NovelToon NovelToon
Suamiku Yang Tak Dianggap

Suamiku Yang Tak Dianggap

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 4.3
Nama Author: devi oktavia_10

"Aldi prakoso" adalah seorang anak yang tak pernah dinginkan oleh orang tuanya, dan
selalu dapat perlakuan buruk dari ketiga kaka
kakanya.setelah bertemu dengan " Aisyah
maharani."gadis yatim piatu, korban yang di
tabrak Bima kaka pertama Aldi. kehidupan
Aldi, mulai berubah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon devi oktavia_10, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 31

Sama seperti Aldi, Aisyah pun sama dia sekarang sudah kls 12.

"Ais, apa kabar? semenjak kita libur tak pernah ketemu, padahal rumah kita dekat" kekeh Putri.

"Gue baik, loe gimana?, iya ya kita dekat tapi serasa jauh hehehe..." Balas Aisyah.

"Gue ada di rumah, ngak kemana mana,

kak Andini sama keluarganya pulang, jadi gue ada mainan di rumah?!" kekeh Aisyah yang sedang mengingat dua bocil yang suka bikin gemes itu.

"Ais, nanti tamat sekolah mau lanjut kuliah di mana?"

"Rencananya sih di universitas Brawijaya, mau ambil jurusan ke dokteran" jawab Aisyah.

"Wiidiiiihhhh...!!! keren tuh, gue yakin loe pasti bisa masuk jalur prestasi ke sana mah, secara kan loe pintar dan banyak prestasi yang sudah loe torehkan di sekolah ini" ucap Dina.

"Ah.. biasa aja kali! loe juga pintar kok, malah merendahkan diri lebai loe?!" sungut Aisyah.

Iya Aisyah, Dina, dan Putri, adalah anak anak berprestasi di sekolah mereka.

Mereka sering mengikuti perlombaan dan Olimpiade, menyumbangkan piala dan penghargaan untuk sekolah mereka ini.

"Ouh iya, Ais. Berhubung kita udah lama ngak ketemu, gimana kita nanti pulang sekolah

main ke mall, cuci mata gitu!" rayu Putri.

"Itu bukan cuci mata!, emang loe nya aja yang pengen Shoping minta di temanin dasar!" sungut aisyah.

"Hehehe tau aja loe" kekeh Putri.

Tak selang lama, bel masuk sekolah berbunyi.

Mereka mengikuti pelajaran pertama dengan serius.

Selesai mapel pertama, mereka pergi ke kantin sekolah.

"loe mau pesan apa Ais?" tanya Dina.

Seperti biasa Dina paling getol buat memesan makanan buat mereka.

"Gue bakso sama minumnya lemon tea aja deh!?" saut Aisyah.

"Gue somay minumnya es teh manis, semanis senyum gue!"Putri menaik turukan alisnya, dengan senyum tengilnya.

"Dih najis, pede abis. "Lagian siapa juga yang nawarin loe! yang gue tawarin cuma Aisyah!?" sungut Dina pura pura marah, akan tetapi dia tetap berjalan, memesan makanan buat mereka.

Menunggu pesanan datang, mereka ngobrol ngalor ngidul.

"Din, kok tumben loe telat tadi, ngak biasanya?" tanya Aisyah.

"Iya udah kebiasaan bangun siang selama liburan, jadi tadi gue kebablasan, lupa hari ini tuh udah masuk sekolah, hehehe..." saut Dina cengengesan.

Tak lama pesanan datang, mereka makan dalam diam.

"Ouh ya... Din,loe nanti mau ikut ngak?" tanya Putri.

"kemana? tanya Dina.

"ke hati muuu..." jawab Putri dan Aisyah serempak.

"Ncek... Dina berdecak lidah, saking keselnya ulah kelakuan dua sahabatnya itu.

"Gitu aja marah, tak elok marah marah je, nanti cantik kau di gondol kucing?!" ledek Putri.

Dina melirik Putri dengan malas.

"Heheh... iya iya, ini gue jawab hehhee..."

"Jadi nanti gue sama Aisyah mau ke mall.

Loe mau ikut ngak?" tanya Putri.

"Iya deh... gue ikut, di rumah ngak ada teman juga gue" keluh Dina.

Setelah pulang sekolah, mereka langsung menuju parkiran motor masing masing.

Dan di sinilah sekarang mereka berada, di mall xx.Mereka memasuki satu per satu toko toko yang ada di mall itu.

Itu lah sifat buruknya Putri, mau beli baju satu aja, tapi semua toko di obrak abrik, yang bikin ke dua temannya suka kesel.

"Loe mau cari apa sih Put! dari tadi masukin toko satupun ngak ada yang di beli!" omel Dina.

"Tau tuh asal nemanin dia mah bikin kaki pengen copot" balas Aisyah.

Ncek.... "Jangan marah marah lah!?, nanti gue traktir, sekarang temanin gue dulu!" seru putri.

"Nah... klau kek gini baru bener! bukan cuma ngajak keliling aja, tapi harus kasih makan sama minum juga?!" balas Dina sambil terkekeh.

"Makan aja cepat loe" kekehan Putri.

"Ya iya dong! di sekolah udah nguras otak , pulang pulang di ajak muter muter ngak jelas lagi, ya bikin perut gue laparlah!" saut Dina.

"Iya iya yuk makan dulu, baru lanjut lagi, belom dapat apa yang gue cari masalahnya, sambil berjalan ke resto ayam kakek.

Bersambung...

1
Rahmaniar
suka banget ceritanya Thor, kekeluargaan banget,,meski awalnya sedih tp alurnya bagus,,,pelajaran untuk keluarga bahagia....👍👍
Evi Goenharto
baru bab 1 aku udh bingung ttg perkenalannya Thor, pertama itu pak Burhan dan bu Isni yg ga pernah melimpahkan kasing sayang...

kedua pak Burhan dan bu Sri yg mendukung dan melimpahkan kasih sayang abg orgtua angkat...

sebernya orgtuanya yg mana Thor?
Ayumi
penulisannya dari awal bab kata
"ngak",,, walaupun mungkin mksud Authornya ucapannya "nggak"
asal jangan "Tetangga" jadi "Tetanga" aja
🙏🙏🙏
Laksmi Marhaeni
typo pak burhan
Laksmi Marhaeni
typo: pak Burhan
Siti Maulidah
ceritanya menarik
Ds Phone
alim tapi tak malu tetang tu
Ds Phone
masa anak nya nak keluar
Ds Phone
sayang laki dia
Ds Phone
teruk meraka kena kerja kan
Ds Phone
semua kena buat karja
Ds Phone
macam macam ragam orang menadong
Ds Phone
kalau berlongok ada aja lawak meraka
Ds Phone
kena sakat takhabis
Ds Phone
ada anak becuk susah nak cakap
Ds Phone
baru sebut dah datang
Ds Phone
bagi peluang pada penatin
Ds Phone
dah berebut ibu sorang
Ds Phone
dah tak sabar dah tu
Ds Phone
habis kena sakat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!