aku baru menikah dengan suamiku suamiku bekerja di sebuah bengkel di kota ku pernikahan kami begitu harmonis.
hingga suatu hari adik ari datang dan kuliah di kotaku, di begitu tampan dan perawakan nya begitu tinggi karena rajin olah raga.
aku tergoda dengan adik iparku itu, suatu hari aku tak percaya rupanya dia juga sering mengintip ketika aku mandi.
aku tak percaya ketiak aku mengetahui nya dia sedang " dek sedang apa ?" tanyaku dia begitu gugup kebingungan.
aku hanya melihatnya aku langsung memegang nya , bagas iya nama adik iparku
aku menarik nya ke kamar saat suamiku sudah pergi kerja
sebenarnya sejak awal bagas datang aku sudah menyu kainya dan kini kami sering berhubungan ketika suamiku kerja.
tapia apakah hubungan ini suatu hari nanti akan di ketahui ari ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rifki nurzaman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pedekatan bagas pada kaka nya Rio
bagas pergi aku menangis , sakitnya adik ipar ku yang aku cintai ternyata sudah berhubungan dengan wanita lain .
" sory ya lama " bagas melihat tomy bt menunggu di depan rumah, " lama banget , ngapain aja sih lo..." sahut nya, sambil mengenakan helam ku " lo yang mau mengendarai silakan " ucap bagas, mendorong tomy ke depan motor " ogah gw " tomy membuat bagas tertawa.
" bagas! jangan pulang telat, kaka tunggu kamu " ucap ku saat bagas akan pergi bersama teman nya , bagas terlihat cuek, dia tidak menanggapi ku.
Selama di perjalanan bagas melamun " siapa dia ?" tanya tomy , ingin tahu " apakah dia kakak mu? kok dia seperti sudah menangis. dia menunggu mu " tomy penasaran dengan perempuan yang berada di rumah bagas kenapa dia terlihat habis menangis.
" dia... kaka ipar ku " jawab bagas , tomy pun mengerti " kirain kaka mu he " sahut tomy , bagas tidak mau mmeneri tahu semuanya , bagas takut pendekatan nya dengan kasandra kaka nya tomy hancur.
Samapi rumah tomy, terlihat kasandra baru pulang dengan mobil nya " hey ..., kalian dari mana ?" tanya nya saat melihat bagas baru sampai dengan adik nya " kak... cantik banget sih " ucap bagas mulai gombal kasandra tersenyum " ayo masuk " ukar nya sambil membawa tas kertas entah apa isinya.
Saat tomy ke kamar bagas mendekatinya " khmm , kak kapan liburan nya. bagas ikut ya " sambil duduk menatap kasandra yang duduk di depan nya " yakin mau ikut , tapi harus bayar lo kalo ga bayar mmmm jadi pelayan ku mau " ucap kasandra sambil tersenyum pada bagas " mau kak..., jadi pelayan kaka ga dibayar seumur hidup pun bagas mau kak suer " begitu gombal nya bagas kasandra tertawa mendengar nya.
" kak mint nomor hp nya dong " bagas to the poin pada kasandra " buat apa ?" tanya kasandra becanda " biar bisa dekat lah kak , ya kka " bagas seperti memelas menginginkan nomor hp nya " minta sama tomy bisa kan " ujar nya . tiba-tiba bagas semakin mendekat " kak ayao lah , aku dah minta sam tomy tapi dia pelit " sambil memberikan hp nya bagas sedikit memaksa " ya udah sini " kasandra menulis nomor nya di hp bagas dan bagas terus melirik wajah nya " apa sih " terlihat kasandra malu saat bagas melihat nya " kakak begitu cantik ya , aku gak bosan deh melihat nya " bagas semakin gombal.
" sudah ah kaka capek , ini hp mu " memberikan ponsel pada bagas dan pergi terenyum , bagas senang meraba tangan ya yang harum.
Rupanya tomu melihat semua tinggkah bagas " heh tadi apa ? minta nomor kaka gw buat apa ?" tanya tomy , tidak suka bagas mendekati kakak nya " paa sih tomy, gw hanya ingin dekat dengan kaka lo " jawab bagas .
Tomy tidak setuju jika bagas jadi pacarnya kaka nya, sebab apa bagas terlihat play boy dia sepeti bad boy "sudah ya tom gw pergi kerja " bagas pergi keluar wajah nya begitu senang karena mendapat kan nomor kasandra.
Tomy mengahmpiri kaka nya " kak ...!! kak suka sama bagas ? tanya tomy, kasandra langsung tertawa " hahaha , apa kata mu tom , kak ga mungkin suka sma bocah ke dia kaka tahu dia play boy " kasandra peremruan terpandang , berpendidikan mana mungkin menerima bagas walau wajah nya ganteng.
" syukur lah kak kalo begitu " sahut tomy , tomy senang mendengar nya.
Sementar aku si rumah sore hari hanya tidur saja , tidak ngapa - ngapain , arka menangis aku diam kan saja. Ari pulang mendengar arka menangis " Siska..!! kau kenapa lihat anak mu nangis malah bengong " Ari melihat istrinya seperti tidak semangat lagi punya anak.
" sudah lah bang, siska capek pengen istriahat " ucap ku , pergi tidur dnwgan hati yang sakit menerima kenyataan, adik ipar ku tidur dengan cewek lain.
Sementara Bagas kerja dia terus menggobali kaka tomy lewat chat [ kak ... andaikan kaka jadi kan bagas dekat dengan kaka bagas di suruh-suruh kakak ] bagas mengirim pesan pada kasandra .
\[ ah... gombal , kaka Ingin kamu jaga tomy, kalo bikin tomy bahgaia dan kembali ceria kaka kasih sesuatu deh \] balas chat kasandra.
Bagas jadi penasaran kenapa dengan tomy [ emang kenapa kak dengan tomy ?] balasan chat bagas penasaran pada tomy.
[ Kau thau tomy dulunya ceria dan sekarang dia jadi begitu dingin, nanti kalo kau datang kerumah kaka ceritakan ] balas kasandra.
Bagas jadi memikirkan tomy , kenapa dia begitu dingin sekarang dia tahu ada alasan nya. " kak ...!! ada yang pesan " bela membangunkan ku dari lamunan " eh sory ya " sahut bagas.
****
Malam hari , aku duduk sendiri menunggu bagas pulang " Siska ayo tidur " ari mengajak ku tidur, tapi aku masih memikirkan bagas ,gak rela rasanya bagas dengan cewek lain . dalam bayangan ku bagas menggejot cewek lain .
" bang duluan saja , aku belum ngantuk " ucap ku, Ari duduk di depan ku " abang bingung dengan mu, dulu kau ingin punya anak, tapi sekarang sudah punya anak kau cuek dengan anak mu " Bagas marah aku acuh pada anak ku.
Aku melihat Ari , aku berfikir untuk mengatakan yang sebnanrnya pada suamiku itu " bang ...! abang mau tahus sebenarnya " ucap ku begitu sakit hatinya aku pada bagas " iya apa ? katakan " ari begitu ingin tahu .
Tapi aku juga berfikir, kasihan pada bagas dia masih menggapai cita-cita nya , dan sebenarnya aku lah yang meminta bagas menghamili ku.
" gak bang ga ada apa-apa , ayo.... tidur " ucap ku menarik tangan bagas, dalam fikir ku aku harus bisa melupakan bagas walau berat karena dia bukan suamiku . Dia hanya aduk ipar ku.
Aku pun tertidir di pelukan suami ku, " sis... abang pengen " ucap suamiku, langsung aku layani " ayo bang " ucap ku , terlihat ari membuka pakaian nya. Aku menyingkap kan daster ku .
Nampak senjata itu berdiri di depan ku , ari mendekatiku " aahhh shhhh " saat batang ari masuk, ari memeluk ku sambil menghajar ku " bang lebih cepat " ucap ku saat ari memasukan senjata nya.
" ahhh ahhhh " ucap Ari sepertinya dia mau keluar , benar saja suami ku keluar . dia tekulai lemas tertidur " aku hanya tidur , ari aku belum pernah di puaskan ya. " apa aku minta cerai saja ya ?" aku berfikiran begitu.
Temgah malam , melihat jam sudah pukul 11 malam. Tapi kenapa bagas belum pulang juga, beranjak kembali ke ruang tv menunggu bagas ' apa di akan pulang malam ?" aku teru memeikirkan nya.
Sementara bagas malam itu menginap di rumah tomy " kak , kau hari ini nginep ya ga apa kan " ucap bagas pada kasandra " gak kalo mau nginep harus bayar " sambil terneyum bagas makin suka dengan kasandra.
Pedekatan bagas cukup berhasil pada kaka nya tomy , membuat bagas makin semangat mendekati ya.