺

Adegan demi adegan dia lewati, tanpa memikirkan malam pertama dan semacamnya, jiwanya dingin menatap sosok yang meringkuk di sampingnya, dia tak peduli dengan itu.

Masa bodo dengan yang terjadi semua itu. Yoda sering mimpi hampir setiap malam memimpikan kekasihnya datang.

Hingga mereka sudah pindah rumah, dia kesak saat ada wanita lain memasuki kerumahnya, dia masih tidak rela harus berbagi tempat tinggal dengan istri yang tak dia harap-kan.

Yoda kesel dengan semua itu, entah apa yang telah merasuk di jiwanya, dia begitu sulit menerima kenyataan bahwa memang dia harus menjadikan istrinya prioritas utama.

Namun Yoda begitu enggan menerima semua perhatian dari istrinya.

Hingga Malam itu, di kantornya mendapat bingkisan misterius.

Reno yang menerima-nya, lalu dia menyimpan di meja kerjanya.

"Boss ada bingkisan!"

Sahut Reno menyimak paket di meja kerjanya.

"Darimana?"

Yoda bertanya sedikit heran, tidak biasanya ada paket langsung atas namanya.

"Nggak ada pengirimnya boss."

Reno berlalu melenggang keluar, saat paket misterius telah di tangan Yoda.

Ada rasa tak karuan, saat Yoda belum membukanya, "siapa yang mengirim ini?"

Yoda bergerutu, sambil perlahan membuka balutan selotip memenuhi permukaan dus yang belum dia tahu isinya.

Dia hanya menemukan tulisan tangan, tidak ada benda lain yang dia temukan.

"Apakah aku sudah tidak di hatimu?"

Yoda merasakan jantungnya berdebar, tulisan itu, dia bisa merasakan dia dekat dengan kekasihnya. dia mengambil napas dalam lalu membuangnya perlahan.

Yoda berpikir keras, Apakah berarti selama ini kekasihnya ada di dekatnya. dan melihat gerak geriknya.

Yoda was was, ada banyak pertanyaan di otaknya.

"Siapa pengirimnya tulisan itu ?"

Yoda bergerutu terus, dia mencari cari keberadaan Reno. tidak lama akhirnya sosok Reno sedang duduk di Resto dekat gedung tempat kantor mereka.

"Siapa pengirim paket itu Ren?"

Tanya Yoda penasaran.

"Aku gak tau Yoda, coba tanya security kita." Reno memberi usul.

"Emang ad apa, Jangan jangan isi-nya balon pembungkus anu boss."

Reno cekikikan di depan Yoda, Reno terlihat begitu santai menanggapi kepanikan dalam diri yoda.

Yoda melihat sekelilinng ruangan ada perasaan gundah yang tiba tiba memenuhi rongga dadanya.

"Ren gue mau nanya, jawab jujur oke,

Apa ada kabar terbaru dari Della?"

tanya Yoda serius, Reno merubah air muka-nya, dia duduk lebih serius menatap wajah bossnya.

"Sebenar-nya apa yang lo maksud boss?"

Yoda melempar kertas yang ada di tangan Yoda. Reno tertawa ngakak, "boss kenapa panik melihat kertas begini sih, anak TK juga bisa bikin tulisan begini."

"Hey ada apa dengan mu?"

Reno menepuk pundak Yoda, dengan masih tersenyum samar, sebelum pergi dia berbalik.

"Jangan terlalu sensitif Boss?

Jangan kait kan Della dengan tulisan sepele tidak bermutu itu."

jelas Reno, lalu pergi meninggalkan Yoda Untung Resto lagi sepi, karna memang bukan waktu waktu istirahat karyawan karyawan kantor.

Yoda menarik napas dan "ada benar-nya juga ucapan Reno, Kenapa aku harus panik seperti ini sih."

Yoda keluar dengan sedikit rasa penasaran. siapa pengirim surat kaleng itu. namun dia harus terus waspada.

Bersambung.

1
Ekha
😭
Lutfi f
aku suka bgt novel ini
Nila
makasih KK Thor untuk karya terbaiknya.
Nila
Imran 😰😰😰😰💪👍
Nila
jangan sama Yoda dong
Nila
🌹🌹
Nila
Ikbal cucu nya kan 💪👍
Nila
aku nangiss sendirian dah 😰😰😰❤️❤️💪💪👍
Nila
aku ikut nangis
Nila
Alhamdulillah ❤️❤️💪👍
Nila
Allah jangan biarkan kejahatan dan maksiat merajalela 😰😰😰
Nila
👍💪❤️
Nila
nanti Della kena penyakit'berbahaya Yoda bisa ketularan 😰😰😰
Nila
kalau sudah tiada baru terasa
Nila
bagus
Bening wanita hebat dan kuat
Nila
nikmatilah kehancuran mu yoda
Nila
jangan bodoh terus dong Thor
Nila
Yoda kurang
Nila
buruan Thor Yoda ketahuan orang tuanya. jangan bening terus menderits
Nila
biarkan bening Bahagia Thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!