[TAHAP REVISI!]
WARNING⚠️⚠️⚠️
Skip bagi yang tidak suka bertele-tele🙏🙏🙏
_____________________________
Mengisahkan tentang gadis berumur 16 tahun yang dulunya ceria dan manja kini menjadi sosok yang dingin dan kejam hanya karena sebuah keluarga. Sebuah dendam membuatnya terjun ke organisasi dunia bawah. Organisasi yang penuh dengan pertarungan, hingga pertumpahan darah. Namun ia tidak takut akan hal itu demi membalaskan dendamnya.
Di dalam kehidupannya yang penuh konflik ini, ada sesosok pria yang diam-diam mencintainya. Ia tidak peduli sama sekali tapi kehadiran pria itu perlahan mengisi kehidupannya.
Penasaran bagaimana kelanjutannya? Yuk simak!
Jangan lupa follow IG Author dulu hehe:-(
IG Author: @cpri_counfsa
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SasaNayonara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
GMK_Eps 30
"Gadis kecil itu Bernama Reiyana Rendra berumur 16 tahun..Ia baru hari ini masuk sekolah SMA Berlian Bangsa kelas 10A..Ia orang baru di kota ini yang baru tinggal di sini seminggu lebih..Reiyana datang ke kota ini sendirian tanpa siapapun... "
Tutur Ari
`Reiyana Rendra?nama yang manis seperti orangnya`batin Rizal
"Siapa orang tua nya dan mengapa ia datang sendiri ke kota ini?"Tanya Rizal penasaran
"Aku tidak mendapatkan identitas lengkap nya Zal!walaupun ia baru di kota ini tapi identitasnya sangat di tutupi.Aku dan orang suruhan ku saja tidal dapat menemukan identitas lengkapnya dan untuk alasan mengapa ia datang ke kota ini aku masih mencari tahu!"Sahut Ari
`Mengapa identitas lengkapnya sulit di cari??`batin Rizal
"Hmm lanjutkan!"Rizal masih menatap ke luar jendela
"Pria yang bersamanya kemarin adalah kakak angkat Reiyana yang ia temukan dipinggir jalan,namanya Rian Samudra Rendra dan ibunya sering di panggil Bi yati!Rian juga bersekolah di tempat yang sama dengan Reiyana tapi beda kelas!!"Jelas Ari
`Oh kakak angkat`batin Rizal
"Dimana tempat tinggal Reiyana??"Tanya Rizal
"Entahlah aku juga tidak tahu tapi akan ku cari tahu!"Ucap Ari mengangkat bahunya tanda tidak tahu
"Hmm cari tahu sampai dapat!!"Ucap Rizal
"Tentu saja!kalau tidak sampai dapat maka gaji dan bonus ku akan berkurang berlipat-lipat"Kekeh Ari
"Baguslah jika kau tahu"Seru Rizal
"Tentu saja aku tahu karena sepertinya cuma aku satu-satunya asisten yang selalu di tindas oleh boss sendiri!"Ledek Ari pada Rizal
"Aku bukannya menindas hanya saja aku ingin semuanya sampai tuntas!"Ucap Rizal dengan entengnya.
Rizal sekarang sudah berada di samping Ari merebahkan tubuhnya di sofa.
"Yayaya tuntas sih tuntas tapi apa perlu aku yang tertindas?"Gerutu Ari
"Semuanya butuh perjuangan!"Ucap Rizal Santai
"Benar semuanya butuh perjuangan kalau tidak butuh perjuangan maka tidak ada namanya keberhasilan!"Ucap Ari
"Cih kau curi dimana kata-kata itu?"Ledek Rizal
"Aku tidak mencuri!aku hanya belajar dari boss ku yang selalu berkata bijak tapi nyatanya suka menginjak"Ledek Ari balik
"Hei aku ini boss jangan pernah meledek ku!"Tegur Rizal
"Astaga apakah kau tidak ingat tuan Afrizaliani Leonard bahwasanya jika di luar jam kerja maka aku sahabat kau,jadi sebagai sahabat aku bebas meledek kau saat di luar jam kerja!"Ucap Ari memperingatkan Rizal
"Rupanya kau sudah berani dengan ku"Ucap Rizal
"Tentu saja aku berani buat apa aku takut kau!kau kan bukan hantu yang mau memakan ku!"Sahut Ari
"Kauuuuuu!!"Geram Rizal menatap Ari
"Hahaha kau sudah kalah telak denganku"Ledek Ari
"Terserah"Jawab Rizal yang sekarang sudah kembali memejamkan matanya
"Hahaha ya sudahlah kita bahas yang tadi saja!apakah kau benar-benar terpesona dengan gadis kecil itu???"Tanya Ari memastikan
"Ya aku benar-benar terpesona dengan nya tapi hanya terpesona bukan jatuh cinta!!!"Bantah Rizal
`Cih mengelak!`batin Ari
"Hmmm benarkah kau hanya terpesona?Kalau kau hanya terpesona berarti aku boleh dong mendekatinya"Goda Ari memancing Rizal
"Hei kau!sadar diri kau itu sudah tua jangan mendekati yang muda"Ucap Rizal yang langsung membuka matanya dan menatap Ari dengan tatapan mautnya
`Akhirnya pancingan ku tepat mengenai ikan incaran ku haa`batin Ari
Ari tertawa melihat kebodohan Rizal yang tidak mengakui perasaannya sendiri.
"Lantas jika aku tua memangnya kenapa?kau itu juga tua"Ledek Ari
"Kau tidak boleh mendekatinya!walau aku tua tetapi tetap lebih tampan dari kau"Ucap Rizal Dengan bangga
"Cihh udah tua tetap saja bangga!"Ucap Ari
》Bersambung《
akan tetapi kalau tidak di jelaskan nanti para pembaca akan nanya...
jadi harus gimana atuh y???
kadang othor kih asal halu bikn cerita tidk bisa memposisikan ke haluanya🤡
jadine ps bca kya badut🤡
emng dia tdk punya walk in chlset ye😆