Merupakan kelanjutan dari novel Mafia Girl, sesuai keinginan kalian yg minta author buat season 2nya.
Menceritakan tentang kehidupan Shine Brillian Ifana Crawless, yg merupakan anak pertama dari Anastasia dan Damian. Dgn seorang gadis bernama Oliviera Zia Florence, gadis yg ceria dan merupakan siswi paling diidolakan di kampusnya.
Bersama dgn teman-temannya, kehidupan apa yg menunggu mereka kedepannya??.
************
Season kedua :
Menceritakan tentang keseharian Kalisa adik dari Shine, setelah menyelamatkan Oliv dari pernikahan paksa nya.
Kalisa pergi ke negara lain utk bersekolah dgn teman-teman masa kecilnya, dan disana lah dia bertemu dgn Eden. Seorang pemuda yg sangat diidolakan di sekolah barunya itu, juga orang yg selalu dibuat Kalisa kesal maupun senang.
Identitas asli Eden yg sebenarnya adalah seorang agen rahasia negara nya, dan Kalisa yg menyembunyikan identitas nya di mata publik. Bersama menghadapi musuh-musuh mereka, bagaimana kah keseharian mereka kedepannya??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon taagustin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
eps 29 [Shine...]
Tidak lama kemudian, Shine pun datang ke danau tapi dia tidak menemukan keberadaan Oliv disana. Dia memanggilnya beberapa kali tapi tidak ada yang menyahut nya, dia juga menelpon ponselnya tapi itu tidak di angkat.
" Kenapa Oliv tidak mengangkatnya?? Apa ponsel nya mati??. " gumamnya mulai gelisah.
Ia pun memutuskan untuk mencarinya di sekitar taman sebentar, tapi setelah ia mencari kesana kemari pun juga tidak menemukan nya. Dia jadi semakin frustasi karena tidak bisa menemukan nya di manapun, bahkan setelah ia bertanya ke orang-orang yang ada di sekitar sana pun mereka juga tdk melihat nya.
Dia pun memutuskan untuk keluar dari taman dan mencarinya di tempat lain saja, mungkin dia akan menemukan nya jika melakukan itu. Atau, apa dia terlalu lama hingga Oliv pergi dari sana, pikir nya.
" Oliv, kau dimana??. "
Saat ia akan keluar dari taman, tidak sengaja dia melihat seorang pria tua di sana, dia salah satu orang yang mengurus taman ini. Shine pun berjalan mendekati nya untuk bertanya, mungkin saja dia melihat Oliv tadi karena dia selalu disana.
" Permisi, pak. Apa anda melihat gadis ini??. " tanya Shine, dan dia menunjukkan foto Oliv kepada orang itu.
Orang itu terlihat berpikir sejenak, " Hmm... Iya, iya. Saya melihat nya, dia keluar dari sini sekitar 45 menit yang lalu. Dia dibawa seorang pria dari sini, sepertinya dia pingsan atau semacamnya. " ucap orang itu kemudian.
" Pingsan?? Seorang pria?? " Shine bertanya-tanya dalam hatinya, tengkuknya tiba-tiba terasa dingin. " Se.. Seperti apa pria itu??. " tapi dia mencoba untuk tetap tenang dan kembali bertanya.
" Oh, dia pria tinggi, putih, memiliki rambut putih kekuningan dan bermata coklat. "
Setelah mendengar jawaban dari orang itu, Shine diam sesaat. Tangannya mengepal kuat disana, dan wajahnya pun berubah gelap..
" ....Baiklah, Terima kasih. " ucap Shine kemudian langsung pergi dari sana dengan tergesa-gesa.
Dia langsung masuk kedalam mobilnya dan melanjukannya kembali dengan cepat, tangannya juga menggenggam erat kemudi mobilnya, dan matanya yang memancarkan kemarahan.
Mendengar ciri-ciri orang yang disebut oleh orang itu dia sudah langsung bisa menebak siapa orang itu.
" Cedric, awas kau!!. " geram Shine dengan ekspresi mengeras.
Dia langsung menuju hotel tempat Cedric tinggal sebelumnya, dia mendapat informasi dari anak buahnya yang bertugas mengawasi nya di sana. Tapi saat ia bertanya kepada resepsionis yang ada di sana, jawaban nya tidak seperti yang ia harapkan.
" Maaf, tuan. Orang yang anda tanyakan sudah keluar dari sini sekitar 4 jam yang lalu. " jawab sang resepsionis itu.
" 4 jam?? Artinya dia sudah pergi dari sini sebelum bertemu dengan Oliv. " batin Shine, dia yakin kalau dia pasti juga sudah mengikutinya sejak awal.
Shine pun kembali pergi dari sana setelah menanyakan itu. Shine kambali mencari keberadaan Oliv dikota, dia berharap jika Oliv masih ada disini mengingat waktu Cedric membawa nya pergi masih singkat.
Dia bahkan bertanya ke bandara tentang penerbangan ke negara A dan pelabuhan tentang pelayaran ke negara A. Tapi tidak ada orang yang melihat orang ditanyakan Shine disana. Dia malah menghabiskan waktu dengan sia-sia.
Shine pun akhirnya memutuskan untuk kembali terlebih dahulu dan meminta bantuan dari teman-teman nya. Dia juga harus memberitahu Henry dan orang tuanya tentang hilangnya Oliv sekarang....
****
Saat tiba di markas nya ia pun langsung masuk ke dalam sana, disana kebetulan dia melihat teman-teman nya yang juga ada di sana, bahkan Amelia dan Mia pun ada di sana. Dia pun langsung menghampiri mereka yang tidak menyadari kedatangannya dan langsung menarik lengan Kalisa dari sana.
" Kalisa, aku membutuhkan mu. " ucapnya kemudian sambil menariknya pergi dari sana.
" Tu.. Tunggu, kak. Ada apa?? " sementara Kalisa sangat terkejut karena kakaknya tiba-tiba datang dan menariknya.
Yang lain juga tidak kalah terkejut nya melihat Shine ada di sana, yang mereka tahu Shine sedang menemui Oliv. Dan juga... aura Shine benar-benar dingin saat ini.
" Tidak ada waktu, bantu aku mencari Oliv. " ucap Shine yang kemudian berbalik menatap Kalisa.
Kalisa yang ditatap juga jadi tertegun, sudah lama dia tidak melihat kakaknya semarah itu. Sepertinya dia bisa langsung tahu apa yang terjadi hingga kakaknya seperti ini, apalagi menyangkut Oliv.
" Tunggu, apa yang terjadi pada Oliv??. " tanya Henry tiba-tiba. Dia baru saja turun dari atas, yang lainnya pun juga jadi penasaran dengan itu.
" Saat aku ingin menemuinya, dia tidak ada di tempatnya. Setelah aku tahu ternyata Cedric.. Membawa nya. " jawab Shine, dia menggigit bibirnya dengan keras. Jika dilihat baik-baik sekarang, dia terlihat seperti ingin menangis.
" Apa?!!. "
Shine sepertinya sadar kalau tidak ada yang menjaga Oliv saat dia bertemu dengan Cedric saat itu, dia tidak memberitahu orang-orang nya untuk melakukan penjagaan karena berpikir Kalisa pasti melakukan nya. Tapi Kalisa sendiri mungkin tidak tahu soal pola pengawalan yang ia dan orang tuanya jalankan untuk kenyamanan Oliv.
Dia menyalahkan dirinya sendiri karena telah lalai...
Sementara yang lainnya tidak menyangka akan lengah seperti ini hingga Cedric bisa membawa Oliv pergi, Henry yang mendengar nya pun juga sama, dia sedikit terhuyung dan bisa saja jatuh jika dia tidak berpegangan, dia juga sama marahnya seperti Shine.
Iya tentu saja, kan dia tidak mau adiknya dibawa oleh Cedric lagi sama seperti yang lainnya.
" Baj**gan itu, akan kubunuh dia!!. " ucap Henry dengan amarah yang sudah tidakk tertahankan lagi.
" Kalau begitu kita harus cepat mencarinya!!." teriak Achilla ditengah semua itu.
Saat suara Morgan terdengar mengalihkan perhatian mereka, " Ku rasa tidak perlu lagi. " dia menunjuk TV yang ada di depannya dan mengeraskan suaranya.
Mereka semua pun bisa melihat apa yang ada di TV itu, mereka semakin terkejut lagi dengan berita yang bawa di TV. Nampaknya kabar tentang putri yang ditemukan itu sudah direncanakan untuk langsung menyebarkan nya.
*/ Berita nya...
" Iya, saat ini kita semua sedang menunggu kedatangan putri Mahkota, putri Christine Zia Tezevia yang telah lama hilang. Beliau sudah ditemukan dan semua orang sangat antusias dan berkumpul disekitar pelataran bandara international negara A untuk menyanbut kembalinya sang putri. Ah! Itu dia lihat. Putri Mahkota kita sudah kembali. " ucap reporter yang memberitakan hal itu.
Di berita itu sangat terlihat dengan jelas kalau semua orang sangat antusias, bahkan mereka sampai berkerumun dan memadati sekitar untuk melihat nya. Dan dari sebuah helikopter pun keluarlah Cedric dari sana, sambil menggendong Oliv yang tidak sadarkan diri ditangannya.
Berita itu sudan pasti menghebohkan semua orang di mana-mana, apalagi semua teman-teman Oliv, iya siapa yang akan menyangka kalau ternyata teman mereka itu adalah putri Mahkota.
Shine dan yang lainnya pun juga sama terkejut nya, apalagi sampai ada siaran langsung seperti itu. Dia seolah-olah sedang menunjukkan tentangan secara langsung kepada mereka.
" Sialan. " umpat Shine, dia hendak berlari pergi dari sana tapi Arcane langsung mencekal lengannya dan menghentikan nya.
" Apa yang akan kau lakukan??. " tanya Arcane dengan sangat serius.
" Tentu saja membawanya kembali. " teriak Shine menjawabnya.
" Hentikan, jika kau pergi sekarang yang ada kau malah dieksekusi. Mereka pasti akan berpikir kau yang selama ini mencoba menyembunyikan nya. Ini adalah provokasi Shine!."
" Lalu kau ingin aku bagaimana?! Kau ingin aku diam dan melihat nya tertawa menang seperti itu?!. " dia benar-benar sangat marah sekali.
" Aku tidak bilang begitu. "
Arcane dan Shine malah bertengkar soal pendapat. Dan Arcane benar-benar harus berusaha menenangkan nya, jika tidak Shine malah akan melakukan hal gila pastinya.
Sampai Henry pun ikut masuk dalam percakapan mereka, " Tidak Shine, yang dikatakan Arcane benar. Jika kita ingin membawa Oliv kembali kita harus punya rencana. " ucapnya sambil berusaha berpikir dengan kepala dingin.
Dia mungkin bisa saja datang kesana dan langsung membawa Oliv dengan mengungkapkan identitasnya, tapi tentu saja masalahnya jadi akan semakin rumit. Cedric pasti tidak akan tinggal diam lagi, apalagi para petinggi yang lainnya juga akan menentang keputusan nya.
Aristide juga mulai berpikir dan setuju dengan Arkan dan Henry, " Iya, masalahnya akan jadi semakin rumit lagi. Jika kau datang kesana tanpa persiapan apapun, dan tiba-tiba datang untuk membawanya pergi. Kau malah akan dicap buruk oleh orang-orang. " ucapnya, untung otaknya encer di saat-saat seperti ini.
" Apalagi Cedric mengaku kalau dia itu tunangan Oliv. " tambah Kevin, sesuai berita yg ia baca di internet.
Cedric memang mengaku kalau dia tunangan yang ditetapkan raja sebelumnya, bahkan meski Oliv menyangkalnya juga Cedric punya bukti yang ia buat sendiri. Dia hanya perlu menggunakan cap kerajaan untuk memperjelas nya.
" Lalu harus bagaimana??. " tanya Shine yang sangat frustasi.
" Kita akan datang kesana satu minggu lagi. " ucap seseorang yang baru datang, Anastasia. Semua mata pun langsung tertuju kepadanya. Dia datang kesana setelah mendengar kabar itu, tentu saja bersama dengan Damian. " Satu minggu lagi adalah hari pernikahan yang ditanggalkan kerajaan untuk Oliv dan Cedric. " lanjut nya.
" Apa?!! Mereka tidak boleh menikah!!. " Shine jadi semakin kesal mendengar itu.
" Wow, tenang boy. Kita akan menggagalkan pernikahan mereka. " ucap Damian, berusaha menenangkan Shine.
Dia jadi merasa melihat dirinya sendiri melihat Shine se-frustasi itu, Shine terlihat sangat ingin memporakporandakan sesuatu. Apa mungkin dia juga seperti itu dulu, ya.
Itu sesuatu yang selalu menarik untuk dilihat dari kedua anak mereka yang mewarisi gen dan sifatnya bersama Anastasia.
Semua orang diam, dan Anastasia yang melihat itupun menganggap mereka setuju.
" Kita sudah putuskan, gunakan waktu satu minggu itu untuk mempersiapkan semua yang kita perlukan. Dan Kalisa... siapkan orang-orang kita. " ucap Anastasia kemudian.
Sementara Kalisa yang sedari tadi diam mendengarkan, sudut bibirnya mulai terangkat dan dia menyeringai dengan dingin dan menjawab. " Baik, ibu. "
Ah, seharusnya Anastasia tidak menyerahkan nya kepada Kalisa, itu malah membuat yang lainnya khawatir pada orang-orang itu dan diri mereka sendiri.
Kalisa itu anak termuda dikeluarga Crawless dan orang yang memegang posisi wakil ketua termuda juga, dia sudah berada diatas tahta itu sejak berusia 12 tahun, dan... Dia jadi orang yang paling psico diantara yang lainnya. Intinya dia kurang waras dan tidak segan membunuh siapapun.
Paling tidak, pasti ada satu orang yang mati ditangan Kalisa saat dia melakukan misi. Dan kasus paling ringan yang tidak menimbulkan korban mati adalah terluka, entah itu tembakan atau sabetan senjata tajam, yang membuat orang-orang itu harus dirawat dengan intensive.
Anastasia harusnya tahu kalau menyerahkan kepemimpinan kepada Kalisa untuk misi penyelamatan adalah opsi terakhir dikondisi terburuk, padahal saat ini orang-orang masih stand by ditempat mereka. Jadi apakah dia ingin mengajari Kalisa cara memimpin penyelamatan yang baik tanpa pertumpahan darah?
Atau... dia memang sengaja ingin membuat Kalisa yang memporakporandakan semuanya untuk Shine??
Penasaran?, kuy kepoin my novel ya guys "Bad Twins Love Story" menunggu kehadiran kaliannn:)
aku komen lgi nie,,pasti ntar ada yg bilang piks dia ratu komen,,bosen lo mlu yg komen,,trus komennya ga ada paedahnya lgi,,😂😂,,Kya di novel sebelah,,kmenya bikin telinga ngebul gra gra aku msuk komen mlu