NovelToon NovelToon
Petaka Malam Reuni

Petaka Malam Reuni

Status: tamat
Genre:Duda / Trauma masa lalu / Cinta Terlarang / Balas Dendam / Konflik etika / Tamat
Popularitas:2.9M
Nilai: 4.7
Nama Author: Mhaya Yanti

Kinara tak menyangka jika kedatangannya di acara reuni akan membawa bencana bagi kehidupan selanjutnya. Bertemu dengan pria yang dulunya membuat hidupnya tertekan.

Hingga ia memutuskan untuk pergi dari kehidupan sang pria. Dan kali ini, pertemuan dirinya dan pria masa lalunya membawa duka lara untuk dirinya.

"Aku sudah lama menunggu kehadiranmu! Biarkan malam ini menjadi saksi rasa sakit hatiku padamu Kinara."~ Edgar Regantara

"Kau tak tau bagaimana rasanya jadi aku, Mungkin dengan cara kamu membalaskan dendam padaku! Rasa sakit hatimu lenyap bersamaan dengan luka yang akan aku bawa pergi" ~Kinara Saqeel Ardav

Sanggupkah Kinara melewati semua itu, melewati hal tak terduga dari masa lalunya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mhaya Yanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PMR 30

Malam menjelang, seorang wanita cantik tengah berdiri di balkon dengan mengusap bahunya sendiri dikala angin menubruk tubuhnya. Angin berhembus dengan sepoi-sepoi bahkan membuat wanita itu nampak kedinginan namun ia tak sekalipun beranjak dari sana.

Ia rindu pada seorang pria yang berstatus suaminya. Pria itu tak kunjung pulang meskipun hari menjelang larut malam.

"Kamu kemana ,Ed? kenapa gak pulang?" tanya Kinara pada dirinya sendiri, gadis itu memeluk tubuhnya yang mulai merasakan dinginnya angin malam.

Setelah drama tadi pagi yang membuat sosok Edgar harus pergi dengan berat hati karena paksaan Kinara. Awalnya Edgar menolak kala tingkah istrinya sangat jutek padanya ketika ia berpamitan akan menemui koleganya atas permintaan Regantara.

Mendengar nama Regantara disebut oleh Edgar, mau tak mau Kinara menyuruh Edgar pergi meskipun ia juga merasa khawatir dengan kesehatan Edgar yang belum pulih.

Kriekk....

Terdengar suara pintu terbuka, spontan Kinara menoleh namun tidak ada apapun disana. Sepi, itulah yang terlihat dimatanya saat ini.

Wanita itu berjalan masuk kedalam kamarnya, ia melihat pintu itu terbuka namun tak ada orang disana. Seingatnya, tadi dirinya sudah menutup pintu itu namun sekarang pintu itu terbuka.

"Apa Edgar pulang?" gumam kinara bertanya-tanya dalam hatinya.

Kinara semakin penasaran bahkan gadis itu memutuskan untuk pergi keluar dari kamarnya. Dengan berjalan pelan seperti mengendap-endap, ia menelusuri apartemen itu dengan langkah pelanya.

"Ed, kamu dimana?" Kinara memanggil Edgar karena is sudah yakin jika yang membuka pintu kamarnya adalah Edgar suaminya.

Brakk...

"Ed." Kinara terpekik kala mendengar suara barang jatuh dengan memanggil nama Edgar.

Tak ada sahutan disana bahkan sepi yang Kinara lihat saat ini. Bulu kuduk Kinara dibuat merinding oleh suasana yang terkesan mencekam di apartemen itu. Kinara merinding bahkan jantungnya berdetak tak karuan di dalam sana.

Kinara yang ketakutan hendak berlari menaiki tangga namun tiba-tiba langkahnya terhenti kala sebuah tangan menjambak rambutnya. Gadis itu terpelanting hingga terduduk di atas keramik dengan kasar.

"Akhhh..." Alesha terpekik ketika pantatnya sudah mendarat sempurna di atas keramik itu. Di detik kemudian, Kinara melotot ketika matanya melihat wajah seseorang yang tadi menjambaknya.

"Kamu...!!"seru Kinara ketika seseorang itu tengah tersenyum smirk ke arahnya.

Kinara memundurkan tubuhnya dengan menggeser pelan pantatnya. Apalagi tiba- tiba perutnya terasa nyeri saking kerasnya ia terjatuh.

"Mau kemana kamu, Jalang," ujarnya dengan senyuman smirknya. Ia merasa menang kala tampang Kinara terlihat ketakutan.

"Apa yang kamu inginkan?" sentak Kinara terus saja menyeret tubuhnya hingga punggung itu terbentur sofa. Tak ada yang bisa dilakukan Kinara saat ini, ia hanya bisa menahan rasa sakitnya didepan wanita kejam yang selama ini tak menyukai kehadirannya.

Wanita itu kembali menyerang, tangannya mengudara hendak menarik rambut Kinara lagi. Namun dengan tanggapnya tangan Kinara menangkis bahkan memelintir pergelangan tangan Regina .

Ya, yang tengah menghajar Kinara saat ini adalah Regina mertuanya.

"Lepas, Jalang," teriak Regina kala tangannya sudah berada dalam genggaman Kinara. Dengan posisi terduduk, Kinara sanggup menangkis tangan yang sudah berani menyentuhnya.

"Harusnya anda berpikir ulang ketika melakukan hal yang gila seperti ini. Ingat anda sudah tua harusnya bertobat bukannya jadi setan," papar Kinara yang masih setia memelintir pergelangan tangan itu.

Mendengar ucapan Kinara, emosi regina menjadi membuncah. Kaki jenjangnya menendang tubuh Kinara yang terduduk hingga membuat pelintiran tangannya terlepas.

Regina tersenyum sinis ketika melihat tubuh Kinara yang sudah limbung disana. Bahkan rasanya ia bahagia menatap kesakitan pada wajah ayu itu .

"Dasar lemah," sentak Regina kembali menendang tubuh Kinara hingga membuat Kinara semakin terpekik . Wanita itu tak bisa apa- apa bahkan untuk melindungi dirinya ia tak mampu saat ini.

Akhhh....

Brakk...

"Apa yang kau lakukan, Regina?" teriak seseorang yang tiba-tiba datang dengan mendobrak pintu apartemen Edgar.

Matanya melotot menatap Kinara yang sangat lemah dengan darah merembes di pahanya.

"Tangkap dia," titahnya pada pengawal yang mengikutinya agar menangkap Regina yang masih setia membatu. Mungkin wanita itu syok dengan pria yang datang di apertemen Kinara.

Bersambung...

1
Tamirah
Mama nya Edgar gak suka Kinara karena masa lalu orang tua Kinara.Mungkin Regina menjebak papanya Edgar hingga jadi istri yg tidak dicintai,dan cinta nya hanya pada mama nya Kirana.
Happy Kids
gara gara edgar inj cikal bakal serangan jantung ardav
Happy Kids
uda tau nara bukan anakny kenapa belaga jadi wali beuhh??? ga sah itu nikahnya
kagome
si uler regina bukan tu thor🤔
kagome
masalah nya ardav gk tau klo edgar bukan anak kandung regantara
sok tau aq thor🤣🤣🤣🤣
Devi Safitri
ni kog apartemen bisa dmasuki org senakny,emang pintunya g da pengaman khusus.?🫣
Gendis Larasati: jangan lupa itu org tuanya,dmn yg pasti punya akses
total 1 replies
Iryani levana khrisna Khrisna
terimakasih Thor tetap semangat dalam berkarya
Idah Jafar
Kirana goblok bgt mau bales dendam k Edo ga bisa nahan emosi.
itu bales dendam yg konyol
Ica Amalia
😍😍
Ani Kurniati
bagus cerita nya
Fatmawati Fhatza
Alhamdulillah sangat bagus
Suharti
trimakasih ceritanya bagus. 👍
Suharti
🙏
Suharti
bagus. tapi ngeri dg karakter edgar. berakhir dg bahagia. 👍
Suharti
cari pacar lagi aja kinara💪
74 Jameela
ntar ujung"e edgar ndlosor"..kena sindrom bucin yg menggelikn..skrg sllu bilg kinara jallang,,mulutmu itu yg jallang gar adgar😤
mamayot
salam dari PESONA LIAR SANG DUDA TAMPAN
Leni Martina
maaf Thor akhirnya aku ngk lanjut baca,novelmu ngk cocok buat aku yg strong women,yg ngk suka di injak2,.
Aisyah Aisyah
baru mulai ngeh, knp si Regina benci sekali sama Kirana.
Nii
ok
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!