ig : ellen.ok
GUYS NOVEL BARU : Dylanadea dan Devano
Season 2 udah ada ya guys✨ langsung cek profil!!
'IZZALASKA'
- Dia bukan yg pertama, tapi kuharap dia adalah yg terakhir -
•izza2020
kisah dua kembar sengklek tak identik. Rafiandra Reza Alexander dan Refiandra Izza Alexander.
kembara kembar nakal yg sering berantem dan adu pendapat, tapi tetap saling sayang, kompak, dan saling melindungi satu sama lain.
novel ini juga akan membawamu kembali merasakan indahnya masa-masa SMA dengan sahabat yg kocak, nyeleneh dan seru abis. tak hanya persahabatan saja, novel ini juga mengisahkan kehidupan cinta izza dan Refan, sahabat baik reza. yg awalnya berpandangan kalau cinta hanya akan merusak ketenangannya, akan membuat otaknya kacau, dan yg pasti akan berakhir tragis. namun semuanya berubah setelah dia bertemu dengan kembaran reza, yaitu izza. cewek bar-bar yg jutek dan dingin yg berani menegur bahkan melawan semua tingkah nakalnya disekolah. and then, akankah izza yg datang di GARUDA
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ellen.ok, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
30. partner baru
"KELUAR KALIAN" teriak Bima saat refan selesai memarkirkan mobilnya.
"berisik" sungut izza kesal sementara refan terkekeh.
"keluar woy" teriak bima lagi dan akhirnya refan izza keluar dari mobil itu. hal itu tentu saja tidak luput dari penglihatan para admin lambe turah +62 yg kebetulan masih berada disekitaran tempat parkir.
'refan berangkat bareng kembarannya reza coy'
'bukan berangkat bareng tapi telat bareng'
'best couple bett'
'gue suka mereka jadian uuu'
'yah babang refan udah ada yg punya'
'eneng geulis beuhh'
'nyeuri hati a'
'musuh baru kak bima tuh'
'gue cantik gue diem'
kira-kira seperti itulah bac*tan tak berfaedah dari para siswa siswi disana.
"berisik lo" ucap refan kesal saat dia sudah berada disamping izza, tepatnya didepan bima.
"lo berdua tuh udah tau telat. nyolot lagi.. ikut gue ke BK sekarang" titah bima tegas.
"ngapain ke BK?" tanya refan polos
"buat minta hukuman buat kalian lah!" jawab bima malas.
"males ketemu burik" balas refan enteng.
"REFANNNNNNN!!" teriak bima karena ia sudah geram dengan badboy satu itu.
"lo gak bisa biasa aja ya bim?" tanya izza dingin.
'busett dinginan ini orang ketimbang refan. bikin merinding juga ni cewek' batin bima merinding.
"gue gak mau tau! kalian milih jalan sendiri atau gue seret?" tanya bima datar.
"sendiri" ucap refan dan izza datar pula.
..............
"beruang kutub sama singa betina kemana re?" tanya zaki menyenggol lengan reza yg tengah sibuk menyalin PR yg semalam belum dikerjakannya karena menemani izza balapan.
"entah" jawab reza acuh, ia tak terlalu menggubris zaki.
"setan lo re! woii sal je" panggil zaki ke bangku seberang, salma dan ajeng.
"paan?" tanya mereka menoleh.
"lu berdua tau gak duo tirex pada kemana?"
"gak tau gue" jawan salma mengendikkan bahunya.
"tanya kembarannya lah, ngapa nanya kita. ya mana tau lah jaki" gerutu ajeng.
"lu kek gak tau reza aja.. itu orang gak bisa diganggu kalo lagi nyontek" cibir zaki. sebenarnya reza mendengar itu tapi dia bodoamat.
"ken, rap lu tau kemana tuh si jodoh wasiat bapak?" tanya zaki seraya melempar penghapus kecil ke meja kennath dan rafi yg berada dibelakang salma-ajeng.
"gak tau gua" jawab kennath mengendikkan bahunya lalu kembali fokus pada buku tulis didepannya.
"elu rap?"
"gak tau dan gak mau tau" ketus rafi yg sedang fokus dengan PR nya.
"harusnya lo tau dong bambamg" gerutu zaki kesal yg melemparkan pensilnya kepada rafi.
"gue bukan emaknya mereka jubaedah!!" sungut rafi kesal.
"kemana lagi tuh si couple kulkas" gerutu zaki.
"emang ngapa sih lu pengen tau banget dah" ucap ajeng.
"gue nitip coklat sama si refan" jawab zaki menyenderkan punggungnya.
"terus izza?" tanya ajeng menautkan alisnya.
"lah emang gua tadi ada nyariin dia? enggak tuh" jawab zaki cengoh.
"elu tadi nanyain izza juga ogeb" sahut salma yg mendengar pertikaian dua manusia itu.
"emang?" tanya zaki masih cengoh.
"ah tau ah" ucap ajeng menyerah, zaki dan salma terkekeh.
"HEYYO KORAN BERJALAN CHECK" teriak diva saat memasuki kelas.
"BERISIK DIVAAAA!!" balas teriak pula seluruh penghuni ips3 itu.
"eh woy reja" panggil diva.
"paan?" tanya reza tanpa mengalihkan pandangannya dari bukunya.
"kembaran lo telat noh" jawab tania.
"ishh harusnya itu dialog gue tan" sungut diva kesal.
"kelepasan" jawab tania mengendikkan bahu.
"mereka telat?" tanya zaki.
"hmmm" diva membalas dengan deheman.
.......
Ruang BK
"kalian berdua ini ya gak ada bosennya ganggu ketenangan saya disini" omel bu rika. pasalnya ia sudah bosan dengan kedua murid didepannya ini yg selalu saja membuat masalah.
"enggak" jawab izza dan refan bersamaan.
"apa kamu bilang?" ucap bu rika mendelik.
"entah" jawab mereka bersamaan lagi.
"kalian ini sebenernya mau jadi apa sih? sekolah kok gak ada capek bikin masalah mulu" gerutu bu rika kesal.
"jadi diri sendiri" jawab mereka masih bersamaan. mereka berdua saling menoleh lalu terkikik bersama.
"kalian ini janjian ya mau bikin saya darah tinggi" kata bu rika dengan tatapan menyelidik.
"suudzon ae si bu" ucap izza dan refan bersamaan lagi dan lagi.
"tuh kan kalian janjian" kesal bu rike mencubit perut kedua murid bandel didepannya itu.
"aduh duh sakit bu aelah" ucap refan meringis.
"awww sakit bu tega amat sih" gerutu izza memengi bekas cubitan tadi.
"kalian sih bikin saya emosi. dari tadi jawabannya nyebelin terus, mana samaan lagi. kalian pasti udah bersekongkol" ucap bu rika memicingkan matanya.
"enggak ada yg kompormi disini bu... itu emang real dari segi pendapat masing-masing antara saya dan andra" jawab refan memutar bola matanya malas.
"kompromi geblek bukan kompormi" ucap izza kesal menjitak kepala refan, refan hanya meringis tak terkekeh.
"andra? maksud kamu izza?" tanya bu rika.
"iya"
"ahhh sudahlah ngomong sama kalian berdua emang gak ada endingnya, kalian langsung dapet hadiah aja lah" pungkas bu rika yg sudah pusing dibuat izza dan refan.
"apaan tuh" tanya refan, izza hanya dan menunggu.
"lari keliling lapangan 20 kali" perintah bu rika mutlak.
"lah kan kita berdua cuma telat bu..masa gitu doang 20 kali" protes izza.
"iya bu apa-apaan nih... biasanya juga cuma 10 putaran" timpal refan.
"kalian mau 20 atau 50?" ucap bu rika tersenyum manis tapi ketahuilah senyum itu adalah senyum maut andalannya.
"oke" jawab izza lalu berdiri dari duduknya.
"eh izza kamu mau kemana? saya belum selesai bicara" omel bu rika.
"hukuman" jawab izza singkat lalu berbalik dan keluar dari ruang yg dianggap keramat bagi para GOODBOY & GOODGIRL, tapi dianggap seperti taman bermain oleh gerombolan BADBOY & BADGIRL disekolah itu.
"lah kok gue ditilap?" tanya refan menunjuk dirinya sendiri.
"kenapa itu temen kamu main nyelonong aja" tanya bu rika.
"gak tau bu. maha benar wanita yg selalu sakarepe dewe" jawab refan mengendikkan bahunya.
"sok jawa kamu"
"eh woyy andra tungguin ngapa!!" teriak refan karena izza sudah sampai didepan pintu BK.
"lemot" teriak izza dari luar. refan langsung ngibrit keluar.
"eh kamu mau kemana refan" teriak bu rika.
"lari bu" jawab refan tanpa menoleh.
""dasar duo troublemarker. kadang sama reza, kadang sama kembarannya. dia yg dapet partner baru, eh malah jadi saya yg pusing" ucap bu rika geleng-geleng.
..........
"Rafi Deandra" panggil seorang guru bahasa indonesia yg sedang mengabsen penghuni 11 ips 3.
"ada" jawan rafi.
"Rafiandra Reza"
"ada" jawab reza.
"Rafli adrean"
"ada bu" jawab siswa yg bernama rafli itu.
"Refan Alaska"
krik krik krik....
"kemana refan?" tanya bu riska, guru bahasa indonesia itu.
"dia telat bu" jawab mereka serempak.
"emang bandelnya udah sampe tulang" gumam bu riska menggelengkan kepalanya.
"Refiandra Izza" guru itu melanjutkan absennya. tapi tidak ada yg menyahut.
"dia gak ada juga?" tanya bu riska.
"gak ada bu" jawan zaki.
"reza.. kemana itu kembaran kamu?" tanya bu riska menunjuk reza dgn dagunya.
"telat sama refan bu" jawab reza.
"jadi refan sekarang punya partner bandel baru ya" ucap bu riska manggut-manggut.
"iya bu maklum lah pacar baru" sahut zaki yg disambut sorakan dari temannya yg lain.
BRAKK
"eh anjirr kadal bunting" latah zaki. semua penguni kelas itu pun tertawa, entahlah latah zaki memang selalu berhasil memancing humor mereka.
"eh woy rel.. biasa aja ngapa gak usah gebrak meja!!" teriak zaki menunjuk darrel yg tengah mengatur emosinya karena mendengar ucapan zaki tentang refan dan izza tadi.
"santai jak santai" ucap reza menenangkan zaki.
"lo kalo ada masalah ngomong sini gak usah bikin rusuh segala" tantang rafi.
"udah fi udah.. yg waras ngalah" ucap kennath menarik rafi agar kembali duduk.
"heh sudah-sudah kalian ini apa-apaan sih... Darrel kamu juga ya, ngapain pake gebrak meja segala?" omel bu riska mendelik.
darrel tidak menggubris, ia malah nyelonong keluar kelas.
"Mau kemana kamu?" tanya bu riska menaikkan volume suaranya saat darrel sampai di ambang pintu.
"toilet" jawab darrel menoleh singkat.
bu riska hanya menggeleng-gelengkan kepalanya, pusing menghadapi penghuni ips3 yg selalu saja punya jalan masalah baru.
"gak waras tu orang" ucap diva.
"emangnya lu waras div?" tanya tania yg memang sebangku dengan dia.
"tapi kan gue gak kek dia dong" sungut diva kesal.
"sudah-sudah kita lanjutkan lagi pelajaran kita hari ini" pungkas bu riska lalu melanjutkan absensi tadi.
.........
sementara ditempat lain.
"ahhh sial!! kenapa sih harus ada itu cowok sialan yg ganggu gue buat balikan sama izza" teriak darrel kesal, ia sekarang sedang berada dilapangan belakang sekolah.
"Awas aja lu semua yg gangguin usaha gue buat dapetin izza balik bakal gue habisin sampek akar.. gak peduli siapapun itu" ucap darrel yakin.
sayup-sayup dari arah lapangan depan terdengar teriakan dan sorakan alay dari arah lapangan depan. letak lapangan belakang dan depan tidak terlalu jauh, hanya berpenghalang beberapa bangunan kelas dan ruang display.
"ada apa dilapangan?" tanya darrel bermonolog.
"gue liat aja deh dari pada gue balik ke kelas sialan itu" ucap darrel setelah mempertimbangkan dia mau balik ke kelas atau ke lapangan. sebenarnya darrel adalah tipe orang yg cuek dgn keadaan sekitar, apalagi untuk kepo seperti itu? itu benar-benar bukan sifat darrel. tapi entah mengapa ia ingin sekali melihat apa yg terjadi dilapangan depan.
jangan lupa like dan komen ya kak😍🤗😚🙏
mᥲᥒ𝗍ᥲᥒ ᥲȷᥲ ᑲᥲᥒggᥲ 🤣🤣🤣🤣🤣
mabar