NovelToon NovelToon
Pelabuhan Terakhir

Pelabuhan Terakhir

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:752.3k
Nilai: 5
Nama Author: Dewi tan

Lika adalah seorang guru SD baru di sebuah sekolah swasta di Bandung, pengalaman sebagai guru sejak ia lulus kuliah membawanya masuk ke sekolah favorit yang cukup bergengsi.

Namun kehidupannya berubah setelah dia bertemu dengan Kezia dan Nando, murid luar biasa yang tak beribu yang selalu membutuhkannya setiap saat.

Melalui Kezia dan Nando, akhirnya Lika menemukan pelabuhan terakhir cintanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dewi tan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pesan Misterius

Lika menghempaskan tubuhnya di sofa ruang tamu di rumahnya, rasanya letih seharian melakukan berbagai aktivitas bersama anak-anak, di tambah lagi dengan kejadian saat dirinya bertemu dengan Bayu, mantan yang menyebalkan itu.

Kezia dan Nando nampak tertidur karena kelelahan, bahkan belum sempat mereka mengganti baju seragam mereka, perlahan Lika mendekati mereka yang tertidur di karpet depan TV.

"Hei anak-anak...bangun yuk...udah sore nih, mandi dulu terus makan, Nenek udah siapin kita makanan yang enak..." Bisik Lika sambil mengguncang lembut tubuh Kezia dan Nando. Mereka nampak menggeliat kemudian kembali tertidur.

"Heeeiii...kalo gak mau bangun juga nanti Bu Lika habiskan lho jatah makanan kalian..." Ujar Lika dengan suara agak keras. Nando segera membuka matanya kemudian langsung duduk.

"Ah...jangan Bu...aku lapar..." Kata Nando sambil mengucek matanya. Lika tersenyum, kemudian mengusap rambut anak laki-laki itu.

"Ya nggak dong...ibu Lika kan cuma becanda sayang.. ayo bangun kita mandi dulu..." Ujar Lika sambil menarik perlahan tangan Nando, tak berapa lama Kezia menyusul bangun, gadis kecil itu duduk sambil menguap karena masih mengantuk.

"Bu...aku lapar..." Rajuk Kezia sambil beringsut berdiri.

"Iya Nak...mandilah dulu...nanti kita makan sama-sama." Sahut Lika.

********

Malam itu waktu menunjukkan pukul 10 malam, Anak-anak sudah tidur di tempatnya masing-masing, Lika masih duduk memeriksa tugas murid-murid di meja kerjanya.

Dia tersenyum melihat nilai Nando, sejak pertama dia mengenal Nando sampai sekarang ada kenaikan nilai yang cukup drastis, terbukti memang Nando pada dasarnya anak yang cerdas, cuma situasi dan kondisi yang membuatnya kesulitan belajar.

Drrt..... drrrt.....drrrrt...

Suara ponsel di keheningan malam itu mengejutkan Lika, kemudian gadis itu meraih ponselnya yang ada dihadapannya, ada pesan masuk dari nomor seseorang yang tidak di kenalnya. Perlahan dia mengusap ponselnya dan membacanya.

'Jangan mengambil mereka dariku.....mereka milikku! Mereka anak-anakku....! Menjauhlah kamu dari hidup mereka....mereka harus bersamaku!'

Deg....

Jantung Lika berdetak sangat cepat, tangannya gemetar setelah dia membaca isi pesan dari ponselnya, wajahnya berubah pucat, sesaat dia melirik ke arah Kezia yang sedang terlelap.

Buru-buru Lika membereskan meja kerjanya, kemudian dia menuju ke tempat tidur, lalu dengan lembut dia menyelimuti Kezia dan memeluknya. Namun sejurus kemudian pikirannya teringat akan Nando yang tidur sendiri di kamar Lia. Bergegas Lika keluar kamar dan dengan perlahan dia mengetuk kamar Nenek.

Tok....tok....tok...

Tidak ada jawaban dari dalam kamar, perlahan Lika membuka gagang pintu itu, ternyata pintu tidak terkunci, Nenek dan Lia nampak sudah tertidur, dengan perlahan dan nyaris tanpa suara Lika mengguncang lembut tubuh Lia.

"Lia....Lia...bangun dulu...Lia...kakak mau ngomong..." Lia nampak mengerjapkan matanya, agak terkejut dia segera terbangun dari tidurnya.

"Kakak? Ada apa kak....malam-malam bangunin orang..." Cetus Lia agak kesal.

"Ssssst....jangan berisik....ayo ikut aku keluar..." Bisik Lika sambil menempelkan telunjuknya ke bibir Lia. Kemudian Lia mengikuti Lika yang keluar mendahuluinya.

"Ada apa sih kak?" Tanya Lia penasaran.

"Lia...ku mohon malam ini tidurlah dikamarku bersama dengan Kezia, aku akan menemani Nando di kamarmu..." Jelas Lika. Lia mengerutkan keningnya masih bingung.

"Memangnya kenapa sih kak...kok aneh banget tiba-tiba kakak mau menanti Nando, dan aku harus tidur dengan Kezia..." Lia bertanya lagi penasaran.

"Aku takut sesuatu terjadi pada mereka Lia...coba kamu lihat ini..." Kemudian Lika membuka ponselnya dan menunjukannya kepada Lia. Wajah Lia nampak terkejut.

"Ini siapa kak? Apa maksudnya dia mengirim pesan ini ke kakak?"

"Entahlah Lia...perasaanku jadi tidak enak...aku takut terjadi apa-apa pada anak-anak, sedangkan papanya tidak bersama mereka..." Ucap Lika dengan nada kuatir.

"Tenang dulu kak...menurut perasaanku yang mengirim pesan ini adalah Mama kandung dari Kezia dan Nando...karena siapa lagi yang menginginkan mereka kalau bukan ibu kandungnya...masuk akal kan.." Lia beralibi.

"Mungkin kamu benar Lia, tapi masalahnya pak Ricky sudah wanti-wanti untuk menjaga anak-anak agar tidak jatuh ke tangan ibunya...aku takut kejadian di sekolah waktu itu terulang lagi, anak-anak di bawa pergi diam-diam...aku takut..." Ungkap Lika. Lia menggenggam tangan kakaknya itu.

"Sudahlah kak...malam ini biarlah aku tidur dengan Kezia, kakak temani saja Nando...mudah-mudahan sih pesan itu tidak berati apa-apa...oya kak...apa tidak sebaiknya kakak memberitahu pak Ricky soal pesan itu?" Tanya Lia. Dengan cepat Lika menggelengkan kepalanya.

"Jangan Lia...nanti pak Ricky akan kepikiran, malah mengganggu pekerjaannya, lagi pula hari Minggu pagi dia sudah pulang kok...Besok hari Sabtu jangan ajak anak-anak keluar rumah...kita harus menjaga mereka!" Tegas Lika. Dengan Mantap Lia Menganggukan kepalanya.

***********

Lika memandang wajah Nando yang tertidur pulas, setelah mengunci kamar, Lika berbaring di samping Nando, diusapnya dengan lembut kepala anak laki-laki itu.

'Kasihan kamu sayang...walaupun ibu bukan ibu kandungmu...tapi ibu akan menjagamu dan tak akan membiarkan dirimu dan kakakmu di bawa pergi oleh siapapun...ibu tidak sanggup kalau harus melihat kesedihan di wajah papamu lagi seperti waktu itu...' Gumam Lika dalam hatinya, tak berapa lama kemudian diapun segera menyusul Nando ke alam mimpi.

******

1
Nur Aini
suuuiiip
Aldy Nusdiansyah
Sarah menangx sendiri kayak jailangkun🤣🤣🤣🤭
nana supriyatna
Luar biasa
Azizah Mehrunnisa
suka , alurnya rapi dan mudah dimengerti
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝓫𝓪𝓰𝓾𝓼 𝓬𝓮𝓻𝓲𝓽𝓪𝓷𝔂𝓪 𝓼𝓪𝔂𝓪 𝓼𝓾𝓴𝓪 😘😘😘👏👏👏👍👍👍
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝓱𝓪𝓹𝓹𝔂 𝓮𝓷𝓭𝓲𝓷𝓰 👏👏👏👏👏
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝓚𝓮𝔃𝓲𝓪 😘😘😘😘😘
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝓼𝓪𝓫𝓪𝓻 𝓹𝓪𝓹𝓪 𝓡𝓲𝔃𝓴𝔂
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝓪𝓶𝓹𝓾𝓷 𝓭𝓮𝓱 𝓡𝓲𝓬𝓴𝔂 🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝓷𝓮𝓷𝓮𝓴 👍👍👍👍👍👍
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝓚𝓮𝔃𝓲𝓪 𝓭𝓪𝓷 𝓝𝓪𝓷𝓭𝓸 𝓭𝓪𝓱 𝓰𝓮𝓭𝓮 𝓷𝓲𝓱 😅😅😅
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝓵𝓾𝓬𝓾𝓷𝔂𝓪 𝓷𝓮𝓷𝓮𝓴
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝓪𝓴𝓱𝓲𝓻𝓷𝔂𝓪 𝓶𝓮𝓻𝓮𝓴𝓪 𝓫𝓪𝓱𝓪𝓰𝓲𝓪 😃😃😃😃
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝓢𝔂𝓾𝓴𝓾𝓻𝓵𝓪𝓱 𝓢𝓪𝓻𝓪𝓱 𝓼𝓫𝓵𝓶 𝓶𝓮𝓷𝓲𝓷𝓰𝓰𝓪𝓵 𝓭𝓪𝓱 𝓼𝓪𝓭𝓪𝓻
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝓼𝓮𝓭𝓲𝓱𝓷𝔂𝓪 𝓳𝓭 𝓡𝓲𝓬𝓴𝔂 😭😭😭😭😭
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝓹𝓮𝓷𝔂𝓪𝓴𝓲𝓽 𝓾𝓽𝓪𝓶𝓪𝓷𝔂𝓪 𝓲𝓽𝓾 𝓢𝓪𝓻𝓪𝓱
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝓴𝓪𝓼𝓲𝓱𝓪𝓷 𝓡𝓲𝓬𝓴𝔂
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝓭𝓾𝓱 𝔂𝓰 𝓼𝓮𝓷𝓮𝓷𝓰 𝓭𝓲 𝓴𝓲𝓼𝓼 𝓼𝓪𝓶𝓪 𝓛𝓲𝓴𝓪
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝓡𝓲𝓬𝓴𝔂 𝓶𝓸𝓭𝓾𝓼 𝓷𝔂𝓪 𝓫𝓷𝔂𝓴 😅😅😅😅
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝓢𝓪𝓻𝓪𝓱 𝓸𝓱 𝓢𝓪𝓻𝓪𝓱🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!