waktu Update :
Selasa & Jumat
Pukul : 20.00 Wib
Kisah, dua sejoli yang berbeda generasi, seorang guru yang jatuh cinta pada sang murid,
Sang guru, sangat sabar memendam perasaan terhadap muridnya, karna sang Guru tidak ingin merusak masa-masa indah yang katanya indah pada saat SMA, meskipun pada akhirnya mereka dekat, tetap saja sang Guru, menyimpan rapat perasaanya, sampai suatu saat si murid pun menyadarinya.
Lalu, bagaimana kelanjutan hubungan mereka?,
Penasaran?, silahkan membaca😇
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vie Alfredo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
30 Untuk Anak-anak Asuh
"Ci, kakak tanya, kamu liburan ini bisa nggak full jadi koki kakak?" Rika memberitahu.
"emmm ya, besok aku akan ke perusahaan kakakmu Rik!" ujar Cici menyanggupi.
"oh,ya minggu depan kalian pemilihan anggota osis baru kan?"tanya Alif.
"apa di antara kalian tidak ada yang memdaftar?" tanya Alif.
" Cici tidak!" jawab Cici yakin.
"apalagi Rika,hahahha!" sambung Rika.
"kenapa, padahal kalian cocok jadi ketua dan wakil osis loe!" ujar Grenn
"betul kata Green, tuh!" sahut Alif
"enggak, ah kita nggak mau tenar! Hihihi!" ujar Rika cikikian.
"memangnya pemilihan penyanyi dangdut apa?nggak mau tenar? Yang benar Rika itu nggak mau repot!"ujar Cici lebih jelas.
"ahahahh begitu memang benar Ci!" ujar Rika
"hmmmmm kalian ini tidak Satu tidak semua!" ujar Alif.
"iya dong guru, kita sahabat!" jawab Rika.
"ah, ya persahabatan kalian memang tidak diragukan!" ujar Alif memuji.
"eh Grenn, semua anak asuhmu sekolah tidak?" tanya Alif.
"belum, kemarin-kemarin Grenn repot untuk persiapan ujian guru, terus kan juga udah mau lulus,Green bingung kalau mereka sekolah,terus grenn lanjut keluar Negeri, urusan mereka di sini siapa yang harus handle ,grenn juga bingung!" ujar Grenn yang dilema.
"ya udah, biar guru yang sekolahkan mereka!,kamu fokus aja menyelesaikan sekolahmu di sana!"ujar Alif.
"benarkah guru?" tanya Grenn bersemangat
"apa gurumu ini, terlihat seperti pembual?" tanya Alif.
"ah, tentu tidak!"jawab Green.
"tahun ajaran baru ini, aku akan mendaftarkan mereka!"ujar Alif trimakasih guru.
"Guru, Cici akan bantu untuk uang saku anak-anak!" ujar Cici yang juga ingin berperan.
"aku juga, aku akan fasilitasi mereka mobil dan sopir, untuk antar jemput sekolah!" ujar Rika yang tidak mau kalah.
"wah Rik, apa tidak apa-apa kami sudah menumpang dirumahmu, kamu masih mau bantu untuk trasportasi anak-anak sekolah!" ujar grenn tak enak hati.
"tidak ada yang menumpang, ini rumah kita bersama, ini rumah mereka!" jawab Rika.
Green sangat terkejut dengan Jawaban Rika,tak di sangka anak yang terlihat manja ini begitu sangat peduli dengan anak-anak asuhnya.
"wah, beruntung sekali anak-anak bertemu orang baik seperti Guru, Cici dan rika!"Ujar Green merasa sangat lega.
"bukanya mereka beruntung bertemu dengan Grenn yang mau bersusah payah merawat mereka?" ujar Alif memuji kebaikan muridnya.
"Guru benar kak Gren terbaik!" sahut Cici.
"oh ya Ci, aku mau keperusahaan kakak, apa cici mau ikut?"tanya Rika
"ehmmm boleh,apa sekarang?" tanya Cici balik.
"iyalah, Guru!, apa Rika boleh menumpang ke perusahaan kakak?" tanya Rika.
"boleh sekali Rika!" jawab Alif.
"kalau begitu kak, Grenn anak-anak kakak pergi dulu ya?" ujar Rika berpamitan.
"mamah, besok kita jalan- jalan dengan papah ya?" aja Angel tiba-tiba
"ah?? Maaf Rika jika Angel tidak sopan!"ujar Gren menutup mulut Angel.
"oh, ya tentu angel, tapi kita harus tetap mengajak teman-tamanmu yang lain!"ujar Rika lembut.
"ayah ibum besok ikut jalan -jalan dong!" sambung Nizzar
Cici melirik ke Alif,
"mungkin ayah tidak bisa ikut, biar ibu yang menemani Nizzar ya?"ujar Alif
"memang ayah mau kemana?"tanya Nizzar
" ayah ada banyak pekerjaan yang harus di selesaikan!" jawab Alif.
"hmmmmmm ya sudah lain kali, baws nizzar menginap dirumah nenek lagi!" ujar Nizzar.
"tentu Nizzar, jika pekerjaan ayah selesai, ayah akan membawa Nizzar tidur dirumah nenek!"ujar Alif lembut.
"bawa ibu menginap juga!" pinta Nizzar
Anak ini semakin lama semakin pintar saja,
Dalam hati Alif berbunga-bunga.
"Itu Nizzar bisa tanyakan sendiri, pada ibu!" ujar Alif memandang Cici
"tentu Nizzar, kita akan menunggu Ayah memiliki waktu luang, nanti kita akan menginap dirumah nenek!" ujar Cici mengiyakan.
"astaga, kenapa guru dan Cici benar-benar seperti sepasang suami sitri sungguhan?" tanya rika terkejut.
"hmmmm guru dan Cici terlihat sangat natural! Aahahaha" ujar Grenn bercanda karna yang greenn tahu alif itu om Cici.
"ahahhahahahah, sudah yuk guru,cici kita berangkat,bye bye semua!"ujar Rika segera masuk ke mobil Alif.
"Grenn kami duluan ya!" ujar Alif berpamitan
"ya guru!" jawab Gren
"kakak, cici juga pamit dulu, bye anak-anak!"ujar Cici
"hati-hati" Gren melambaikan tangan.
Alif segera melajukan mobilnya menuju perusahaan keluarga Rika,sesuai arahan Rika.
"Ya, di sini guru, trimakasih!"ujar Rika berterimakasih.
"hmmm, sama-sama, Cici apa perlu aku jemput nanti?"tanya Alif.
"tenang guru aku akan mengantarnya pulang!" ujar Rika pada Alif.
"hmmmm baiklah, kalau begitu aku langsung!" ujar Alif berpamitan.
RIka segera mengajak Cici masuk ke perusahaan keluarganya.
"maaf, apa kakakku ada di kantornya?" tanya Rika pada sekertaris Raka.
"ada nona!"jawab sekertaris Raka.
"emmmmm, terimakasih!"ujar Rika bergegas masuk keruangan kakaknya.
Tok tok
"masuk!" ujar Raka sambil membaca dokumen-dokumen yang harus ditandangani.
"apa ada lagi dokumen lain?" tanya raka yang mengira itu sekertarisnya.
Rika dan Cici sengaja diam menunggu kakaknya menyadarinya.
Raka mendongak ke arah rika yang menggandeng Cici.
"astga!!"ujar Raka terkejut
"ahahhahahahahah, kakak terkejut?"tanya Rika.
"kenapa tidak menelphone dulu Rik, Cici lama tidak berjumpa!" ujar Raka menyapa.
"kakak, berikan rika mobil dan sopir!"pinta Rika tanpa basa-basi
Raka menutup kembali dokumen-dokumenya.
"ehmmm, kenapa tidak minta pada tantemu saja!" ujar Raka pada adeknya yang manja
"kakak, kenapa jadi pelit?" ujar Rika kesal.
"kau tidak pulang kerumah, tiba-tiba minta mobil dan sopir!" ujar Raka
"siapa suruh mamah mengomel terus, Rika tidak tahan dengan omelan mamah!" ujar Rika cemberut.
Cici hanya diam dan tidak mau ikut campur dengan perdebatan kakak dan adik ini.
"pulanglah, besok kakak belikan mobil dan carikan sopir!"ujar Raka
"baik!, 2 alphard ya!"pinta Rika
"apa? Kenapa 2? Untuk siapa?" tanya Raka terkejut
"untuk anak-anak asuh kak Grenn, untuk antar jemput mereka!"ujar Rika Jujur.
"hmmmmmmm, ya sudah iya!, kenapa harus alphard? Jika hanya untuk mengantar jemput mereka sekolah?" tanya Raka.
"Iya Rik, pakai mobil yang biasa saja yang penting bisa untuk mengangkut mereka setiap hari!"ujar Cici yang terpaksa ikut menyambung karna menurut cici itu berlebihan.
"Ya udah, terserah kakak, yang penting mobilnya muat banyak!" ujar Rika setuju
"hmmm, jika kau pulang kakak akan belikan 2 tapi bukan alphard ya?ntar sekalian sopirnya, urusan sopir biar kakak yang gaji!, yang penting pulang!"ujar Raka membujuk adiknya.
"yayayyaya, kakak trimakasih!"ujar Rika berlari memeluk kakaknya.
"kak Raka trimakasih, sudah mau membantu anak-anak!" ujar Cici senang.
"tidak perlu Ci, itu bukan hal besar, apa ada yang lain yang mereka butuhkan?" tanya Raka.
"emmmmm, belum tahu kalau ada aku minta kakak ya?" ujar Rika.
"hmmmm katakan saja jika butuh sesuatu untuk mereka!" ujar Raka santai.
"Ci, apa sudah makan?" tanya Raka
"belum kak!"jawab Cici
"kita makan yuk!" ajak Raka
"Cici akan masak untuk kakak, apa boleh langsung ke kitchen?"tanya Cici.
"oh ya tentu aku sudah menyiapkan dapur khusus untuk kau memasak di sini!"ujar Raka.
"benarkah?"tanya Cici girang, baginya dapur itu seperti taman hiburan untuknya.
"oh ya aku lupa ada janji dengan tante ke salon, Cici mau ikut?"tanya Rika
"ah, Cici tidak biasa ke salon Rik!" jawab Cici
"ah benar, kau terbiasa di dapur ya? Ya sudah Cici di sini saja masak biar nanti kak Raka antar pulang!" ujar Rika yang sengaja memberi waktu untuk Cici dan kakaknya.
"benar ci, kakak akan mengantarmu!" ujar Raka
"ehmmm baiklah!" Cici menyetujui, dia kan sudah mengiyakan jadi koki khusus Raka dan mendapat gaji juga, lumayan juga untuk memberi uang saku anak-anak nanti saat sekolah.
"kakak siapkan mobil untuk mengantarku ke tempat tante, sekalian Rika pamit pulang nanti!"ujar Rika
"minta saja ke sekertaris kakak!"ujar Raka.
"Ya baiklah Rika duluan Cici heheheh selamat memasak ya?!"ujar Rika keluar dari Ruangan Raka.
Author
Like dan komen dulu dong😆😆😆😆
Trimakasih