NovelToon NovelToon
BEDA

BEDA

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Cintapertama / Tamat
Popularitas:147.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: Irma

BEDA

Sebuah karya yang berangkat dari pengalaman pribadi dan inspirasi lainnya, yang saya kemas dalam bentuk cerita dalam novel. Inilah dia BEDA.

Ezra Christian Nasution, dari namanya saja sudah jelas jika ezra adalah anak keturunan Suku Batak. Suku yang terletak di Provinsi Sumatera Utara yang terkenal dengan salam horasnya.

HORAS!!

Ezra dan dua adik kembarnya, erich dan ernest dibesarkan dikeluarga kristen yang taat dan penuh cinta kasih. Sejak kecil mereka bertiga sudah diajarkan arti TOLERANSI yang sesungguhnya oleh dua orang tua mereka, yang dimana mereka bertiga bersahabat dengan gwen dan gibran yang notabennya beragama islam.

Gwen dan gibran merupakan anak dari sahabat kedua orang tua mereka, sehingga persabatan mereka menurun.

Beranjak remaja, ezra menyayangi gwen lebih dari seorang sahabat. Bahkan ia menjadikan gwen tujuan hidupnya, namun sayangnya kisah cinta merka terhalang oleh dinding penghalang yang kokoh yaitu perbedaan keyakinan.

Akankah ezra dan gwen bersatu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Irma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 29

Tiga bulan kemudian.

Seminggu menjelang hari bahagianya, Gwen makin di sibukan dengan perintilan persiapan untuk pernikahannya dengan Ezra.

"Kamu dimana sayang? Mama sudah di depan" ucap Felly melalui sambungan telepon.

"Iya Mah, ini aku sudah jalan mau keluar kok" Gwen bergegas mempercepat langkahnya keluar dari tempat gym.

Tiba di pintu keluar, Gwen sudah melihat mobil calon Mama mertuanya, ia pun menghampiri dan masuk ke dalam mobil tersebut sambil mematikan sambungan teleponnya.

"Maaf ya Mah, aku selalu merepotkan Mama" Gwen mencium tangan dan kedua pipi Felly.

"It's okay no problem, honey. By the way, menurut Mama kamu kok agak sedikit aneh sih, kalau biasanya orang mau menikah itu perawatan tubuh kamu malah lebih sering ngegym?" tanya Felly sambil mengemudikan mobilnya menuju butik wedding dress pernikahan putra sulungnya dengan gwen.

"Abang yang memintaku untuk rutin berolah raga, kata Abang agar fisikku lebih kuat dan sehat" jawab Gwen, ia mengambil botol minum dalam tasnya, kemudian meminumnya.

"Kuat?? memangnya kalian berencana berapa ronde untuk malam pertama sampai harus menyiapkan kondisi fisik yang prima?" tanya Felly penasaran.

"Uhuuukkk....." seketika gwen menjadi tersedak mendengar pertanyaan calon Mama mertuanya.

"Mamah.... Kok jadi bahas itu" wajah Gwen memerah mendengar pertanyaan Felly.

"Loh kenapa? kalian sudah membicarakan masalah se*s kan?" Felly menatap Gwen sambil menyipitkan matanya.

"Maksud Mama?"

"Ya seperti kompatibilitas se*s, fantasi se*s kalian, dan lain-lain. Itu penting loh Gwen untuk diketahui sebelum kamu menikah, karena se*s memegang peranan penting dalam hubungan keharmonisan suami istri. Mama saja sama Papa sampai sekarang masih suka membahas hal itu secara terbuka untuk tetap menjaga keharmonisan hubungan kami" terang Felly.

"Jadi kalian jangan hanya membahas hal-hal yang berkaitan dengan keuangan, masa depan dan keluarga saja, coba sesekali membahas masalah se*s dengan Abang, tapi tetap bukan dalam konteks yang por*o loh, kalian kan belum sah" ucap Felly lebih lanjut.

"Iya Mah nanti Gwen akan coba bicarakan dengan Abang."

Setelah Gwen pikir-pikir apa yang di katakan calon ibu mertuanya memang ada benarnya.

"Besok jadikan kita teratment di klinik mama?" Felly sangat senang bisa jalan dan menjalani perawatan kecantikan lagi dengan Gwen setelah sekian lama mereka tidak jalan bersama semenjak Gwen menempuh pendidikannya di Jepang.

"Jadi dong Mah, aku mau coba Chemical peeling ya Mah." Gwen mengambil kaca di dalam tasnya, ia melihat wajahnya tidak secerah dulu, sejak putus dari Ezra, ia jadi malas untuk perawatan.

"Boleh, atau kamu mau coba microneedling? nanti kita konsultasiin dulu sama dokternya ya"

"Iya Mah, terima kasih." Gwen merasa sangat beruntung memiliki fellycia yang sudah ia anggap Mommy ke duanya, terlebih sebentar lagi ia akan menikah denga Ezra tentu akan lebih mempererat hubungan keduanya.

Felly menepikan mobilnya di depan butik desainer wedding dress terbaik di Jakarta, setelah memarkirkan kendaraannya Felly menggandeng tangan calon menantunya masuk ke dalam butik tersebut.

Ada setidaknya enam pakaian yang akan Gwen kenakan pada hari bahagiannya, mulai dari acara lamaran, pengajian hingga resepsi pernikahannya.

Untuk konsep acara pernikahan, Gwen dan Ezra menyerahkan sepenuhnya kepada orang tua mereka, mereka berdua yakin kedua orang tuanya memberikan yang terbaiku tuk mereka.

"Sempit banget keliatannya" ucap Felly pada saat melihat Gwen mengenakan kebaya adat Sunda untuk acara pengajiannya.

"Iya Mah, sebulan terakhir ini berat badanku naik dua kilo. Apa aku diet saja ya?" tanya Gwen.

"Jangan sayang, yang kemarin kamu terlalu kurus tidak bagus. Lebih cantik yang sekarang, kita serahkan saja pada desainernya"

Bukan hanya Felly yang melarang keras calon menantunya untuk diet, Ezra pun melarangnya, ia hanya mengizinkan Gwen berpuasa menjelang hari pernikahannya itu pun dengan catatan Gwen harus sahur dan berbuka dengan porsi yang seimbang.

Tak lama kemudian Ghaizka datang ke butik, untuk melihat putrinya fitting baju pengantinnya, sekaligus melihat baju seragam yang akan di kenakan keluarga.

"Maaf ya Mommy terlambat, tadi mommy ada meeting" Ghaizka mencium pipi putrinya.

"Terima kasih ya Kak, sudah menjemput dan menemani Gwen." Ghaizka beralih mencium Felly.

"Gwen juga kan anak gadisku di tambah sebentar lagi dia akan jadi menantuku, jadi tidak perlu berterima kasih. Bagaimana meetingnya, lancar?"

"Alhamdulillah lancar, ini sudah baju yang ke berapa?"

"Ketiga" jawab Felly.

Ketiganya pun fokus mengoreksi gaun pernikahan Gwen dan menambahkan detail lainnya agar Gwen tampil sempurna di hari pernikahannya.

Selesai fitting, ketiganya bergegas menuju hotel tempat acara pernikahan Gwen dan Ezra akan gelar.

"Ghaiz pakai mobilku saja ya" Felly ingin satu mobil dengan Gwen dan Ghaizka agar bisa melanjutkan obrolan mengenai persiapan pernikahan Gwen dan Ezra.

Ghaizka pun mengiakan ajakan Felly, ia menyuruh supirnya untuk kembali ke kediamannya.

"Kak Fell, Abang kapan pulang ke Jakarta?" tanya Ghaizka.

"Sudah dalam perjalanan, tadi sebelum berangkat aku sempat video call dengannya memastikan jika ia sudah benar-benar berangkat bahkan aku sampai memintanya untuk menunjukan tiket pesawatnya sebagai bukti bahwa ia benar-benar berangkat. Anak itu akhir-akhir ini sangat sibuk sekali, katanya mau promosi jabatan" Ucap Felly.

"Tapi kamu tidak perlu khawatir sayang, kamu masih tetap jadi prioritas utamanya." Felly melihat Gwen yang duduk di kursi belakang melalui kaca spionnya.

Gwen tersenyum sambil memegang cincin dari Ezra, ia sudah tidak sabar bertemu dengan calon suaminya.

"Walau pun besok abang sudah di Jakarta, kamu tetap tidak boleh bertemu dengan Abang sampai selesai akad" Ghaizka mengingatkan putrinya jika besok ia sudah harus harus di pingit.

"Dan jangan video call juga, simpan saja rindunya sampai kalian sah" sambung Felly.

Gwen hanya bisa cemberut di bangku belakang karena orang tuanya melarang untuk bertemu dengan Ezra, namun meskipun demikian ia tetap bahagia karena sebentar lagi akan menikah dengan pria yang sangat ia cintai.

Sesampainya di hotel, ketiganya langsung meeting bersama seluruh tim wedding organizer dan vendor untuk mengecek kembali seluruh hal yang bersangkutan dengan hari pernikahan Gwen, termasuk jadwal susunan acara dan tamu undangan dan tidak ketinggalan melunasi semua pembayarannya.

"Pakai punyaku saja" Felly menyerahkan cek yang telah ia siapkan untuk melunasi semua pembayarannya, Felly mengambil cek milik Ghaizka dari tangan salah satu tim WO.

"Pakai punyaku saja Kak" protes Ghaizka, mereka berdua berebut untuk membayar.

"Sudah-sudah, biar adil pakai punya aku dan punya Abang saja, kan kita berdua yang akan menikah" Gwen menghentikan perdebatan kedua mamanya.

"Pakai ini saja ya mba, bisa kan?" Gwen menyerahkan black card miliknya.

Sambil menunggu Gwen melunasi pembayaran, Felly membuka handphonenya. Ia medapatkan satu pesan masuk yang kurang mengenakan dari suaminya.

^^^Rey:^^^

^^^Apakah ini maskapai yang dinaiki ezra?^^^

Rey mengirimkan screenshot dan link berita mengenai berita pesawat hilang kontak.

Tangan felly bergetar ketika membuka link tersebut, air matanya mengalir deras ke pipinya "Tidak mungkin ya tuhan... tidak mungkin..." Felly menjatuhkan handphonenya, pandangannya mulai kabur hingga Felly tak sadarkan diri.

1
Haryati Kurniawan
kereenn banget Thor 👍 bagus banget cerita nya, sukses untuk karya² selanjutnya ya😇
Irma: terima kasih sudah membaca🙏
total 1 replies
Haryati Kurniawan
/Sob/ berlinang air mata
Haryati Kurniawan
aku kembali baca bang Ezra lagi 😍
Irma: Terima kasih kak🙏
total 1 replies
Wahidah Husni
Luar biasa
Safini Azizah
nanges aku kak 😭😭😭
bunda DF 💞
Luar biasa,,, ceritanya menyentuh bgt
Yurnita Bornas
Aku juga boru nasution
ㅤㅤㅤㅤ𝐀⃝🥀rahel
nyesek baca part ini😭
ㅤㅤㅤㅤ𝐀⃝🥀rahel
huaaaa daddy galen kata" nya np bkin tertampar sih😭
ㅤㅤㅤㅤ𝐀⃝🥀rahel
nyesek klo jd Gwen😭
ㅤㅤㅤㅤ𝐀⃝🥀rahel
aku ngakak ngebayangin ekspresi nya si gibran pas diledekin sm ernest 😂
ㅤㅤㅤㅤ𝐀⃝🥀rahel
wkwkwk papa rey protes😂
mobil nya mahal yak harga nya👀
queen ragu itu masang nya, liat gelang salib di pergelangan ezra👀
ㅤㅤㅤㅤ𝐀⃝🥀rahel
ezra bngek bru jg ulth gk ada bbrp mnit dh minta pcaran🏃🏃🏃
tp cowok kek ezra nyri dmn sih, keknya setia 🤔
Haryati Kurniawan
Uda 2x baca... suka banget dgn cerita Ezra, terima kasih Thor, sukses selalu dgn karya2 nya
Irma: Terima kasih banyak Kak sudah membaca 😊
total 1 replies
Sakura Chan
Assalamualaikum wr wb
.
izin pm thor, mampir yuk ke ceritaku judul nya

Aku Tetap Cinta
Hikmah
ceritanya bagus...banyak pelajaran yang dpt diambil. mulai dari toleransi, patuh pada orang tua, menjaga silaturahmi, mendekatan kpd thhan yang sesuai dg kepercayaan masing2.semua tersaji dlm cerita ini.terimakasih thor karyany sangat bagus...semoga sukses dg karya2 selanjutnya thot.
Hikmah: saya juga terimakasih atas karyanya.sukses selalu ya thor...
total 2 replies
Hikmah
inilah seamin dan tak seiman...sedih bacanya...apalagi yang mengalaminya ya....
🐧ᵉᶜ✿Bunda Elsha Chacha🐧
karya MU sungguh luar biasa Thor,banyak hikmah yg terkandung di dalamnya
Irma: Terima kasih bunda
total 1 replies
Haryati Kurniawan
kerennn banget thor 👍👍 sukses untuk karya2 nya
Haryati Kurniawan
akhirnya 😍 cinta akan membawamu kembali
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!