NovelToon NovelToon
MENGANDUNG BENIH BURONAN

MENGANDUNG BENIH BURONAN

Status: tamat
Genre:Single Mom / Anak Genius / Tamat
Popularitas:2.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: mama reni

Berliana, seorang polisi wanita yang harus berpura-pura mencintai seorang buronan bernama Gabriel.

Saat akad nikah, polisi datang untuk menangkap Gabriel.

"SEENGGAKNYA GUE HANYA PENJAHAT BUKAN PENGKHIANAT SEPERTI LO! YANG MENJADIKAN CINTA SEBAGAI MAINAN," ucap Gabriel dengan menahan amarah yang berkecamuk di hatinya.

"Aku memang jahat, tapi apa yang kau buat ini lebih jahat. Aku yang bersalah, kenapa hatiku yang kau hukum?" tanya Gabriel dengan mata berkaca.

Mama mohon baca setiap bab tanpa menunggu tamat. 🙏🙏
Terima kasih.

Note : cerita hanya fiksi belaka, apa bila ada kesamaan kejadian atau tempat hanya kebetulan belaka. 🙏🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mama reni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30. Rencana Bulan Madu

Gabriel dan Berliana masih saling berpelukan setelah sama-sama mencapai puncaknya. Pria itu mengecup dahi istrinya.

"Semoga secepatnya benih yang aku tanam akan membuahkan hasil agar kita bisa segera menyembuhkan Nicole," ucap Gabriel dengan memeluk Berliana yang masih berada di atas tubuhnya.

"Bang, apakah kita salah jika sengaja menghadirkan adik Nicole hanya untuk pengobatannya?" tanya Berliana.

Berliana merasa sangat bersalah dan berdosa karena sengaja hamil anak kedua hanya untuk pengobatan Nicole. Dia takut suatu saat setelah anaknya besar, dan dia tahu jika kehadirannya hanya untuk sang kakak, anaknya merasa sedih.

"Sayang, kita menghadirkan anak kedua bukan hanya semata untuk pengobatan Nicole. Kehadiran dia tetap kita nantikan sebagai pelengkap kebahagiaan," ucap Gabriel menghibur istrinya itu.

Gabriel kembali memeluk sang istri dan mengecup pipinya. Rasanya tidak pernah puas untuk menciumi sang istri.

"Bang, aku mau mandi dan kembali ke kamar Nicole takut dia bangun lagi," ucap Berliana.

"Kamu tunggu di sini dulu. Aku lihat Nicole. Apa dia masih tertidur. Aku masih mau satu ronde lagi. Adik kecilku belum puas, setelah sekian lama tak masuk sarangnya," bisik Gabriel.

Ucapan Gabriel itu membuat wajah Berliana memerah. Baru dia sadari jika selama ini Gabriel juga tidak pernah melakukan hubungan badan dengan wanita manapun kecuali dengannya. Hal itu membuat Berliana merasa bahagia.

Gabriel menutup tubuhnya dengan selimut yang sengaja dia bawa tadi. Dia masuk ke kamar untuk memastikan jika Nicole masih tertidur nyenyak. Setelah melihat putrinya masih terlelap dalam alam mimpinya, pria itu kembali ke ruang tamu di mana istrinya Berliana masih menunggu.

Gabriel yang melihat istrinya duduk dengan tubuh yang masih polos menjadi tersenyum. Dia lalu berjongkok di depan Berliana. Wanita itu kaget dan menutup rapat kakinya agar inti tubuhnya tertutup. Namun, Gabriel membuka lebar kakinya. Dia mencumbunya.

Setelah merasa istrinya kembali siap, Gabriel naik ke sofa dan kembali memasuki inti tubuh istrinya. Dia kembali menggoyangkan tubuhnya. Hingga keduanya kembali sampai ke puncak paling nikmat. Gabriel lalu menjatuhkan tubuhnya perlahan di atas tubuh sang istri dan mengecup dahinya.

"Terima kasih, Sayang. Rasanya aku belum merasa puas juga. Tubuhmu membuat aku candu," bisik Gabriel.

"Aku capek, Bang. Sudah dulu ya? Aku Takut Nicole bangun dan melihat kita lagi begini," ucap Berliana.

Gabriel tersenyum dan kembali mengecup dahi istrinya. Dia bangun dari tubuh sang istri dan mengajak wanita itu mandi bersama.

"Aku mandi duluan, Bang. Giliran saja. Nanti kalau berdua Abang pengin lagi," ucap Berliana dengan manjanya.

Gabriel menjadi tertawa mendengar ucapan sang istri. Dia mengacak rambut wanita itu dengan lembut. Berliana masuk ke kamar Nicole dengan langkah pelan, takut gerakannya akan membangunkan sang putri.

Berliana mandi, dan setelah itu membaringkan tubuhnya di samping Nicole. Setelah itu barulah Gabriel mandi. Pria itu memilih tidur di sofa.

Gabriel tadi telah memikirkan akan pindah dari apartemen ini. Dia akan membeli rumah yang mewah buat anak istrinya. Jika mereka tinggal di rumah, akan bisa mempekerjakan beberapa orang untuk menemani Berliana dan sang putri. Dia juga akan menempatkan pengawal buat keduanya.

**

Pagi hari Berliana telah berpakaian rapi. Hari ini rencananya mereka akan pergi berbulan madu. Berliana berjalan ke ruang tamu untuk membangunkan suaminya. Mungkin Gabriel sangat kelelahan setelah pertempuran mereka semalam. Akhirnya tiga ronde mereka lakukan hingga subuh.

Gabriel masih tampak larut dalam mimpi indahnya. Berliana jadi tidak tega membangunkan suaminya. Dia berencana membangunkan Nicole saja terlebih dahulu.

Berliana kembali masuk ke kamar. Duduk di tepi ranjang dan mengusap pipi sang buah hati.

"Nicole ... Nicole. Bangun, Nak!" ucap Berliana sambil mengusap pipi sang putri.

Nicole membuka matanya perlahan. Tersenyum melihat wajah wanita yang telah melahirkan dirinya itu. Bocah cilik itu bangun dan memeluk Berliana. Dibalas sang ibu dengan memeluk erat putrinya.

"Selamat pagi, Bu. Aku sayang Ibu," ucap Nicole.

"Selamat pagi, Sayang. Ibu juga sangat sayang kamu. Sekarang Nicole mandi, ibu mau siapkan sarapan dulu."

"Baik, Bu."

Nicole bangun dan langsung menuju kamar mandi. Putri kecil Berliana itu sangat mandiri, karena terbiasa hidup berdua saat di kampung.

Berliana mempersiapkan pakaian yang akan dikenakan sang putri. Setelah mandi, Berliana membantu memakaikan pakaiannya. Mereka berdua keluar kamar berdua.

Sebelum mempersiapkan sarapan, Berliana ingin membangunkan suaminya terlebih dahulu.

Sampai di ruang tamu Gabriel belum juga bangun. Nicole lalu naik ke sofa. Dia membuka selimut Papinya dan kaget melihat Gabriel hanya tidur dengan pakaian dalam.

"Kenapa Papi tidur hanya dengan pakaian dalam?" tanya Nicole dengan teriakan. Putrinya itu menutup kembali badan Gabriel dengan selimut.

Wajah Berliana merah karena malu. Wanita itu membangunkan Gabriel dengan mengguncang pelan lengan suaminya.

"Bang, Bang Gabriel ... bangun!" ucap Berliana sambil mengguncang tubuh suaminya pelan.

Beberapa kali dibangun barulah Gabriel membuka matanya. Tersenyum melihat sang istri. Gabriel menunjuk bibirnya membuat dahi Berliana berkerut.

"Apa sih, Bang?" tanya Berliana.

"Morning kiss dulu, Sayang," ucap Gabriel dengan memajukan bibirnya.

"Malu lah, Mas!" ucap Berliana pelan.

"Kenapa malu, Sayang? Tadi malam kamu nggak malu saat membuka seluruh pakaianmu!" ucap Gabriel.

"Bang, jaga ucapannya. Ada Nicole," bisik Berliana. Gabriel yang kaget langsung bangun. Selimut yang membalut tubuhnya bahkan jatuh ke lantai.

"Papi ... tak malu hanya berpakaian dalam," teriak Nicole.

Gabriel tersenyum dan melihat tubuhnya yang hampir polos. Berliana lalu mengambil selimut dan menutup tubuh suaminya. Pria itu tetap masih tersenyum walau tampak malu.

"Papi gerah, makanya buka baju!" ucap Gabriel.

"Tapi ini terasa dingin," ucap Nicole. Gabriel lupa jika Nicole bukanlah anak kecil yang bisa dibohongi. Anak itu terlalu cerdas jika hanya masalah itu.

Dengan menyengir Gabriel memandangi wajah Nicole. Dia bangun dengan selimut membalut tubuh menuju kamar mandi. Tanpa berkata sepatah katapun.

Setelah Gabriel mandi mereka bertiga menuju meja makan untuk sarapan. Tampak seperti keluarga bahagia.

"Nanti sore kita berangkat ke Tanjung Pinang buat jalan-jalan. Kali ini Papi baru bisa bawa Ibu dan kamu ke sana. Liburan Papi hanya tiga hari. Kamu dan Ibu bisa siap-siap setelah sarapan," ucap Gabriel.

Nicole langsung bersorak bahagia. Dia belum pernah liburan sehingga sangat bahagia mendengarnya.

Di tempat lain, Tessa sedang mencari tahu keberadaan Gabriel yang telah menghilang beberapa hari. Dia mendatangi kantor pria itu pagi hari ini.

...----------------...

1
Bunga Raudhatul Jannah
luar biasa cerita ini
Mama Reni: 😘😘😘😘😘
total 1 replies
UMM
seru banget.. menuju halal gabriel berli 😍 demi nicole
Aidul Putra
golden prawn...
Lia Dahlia
nama nya sama persis sama anak temen 🤭
Mawar Merah
Luar biasa
Eli sulastri
moga dipertemukan lagi dengan Gabriel dan mau mengakui Nicole
Yusria Mumba
kasiang
cinta
nah gitu lawan ulat bulu itu
cinta
mati aj sono
cinta
lelaki bodoh msh aj mau mah jalang
cinta
selidikin
cinta
cepat selidikin tessa biar bisa bersatu sama ank mu bang
cinta
kayaknya sengaja tesa nyebak tu
cinta
😭😭😭😭jd mewek
Deana
sudah ku duga dan mungkin ujian itu adalah salah satu dampak balasan dari rasa sakit hati Gabriel terlepas dia PU yah. Mempermainkan hati seseorang, tapi dia polisi Ais terserah lah... Next
Aska
akhirnya berbahagia 🥰
Aska
kukira Tessa keluar dari penjara nanti menjadi jadi orang yang lebih lg, ternyata malah meninggal
Aska
selamat datang di rumah baru mu tes
Aska
Berli itu mantan polwan dia pandai dan cerdik kalo gak pandai mana bisa nangkap buronan
Aska
hamil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!