kisah ini menceritakan empat remaja cowok yang dipertemukan dalam sebuah sekolahan bergengsi yang kemudian pertemuan mereka membuat mata batin mereka terbuka dan dapat melihat mahluk tak kasat mata, mereka sebenarnya adalah sekelompok anak yang terpisah selama belasan tahun lamanya namun mereka tak saling mengenal hinga pada akhirnya kejadian pada perkemahan membawa mereka kepada sosok leluhurnya yang kemudian mencari tau jati diri mereka.
kisah ini diambil dari kisah nyata namun diberikan sedikit unsur fantasinya agar terkesan menarik.
dapat kah keempat remaja tersebut mengetahui jati diri mereka sebenarnya? dapat kah mereka mengunakan kekuatan Yang dimikinya dengan baik? dan siapa sebenarnya mereka? temukan jawabnya dengan membaca novel ini jika membaca jangan lupa berikan jejak ya kasih vote dan dukungan buat author biar bisa lanjutkan terus ceritanya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Doni Doni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
petunjuk 2
" pah aku kangen bangget sama papah " ucap edward sambil mengeratkan pelukanya.
ayahnya edward kemudian melepaskan pelukan itu dengan paksa sehingga edward jatuh tersungkur, " kenapa kamu memukul supardi hah" teriak ayahnya edwar
edward kemudian berdiri " karena ibunya adalah seorang pelakor, anak seorang pelakor tak pantas untuk mendapat perlakuan baik di sekolah " jawab edward
ayahnya edward kemudian mencerkram mulut edward " dengarkan perkataan papah, jangan pernah kamu mengangu supardi lagi dan jangan pernah kamu Buat masalah sama supardi kalo kamu tidak inggin berurusan sama papah " ucap ayahnya edward setengah berteriak kemudian membuang dengan kasar wajah edward.
" kenapa papah lebih membela anak perempuan tersebut Dari pada anak papah sendiri, apa karena papah mencintai dia, papah memang dibutakan dengan perempuan pelakor tersebut, aku benci sama papah sampai kapan pun aku akan mengigat ini papah sudah berubah hanya karena perempuan tersebut, aku benci papah," teriak edward dan melemparkan sesuatu tepat di wajah ayahnya kemudian berlalu pergi.
ayahnya edward diam mematung sambil menatap kepergian edward" maafkan papah nak, papah gak bermaksud untuk melukai mu namun papah hanya inggin yang terbaik untuk mu semoga waktu akan menjawab semuanya, mungkin papah bukan yang terbaik maafkan papah karena sudah melukai hatimu" ucap ayahnya edward sambil mengusap air matanya kemudian berlalu pergi.
" apa yang sebenarnya terjadi kenapa ini penuh teka teki aku sungguh dibinggungkan dengan masalah edward" guman ku
aku lalu mengambil barang yang dilempar edward, " gelang " aku menatap gelang tersebut dengan saksama.
" inisial E apa ini nama edward ya" aku kemudian mengemgam gelang tersebut.
tiba tiba aku merasa badan ku ditarik, " don bangun don " aku pun terbangun dan melihat kak perki sudah lengkap dengan seragam sekolah.
aku pun lalu tersadar " apa aku kesiangan lagi kak " ucap ku lalu berlari kekamar mandi, belum sempat kak perki menjawab aku lalu menutup pintu kamar mandi, kak perki hanya geleng kepala.
setelah selesai aku pun memakai seragam dengan buru buru.
" kenapa kamu buru buru seperti itu don " ucap kak perki kemudian memainkan hempone nya kembali.
" kak kok sibuk main HP buruan ambil tas kak nanti kita kena hukum lagi " ucap ku sambil memasang kancing bajuku.
" liat jam noh " tunjuka kak perki pada jam dinding.
kau kemudian melihat jam dinding dan melihat jam baru menunjukan pukul 05:22
" lah kok kakak gak bilang kalo tau aku gak bakalan buru buru " ucap ku kesal dan duduk disisi ranjang.
" gimana mau bilang kamu sendiri ajah udah masuk dalam kamara mandi " ucap kak perki santai.
aku kemudian terkekeh sedang kan kak perki hanya geleng geleng kepala, aku kemudian mengambil kembali buku deary tersebut dan membukanya dan aku pun terkejut menemukan gelang berinisial E, " bukanya ini yang ada dalam mimpi ku kenapa bisa ada di dunia nyata " guman ku dalam hati.
" eh kenapa mimpi ku semalam bisa seperti nyata dan kaya pergi kemasa lalu seseorang ya, apa kah semalam mimpi atau aku memang pergi ke masa lalu seseorang " guman ku dalam hati.
" woii kenapa bengong kaya gitu, ada yang kamu pikirkan " ucap kak perki mengagetkan ku Dari lamunan ku.
" ihhhh nggagetin ajah sih " ucap kukesal.
" habisnya kamu malah ngelamun aku Tanya malah gak dijawab" ucap kak perki sambil terkekeh.
" lagi mikirin apaan sih ada masalah, kamu cerita ajah siapa tau kak bisa Bantu " ucap kak perki
aku kemudian menarik nafas panjang sebelum bercerita " begini loh kak"..........
god bless you too...
top ceritanya thor... i like it.../Good//Good//Good/
maaf, untuk yang ini agak membingungkan...