Alexa Olive J adalah gadis cantik yang terkenal dengan sikapnya bar-bar, pintar, dan seorang ketua geng motor yang terkenal bernama Black Rose.
Alexa merupakan anak bungsu seorang pengusaha terkaya di Benua Asia. Alexa mempunyai kakak satu tahun diatasnya.
Alexa menyembunyikan identitasnya didukung oleh Keluarganya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dipa06, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
30
dengan kasar Alexa membuka pintu ruang kepala sekolah dan Langsung berbaring di lantai ruang kepala sekolah membuat Alex menggeleng kepalanya.
" sejuk " kata Alexa berbaring di lantai ruang om Dika
" baring di sini aja dek " kata Alex menyuruh Alexa pindah ke sofa yang sedang dia duduk.
" nanti " kata Alexa yang malas untuk berdiri.
" Alexa baju kamu bisa kotor dan mami " belum sudah Alex berbicara sudah masuk sang Papi.
" Alexa " kata sang Papi yang melihat anaknya menutup mata.
" Alex kenapa adek kamu " kata Dika yang sudah ada di belakang sang kakak dan di samping sudah ada Arthur.
" sudah aku suruh pindah ke sini Pi. tapi Alexa tidak mau" kata Alex menjelaskan kepada mereka bertiga.
" sayang" kata William yang sudah berjongkok di samping anak gadisnya ini.
" iya Pi. " kata Alexa yang masih menutup matanya
" ayo duduk di sofa di sini kotor dan dingin " kata William dengan halus.
Dika dan Arthur mendudukkan diri mereka di sofa yang ada di ruang kepala sekolah sambil melihat William memujuk sang anak.
" Alexa mager papi. " kata Alexa.
" mager " lirik William tidak tahu apa artinya itu.
" malas gerak Pi." kata Alex yang melihat sang Papi kebingungan dengan perkataan dari Alexa.
" ayo sayang. tidak malu apa di lihati oleh mereka" kata William membuat Alexa membuat matanya sebentar.
" gendongan" kata Alexa sambil merentangkan tangannya minta di gendongan oleh sang Papi.
William yang melihat anak nya malu pun segera membawa anaknya ke dalam gendongan ala koala.
" tidak mau duduk si situ Pi " Alexa berbisik agar tidak ada yang mendengar tapi Masih bisa di dengar mereka semua.
" kenapa " tanya William
" Alexa malu. bawa Alexa ke kamar sana aja " menunjuk kamar yang ada di ruang Dika.
" baik lah " kata William sebelum itu dia melototi Dika agar tidak tertawa bisa gawat.
William membawa sang anak ke dalam dan membaringkan dengan hati-hati agar tidak ada yang lecet.
" papi pergi ke ruang rapat dulu kamu dengan Abang ya " kata William dan di anggukan oleh Alexa.
sebelum keluar William mencium pipi dan kening sang anak baru lah dia keluar dari kamar tersebut dan menyuruh anak sulungnya masuk ke dalam untuk menemani sang adek.
" Abang temani adek di dalam. " kata William berbicara dengan sang anak.
" beli kan Snack untuk Alexa dulu Alex. di ruang om Snack sudah habis " kata Dika menyuruh Alex untuk membelikan Snack kesukaan sang ponakan.
" baik lah aku belikan dulu " Alex pun beranjak dari tempat duduknya dan ingin keluar membelikan Alexa makanan. Belum Alex keluar seseorang menyodorkan uang kepada Alex.
" ini beli makanan untuk Olivia" kata Arthur sambil memberikan uang seratus ribu lima lembar.
" baik lah " Alex mengambil uang yang di berikan oleh Arthur.
" papi pergi dulu " kata William keluar terlebih dahulu dan di susul Dika berserta Arthur menuju ruang rapat di sana sudah anak guru - guru menunggu mereka bertiga.
Alex menulis pesan kepada bodyguard yang mengawasi Alexa di sekolah menyuruh mereka membeli Snack dan minuman dingin ke Alfamart depan sekolah mereka.
setelah memberikan perintah kepada bodyguard Alex pun keluar menuju kantin untuk membeli makan siang untuk mereka berdua.
Alex pun sampai ke kantin dan segera memesan makanan mereka agar tidak lama meninggal kan Alexa di sana.
" bos " kata Evan yang berada di belakang Alex.
" hmmm " lirik Alex tampak membalikkan badannya.
" tidak gabung" kata Evan yang menunjuk anggota geng Alastor dan mereka semua melambaikan tangan nya.
" tidak dulu " kata Alex berlalu dari sana
" oke " kata Evan
Evan tahu Alex ingin menemani sang adek yang di hukum pikir Evan dan pergi berlalu dari sana menuju teman-temannya.
" kenapa bos " kata Azka melihat Alex tidak bergabung bersama mereka
" biasa Alexa " kata Evan
" oooo " dengan serentak anggota Alastor mengangguk kepalanya tanda setuju.
" Alexa itu menyusui kak Alex kesian kan dia di suruh - suruh Mentang-mentang pacar nya " kata Naura yang duduk di samping Dimas.
" jaga bicara loe. loe tidak tahu siapa Alexa jadi diam saja jangan ikut campur" kata Azka dengan marah.
" aku kan cuman berkata jujur " kata Naura yang berusaha memprokator anggota Alastor untuk membenci Alexa.
" jujur kata loe. " kata Evan dengan sedikit meninggi suaranya.
" biasa aja dong. jangan meninggikan suara kepada Naura" kata Dimas yang marah Naura di bentak oleh Evan
" cewek loe bicara tanpa menyaring perkataan" kata Evan.
" Naura kan tidak tahu siapa Alexa jadi loe jangan marah dengan dia dong " kata Dimas terus membela Naura
" sudah kak jangan bertengkar gara-gara aku. persahabatan kalian bisa hancur aku tidak mau " Naura sudah mengeluarkan air mata buaya.
" dengar Naura itu baik " kata Dimas yang tidak habis pikir kenapa anggota Alastor tidak menerima Naura.
" jadi malas gue" kata Evan pergi dari sana
" loe jangan menyesal ketika kebenaran terbongkar ingat itu " kata Azka pergi dari sana dan di ikuti oleh anggota Alastor lainnya.
" sudah" Dimas menenangkan Naura yang menangis di pelukannya saat ini.
Naura tersenyum melihat Dimas membelanya mati - Matian misi dia kali ini berhasil membuat Dimas di jauh oleh geng Alastor.
" ayo makan " ajak Dimas kepada Naura yang sejak tadi belum memakan makanan nya.
" iya kak " kata Naura dengan muka sok bolos nya.
sedangkan Evan dan anggota Alastor pergi menuju warung di belakang sekolah tempat mereka nongkrong sekaligus markas anggota Alastor di sekolah.
" muak gue melihat Naura " kata Jojon yang baru sampai
" benar lagian Dimas bodoh maunya di manfaatkan oleh dia " kata Azka yang tidak sudi menyembut nama Naura dengan mulut nya.
" gimana loe ada perkembangan tidak" kata Evan kepada Azka tentang tujuan Naura masuk ke dalam keluarga Pratama
" belum Sik. tapi yang gue dapat tadi malam. dia itu merupakan saudara jauh dari keluarga kakek Dimas. " kata Azka yang masih juga tidak mau menyebutkan nama Naura.
" masa " ketiak Jojon yang penasaran dengan seluk beluk keluarga Pratama.
" ya hanya itu yang baru gue dapat kan selebihnya belum ada masih dalam proses " kata Azka
" loe " tanya Azka kepada Evan.
" yang gue dapat Sik tujuan dia ingin balas dendam ke keluarga Pratama dan ingin mengadu domba Ke Pratama dengan keluarga jonshon dan prastista" kata Evan membuat mereka bingung
" betul kata Azka tadi keluarga Dariusdrax merupakan keluarga jauh dari kakek Dimas. kakek Dimas dan kakek Naura sepupu. ada dendam yang kakek Naura untuk kakek Dimas dan untuk keluarga Jonshon dan prastista kita semua tahu mereka berdua keluarga terkaya di dunia itu yang bisa gue sampai selebihnya lagi berusaha gue cari " kata Evan membuat semua anggota Alastor yang ada di sana penasaran
mereka berkerjasama untuk membongkar rahasia dari keluarga Dariusdrax agar tidak menimbulkan perpecahan untuk tiga keluarga besar dan berdampak ke persahabatan mereka.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
bagaimana serunya kan.
kalian pasti penasaran dengan keluarga Dariusdrax dan apa hubungannya dengan keluarga Janshon dan prastista.
dan kalian pasti sudah menebak siapa tunangan dari Arthur
baca terus kelanjutan dari cerita Alexa
Jangan lupa like share and komen
kenapa dengan alexa
mau kek gimana
percuma ngejelasin. toh pikiran kamu hanya ada Naura Naura dan Naura.
tapi typo masih ada ,
dan ada kata² yg pas .
typo nya ya Thor,,,
asik bgt netizen nya🥰🥰