NovelToon NovelToon
Om Duda,Jodoh Pilihan Mama.

Om Duda,Jodoh Pilihan Mama.

Status: tamat
Genre:Romantis / Duda / Beda Usia / Tamat
Popularitas:1.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: chustnoel chofa

Arsen kusuma wijaya,seorang duda muda yang dewasa,harus menikah dengan Ayana shakila,gadis mungil yang berstatus pelajar sebuah SMU.
akankan pernikahan mereka bisa berhasil.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon chustnoel chofa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ketahuan.

*

*

*

*

Satu minggu kemudian...

"Sayang,, charger ponsel mas,kamu taruh dimana...?"suara Arsen terdengar menggelegar,mengagetkan Ayana yang sedang ada di dapur.

Wanita muda yang masih berstatus pelajar SMU itu sedang memasak untuk sarapan mereka.saat itu masih pukul 05.00.setelah mandi besar bareng,dan sholat subuh berjamaah,Ayana memutuskan untuk membuat nasi goreng,buat menu sarapan mereka berdua.

Sedikit demi sedikit,Ayana mulai bisa memasak,walaupun cuma menu-menu yang simpel aja.

seperti nasi goreng,sayur bening,cap jay,orek tempe dan sayur sop.

Untuk menu setara mama Mira,Ayana masih perlu banyak belajar.tapj setidaknya,Arsen sangat menghargai usaha istri kecilnya itu.siapa yang bilang,punya istri bocah itu hanya merepotkan?nyatanya istrinya sejauh ini bisa melayani semua kebutuhannya.

Dan untuk masalah ranjang,istrinya juga sudah mulai bisa mengimbanginya.

"Kayaknya aku taruh di laci mas,,paling atas sendiri.coba deh mas cari ..'Ayana balas berteriak,karena letak dapur dan kamar mereka lumayan jauh.

Kemudian Ayana meneruskan mengaduk nasi goreng yang ada di atas wajan.setelah menambahkan sedikit kecap manis,saos tomat dan juga penyedap rasa,Ayana mencoba mencicipinya, setelah di rasa pas,Ayana segera mematikan kompor .

Dia berniat membuat telur ceplok, pelengkap menu nasi goreng pagi ini.

"Ayana....."tiba-tiba teriakan yang nyaring kembali mengagetkannya.jantung Ayana berdebar kencang,tidak biasanya suaminya memanggil namanya tanpa embel-embel,dan seperti terlihat marah.

"Iya mas....."dengan tergopoh,Ayana yang saat itu masih memakai hotpants dan tank top menghampiri suaminya di kamar.

"A....ada apa mas...?"terbata-bata Ayana bertanya, firasatnya sangat tidak enak.sepertinya akan terjadi perang dunia ke lima.

"Jelaskan padaku,,apa ini...."dengan wajah memerah,Arsen menunjukkan sesuatu di telapak tangannya.seperti beberapa strip pil.

Kedua bola mata Ayana membulat dengan sempurna,bagaimana bisa dia begitu ceroboh,kenapa bisa lupa tidak membuang pil-pil itu.

Tenggorokan Ayana terasa tercekat,dia bahkan tidak mampu memandang Arsen yang begitu marah.pria itu berjalan mendekat pada istrinya.

Kemudian dengan kasar melempar pil-pil itu ke muka Ayana,hingga membuatnya menangis tersedu.

"Ma...maaf mas ..."ucap Ayana lirih.

"Jadi selama ini,kamu minum pil itu Ay,tapi kenapa?kamu tidak mau mengandung anak dariku...!"bentak Arsen.

Ayana semakin terisak.dia memberanikan diri memandang sang suami.pria itu tengah bertolak pinggang,sambil menatap tajam pada dirinya.

"A...aku belum siap....mas..."jawab Ayana dengan terbata.

"Belum siap,,mau tunggu berapa lama lagi,sampai kamu siap?apa menunggu aku jadi jompo dulu...jawab Ayana!"bentakan Arsen membuat jantung Ayana terasa berdegup dengan kencang.

Suaminya yang biasa lembut dan penuh kasih sayang,kini berubah menjadi kasar dan penuh emosi.

Tubuh mungil Ayana bergetar,,rasanya dia ingin pingsan saja saat ini,daripada mengahadapi kemarahan suaminya.

"Maaf....mas ..."

"Bukannya kamu tau,aku sangat ingin segera mempunyai keturunan,pun mamaku...beliau sangat ingin punya cucu..."Arsen mengacak rambutnya Frustasi."Tega kamu Ay....."lirih Arsen.bahkan kedua bola matanya kini berkaca-kaca.

Sebegitu kecewa dia dengan sang istri.

"Maaf....a...aku....aku masih sekolah mas,aku pengen lulus dulu..."jelas Ayana lirih,dia menundukkan kepalanya.tak mampu bersitatap dengan suaminya.

"Aku kecewa sama kamu Ayana..."geram Arsen.

"Mas ..maafkan aku ..."Ayana mencoba mendekati sang suami,dan ingin meraih tangannya,tapi dengan kasar Arsen mendorongnya,hingga Wanita itu terhuyung ke belakang.

"Keluar kamu dari kamar ini..."teriak Arsen sambil menudingkan telunjuknya ke arah luar.

"Mas...."

"Keluar Ayana,sebelum aku kehilangan kesabaran dan memukulmu...."teriak Arsen lebih keras.

Membuat Ayana semakin mengeraskan tangisnya,dengan lunglai dia memundurkan langkahnya,begitu sampai di luar,dengan kasar Arsen segera menutup pintu.

Blam....

Ayana terduduk didepan pintu,memeluk kedua lututnya yang ditekuk.tangisnya semakin tergugu.maafkan aku mas,aku sudah tidak lagi meminumnya,setelah aku sadar kalau hamil disaat seperti ini bukanlah hal yang buruk.

Aku ceroboh,harusnya pil itu sudah aku buang,sejak aku memutuskan tidak lagi meminumnya.

Hampir setengah jam Ayana menangis didepan pintu,hingga pintu terbuka dengan kasar.dan suaminya keluar dengan rapi,memakai setelan baju kerjanya yang berwana hitam.pria itu bahkan acuh kepada istrinya yang duduk di depan pintu.

Meliriknya pun tidak,Ayana bergegas berdiri,kemudian menyusul suaminya yang sudah akan keluar dari apartemen.

"Mas ....mas mau kemana?"dengan muka sembab Ayana mencoba tersenyum kepada suaminya.

"Apa kamu tidak bisa melihat,aku pake baju apa?"bentak Arsen.

Ayana sampai terjengkit.sontak dia menghentikan langkahnya.

"A...aku bagaimana mas...?"

"Terserahmu,bukankan kamu bisa mengambil keputusan sendiri.kamu sudah tidak menghargai suami mu ini Ayana..."dengan menahan geram Arsen berkata.

Bahkan rahangnya terlihat mengatup rapat,menjelaskan betapa dia menahan amarah yang begitu hebat.

Ayana terdiam.dia membeku,tak sanggup lagi berkata-kata.

Setelah memakai sepatu pantofel mahalnya,Arsen bergegas pergi dari apartemen mereka,bahkan tanpa sarapan terlebih dulu.

Ayana mengusap wajahnya dengan putus asa.hancurbsudah semua,yang ditakutkan sang mama terbukti jadi kenyataan.Arsen sangat marah kepada dirinya.

*

*

*

*

Sementara di atas mobil mahalnya,nampak Arsen memacu kendaraannya dengan muka penuh amarah.

Sesekali dia memukul kemudi dengan geram

Berani-beraninya kamu melakukan itu padaku Ayana,kamu yang aku kira polos ternyata sangat licik sekali.

Apa sebegitu jijiknya kamu kepadaku,hingga kamu bahkan tidak sudi mengandung benih dariku.

Tak terasa sudut matanya terasa mengembun.betapa sangat kecewa dia kepada istrinya itu.

Apakah pernikahannya akan berakhir lagi, seperti pernikahannya yang dulu dengan Gracia.

Karena terlalu sibuk dengan pikirannya,Arsen hampir saja menabrak pengendara motor

yang tiba-tiba berbelok ke kiri.

Ciittt....

Sontak Arsen menginjak pedal rem kuat-kuat,jantungnya seperti mau lepas rasanya.dan sumpah serapah dari sang pengendara motor pun melayang pada dirinya.

Dan dia hanya bisa memohon maaf,atas kelalaiannya itu,beruntung dia menginjak rem telat pada waktunya.hingga kecelakaan berhasil dihindari.

*

*

*

*

bersambung...

jangan lupa pencet tombol like,love dan komen.

Terima kasih...

1
𝒓𝒂𝒊𝒏♪♪♪
𝚔𝚊𝚕𝚘 𝚊𝚔𝚞 𝙾𝚛𝚍𝚎𝚛 𝚋𝚒𝚜𝚊 𝚗𝚐𝚐𝚊𝚔
𝒓𝒂𝒊𝒏♪♪♪
𝚎𝚎𝚎... 𝚎𝚖𝚊𝚗𝚐 𝚋𝚎𝚐𝚘 𝚋𝚊𝚗𝚐𝚎𝚝 𝚜𝚒𝚑 𝙼𝚊𝚛𝚌𝚘
𝒓𝒂𝒊𝒏♪♪♪
𝚎𝚑 𝚍𝚞𝚕𝚞 𝚊𝚢𝚊𝚗𝚊, 𝚜𝚎𝚔𝚊𝚛𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚒𝚕𝚊
𝒓𝒂𝒊𝒏♪♪♪
𝚊𝚙𝚊 𝚐𝚒𝚕𝚊! 𝚋𝚒𝚔𝚒𝚗 𝚋𝚎𝚕𝚒 𝚛𝚘𝚔𝚘𝚔
guntur 1609
seharusnya mertuamu kau ajak juga ay
guntur 1609
mampus kau dsar laki2 bodih
guntur 1609
baru sadarnya kau
guntur 1609
tu yg gk di fikirin arsen
guntur 1609
rasain kau. sdh tua tapi kau malah sprti anak2
guntur 1609
arsen oun dan mamanya egois juga. seharusnya selesaikan dulu kah sekolahnya. baru cerita hamil
guntur 1609
hmmm. sdh nampak gelagat arsen. pasti mau mesumi istrinya. pantang nampak istri nganggur. langsung digarap
guntur 1609
jngn blng tu sekolah milik arsen
budak jambi
syukur km kn penyakit kelamin gracia
guntur 1609
hahaha dasar duda karatan
maunya fiktor terus
guntur 1609
ni definisi duda gatal
guntur 1609
dasar pedofil
Jetva
ANAK SMA WOOII...ARSEN..ARSEN..GA SADAR APA...YG LO NIKAHIN TUH ANAK SMA...
Sri Khayatun
ttceritanya thor ...ku tunggu cerita berikutnya
Sri Khayatun
kasihan marco
Sri Khayatun
lanjut ceritanya aku suka karakter ayana
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!