NovelToon NovelToon
Elan Untuk Kiandra

Elan Untuk Kiandra

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Tamat
Popularitas:319.2k
Nilai: 5
Nama Author: Tri Ani

"Kamu yakin dengan keputusanmu?" tanya seorang gadis dengan hijab panjangnya pada pria yang tampak lusuh dengan jaket army lengkap dengan bau asap rokok yang mengepul di udara. Tampak baru saja pria itu menggilas puntung rokok yang masih menyala itu dengan sepatu bootnya.

"Ya!?" pria itu menatap tajam membuat gadis itu menundukkan kembali kepalanya, "Kamu nggak percaya? Aku akan berjuang, aku akan menjadi seperti yang kamu mau, puas!?" ucapnya dengan penuh penekanan.

***

Bagai sebuah tikaman saat seseorang yang sama sekali tidak sesuai dengan kriterianya mengikrarkan keinginannya untuk meminangnya meskipun jelas mereka jauh berbeda.

Tapi benarkah? Bukankah perbedaan itu yang mengukur Allah, bukan kita sebagai sesama hambanya?

Seperti itulah sebuah kisah terjalin, rasa ingin memiliki dan perasaan lebih baik dari lainnya membuat kisah ini menjadi sempurna, menjadi sebuah ikatan karena Allah,

Sebuah doa yang diam-diam ia ucapkan dalam setiap sujudnya, Elan untuk Kiandra.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tri Ani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30

Keysa seperti biasa, ia lebih suka menyendiri di taman atau sibuk membaca buku di perpus,

Kali ini ia memilih duduk di taman karena ia sudah janjian dengan sahabatnya, Kiandra.

Cukup sulit bertemu dengan Kiandra karena kelas mereka yang tidak sama, apalagi kelas Kiandra sudah mendekati ujian kelulusan jud banyak guru yang sengaja memberikan pelajaran tambahan di jam-jam tertentu.

"Nih buat kamu!?" kiandra datang dengan membawa sebuah paperbag yang langsung di berikan pada Keysa. Ia pun menyusul Keysa yang duduk, mereka duduk di bangku taman berbahan kayu yang ada di belakang sekolah.

"Apaan nih?" tanya Keysa sambil memeriksa isi paperbag.

"Maaf, sebenernya udah dari kemarin itu, hanya saja aku lupa kasihnya ke kamu. Itu oleh-oleh dari mama aku kemarin! Buat kamu!"

Keysa tersenyum bahagia, "Baik banget sih mama kamu, tolong sampaikan terima kasih ya buat mama kamu!"

"Pasti dong, nanti kalau ada waktu mama pengen deh kamu main ke rumah aku, mama pengen kenal kamu!?"

"Pasti, lain kali pasti!"

***

"Pulang-pulang kok bawa paperbag, sayang! Kamu abis belanja ya?" tanya Nadin sambil memeluk putrinya yang baru pulang dari sekolah.

"Enggak ma, Key di kasih nih sama Kia!"

Nadin mengerutkan keningnya, "Di kasih?" tanyanya, "Sama Kia?" sambungnya lagi.

"Iya bund, mamanya Kia abis dari semarang katanya, trus Key di bawain oleh-oleh. Kata Kia oleh-oleh nya banyak tapi masih bingung mau di kasih siapa!"

"Boleh bunda lihat nggak?"

"Ya boleh lah bund!"

Nadin pun mengambil paperbag itu dari tangan Keysa dan membukanya. Ternyata itu atau kantong kue kering dan sebuah jilbab.

"Bagus banget jilbabnya!?" puji Nadin sambil membuka lebar jilbabnya,

"Kalau bunda mau, ambil aja!"

"Kenapa?"

"Kan Keysa nggak pakek jilbab!"

"Tapi bunda pengen deh, kelak Keysa pakek jilbab kayak bunda!"

"Itu di pikir nanti aja deh bund, ya udah Key mandi dulu terus siap-siap berangkat les musik ya bund!"

"Iya sana, bunda siapin makan siang ya!"

"Nggak usah bund, tadi key sudah makan di kantin sama Kia!"

***

Sore seperti biasa, Elan sudah menunggu Kia di masjid. Tapi kali ini ada yang beda, Elan membawa sebuah paperbag di tangannya.

Terlihat ia begitu gelisah menunggu kedatangan Kiandra.

"Lama banget sih, aku nggak salah jadwal kan!?" gumamnya, tapi segera ia teringat jika ini hari Sabtu.

"Astaga, ini Sabtu lagi. Kan libur!" gumamnya lagi sambil menepuk keningnya.

"Trus, kuenya bagaimana?" ucapnya sambil mengintip kue yang ada di tangannya, ini bukan kue kering yang bisa ia bawa pulang lagi dan ia serahkan besok atau lusa tapi ini kue basah yang bunda ambil dari toko kue milik budhenya alian mommy Ara.

"Baiklah, sebaiknya aku antar saja ke rumah kalau gitu!" gumamnya. Ia pun mengambil kembali tas rangsel yang sempat ia lepas dan ia letakkan di lantai,

Ia segera memakai kembal ia sepatunya dan berjalan mendekati motornya, baru saja ingin menghidupkan mesin motornya, manik mata hitamnya menangkap bayangan seseorang yang sempat ia kenal,

"Bukannya itu mamanya Kia? Kebetulan sekali!" gumamnya, ia pun kembali turun dari motor.

Terlihat Aisyah tengah mengobrol dengan ibu-ibu yang lain, sepertinya mereka baru saja pulang dari pengajian yang ada di lantai dua masjid.

"Tante!?" panggilnya membuat wanita berhijab lebar itu terlihat mengedarkan pandangannya mencari-cari seseorang yang telah memanggilnya.

Deg

Seketika ia terpaku saat melihat Elan, bukan karena ia sudah tahu jika itu Elan tapi ia merasa tengah melihat seseorang yang cukup ia kenal, senyumnya dan caranya berjalan mengingatkannya pada seseorang.

"Hai Tante!?" sapa Elan sambil melambaikan tangannya,

"Masih ingat aku kan Tan?"

"Kamu_!" Aisyah tampak tidak yakin, ia bicara sambil menunjuk ke arah Elan.

"Iya Tante, saya temannya Kia yang kasih es krim ke Tante waktu itu, di depan minimarket, masih ingat kan?" tanya Elan dan Aisyah pun mengangukkan kepalanya.

."Aku Elan. Temennya Kiandra satu kelas, sebenarnya tadi mau ke rumah Tante, tapi berhubung ketemu Tante di sini, jadi aku kasih ini sama Tante aja deh, ini di kasih mama suruh ngasih ke Kiandra! Elan nitip ya Tante!" ucapnya lagi panjang lebar.

Bersambung

Jangan lupa untuk memberikan Like dan komentar nya ya kasih vote juga yang banyak hadiahnya juga ya biar tambah semangat nulisnya ya

Follow akun Ig aku ya

Ig @tri.ani5249

...Happy reading 🥰🥰🥰...

1
Marhaban ya Nur17
pak dokter jd sopir wkwwk
Marhaban ya Nur17
typo
Marhaban ya Nur17
om doktel wkwkwk
Marhaban ya Nur17
maksa iihhh wkwkwk g ada romantis" nya wkkwkkw
Marhaban ya Nur17
egois lu ren
Marhaban ya Nur17
nikah paksa wkwkw
Marhaban ya Nur17
waduu
Marhaban ya Nur17
perang kulkas ama perang balok es wkwkw
Marhaban ya Nur17
17 th kemudian wkkwkwkkw
Marhaban ya Nur17
konflik orang tua yg kena imbas anaknya
Marhaban ya Nur17
jd nya diposisi ini rendi yg egois wkwkwk
Marhaban ya Nur17
elan wkwkkw calon mantu
Marhaban ya Nur17
ada udang di balik bakwan
Marhaban ya Nur17
elan tinggal kelas 2 th yyyy
Marhaban ya Nur17
klo sekarang mah guru nya malah di laporin wkkwk
pelangi_cinta
sayangnya ga ada extrapart bulan madunya 🥹
Rahma Lia
Luar biasa
Wahyu tampan sempurna: 😊 elan the next ustadz
total 1 replies
nur hapsah
nga Pekabngt
tika
seruuuuu banget
elki melvison
menarik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!