"Sekarang topinya dulu, besok hatinya." Ucap El pada Diska.
AWAS SENYUM SENYUM SENDIRI DAN JADI BAPER!!
Cerita cinta ditahun 90'an.
Yg kangen cerita 90an silahkan merapat dan mengenang bersama masa-masa cinta monyet dan cinta pertama.
Diska Adalah Seorang Remaja Yang Ceria, senang membaca buku dan hobi membeli banyak buku dan Pandai membuat puisi Sementara Eldirga atau yang biasa dipanggil El Seorang Pria Cool dan Galak yang mempunyai hobi bermain gitar dan menciptakan lagu.
Diam Diam Mereka Saling Jatuh Cinta Namun Saling Gengsi.
Bagaimana Kelanjutannya? Simak Terus Kelanjutannya Ya.
Mohon Kritik dan Saran Yang Membangun Untuk Penulis Agar Lebih Berkreatif.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shann29, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
CINCIN UNTUK DISKA
Malamnya Ayah Datang Menjenguk El,
Diska Sedang Menyuapi El Makan,
"Ayah" Sapa Diska Saat Melihat Ayah Masuk Ke Kamar Perawatan El,
Diska Mencium Tangan Ayah Bergantian Dengan El Dan Ryan Juga Mencium Tangan Ayah.
"Gimana El,Kapok Jadi Pembalap?" Tanya Ayah Dengan Nada Bercanda,
"Ayah Bisa Aja" Jawab El.
"Ga Ada Luka Serius?" Tanya Ayah,
"Gak Ada Yah,Cuma Benturan Keras diBahu Kanan" Jawab El.
"Sama Hatinya Yah, Luka Serius" Sahut Ryan Meledek El.
Ayah Tertawa,
"Namanya Eldirga, Gagah, Orangnya Juga Gagah, Hatinya Gak Segagah Orangnya" Kata Ayah Meledek El.
El Menggaruk Kepalanya Yang Tidak Gatal Itu.
"Kalo Urusan Hati Kan Beda yah" Jawab El Dengan Malu Malu.
"Hatinya Kan Udah Disini" Kata Ayah Sambil Merangkul Diska,
"Maaf ya Yah, Diska Jadi Repot Urusin El" Kata El,
Ayah Tersenyum,
"Ya Sudah, Ayah Gak Bisa Lama, Kasian Ibu DiRumah Sendirian"
"Diska,Ini Vitamin Untuk Kamu, Diminum Ya, Jangan Sampai Ikutan Sakit" Kata Ayah Sambil Memberikan Vitamin Untuk Diska.
"Diska Disini Dulu Gapapa Yah?" Tanya Diska,
"Gapapa,Diska Jaga Kesehatan Ya" Kata Ayah Sambil Memeluk Diska.
.
.
Seminggu Kemudian Kondisi El Sudah Semakin Membaik,
Setiap Malam Diska Menemani El DiRumah Sakit,dan Pagi Harinya Diska Slalu Bekerja Ke Kantor.
"Hari Ini Gw Keluar Dari Rumah Sakit" Kata El Ke Diska Saat Melihat Diska Bersiap Berangkat Kerja.
"Sama Ryan Gapapa Ya El?" Bujuk Diska.
"Gw Pengen Sama Lo" Jawab El.
Diska Menghela Nafas.
"Gw Kerja Dulu ya,Gw Usahain Pulang Cepet" Bujuk Diska Lagi,
Diska Pergi Ke Kantor,Ibu Diana Melihat diska Di Lobby dan Memanggilnya.
"Diskaa" Panggil Ibu Diana,
Diska Menoleh Dan Menghampiri Mama dan Papa nya El.
"Iya Bu" Tanya Diska.
"El Hari Ini Pulang,Kenapa Kamu Kerja?" Tanya Mama Dengan Ramah.
"Saya Akan Usahakan Pulang Cepat Bu" Jawab Diska dan Kemudian Pamit Untuk Segera Bekerja.
Diska Menyeleseikan Pekerjaan, Jam 12 Diska Tak Istirahat Untuk Menyeleseikan Pekerjaanya.
Diska Meminta Ijin Keatasannya Untuk Pulang Jam 1,dan Diijinkan Oleh Atasannya.
DiParkiran Diska Bertemu dengan Pak Fajar.
"Mba Diska,Mau Jemput Pak El Ya?" Tanya Pak Fajar.
"Iya Pak" Jawab Diska.
"Mari Saya Antar,Saya Juga Yang Akan Jemput Pak El Dari Rumah Sakit" Kata Pak Fajar.
"Ga Usah Pak,Makasih,Saya Jemput El Pake Mobil Saya Aja ya Pak,Permisi Saya Duluan Pak" Jawab Diska Dengan Santun.
Diska Melajukan Mobilnya Menuju KeRumah Sakit.
Pak Fajar Memberi Laporan Pada Papanya El,
"Diska Memang Baik Ya Mah" Tanya Papa El Ke Istrinya.
"Baik dan Santun,Penuh Tanggung Jawab Juga" Jawab Mamanya.
Tiba DiRumah Sakit,
"Udah Siap?" Tanya Diska Ke El dan Ryan.
"Kirain Gak Jadi Jemput, Di Telpon Gak Diangkat" Jawab El.
"Gw Ngebut Seleseiin Kerjaan Gw Sampe Gw Ga Istirahat El,Ga Sempet Lihat Hp" Kata Diska Dengan Wajah Lelahnya.
"Maaf Dis,Gw Repotin Lo Ya?" Tanya El.
"Engga El, Yuk Gw Anter Lo Pulang" Kata Diska.
.
.
"Kalian Langsung Ke Loby Ya,Gw Ambil Mobil Dulu, Kata Diska Saat Keluar Dari Lift.
"Lo Ga Diantar Pak Fajar Dis?" Tanya El,
"Gw Yang Mau Jemput Lo Sndiri El" Jawab Diska Sambil Pergi Meninggalkan El dan Ryan.
"Pacar Gw Tuh Yan" Kata El Ke Ryan,
"Iya,Diska Memang Baik Kaya Bokap Nyokapnya" Sahut Ryan
El Masuk keMobil Bersama Diska,
Ryan Pulang Kerumahnya Karna Membawa Motor.
"Lo Dari Kapan Nyetir?" Tanya El.
"Dari Mulai Kuliah" Jawab Diska Sambil Mulai Melajukan Mobilnya,
"Diajarin Ayah?" Tanya El Lagi.
"Iya" Jawab Diska Singkat
"Gw Harus Anter Lo Kemana?" Tanya Diska Mengalihkan Pembicaraan.
"Kerumah Papa" Jawab El.
"Tunjukin Gw Jalannya Ya" Kata Diska Sambil Menyetir dan Memakan Biskuit,
"Lo Belom Makan Dis?" Tanya El,
"Gak Sempet El, Gw Kan Dah Bilang Gw Ngebut Selesei Kerjaan Gw Sampe Gak Istirahat" Jawab Diska.
"Biskuit Mana Kenyang Dis" Ucap El,
"Gapapa El, Gw Udah Biasa" Jawab Diska.
"Mampir Mini Market Dulu, Gw Beliin Roti ya" Bujuk El.
"Engga-Engga, Makasih El, Tapi Gak Usah" Jawab Diska,
"Kenapa Dis?" Tanya El,
"Ini Juga Cukup El" Jawab Diska.
El Terus Memperhatikan Wajah Diska Yang Sedang Menyetir Ada Rasa Sedih Dan Bersalah diHati El Karna Membiarkan Diska Menjadi Terlalu Mandiri, Ya El Takut Diska Tidak Membutuhkannya Lagi,
El Juga Tau Dari Ryan, Kalo Dari Kepergian El, Diska Tidak Pernah Memakan Roti dan Susu Coklat Lagi.
Ponsel Diska Berdering,
Diska Memakai bluetooth Tape Mobilnya Untuk Bicara.
Diska : "Iya"
Soni : "Gw Dis, Soni"
Diska : "Napa Son?"
Soni : "Lo Dimana?"
Diska : "DiJalan, Lo Kenapa, Suara Lo Aneh"
Soni : "Gw Putus Sama Cewe Gw"
Diska : "Lo Dimana Sekarang?"
Soni : "Di Cafe Tempat Kerja Fahmi"
Diska Melihat Jam Di Tangannya,
Diska : "Gw Ga Bisa Kesana Sekarang"
Soni : "Lo Sibuk Terus"
Diska Melirik KeArah El,
dan Menghela Nafas,
Diska : "Besok Pulang Kerja Gw Kerumah Lo Ya"
Soni : "Gak Usah, Gw Nginep Di Kostan Fahmi"
Diska : "Lo Gapapa Son?"
Soni : "Gapapa Dis"
Soni Menutup Telponnya.
Diska Mendial No Ponsel Fahmi.
Fahmi : "Iya Dis?"
Diska : "Soni Ama Lo?"
Fahmi : "Iya Sama Gw, Lo Dimana?"
Diska : "Dijalan, Lo Pantau Soni, Ntar Dia Aneh-aneh"
Fahmi : "Lo Udah Lama Gak Ngumpul, Jangan Kerja Terus Sih"
Diska : "Ntar Gw Telpon Lo Lagi"
Fahmi : "Lo Slalu Menghindar, Lo Butuh Temen Juga Dis"
Diska : "Gw Gapapa Mi"
Fahmi : "Hati-hati Nyetirnya Dis, Jangan Banyak Ngelamum"
Fahmi Mematikan Ponselnya.
Diska Fokus Menyetir,
El Terus Memperhatikan Diska,
Mengingat Omongan Ryan Yang katanya Diska Menghindar dan Menutup diri dari Teman-temannya,
Ya Diska Berubah, Banyak Berubah.
Tiba DiRumah El,
Diska Mengantar El Masuk Ke Kamarnya,
"Lo Istirahat ya,Gw Mau Langsung Balik, Udah Sore" Kata Diska.
"Lo Ga Nginep Disini?" Tanya El,
"Rumah Gw Masih Jakarta El, Kenapa Gw Harus Nginep Disini?" Tanya Diska.
"Seminggu Lo Nemenin Gw diRumah Sakit,Sekarang Gw Ga Biasa Tidur Sendirian" Kata El.
Diska Menatap El,
El Mendekatkan Wajahnya Pada Diska.
"Gw Rindu Lo Dis, Boleh Gw Peluk Lo?" Tanya El,
"Kenapa Lo Nanya,Biasanya Juga Lo Meluk Langsung Meluk" Jawab Diska.
"Koq Lo Jadi Galak Sih Dis?" Tanya El.
"Ya Lo Ngapain Nanya Gw, Lo Mau Peluk Tinggal Peluk, Lo Mau Pergi Lagi Juga Tinggal Pergi, Ga Pernah Kan Lo Mau Tau Prasaan Gw Gimana, Emang Kemaren Lo Pergi Dari Gw Lo Ijin Sama Gw? Enggakan!!" Jawab Diska Dengan Emosi.
"Diskaa" Panggil El Pelan Seakan Tidak Mengenali Diska Yang Telah Berubah Itu,
Diska Terdiam, El Masih Menatap Diska Yang Menunduk.
"Dis, Maafin Gw" Kata El Pelan.
Diska Menghela Nafas, Menatap dan Memegang Pipi El,
"Gw Kan Hak Milik Lo, Lo Boleh Meluk Gw Kapan Aja" Jawab Diska Dengan Pelan,
El Mencium Diska dan Diska Membalas Ciuman El Kemudian El Memeluk Diska Dengan Sangat Erat.
"Lo Hak Milik Gw Kan Dis?" Tanya El.
Diska Mengangguk.
El Berjalan Mengambil Sesuatu Dari Laci meja Kerja dikamarnya Kemudian Menghampiri Diska,Meraih Tangan Diska, Dan Memakaikan Cincin diJari Manis Diska.
"El.." Kata Diska Pelan.
El Mencium Cincin Yang Sudah Terpasang diJari Diska.
"Kita Menikah Ya Dis, Gw Ga Mau Jauh Lagi Dari Lo" Kata El.
Diska Diam Tak Menjawab.
"Diss..Masa Depan Gw Ada Bersama Lo" Ucap El Sambil Menatap Diska,
Diska Tetap Diam Tak Menjawab,
"Kasih Gw Jawaban Dis, Jangan Diem Begini" Desak El.
"Gw Belum Siap El" Jawab Diska.
"Kenapa?" Tanya El.
Diska Diam.
"El Gw Mau Balik" Kata Diska sambil Berbalik dari Hadapan El,
El Menahan Tangan Diska.
"Dis Lo Hak Milik Gw, Gw Mau Milikin Lo Sepenuhnya, Gw Mau Nikahin Lo, Kita Menikah Ya" Bujuk El Lagi.
"Lo Masih Marah Sama Gw?" Tanya El.
Diska Menangis Dan El Memeluk Diska,
"Gw Sayang Sama Lo El" Kata Diska.
"Kita Menikah Ya?" Tanya El Meyakinkan Diska.
"Umur Kita Masih 21 Tahun El" Jawab Diska,
"Hati Lo Udah Yakin Ke Gw Kan Dis? Gw Juga Dis, Kita Mau Nunggu Apa Lagi?
"Kita Menikah Ya Dis?" Ucap El,
"Iya" Jawab Diska Pelan.
El Mencium Diska, Diska Membalas Ciuman El,
El Melepaskan Pagutannya,Tersenyum Melihat Wajah Diska.
"Lo Jangan Dulu Pulang,Papa dan Mama Mau Ketemu Lo,Mereka Udah DiJalan." Kata El Lagi.
"Iya" Jawab Diska Sambil Tersenyum
.
.
Diska Makan Malam Bersama El dan Mama Papanya di Rumah Papanya El.
"Kapan Papa Bisa Bertemu Dengan Ayahnya Diska?" Tanya Papa Dengan Ramah.
"Nanti Aja Om Kalo El Sudah Sembuh" Jawab Diska,
"Panggil Papa dan Mama Aja,Kaya El Manggil Ayah dan Ibu Ke Orang Tua Diska" Kata Papa Lagi.
"Kalian Langsung Menikah Tahun Ini Kan?" Tanya Mama El.
"Maaf Mah,Diska Ga Bisa Menikah diTahun Ini" Jawab Diska.
"Kenapa?" Tanya Mama
"Kenapa Dis?" Tanya El Yang Duduk diSebelah Diska.
"Kontrak Kerja Diska Belum 1 Tahun,Waktu Diska Tanda Tangan Kontrak,Syaratnya Tidak Menikah Sampai 1 Tahun Kedepan" Jawab Diska Menerangkan.
"Gapapa Diska,Diska Kan Kerja DiKantor Papa" Kata Mama Ke Diska.
"Maaf Mah,Tapi Diska Ga Bisa Melanggar Apa Yang Sudah Jadi Komitmen,Ayah Mengajarkan Diska Untuk Slalu Bertanggung Jawab" Kata Diska Menjelaskan.
El Tersenyum,
"Calon Istri El Baik Kan Pah" Kata El Sambil Mengusap Kepala Diska.
Papa dan Mama El Tersenyum.
"El Nanti Akan Bekerja Sekantor Denganmu Dis"
Kata Papa,
"Iya Pah" Jawab Diska.
Selesei Mengobrol Diska Pamit Pulang.
"Bisa Pulang Sendiri? Gw Khawatir" Kata El.
Sambil Mengantar Diska Ke Teras.
"Slama Ini Lo Ga ada Juga Gw Slalu Sendiri El, Kemana-Mana Sendiri" Jawab Diska Sambil Melihat Mobilnya.
"Lo Udah Biasa Sendiri,Jadi Gak Mau Gw Temenin Lagi?" Tanya El.
Diska Menatap El,
"Lo kan Masih Sakit El,Emang Lo Udah Bisa Bawa Mobil Terus Anter Gw Balik?Lagian Gw Bawa Mobil Juga Kan" Jawab Diska Menjelaskan.
"Lo Banyak Berubah Dis,
Lo Udah Ga Manja Lagi" Kata El.
Diska Diam.
"Lo Yang Maksa Gw Buat Keras Ke Diri Gw Sendiri El" Jawab Diska Pelan dan Menangis.
El Menatap Diska Kemudian Memeluknya.
"Sakit Banget Ya Dis? Hati Lo Sakit Banget ya? Gw Jahat Banget Sama Lo Ya Dis?" Tanya El.
"Kenapa Lo Lama Banget Perginya El,Gw Rapuh Ga Ada Lo,Gw Takut Lo Ga Balik Lagi,Gw Takut Jalan Sendirian" Kata Diska Masih Dengan Menangis diPelukan El,
"Dengan Cara Apa Apa Gw Harus Nebus Kesalahan Gw Dis?" Tanya El,
"Lo Jangan Pergi Lagi,Jangan Tinggalin Gw Lagi" Jawab Diska Pelan.
El Memeluk Diska Dan Membelai Kepala Diska.
Mama dan Papa nya El Terharu Melihat Kisah Cinta El dan Diska.