Seorang Duchess yang terkenal kejam, kini berbaring koma karena sebuah kecelakaan, saat wanita itu kembali sadar dia seakan berbuah menjadi orang lain dengan ingatan nya hilang membuat semua terkejut dengan perubahannya
"Tuan Nyonya Duchess kehilangan ingatannya".
Perkataan seorang dokter terngiang di kepala Aldrich dia menatap pad Duchess yang menatap dirinya dengan sinis, wanita itu berubah 180 derajat dari sebelum nya
Wanita yang dulu akan bertekuk lutut di setiap perintah yang dia berikan kini terlihat acuh bahkan tidak memperdulikan dirinya walau dia sedang bermesraan dengan kekasihnya
"Ethan mengatakan kalau kita menikah kontrak, jika itu benar kenapa anda harus mengurusi kehidupan saya?". Perkataan Ariana membuat Aldrich tidak suka, wanita itu seharusnya memuja dan mencemburui dirinya dia menjadi tidak tenang!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon natural, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Perhitungan dari Rafael
Cahaya matahari pagi menyuarak masuk melalui celah gorden kamar Aldrich, pria itu membuka matanya karena rasa risih yang menyilaukan pandanganya
Dengan perlahan pria itu membuka mata yang pertama di lihatnya adalah wanita cantik yang masih terlelap. Dia masih tertidur? Biasanya dia akan bangun lebih dulu
Aldrich menatap wanita itu beberapa saat dan Ariana belum juga bangun dia merasa nyaman dengan posisi itu,matanya terus terpaku menatap cantikny Ariana wajah natural itu terlihat sangat tenang tidak ada beban di sana
“Jika di lihat seperti ini terus, kau seakan menjadi wanita lain yang tidak menyimpan sesuatu apapun dalam hati kecil mu” .Tangan Aldrcih tanpa di sadari sudah mendarat di pipi mulus Ariana . Bagaiaman bisa seseorang memiliki kulit semulus ini, dan juga daging sekenyal ini memangnya kau memakan apa huh
Pria itu tertawa kecil karena Ariana belum juga terbangun karena apa yang di lakukan, jadi dirinya mengunyel pipi wanita itu dengan gemas sampai beberapa saat mata wanita itu terbuka karena terusik
Mata berwarna hijau dengan sinar matahari yang menembus mata hijau itu terlhat seperti sebuah danau hijau dengan lubang hitam di dalamnnya terlihat sangat indah tapi juga menenggelamkan dirinya
Ariana yang tadinya belum tersadar kini langsung menjaga jarak dia terkejut dengan apa yang di lakukan pria itu padannya
“Nyonya Duchess sepertinya kau tidak tidak semalaman, kau masih terlihat mengantuk”
“Tidak, aku tidak mengantuk tuan Duke”. Ariana turun dari ranjang tanpa menatap pada Aldrich, wanita itu sebisa mungkin menjaga jarak dengan Aldrich dia harus meyakinkan dirinya sendiri karena Aldrich bukanlah pasangan yang mencintainya, mereka akan berpisah saat tiba waktunya
Aldrich menatap wnaita itu heran bisa-bisa nya Ariana meninggalkannya begitu saja, pria itu mengumpat padanya sendiri dia bahkan sadar apa yang di lakukan tadi adalah kesalahan besar
‘Ck menyebalkan!”
...****...
Miguel melempar tatapan hangan kepada Ariana yang duduk di depannya walau mereka terpisah di antara Aldrich tapi itu tidak akan membuat kedua nya merasa senang
Jantung Ariana kembali berdetak seperti saat kemarin malam mereka berciuman , apa yang dia lakukan memang salah dia masih menikah dengan Aldrich, tapi pria itu bahkan sudah melakukannya lebih dulu
Setidaknya Ariana masih menjaga dan menyembunyikan hubungannya, sedangkan Aldrich sudah mempermalukan dirinya di depan beberapa orang kepercayaannya
“Tuan Miguel, sepertinya kita harus melihat langsung lahan yang telah aku beli untuk membuat pabrik itu”. Aldrich teringat satu hal dan Bastian menanam saham sebesar empat puluh persen padannya selebihnya adalah miliknya sendiri “aku harap kau bisa mengamati dengan baik”
“Saya akan melakukan yang terbaik tuan Duke”.
“Bagus, kita akan berangkat pagi ini”. Aldrich menatap Miguel, pria itu sedang mencuri pandang pada Istrinya, walau Ariana terlihat fokus pada sarapannya
Aldrich menggelengkan kepala nya dia tidak bisa mengurusi kehidupan pria itu, apalagi secara terang-terangan mencemburui Ariana, dia memiliki Carrisa wanita yang tulus mencintai dirinya
Cemburu, cih aku bahkan mendapatkannya untuk menjadi pengantin ku. Aldrich bergumam dalam hati
“Tuan Duke”. Panggil Ariana “Apa saya bisa ikut saya dengar tempat itu tidak terlalu jauh dari kastil”
Aldrich tampak berpikir area itu berdekatan dengan tempat Carrisa jika dia membawa Ariana dan Miguel secara bersamaan mereka mungkin akan menyudutkan kekasihnya dia tidak akan terima
“Tidak boleh, aku takut yang terjadi di hutan terulang kembali”. Aldrich menolak dengan halus “Lagi pula Ethan akan memberikan mu beberapa tugas pemerintah, kau bisa kelur bersama Ethan mengunjungi Lembaga social”
Ariana mengangguk lalu menatap Miguel yang mengedipkan mata pada nya,wanita itu tersenyum lalu kembali fokus pada makannya
‘Aku akan membawa mu sesutau dari tempat itu”. Miguel menghampiri Ariana ketika wanita itu sendiri,
“Tuan Miguel… tempat itu hanya lahan kosong tidak ada yang menarik dari sana”
“Sungguh? Tapi aku akan memberikan sesuatu yang membuat mu terkesan”.
“Hmmm baiklah aku menunggu janji mu tuan Mi..gu…el!”. Ariana mendorong tubuh Miguel menggunakan jari telunjuk nya
“Ck kau menggoda ku, Nona…”.
Pria itu tertawa kecil saat jari mungil itu menyentuh dada bidangnya yang terbuka hingga menampakan kulit mulusnya
“Tidak pergilah Tuan Miguel, aku sangat sibuk”. Ariana berlalu dari Miguel, cara bicara wanita itu membuat pria itu sangat senang karena itulah yang dia inginkan sejak dulu, bukan Ariana yang dingin
...*****...
Aldrich dan Miguel memilih menggunakan kuda untuk transportasi mereka, naik mobil dan duduk berdekatan akan membuat kedua pria itu merasa muak satu dengan yang lain
Tidak menunggu lama mereka sampai di lahan kosong itu, tempat itu sudah di bersihkan dari beberapa pohon yang akan menghalangi proses pembangunan pabrik itu walau begitu Aldrich masih menyisakan beberapa pohon di sekitarnya karena pria itu adalah tipe orang yang mencintai tumbuhan
“Lahan yang cukup bagus tuan Duke”. Puji Miguel pada Aldrich pria itu hanya mengangguk lalu menyuruh mereka turun
Mereka berkeliling sebentar, Miguel tidak memperhatikan bangunan lain di sekitar sana hanya ada sebuah vila yang tidak jauh dari mereka pria itu merasa asing “Siapa orang yang tinggal di sekitar sini?”
Rafael yang sejak tadi berjalan beriringan dengan Miguel hanya menggeleng walau dia tahu yang sebenarnya
“Baiklah tempat ini cukup bagus, sesuai yang harapkan saya akan memberi tahu pada tuan Bastian”. Miguel memberi tatapan pasti pada Aldrich dan Rafael, dia sedikit risih dengan pengawal Aldrich
Rafael selalu berjalan beriringan dengannya dan juga tatapan pria itu padanya, seakan Miguel adalah seorang pria yang bermasalah dan berbahaya, Miguel menjaga jarak dari kedua orang itu karena menurutnya pekerjaannya sudah selesai
Tapi Rafael mengikuti pria itu bahkan selangkah pun kakinya berjalan
“Ada apa Tuan Rafael? Apa menurutmu ada yang salah dari ku?”. Tanya Miguel dengan kesal
“Jangan pikir anda tidak tahu jika anda mengincar Nyonya Ariana, saya sangat menjaga hubungan kedua orang itu”.
Bukannya takut Miguel ikut menatap tajam pria itu “Aku melakukannya karena aku mencintainya, aku ingin melindunginya”
“Tapi dia sudah menikah!”
Miguel tersenyum miring “dan kau tahu apa yang terjadi sebenanrnya”. Miguel kembali menjauh tapi Rafael mencekal pergelangan tangan pria itu lalu melirik pada Aldrich yang sibuk menatap pemandangan di depannya
“Aku sudah membuat perhitungan pada mu tuan Miguel, hubungan kalian juga tidak sebaik itu sebelum Nyonya Duchess kehilangan ingatannya!”
“Hubungan kami rusak karena pria itu!”
“Nyonya Duchess mencintai Tuan Aldrich dengan tulus, jangan mengotori pikirannya!”.
Kedua itu masih tidak ingin mengalah, mereka meredam suara mereka sepelan mungkin karena ada Aldrich di antara mereka
“Tuan Duke…”. Suara seorang wanita mengalihkan pandangan ketiga orang itu, bisa Miguel lihat seorang wanita cantik menunggangi kuda dan mendekat pada mereka