Selama lebih dari sepuluh tahun Jia Fei mencintai Shen Yuwen. Namun Shen Yuwen tidak pernah mencintainya, dia hanya mencintai kekasihnya Xin Qian.
Hingga suatu hari mereka berdua di jodohkan oleh kedua orang tua mereka.
Shen Yuwen tidak bisa menolak begitu juga Jia Fei. Perjalanan rumah tangga Jia Fei penuh dengan kepahitan. hingga suatu saat Shen Yuwen menceraikannya.
"Jia Fei, Kau harus sadar jika aku dan dirimu itu berbeda, aku bangsawan sedangkan kau rakyat jelata, aku sangat membencimu hingga ke pembuluh darahku.
Zhang Hongli mencintai Jia Fei namun dimasa lalu Jia Fei hanya mencintai Shen Yuwen.
Tiga tahun kemudian takdir mempertemukan mereka kembali.
"Ji-Er, Aku menyesal membiarkanmu menderita, juga menyesal karena aku tidak menjemputmu lebih awal.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ningrum arumi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 29-Membawa Xin Qian Pulang
...........
...Jia Fei menyiapkan makan malam kemudian dia mendengar suara deru mobil di halaman rumahnya....
...Jia Fei segera membuka pintu bermaksud menyambut Shen Yuwen. Jia Fei tersenyum cerah ke arah Shen Yuwen. Namun tiba-tiba senyumannya membeku ketika dia melihat sepasang kaki jenjang turun dari mobil Shen Yuwen....
...Xin Qian turun dari mobil dia tersenyum dengan angkuh. Kemudian dia menatap Jia Fei yang berdiri mematung di depannya. Xin Qian melihat penampilan Jia Fei dari ujung kaki hingga ujung kepala....
...celana panjang dengan warna yang sudah pudar, dan dia bahkan keluar masih menggunakan celemek....
...Kemudian tatapan nya tertuju ke arah jari Jia Fei. Xin Qian merasa kesal. Xian Qian kemudian bergumam, "Persis seperti pembantu....
...Meskipun suara Xin Qian tidaklah besar namun Jia Fei dapat mendengarnya, Jia Fei memegang erat celemek yang dia pakai. Jia Fei merasa hatinya sakit. Kemudian dia mengalihkan pandangannya kepada Shen Yuwen berusaha mencari alasan....
...Shen Yuwen kemudian menghampiri Jia Fei. "Jia Fei mulai hari ini dan selama beberapa hari Xin Qian akan tinggal bersama kita. Dia sedang mengalami kesulitan. Aku harap kau tidak akan keberatan....
...Jia Fei semakin meremas ujung celemek nya. kemudian dia bertanya,."Kenapa harus disini....
...Shen Yuwen menatap tajam Jia Fei. "Jika dia tinggal di hotel akan membutuhkan biaya yang cukup besar. Kita memiliki beberapa kamar. Jadi tidak akan ada masalah jika selama beberapa hari dia tinggal disini....
...Shen Yuwen tidak membiarkan Jia Fei berbicara lagi. Dia kemudian membawa koper Xin Qian dan meminta Xin Qian untuk memasuki rumahnya....
...Xin Qian berjalan dengan dagu terangkat kemudian menabrak bahu Jia Fei, hingga Jia Fei terhuyung-huyung ke belakang....
...Jia Fei masih mematung di sana, dia masih mencerna tentang apa yang terjadi. Perlahan tangannya semakin mengepal. Rasa sakit menjalar menuju hatinya. Jia Fei menghapus kasar air mata yang keluar bagaimanapun dia tidak ingin terlihat lemah di depan Xin Qian....
...Jia Fei kemudian masuk ke dalam rumahnya. Dia melihat Xin Qian yang duduk di sofa. Shen Yuwen kemudian mengatakan, "Jia Fei Xin Qian ingin tinggal di kamarmu. Jadi untuk beberapa hari ini kau pakailah kamar tamu....
...Jia Fei merasa kupingnya berdengung. Apa yang baru saja dia dengar. Xin Qian ingin tinggal di kamarnya. Tapi itu kamarnya. Kenapa dia yang harus mengalah....
...Jia Fei kemudian berkata, "Shen Yuwen, itu kan kamarku. Dia bisa tidur di kamar yang lain. Masih banyak kamar yang lain. Kenapa harus kamarku....
...Xin Qian menatap Jia Fei kemudian tersenyum mengejek, "Karena kamar itu yang dekat dengan kamar Shen Yuwen....
...Shen Yuwen hanya diam tidak memberikan respon apapun....
...Jia Fei mengigit bibir bawahnya dia menahan sesak di dadanya....
...Tapi Nona Xin kamar itu selalu menjadi kamarku. aku tidak bisa memberikannya padamu....
...Xin Qian merasa kesal kemudian dengan ekspresi sedih berkata, "Shen Yuwen Jia Fei sepertinya tidak ingin aku tinggal disini. Sebaiknya aku pergi saja. Aku akan tinggal di rumah temanku untuk sementara....
...Shen Yuwen menatap tajam ke arah Jia Fei. "Semua kamar di rumah ini adalah kamarku. Kau tidak perlu ribut untuk hal seperti ini. Kau tinggal dulu di kamar yang lain. Jangan membuatku marah Jia Fei....
...Jia Fei tersentak karena ucapan Shen Yuwen. Air matanya sudah berada di ujung. Dia kemudian berbalik, "Aku mengerti. Jia Fei kemudian naik ke lantai atas dan masuk ke kamarnya. Dia membereskan semua barang-barangnya. Barang-barang Jia Fei memang tidak terlalu banyak jadi dia tidak membutuhkan waktu lama hingga selesai membereskan kamarnya dan pergi....
...Ketika dia keluar Xin Qian menatap puas ke arahnya. Melihat wajah sedih Jia Fei memberikan kepuasan padanya....
...Xin Qian kemudian berkata, "Jia Fei tolong ganti seprei nya....
...Jia Fei terhenti oleh ucapan Xin Qian kemudian menjawab, "Kenapa tidak kau sendiri saja....
...Xin Qian berkata,."Aku baru saja pulang dari Amerika aku merasa lelah....
...Shen Yuwen berkata,."Jia Fei Xin Qian baru saja sampai dia merasa sangat lelah. Dia tamu disini jangan membuatnya kesusahan....
...Jia Fei tidak menanggapi Shen Yuwen. Dia berjalan pergi kemudian mengambil seprei lama dan menggantinya dengan yang baru....
...Shen Yuwen menaiki tangga dan masuk ke kamarnya. Xin Qian yang melihat Jia Fei selesai mengganti seprei kemudian menyeringai ke arahnya. Dia menghentikan langkah Jia Fei. "Jia Fei, apa bagusnya menjadi Nyonya Muda Shen, kehidupanmu bahkan lebih rendah dari pelayan. Sebaiknya kau segera bercerai dengan Shen Yuwen. Lihatlah dirimu, kau tidak pantas menjadi Nyonya Muda Shen. Yang pantas itu aku....
...Jia Fei tidak menanggapi ucapannya kemudian berkata, "Nona Xin sepertinya anda lelah setelah berpergian cukup lama, Saya khawatir karena kelelahan seseorang bisa mengidap delusi....
...Xin Qian mengepalkan tangannya, "Kamu.... Kamu berani.......
...Jia Fei tidak menanggapi Xin Qian kemudian dia berjalan menuruni tangga dan masuk ke kamar tamu....
...Jia Fei menangis membenamkan kepalanya di bawah bantal. Dia menahan isak tangis agar tidak terdengar oleh Xin Qian dan Shen Yuwen....
...Xin Qian berganti baju dan turun ke lantai bawah bersama Shen Yuwen. Dia terus bergelayut manja dengan menggandeng lengan Shen Yuwen....
...Xin Qian berkata,."Shen Yuwen aku merasa lapar,"...
...Shen Yuwen menjawab, "Jia Fei sudah masak ayo kita makan,"...
...Xin Qian berkata, "Apakah masakannya enak,"...
...Shen Yuwen mengangguk, "Bisa di bilang enak,"...
...Xin Qian merasa kesal. Dia bersumpah akan menyingkirkan Jia Fei dari posisi Nyonya Muda Shen....
...Jia Fei keluar dari kamarnya, dan berjalan ke arah meja makan. dia duduk di hadapan Shen Yuwen. Sedangkan Xin Qian duduk di sebelah Shen Yuwen....
...Shen Yuwen memperhatikan Jia Fei. Dia melihat mata Jia Fei yang sedikit bengkak sepertinya dia habis menangis, "Pikirnya....
...Shen Yuwen merasa sedikit tidak nyaman dalam hatinya....
...Xin Qian yang melihat pandangan Shen Yuwen yang tertuju pada Jia Fei menjadi kesal. Dia kemudian berkata, "Shen Yuwen aku ingin makanan jepang....
...Shen Yuwen melihat menu makanan di hadapannya. Semuanya adalah menu makanan Prancis....
...Shen Yuwen kemudian berkata, "Makanan Prancis tidak buruk, cobalah ini rasanya enak."...
...Xin Qian menggelengkan kepalanya, "Aku tidak mau,"...
...Kemudian dia menatap Jia Fei dan berkata, "Jia Fei bukankah kau bisa memasak berbagai macam masakan dari berbagai negara. Aku ingin makanan jepang hari ini,"...
...Jia Fei yang sedang menikmati makanannya seketika terhenti. "Aku tidak bisa, aku sudah lelah....
...Xin Qian terus mendesak, "Shen Yuwen aku hanya ingin makan makanan jepang."...
...Shen Yuwen berkata,."Kita pesan saja."...
...Xin Qian menggelengkan kepalanya, "Aku ingin Jia Fei yang masak."...
...Shen Yuwen menatap ke arah Jia Fei. Sebelum dia bicara Jia Fei segera menimpali. "Aku sudah selesai makan, aku lelah aku akan istirahat."...
...Jia Fei kemudian berjalan pergi menaruh piring kotor ke dapur dan bergegas pergi ke kamarnya....
sapa jua yg mau mungut x lg ...
pastiii seruuu tuuh