NovelToon NovelToon
Ning Khalisa Untuk Duda Tampan

Ning Khalisa Untuk Duda Tampan

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Romantis / Duda / Tamat
Popularitas:100.5k
Nilai: 5
Nama Author: isy_yuli

Khalisa Aiza az-zahra anak dari pasangan abah mustofa dan uma Maryam, berumur 24tahun.

.

Damian dzaky alvarendra duda tampan yang berumur 35, Damian ialah ceo dari perusahaan d'a group . perusahaan yang ia bangun dengan usahanya sendiri.

.

"apa! mommy ingin jodohin aku dengan anak sahabat mommy. ayolah mom, damian sudah dewasa! damian bisa mencari istri sendiri buat damian mom " kata damian

"kalau bisa kenapa kamu dapat mantan istri model dedemit " sewot mommy

"mommy gak mau tau, kamu harus ikut ke rumah sahabat mommy. " lanjut tegas mommy


bagaimana kelanjutan nya? apakah damian akan menerima perjodohan tersebut?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon isy_yuli, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Khalisa Aiza Az-zahra

..." menuntut ilmu adalah...

...taqwa, menyampaikan ilmu...

...adalah ibadah. Mengulang ulang...

...ilmu adalah dzikir....

...Mencari ilmu adalah jihad"...

...(Imam Al - Ghazali)...

...----------------...

Perkenalkan nama ku Khalisa Aiza az-zahra anak dari pasangan abah mustofa dan uma Maryam, umur ku menginjak 24 tahun, aku belajar di Kairo Mesir al az-azhar mengambil jurusan ilmu Alquran.

Dulunya Khalisa di larang oleh umanya untuk menimba ilmu di luar negeri, karena ia anak perempuan satu satunya. nyai Maryam sangat khawatir dengan keadaan sang putri jika ia jauh dengan beliau. Ya. Khalisa adalah anak kedua ia mempunyai abang bernama muhammad Ali Sadikin biasa di sebut dengan gus ali, beliau berumur 28 tahun dan gus Ali juga masih betah sendiri alias single. (siapa yang mau daftar.. hihihi 🤭)

Dengan bujukan kyai Mustofa dan gus Ali, akhirnya nyai Maryam menyetujui untuk melepas putri nya menimbah ilmu di negeri Mesir.

Dan sekarang Khalisa kembali ke tanah air. Khalisa baru saja melaksanakan kelulusannya. Ia sekarang berada di bandara internasional Soekarno-Hatta.

Khalisa melangkah dengan anggun walaupun ia menggunakan abaya dan cadar Khalisa terlihat anggun dan cantik. ia sekarang menggunakan abaya Turki berwarna milo tak lupa juga dengan cadar yang berwarna milo kontras dengan kulit putihnya yang hanya terlihat telapak tangan dan matanya.

"Alhamdulillah akhirnya sampai juga di tanah air, gak sabar ketemu abah dan uma" Gumam khalisa ia menggeret 2 koper di kedua tangan nya.

Uma nya sudah memberi pesan bahwa ia akan di jemput oleh supir dan Abdi ndlem bernama Rani dan satu seorang santri agar tidak menimbulkan fitnah. jadi dua laki laki dan satu perempuan yang akan menjemput putri dari kyai Mustofa dan nyai Maryam.

Khalisa yang sudah keluar dari pengambilan koper dan yang lainnya, mencari keberadaan orang yang di suruh untuk menjemput nya.

Khalisa melihat ada papan nama yang bertulisan namanya yang sedang di pegang oleh supir di sebelahnya ada seorang santri dan abdi ndalem Rani.

Khalisa menghampiri mereka dengan menggeret kedua kopernya.

"assalamu'alaikum" ucap salam lembut Khalisa. membuat ketiga orang tersebut melihat ke arahnya.

"masya allah suaranya sangat adem " ucap batin mereka

"Mmm maaf ning Khalisa? " tanya Rani dengan hati hati

Khalisa tersenyum di balik cadar ternyata mereka tidak mengenalinya. ya karena Khalisa sudah lama di Mesir, apalagi Khalisa menggunakan cadar mereka takut salah orang. Lalu Khalisa menganggukkan kepalanya.

"iya mbak. saya Khalisa" ucap Khalisa . Rani yang mengetahui nya langsung mencium tangan ning nya.

Sedangkan kepada supir dan santri Khalisa menutup telapak tangannya di dada tanda ia memberi salam di balas dengan anggukan yang sopan.

"sini ning koper nya, biar saya dan ucup yang bawa koper ke bagasi" ucap supir , ya nama santri yang ikut menjemput Khalisa bernama ucup.

"apa gak ngerepotin? " tanya Khalisa karena kedua koper yang di bawa Khalisa cukup besar.

"mbonten ning gak ngrepotin sama sekali " kata ucup menundukkan kepalanya.

"baiklah, Terima kasih kalau gitu" ucap Khalisa dengan lembut.

mereka keluar dari bandara menuju ke parkirran tempat mobil mereka yang di parkir. Khalisa dan Rani duduk di kursi belakang, sedangkan supir dan santri sedang memasukkan koper milik Khalisa ke dalam bagasi mobil. setelah selesai dengan koper, mereka akhirnya berangkat untuk menuju ke pondok pesantren. mereka membutuhkan waktu selama 3 jam di perjalanan. Dalam perjalanan Khalisa berbincang bersama Rani tentang kemajuan pondok selama ia menimba ilmu di luar.

Bersambung....

1
R²_Chair
Aku mampir Ka, jangan lupa mampir juga di lapak ku🤗
nadya insan
lanjut kak part nya
Lisa
Aisyah jadi rebutan kakek & neneknya nih 😊 sehat & cpt besar y Aisyah..
Lisa
Sehat selalu y Mikha..😊
Lisa
Selamat y utk Khalisa & Damian babynya udh lahir..cepat pulih y Khalisa..putrinya juga y 😊
Lisa
Moga persalinannya lancar y Ning Khalisa
Lisa
Selamat y utk Gus Ali & Ning Adibah..bahagia selalu yaa..
T1 T1n
suka banget sama cerita yg ringan² gini jgn di Adain konflik berat² ya thor😘 Salam kenal
Lisa
Sehat selalu y Khalisa..
Lisa
Reno² ada² aj nih 😊
Lisa
Siapa tau Reno juga mendapatkan jodoh dari santriwati yg ada di pesantren itu 😊
Lisa
Sehat terus y Khalisa & debaynya sampe HPL nya nanti.
Lisa
Wah Novi muncul lagi..moga aj tidak mengganggu rmh tangganya Damian.
Hesty
semangt selalu thooor
Tutik Sekawan
Luar biasa
Lisa
Sehat terus y Khalisa & debaynya..
Lisa
Khalisa mulai ngidam nih 😊
Lisa
Wanita pengganggu dtg lg 🤭
Lisa
Kita senang baca ceritanya..semangat y Kak 😊💪
Lisa
Sehat terus y Khalisa & debaynya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!