novel season ketiga tentang Qyu Carellya/Yue Cha Hua setelah menyelesaikan hidupnya di zaman Dinasti.
Seorang laki-laki yang menanti Qyu Carellya menjadi istrinya karena janji dia buat sewaktu kecil bersama seorang bocah lelaki.
Siapakah laki-laki yang telah menanti Qyuh Carellya di dunia ini?!
ada hubungan apakah lelaki ini pada Qyu Carellya?!
Genre: Romantis, Fantasi,Action,Sci-fi
KARYA ORIGINAL !!!!
(dilarang plagiat,jika ada kesamaan nama mohon maaf karena 1 nama bisa dipakai ribuan orang,jika ada kesamaan tokoh author hanya mengambil di pinterest/google, cerita ini murni hasil karya author,mohon dihargai dan tidak memplagiat. 🙏)
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Amelia Amel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 28 Masa Kecil
(P.O.V FLASHBACK QYU & RYO)
Saat Qyu masih Sd dan andrean masih hidup, Karena pertunangan atas kemauan orang tua mereka dengan berat hati Qyu melupakan perasaan nya pada Ryo sehingga mencoba menerima Andrean sebagai Tunangan dan calon suaminya di masa depan kelak. Andrean dan Qyu beberapa kali berkencan berdua tanpa ada Ryo di samping mereka.
Ryo yang menyamar sebagai Andrean sedang berkencan dengan Qyu di halaman taman belakang rumah Ryo, setelah letih bermain mereka berdua masuk kerumah dan duduk diruang belakang,Qyu yang sangat malas merebahkan kepalanya di paha Ryo yang sedang menyamar sebagai Andrean.
(Ilustrasi visual Qyu & Ryo sewaktu kecil)
Ryo membelai rambut Qyu dan Qyu merasa tenang dan sangat suka ketika kepala nya di belai lembut.
"Apa kau lelah?" tanya Ryo yang menyamar sebagai Andrean.
"iya."
"apa kau ingin tidur?"
"sedikit."
"mau ku bacakan cerita tidak?"
"aku tak suka buku dongeng,itu hanyalah khalayan seseorang bukan fakta ataupun mitos." ucap Qyu yang sedari kecil memang pintar.
"kau suka cerita apa?"
"entahlah... aku lebih suka komik dan anime." ucap Qyu yang kini Ryo terkekeh.
"bukankah sama saja itu dengan dongeng?"
"beda. dongeng itu kisah percintaan yang membuat anak-anak mengharapkan nya sedangkan anime kan memang ada sedikit dari kisah nyata bahkan ada pesan dan kesannya."
"baiklah... baiklah...aku tak ingin berdebat dengan mu." ucap Ryo yang membelai rambut Qyu.
Karena sangat nyaman dengan perlakuan Ryo yang menyamar sebagai andrean hingga akhirnya Qyu tertidur di paha Ryo dan Ryo membiarkan Qyu tidur di pangkuan nya sampai-sampai membuat kaki Ryo kram pada akhirnya dan susah berjalan.
......................
Setelah mereka Remaja Qyu yang baru kelas 7(1) smp sedangkan Ryo 10(1 )sma. pada saat itu Andrean menyerah terhadap Qyu yang kini Tunangan Qyu adalah Ryo yang menyamar sebagai Andrean sebelum kecelakaan terjadi.
Ryo dan Qyu kini sedang berkencan di bioskop,Qyu yang menunggu Tunangan nya itu di dalam bioskop dan duduk selama berjam-jam akhirnya Ryo datang dengan napas nya tersengal-sengal seperti habis berlari.
"kenapa terlambat?" tanya Qyu sedikit kesal karena sudah menunggu selama 2 jam.
"maaf... tadi ada Ekstrakulikuler di sekolah mendadak,untung saja aku dapat izin pura-pura sakit."
"seharusnya bilang,kan bisa nge sms aku dulu."
"iya maaf...maaf...ayo kita nonton,kau mau nonton film apa?"
"Vampire."
"baiklah,aku akan beli popcorn dan minuman dulu,kau antri sebentar yah."
"ok." ucap Qyu yang kini mengantri dan Ryo membeli sebuah popcorn.
setelah beberapa menit kemudian Ryo mendatangi Qyu yang mengantri dengan popcorn dan minuman ditangannya. Qyu membantu membawa Popcorn milik Ryo dan setelah mereka membeli tiket, mereka langsung masuk ke bioskop yang ternyata sudah mulai 1 menit yang lalu. mereka berdua mencari tempat duduknya dan duduk di kursi mereka.
Mereka berdua saat nonton film vampire itu sangat tegang dan serius menonton nya, apalagi tentang vampire yang membunuh manusia dan vampire,membuat Qyu suka adegan dimana pembantaian para Hunters yang memburu vampire dan saling membunuh, setelah adegan pembantaian itu berakhir,sang Hunters yang sebagai tokoh utama pria nya kini berciuman dengan wanita Hunters yang memang di beberapa film sebelumnya si wanita tertarik pada pria. Ryo langsung menutup mata Qyu pada saat adegan ciuman itu membuat Qyu kaget hingga popcorn nya sedikit tumpah.
"apa yang kau lakukan Andrean? aku tak bisa melihat." ucap Qyu.
"sebentar. kau belum cukup umur untuk melihat nya." ucap Ryo yang menyamar sebagai Andrean.
"aku sudah besar, lepaskan." ucap Qyu yang meronta dan mencoba melepaskan tangan Ryo tapi Ryo lebih kuat karena dari kecil Ryo berlatih ilmu beladiri dengan kakek Qyu sedangkan Andrean belajar ilmu kedokteran dari ayah Qyu.
pada saat Qyu smp kakek dan ayahnya masih hidup dan saat kelas 2 smp kakeknya meninggal karena sakit tak lama saat Qyu kelas 1 sma ayahnya yang meninggal.
(Ilustrasi visual Qyu dan Ryo yang masih menyamar sebagai Andrean yang nonton bioskop)
"kau masih kecil Qyu." ucap Ryo yang kini memeluk Qyu dan masih menutup mata Qyu agar tak melihat adegan ciuman itu yang sangat lama hingga berakhir di ranjang. tapi saat di ranjang tentu saja adegannya tak ada,dan dihilangkan...ralat... disembunyikan sama produser nya. 🤭
"kau juga masih kecil,ini namanya tak adil."
"shhtt...kita terlalu berisik banyak yang melihat kearah kita." ucap Ryo yang kini melepaskan tangannya dari mata Qyu karena adegan hot nya telah selesai.
Qyu melihat sekeliling nya dan benar orang-orang yang duduk dibawah melirik kearah mereka yang duduk di kursi atas. suara Qyu menggema sedikit diruang itu. kini Qyu terlihat kesal dengan Ryo yang membuat Ryo hanya tersenyum dan sedikit tertawa kecil yang hanya Qyu saja mendengar nya.
setelah acara itu selesai, mereka berdua keluar dari bioskop dan kemudian makan di restoran cepat saji dalam mall itu. mereka berdua berjalan bergandengan tangan menuju restoran cepat saji dan memesan makanan dan Qyu masih kesal dengan kejadian tadi.
"Sudahlah...jangan ngambek lagi,apa kau mau es krim?" tanya Ryo.
"tak perlu."
"makanlah dulu, bukankah kau suka burger dan greentea serta fried chicken." bujuk Ryo agar Qyu mau makan.
dan Qyu pun akhirnya makan dengan perasaan masih kesal,Ryo yang melihatnya geli dengan kelakuan Qyu itu hingga tertawa kecil. Qyu tak mempedulikan tunangan nya itu dan hanya makan sampai kenyang.
saat mereka berjalan pulang, mereka bertemu andrean asli karena mereka identik sama dan memakai seragam yang sama sehingga mereka susah dibedakan.
"Ryo ada apa?" tanya Ryo asli yang menyamar.
"Ada sesuatu yang ingin kuberi tahu,aku ingin berbicara berdua dengan mu Andrean." ucap Andrean asli yang menyamar jadi Ryo.
"baiklah. Qyu tunggu sebentar disini jangan kemana-mana." ucap Ryo yang kini Qyu mengangguk dan duduk di salah satu kursi di pinggir jalan.
Tak jauh si kembar itu berbicara serius dan yang mereka bicarakan adalah tentang perusahaan Tao yang memplagiat beberapa produk barang dari perusahaan mereka. kini Ryo menelpon seseorang sedangkan andrean asli pergi berjalan kearah Qyu untuk menemani nya,dan Qyu memang tak bisa membedakan mana Ryo asli dan Andrean asli.
"sudah?" tanya Qyu.
"iya." ucap Andrean asli yang kini Qyu memegang tangan andrean dan andrean hanya diam.
karena Andrean juga memiliki perasaan pada Qyu walau sudah menyerah, membuat nya sedikit bahagia saat Qyu menggandeng tangannya yang kini Andrean tersenyum tipis. saat Ryo selesai menelepon,dia melihat Kakak kembarnya bergandengan tangan dengan Qyu tentunya itu sedikit membuat nya sakit hati tapi Ryo membiarkan mereka. Ryo dan Andrean rela saling berbagi cinta mereka untuk Qyu. Sedangkan Qyu tidak tau sama sekali hal di antara mereka.
saat Andrean sadar Ryo memperhatikannya dari jauh,Andrean berniat ingin melepaskan tangan Qyu tapi Ryo menggeleng pelan sambil tersenyum yang seperti mengatakan tidak apa-apa. Ryo berjalan kearah mereka berdua.
"ayo pulang." ajak Ryo asli yang kini Qyu mengangguk dan masih memegang tangan Andrean.
Saat Ryo menyebrang jalan lebih dulu tiba-tiba ada mobil dengan kecepatan penuh yang entah datang darimana,yang mengklakson mobilnya,Ryo terdiam mematung karena silau cahaya mobil dan ditambah cahaya matahari hingga dia menutup matanya dengan lengan,Andrean yang melihat nya langsung melepaskan tangan Qyu dan berlari mendorong Ryo.
titttt...titttt...Brukkk.
Bukan Ryo yang tertabrak mobil itu melainkan Andrean,badan Andrean jatuh ketanah dengan darah segar yang mengalir perlahan ke tanah itu. Ryo masih syok melihat Andrean yang tertabrak di depannya dengan wajah pucat yang kini terduduk, sedangkan Qyu juga syok dan berlari kearah Andrean sambil menangis.
"Andrean...bangun...Andrean...hiks..sayang... bangun lah... kumohon sadarlah...banyak sekali darahmu...hiks...Andrean." ucap Qyu yang menggerakkan tangan andrean dan menepuk pipi andrean.
orang yang melihat di sekitar langsung berkumpul,ada yang menelepon ambulan,dan beberapa warga lainnya menahan pelaku yang menabrak Andrean. serta ada yang langsung memanggil polisi. saat ambulan datang Qyu dan Ryo ikut masuk dan membawa andrean kerumah sakit. Ryo langsung menelpon kedua orangtuanya saat sampai dirumah sakit dan dengan bergegas orang tuanya datang. yang langsung menangani Andrean pada saat itu adalah Ayah Qyu yang Qyu langsung mencari ayahnya dirumah sakit sebagai Dokter bedah yang melakukan segala operasi darurat dan dokter umum.
Saat berjalan nya operasi dengan ayah Qyu yang berusaha keras untuk menyelamatkan andrean dan menjahit luka di kepala andrean yang tengkorak kepala samping nya retak sedikit dan kulit kepala nya yang terbuka lebar hingga mengeluarkan banyak darah. karena ayah Qyu tau golongan darah Andrean sehingga dengan cepat para perawat membawa kantong darah dan memasukkan jarum kecil di lengan Andrean, hingga andrean sedikit sadar dan langsung meminta ayah Qyu memanggil kan kembarannya itu. Ryo pun masuk kedalam setelah ayah Qyu keluar untuk menenangkan Qyu yang menangis.
"R..yo..."
"jangan bicara... kumohon kau harus selamat,hanya kau satu-satunya saudaraku."
"aku...harap kau menjaga Qyu...ja..ngan... lepaskan Q..yu..jika kau tak suka lagi...ka..u harus menjaganya..."
"iya aku janji. walau Qyu tak menyukai ku aku akan menjaga nya untukmu. aku pasti akan menjaga nya jadi kau harus selamat."
"m..ma..maaf...semo..ga ba..hagia..." ucap Andrean yang kini menghembuskan nafas terakhir nya.
Ayah Qyu langsung masuk saat perawat disana yang berjaga memanggil Ayah Qyu,dan Ryo keluar sambil menangis dengan wajahnya yang masih pucat sedangkan Qyu duduk sambil menangis yang ditemani ibunya si kembar. Dan pada saat inilah Qyu tak menerima Andrean sudah meninggal dan selalu menyalahkan Ryo atas kematian Andrean.
(Flashback Off)
...----------------...
keren keren kerennnnn Thor ceritanya....😘😘😘😘😘
lope you puooolll buat author,....❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
Itu semua demi dirimu Qyu.... Mengertilah...
......
Semoga Qyu mngerti dan paham dg maksud Ryo berbohong.... Toh jga tdk ada alasan wanita lain kan....