NovelToon NovelToon
Cinta Jangan Lepaskan

Cinta Jangan Lepaskan

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Action / Cintamanis / Duda / Keluarga & Kasih Sayang / Wanita Karir / Janda / Tamat
Popularitas:601k
Nilai: 5
Nama Author: Rere ernie

Sebaiknya Jangan Dibaca!

Bacaan Novel ini pindah ke Novel satu lagi, silahkan cari judul Janda ketemu Duda GET MARRIED.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rere ernie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab.27 Memulai Cinta Baru.

Kota New York, Amerika.

Jam 7 Malam, waktu setempat.

Raditya baru saja pulang dari perusahaannya, dia baru saja menjatuhkan tubuhnya ke atas sofa untuk istirahat.

Saat dia ingin memanggil istrinya, suara deringan dari ponselnya terdengar. Dia melihat nama di layar ponselnya adalah Kasya, dia pun segera mengangkatnya.

"Hai kakak ipar kesayanganku, apa kabar? Tumben telepon, apa kangen padaku? Haha...." Ucap Raditya seperti biasanya, yang masih saja suka bercanda.

"Kamu tuh ya, mulutmu masih gak bisa dijaga. Nanti kedengaran istrimu, kamu bisa diusir tidur diluar. Hahaha...." Kasya pun menertawakannya di ujung telepon sana.

"Hahaha......baiklah, ada apa Kasya?." Tanya Raditya.

"Gini Dit, aku mau bicara sesuatu yang penting padamu. Tapi kamu harus janji ya, jangan bilang siapa-siapa lagi. Soalnya Byan yang menyuruhku merahasiakannya." Suara Kasya terdengar khawatir.

"Oke,oke.....jadi?." Raditya semakin penasaran, karena suara Kasya terdengar sangat gelisah.

"Aku sebenarnya ingin menghormati keinginan Byan, tapi hari ini sudah jadwalnya pergi ke Rumah Sakit." Kasya menghentikan perkataannya, dan berpikir sejenak harus melanjutkan atau tidak.

"Kasya, ada apa sebenarnya. Kenapa Byan harus ke Rumah Sakit? Dia sakit?." Raditya mendesak Kasya, ketika menyadari keraguannya.

Kasya di ujung telepon pun berpikir keras, jika dia tidak mengatakan pada Raditya, terus siapa yang akan mengurusnya.

"Radit, sebenarnya Byan sakit. Seminggu kemarin dia sempat dibawa ke Rumah sakit, dan dirawat selama beberapa hari. Dokter bilang, ginjalnya kembali rusak, dan harus segera diganti." Diujung telepon sana Kasya menghela nafasnya, Raditya pun mendengarnya.

"Jadi, tolong nasehati Byan dan bawa dia ke Rumah sakit yang terbaik disana." Pinta Kasya.

"Kasya, aku mengerti. Baiklah, aku akan berbicara padanya. Aku tutup teleponnya." Ucap Raditya dan mematikan panggilannya.

Raditya segera berjalan menuju kamar Byan, dia membuka pintu kamarnya yang tidak terkunci dan masuk ke dalam.

Byan terlihat sedang tiduran di tempat tidur dengan senyuman di wajahnya.

"Byan.....Paman ingin bicara." Ucap Raditya dengan wajah serius.

Byan memalingkan wajahnya dari ponselnya, dia pun bangun dari rebahannya.

"Ada apa Paman?." Tanyanya.

"Paman tidak ingin berputar-putar. Ibumu baru saja telepon, dia memintaku membawamu ke Rumah sakit. Katanya hari ini adalah jadwal cuci darahmu, jadi malam ini paman akan menjadwalkan pengobatanmu di Rumah sakit terbaik disini, dan besok siang paman akan mengantarmu. Paman tidak menerima penolakan." Raditya menajamkan suaranya.

Byan menghela nafasnya, dia tidak bisa menolaknya, karena tubuhnya memang terasa sedikit kesakitan dari kemarin.

"Baiklah paman, aku ikut keputusan Paman. Terima kasih, selalu ada untukku dan Ibuku." Ucap Byan penuh rasa terima kasih.

"Kamu ini, kalian berdua adalah keluargaku. Jadi mana mungkin aku tidak menyayangi kalian. Baiklah, tunggu kabar dari Paman besok." Raditya menepuk pundak Byan lembut.

***************

Macau, China.

Jam 8 Pagi, waktu setempat.

Kasya masih menatap ponsel di tangannya, dia belum merasa lega meskipun sudah menitipkan Byan pada Raditya.

Tok...tok.....tok.

Terdengar ketukan di pintu kamar hotelnya.

"Siapa?." Tanyanya.

"Saya Dion, Nyonya." Dion berkata di luar pintu.

"Sebentar." Ucap Kasya sambil berjalan untuk membuka kunci pintunya.

Setelah terbuka terlihat Dion membawakan sarapan pagi untuknya, di atas meja roda.

"Nyonya, aku membawakan sarapan untukmu. Semalam sebelum tuan Axel pergi untuk bertemu tuan Raka, dia sudah menyuruhku untuk menyiapkan sarapan ini. Ah, juga ada kartu ucapan darinya." Dion tersenyum.

"Oh, masuklah." Kasya membuka jalan untuk Dion.

Dion segera mendorong meja yang berisi sarapan itu, dan masuk ke dalam.

"Baiklah, terima kasih Dion."

"Kalau begitu, saya pergi dulu." Dion melangkahkan kakinya untuk keluar.

"Tunggu!." Kasya menghentikannya.

Langkah Dion pun terhenti, dan berbalik badan menghadap Kasya.

"Itu, temani aku sarapan. Ah maksudku, kita mengobrol sedikit, selagi aku makan." Kasya mulai penasaran dengan Axel dan ingin bertanya pada Dion.

Dion tersenyum karena mengerti.

"Dion duduklah, santai saja." Kasya melangkahkan kakinya berjalan ke arah tempat duduk.

Dion pun menurutinya dan duduk di kursi di depan Kasya.

"Aku ingin tau kehidupan Axel secara singkat, aku hanya ingin mengenalnya lebih jauh." Kasya lalu memberikan senyuman terindahnya pada Dion.

Degh! Degh! Degh!.

Jantung Dion tiba-tiba berdebar kencang, dia menatap senyuman Kasya dengan tatapan mata yang seperti terkena sihir.

"Ah dasar bodoh! Dia calon Nyonya-mu!" Dion mengutuk dirinya sendiri.

Dion menggelengkan kepalanya, menyadarkan dirinya.

"Baiklah, saya akan menceritakannya." Kata Dion, tapi matanya menatap ke arah lain.

Kemudian Dion mulai menceritakan masa lalu Bos-nya, dan juga cerita hidup Bos-nya yang sekarang. Dion mengatakannya dengan singkat, tapi dia merahasiakan tentang Axel yang pewaris Kasino dan pemilik hotelnya.

Kasya dengan sungguh-sungguh mendengarkannya, sambil tangannya sesekali memasukkan makanan ke dalam mulutnya.

Akhirnya Dion selesai menceritakannya, dia masih menatap ke arah lain dan duduk dengan tidak nyaman.

"Hem, ternyata masa lalu Axel lebih menyedihkan dariku. Dia bahkan dikhianati oleh orang terdekatnya. Betapa miris sekali, terlalu kejam untuknya. Dikhianati oleh Ayah kandungnya sendiri, bukankah itu terlalu kejam? Iya kan Dion?." Kasya menatap Dion.

Dion mendengarnya tapi hanya menganggukkan kepalanya, tanpa menolehkan kepalanya pada Kasya.

"Dion, ada apa denganmu? Kenapa malah melihat ke jendela? Aku sedang berbicara padamu." Kasya merasa heran dengan tingkah Dion.

Dion pun menghela nafasnya, dan memalingkan wajahnya pada Kasya. Saat Dion menatap wajah Kasya, sekali lagi ada sesuatu perasaan yang menggelitik hatinya, dia semakin merasa gelisah.

"Ah Nyonya, aku banyak pekerjaan. Jadi, aku pergi dulu." Tanpa menunggu jawaban dari Kasya, Dion berjalan keluar dengan sangat cepat, bahkan hampir terjatuh karena tersandung kakinya sendiri.

Kasya melongo melihat tingkah laku darinya, biasanya jika bertemu Dion akan selalu bersikap humoris.

Kasya pun menggelengkan kepalanya tidak mengerti.

"Ah, aku lupa menanyakan pertemuan Axel dan Raka semalam padanya. Ish! Padahal aku masih penasaran." Kasya pun akhirnya melanjutkan makannya kembali, dan membaca kartu ucapan dari Axel.

"Selamat pagi wanita berduri-ku, aku menyiapkan makanan sehat untukmu dan rasanya yang dipenuhi rasa cinta dariku. Lain kali aku yang akan memasak langsung untukmu, siapkan lidah dan perutmu, karena masakanku adalah yang terlezat di dunia." Kasya membaca tulisan kartunya sambil tersenyum senang.

"Apa? Masakan terlezat di dunia. Haha....percaya diri sekali dia." Kasya mengelus lembut tulisan tangannya.

"Axel, aku tidak menyangka kisah masa lalumu lebih menyedihkan dariku. Apa selama ini penderitaanmu lebih menyakitkan dariku, sampai kamu menderita fobia?." Gumamnya.

"Axel.....ayo sama-sama kita saling menyembuhkan semua luka yang pernah kita alami. Mari kita menghapus masa lalu dan merajut bersama masa depan kita berdua." Kasya tersenyum lebar, hatinya terasa bebas, karena mulai sekarang dia akan menutup semua lembaran cerita cinta lama, dan membuka lembaran cinta yang baru.

1
kurnia rahayu
Luar biasa
falea sezi
nah lu pelukan ma mantan istri gimana istri kagak. salah paham coba istri lu pelukan ma mantan nya panas gk lu
Rere🌠: Kakak kalo baca novel ini mending baca yg judul "Janda ketemu Duda Get Merried". Disana lebih lengkap sampai tamat, disini gantung diakhir. Ceritanya sama tp disana lbh baik krna udh revisi 🫰🏻😁
total 1 replies
Andi Fitri
salah si Dion udh tau milik bos nya malah jatuh cinta..
Andi Fitri
hahaha janda duda ketemu..
Putri Pink
seru thor,ayo lanjutkan..
Putri Pink
wiiihhh mama wonded woman yg gercap nihh..
bner" mama yg bisa melindungi sang anak
Alena
woww hebat...mama & anak menikmati DP surga dunia 😜🤭
Eka Ari
singkat padat dan jelas
Alea Wahyudi
ko aku yg nyesek ....
Nuzlie🎭eiLzun
tahniah thor.. bisa melewati kata2 hinaan mereka yang dengki dan membenci kita.. smoga trus sukses dan bahagia...🍫♥️🍫
Nuzlie🎭eiLzun
thor emang yang terbaik.. readersnya bisa deg degan atau kambuh jantungan .. ♥️🍫♥️
Nenk Kwr
kasihan dion thor. sudah menjaga khesya dan anaknya bertahun tahun. dan khesya begitu mudahnya memaafkan exel yg mau dirawat sama mantan istrinya.padahal khesya juga bisa merawat exel. semoga dion mau menerima cintanya black ross dan menikah
Sri Rahayu Harianti
lanjut dong thor apa ceritanya Dean dan Axel Dion dan yg lainnya
Sri Rahayu Harianti
terlalu pendek sekali,gmn tentang Dion dan Raka mereka hidup degan siap, ending nya kurang Thor🙏🙏
Mis Mel
semangat Thor next part nya
h a y u
Sammy lbih cakep dri byan
Donna Armen
yah.. gantung ya..
emily, raka, dion, Black rose gmn dengan mereka..

#seminggu baca, kembalikan mantan istriku dan cinta jangan kau lepas
#cerita yang bagus..

🥰🥰🥰
Yesi Triyanto
visual marsha cantik bngt thor
uups
Alex d culik emely kayaknya deh🤔🤔🤔
uups
jangan sampel byan mati ,,,,, ☹️☹️☹️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!