NovelToon NovelToon
Pesona Duda Memikat Hati Kembang Desa

Pesona Duda Memikat Hati Kembang Desa

Status: tamat
Genre:Beda Usia / Romansa pedesaan / Anak Genius / Selingkuh / Duda / Tamat
Popularitas:211.8k
Nilai: 5
Nama Author: IAS

Jika biasanya istri yang dikhianati suaminya, maka yang terjadi pada Rohan tidak demikian. Dia lah yang dikhianati oleh sang istri.

Pernikahan yang dibangun oleh cinta nyatanya tak selalu manis. Rohan harus menerima kenyataan pahit istrinya berselingkuh.
Perceraian pun tak terelakkan. Ia mendapatkan hak asuh putra putrinya yang baru berusia 5 dan 3 tahun.

Tak ingin berlarut dan mengingat sakit hatinya, Rohan menjual semua asetnya di kota dan berpindah ke desa.

Namun siapa sangka, di sana dia malah menjadi primadona.

"Om Dud, mau dibantuin nggak jemur bajunya? Selain jago dalam pekerjaan rumah, aku juga jago dalam hal lain lho."

Entah sejak kapan itu terjadi tapi yang jelas, gadis itu, gadis yang dijuluki Kembang Desa tersebut mulai mengusik kehidupan dan hati Rohan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon IAS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kamu Lagi 29

"Mau kemana, Best?"

"Mau ketemu Rishi sama Riesha. Kok aku jadi ngerasa nggak enak tadi sama anak-anak habis nolak mereka. Sekalian ini mau ngasih permen jelly buatan aku sendiri pak buat ungkapan permintaan maaf ke mereka,"jawab Bestari.

Dewa hanya tersenyum. Tenyata putrinya sedari tadi ada di dapur membuat permen yang diperuntukkan kepada anak-anak itu.

Dewa juga tak bicara apa-apa dan memilih untuk kembali masuk ke kamar.

Bestari pun bergegas untuk keluar dari rumah, ia berjalan cepat agar bisa segera sampai di kediaman Rohan. Rasanya tak sabar memberikan permen jelly buatannya kepada Riesha dan Rishi.

"Anak-anak pasti suka,"ucapnya dengan riang.

Niat hati ingin cepat bertemu dengan kedua anak lucu nan menggemaskan itu. Tapi ternyata fakta di lapangan berbeda.

Lebih dulu Bestari melihat Rohan yang berdiri di depan rumah. Awalnya dia ingin menyapa, tapi kata pertamanya seketika menggantung saat mendengar Rohan tengah berbicara di telepon.

Bestari ingin pulang saja, ia sudah berbalik dan melangkahkan satu kakinya. Akan tetapi kaki yang satunya tak jadi melangkah maju. Ia malah membalikkan tubuhnya kembali untuk melihat ke arah Rohan. Semua itu karena ia mendengar perkataan Rohan.

Ya Bestari dapat mendengar dengan jelas apa yang Rohan katakan.

"Aku bersumpah, bahwa aku nggak melarang anak-anak bertemu denganmu. Anak-anak lah yang nggak mau ketemu sama kamu."

Ya itu lah penggalan kalimat yang Bestari dengar. Dan entah mendapat dorongan dari mana, ia pun berjalan mendekat ke arah Rohan. Menyentuh lengan Rohan dan berkata lirih pada pria itu.

"Sttt, Om Dud. Aku mau nemenin anak-anak buat ketemu ibu mereka." Begitulah yang Bestari ucapkan. Dia berkata dengan sangat lirih agar yang di seberang sana tak ikut mendengar suaranya.

Akhirnya pembicaraan di telepon itu bisa diselesaikan dengan baik.

"Maaf. Maafkan aku Bestari. Aku sungguh minta maaf,"ucap Rohan. Rasa bersalah dalam setiap kata yang diucapkan melalui kata maaf itu benar-benar terasa. Bestari bahkan bisa merasakan luka diucapkan pria itu.

"Nggak perlu minta maaf, Om Dud. Aku yang bersedia membantu kok. Jadi jangan merasa terbebani. Jadi, Om Dud mau nemuin anak-anak sama ibu mereka dimana? Apa di rumah ini?" sahut Bestari.

Rohan menggelengkan kepalanya dengan cepat, dia tidak ada niat untuk memberitahu rumahnya kepada mantan istrinya itu. Setidaknya untuk saat ini dia masih belum ingin Ista tahu.

"Kalau gitu gimana dengan tempat ini aja. Kayaknya oke, anak-anak juga bisa main nanti,"usul Bestari. Dia Menunjukkan sebuah tempat wisata yang ada di sekitar daerah mereka.

Rohan melihat lebih dulu tempat itu, dan ia setuju dengan saran dari Bestari.

"Ya udah oke, ke sini aja. Makasih ya Bestari. Aku sungguh berhuntang budi kepadamu dengan sangat banyak. Nggak tahu gimana caranya aku bisa balasnya,"ucap Rohan.

"Dengan senang hati, Om Dud. Buat ngebalesnya, nggak perlu dipikirin. Itu gampang, yang penting suatu hari nanti kalau aku aku butuh,Om Dud harus siap sedia. Hahaha, nggak aku cuma bercanda. Ya udah aku pulang dulu ya. Ini tolong berikan ke anak-anak. Kapan waktunya akan pergi hubungin aku aja,"jawab Bestari sambil mengulurkan toples kecil yang berisi permen buatannya tadi.

Gadis itu melenggang pergi dan semakin jauh. Tapi Rohan masih ada di sana hingga gadis itu tak terlihat.

"Tenang Bestari, aku bakalan bantu kamu. Apapun yang kamu butuhkan aku akan membantumu. Apapun itu, aku bersumpah,"gumam Rohan lirih. Dia pun akhirnya masuk ke rumah. Kabar tentang pertemuan dengan Ista harus kembali ia sampaikan kepada anak-anak. Awalnya anak-anak menolak seperti sebelumnya. Akan tetapi setelah Rohan berkata bahwa Bestari akan ikut, mereka pun bersorak dengan sangat senang.

"Benelan ibun mau ikut?"

"Iya yah, ayah nggak bohong kan?Kak Bestari beneran mau ikut kan?"

Riesha dan Rishi serempak bertanya. Mereka seolah memastikan tentang keikutsertaan Bestari.

Mereka berdua tak langsung percaya mengingat tadi pagi Bestari menolak dengan tegas.

"Iya bener. Ayah nggak bohong kok. Ini buktinya. Tadi Kak Bestari bilang gitu sambil ngasih ini. Kata Kak Bestari ini permen jelly yang dibuatnya sendiri tadi,"ucap Rohan. Dia tak meragukan apa yang diberikan oleh Bestari karena Bestari pasti menggunakan bahan-bahan yang baik.

"Waaah pelmeeen. Liesha mauuuu."

"Aku juga aku juga. Bagi dua ya dek."

Rohan tersenyum senang. Dia tidak menyangka anak-anaknya benar-benar sangat antusias seperti ini dan lagi-lagi semua karena Bestari.

"Kamu lagi kamu lagi, Bestari. Banyak sekali pengaruh mu bagi anak-anak. Dan aku bahkan belum pernah melihat mereka kayak gini ke Ista. Aneh kan?"

TBC

1
Diah Anggraini
bagus ceritanya
Diah Anggraini
senjata makan tuan is..
sakit kan rasanya
Diah Anggraini
aku masih ngikutin ka.. tenang aj.. cerita bikin luluh
Diah Anggraini
sabar ya rohan.. saya jadi nyesek bacanya
bibuk Hannan & Afnan
keren alur ceritanya luar biasa campur aduk jd satu, sedih lucu greget
bibuk Hannan & Afnan
sellau=selalu
bibuk Hannan & Afnan
dilalukan=dilakukan
bibuk Hannan & Afnan
acar😁😁typo kak
acar=acara
bibuk Hannan & Afnan
typo kak @Damar Pawitra ibu kami bukan ibu kamu
bibuk Hannan & Afnan
typo kayaknya ya kak Damar
diketahui oleh Dewa bukan Rohan
💝🧚SHA_QUANDRA 😇
Bagus. Gk banyak konfliknya.
bibuk Hannan & Afnan
maksudnya gimana akhirnya Dewa menyahuti ucapan Dewa?
yg dimaksud mungkin
akhirnya Rohan menyahuti ucapan Dewa ✓
bibuk Hannan & Afnan
mejadi=menjadi
bibuk Hannan & Afnan
saraf nih orang 😁😁
bibuk Hannan & Afnan
dih halu terlalu PD banget kau is
bibuk Hannan & Afnan
peri=pergi
typo kak IAS
bibuk Hannan & Afnan
mapun=maupun kali yah
bibuk Hannan & Afnan
betul om Dud jgn mau kembali masuk ke lobang yg sama yg sudah kotor
bibuk Hannan & Afnan
buahahahaha WC umum 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
bibuk Hannan & Afnan
idihhh berharap disambut ya is
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!