NovelToon NovelToon
Selepas Hujan

Selepas Hujan

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Patahhati / Cinta pada Pandangan Pertama / Romansa-Percintaan bebas / Tamat
Popularitas:143.6k
Nilai: 5
Nama Author: Amma Nada

Siapa sangka selepas hujan malam itu memberi berkah pada lelaki yang sering mehabiskan waktu dengan kedua sahabatnya.Semua berubah,setelah ciuman dan pelukan dadakan dari seorang wanita bak bidadari turun dari kayangan.....


apakah Aris mendapatkan hati wanita yang sudah mencuri hatinya itu??




Area 21+
Diharapkan bijak untuk memilih bacaan sesuaikan umur kalian 😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Amma Nada, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Para Jomblo Abadi

Jojo dengan wajah cemberutnya pergi meninggalkan Aris kekamar.Aris menggaruk hidungnya yang tak gatal karna kedua kali nya membuat Jojo kesal.

"Baru juga jadian,udah ngambek aja.. ini gara-gara bocil sama upin sialan"gerutu Aris lalu berjalan menuju kamarnya untuk menghampiri Jojo.

Tok

Tok

Aris mengetuk pintu kamarnya "Yang... jangan ngambek dong.. masa' baru jadian juga udah ngambek aja,ya..ya.. jangan ngambek"ucap Aris sambil menempelkan telinganya di pintu.

Tok

Tok

"Aku buka ya.. udahan ya ngambeknya,ntar janji deh nggak gitu lagi.. ya sayang ya"Rayu Aris.

Cklek

Ia membuka pintu kamarnya,disana terlihat Jojo merebahkan dirinya pada ranjang single bed milik Aris.

Aris berjalan menghampiri Jojo dan duduk dipinggir ranjang,Jojo tampak membelakanginya.Ia pun menyentuh lembut pundak Jojo lalu memberi kecupan kecil disana.

"Sayang,udah ya ngambeknya.. Aku harus gimana coba.."ucap Aris kembali sambil merebahkan dirinya diranjang.

Ranjang yang sempit itupun diisi oleh kedua anak manusia yang saling meringkuk,dengan Aris yang memeluk tubuh Jojo dari belakang.

Cup

Cup

Cup

Aris kembali menciumi bahu Jojo.

"Yang.. udah ya ngambeknya,aku nggak bisa kalo kamu diemin gini..masa' baru juga jadian udah ngambek-ngambekan aja"ucap Aris lagi membujuk Jojo.

Aris memaksa Jojo untuk membalikkan badannya,tanpa penolakan Jojo menghadap Aris.Tapi eits... dia memejamkan matanya.Jojo masih ngambek karna kejadian tadi.

Aris menahan tawanya melihat Jojo yang memaksa memejamkan mata itu.Aris meelus lembut pipi Jojo.

"Sayang.. udah ya ngambeknya..Aku harus gimana coba biar gak ngambek lagi"ucap Aris kembali.

Ia mengecupi pipi Jojo dengan gemas,,sesekali hidung Jojo pun menjadi sasaran kejailan Aris karna Aris mengigit hidungnya.Tapi masih,Jojo seakan engvan membuka matanya.

Kringgg..

Kringggg.....

Tiba-tiba ponsel Aris berdering,membuat Aris terpaksa berdiri unruk meraih ponselnya yang sedang ia cas.

"Bos Iwak ******" calling...

Aris menggeser layar untuk meangkat telfon dari Hadi sahabatnya.

📞 "Halo Ris"sapa Hadi diujung panggilan

📞 "Opo bos"

📞 "Engku bengi ngopi nek warkop mak Yah karo cah-cah"

(Nanti malam ngopi di warkop mak Yah sama temen-temen)

📞 "Oke... eh,tapi-tapi nek kono iso ngejak cah wedok nggak? masalahe nde omah adekku teko..Ndak mungkin tak tinggal"

(Oke..eh,tapi-tapi disana bisa ngajak cewek nggak? soalnya dirumah ada adikku datang.. nggak mungkin ku tinggal)

📞 " Rania??? Jak en wes.."

(Rania?? Ajak aja..)

📞 " Oke.. Bar magrib aku otw"

(Oke.. Habis margib aku otw)

📞 "Sip.. tak ngabari Ekky,,cah kae kaet maeng ditelfon ra ngangkat"

(Sip... aku mau ngabarin Ekky dulu,dari tadi tu anak ditelfon nggak angkat-angkat)

📞 "Oke.. Oke"

Setelah panggilan itu mati,Aris menoleh kembali pada Jojo yang masih memejamkan matanya.

"Sayang.. yang"panggil Aris kembali duduk disebelah Jojo.

Jojo pura-pura baru bangun tidur,ia penasaran siapa yang menelfon Aris.Kenapa Aris menjauh darinya saat meangkat telfon,Apa Aris sama saja seperti Alex pikiran Jojo berkecamuk.

"Eeeggggghhh"Jojo menggeliat,lalu matanya beradu dengan mata Aris.

Aris tersenyum,lalu mengecup pipi Jojo sayang.

"Udah bangun bidadari..kirain tadi cuma bo'ongan doang tidurnya.."ucap Aris yang tak direspon Jojo.

Jojo menatap Aris,ia ingin menunggu Aris menceritakan semua.

"Kok natapnya gitu banget.. kan aku udah minta maaf yang"ucap Aris kembali merebahkan diri disebelah Jojo,lalu ia memiringkan badannya menatap wanita pujaannya,wanitanya,bidadarinya yang amat sempurna. "Oh ya,tadi temen aku nelfon ngajak ngopi bareng.. kamu mau ikut?"lanjut Aris bertanya pada Jojo.

Jojo tipe orang yang mudah percaya,asal orang itu menjelaskan padanya itu saja sudah membuat Jojo percaya.Alex tak pernah menjelaskan apapun jika dia menerima telfon,dia selalu menyembunyikan semua dari Jojo.

Dengan Aris yang menjelaskan padanya,itu membuat Jojo lega dan ia percaya jika Aris tak seperti Alex.

Kekesalan Jojo seketika luntur dengan sikap Aris,Aris benar-benar meanggapnya ada.Aris menyayanginya.

"Kita mau kemana?"sahut Jojo setelah lama terdiam dengan pikiran yang berkecamuk.

"Cuma kewarung kopi sih nongkrong sama temen-temen.. mau nggak? Ntar aku kenalin sama mereka"ucap Aris sambil memainkan anak rambut Jojo.

Jojo semakin yakin Aris berbeda dengan Alex,Alex tak pernah mengajaknya berkumpul dengan teman-temannya apalagi untuk bertemu dengan orang tuanya.

Jojo mengangguk "Emang boleh? kamu nggak keberatan aku ikut gabung?"tanya balik Jojo pada Aris.

"Ya bolehlah.. kamu kan pacar aku,udah seharusnya aku kenalin kamu ke mereka.Biar mereka tau bidadari ini kekasih, pujaan hatiku calon mama dari anak-anakku"sahut Aris dengan tersenyum teduh pada Jojo.

Pipi Jojo merona,.Ia tak pernah diistimewakan seperti ini oleh Alex,Alex tak pernah memujanya seperti lelaki dihadapannya.

Jojo mehambur ke pelukan Aris,ia membenamkan wajahnya pada dada Aris.

"Aduhduh,yang blusing lagi sembunyi ya"goda Aris

Jojo meeratkan pelukannya "Makasih.. makasih,kamu bikin aku merasa sangat dicintai.. makasih Ar"sahut Jojo masih memeluk lelakinya.

Aris tersenyum,hatinya ikut menghangat.Ia kecup kembali puncak kepala Jojo "Ingat sayang,kamu istimewa dihatiku..Aku belum pernah jatuh cinta sebelumnya kayak gini..Kamu pertama untukku,jadi aku berharap kamu akan jadi yang terakhir juga buatku"ucap Aris. "Aku bakal berjuang buat hubungan kita,aku bakal ngomong ke ibu masalah rencana pernikahanku.."lanjut Aris sambil menatap Jojo yang mendongak menatapnya juga.

Jojo ingin tau,apa Aris hanya menggombal.Tapi tatapannya meartikan jika dia sedang serius.Jantung Jojo berdetak dengan kecang.. ia bahagia,ia kembali jatuh cinta dengan lelaki ini.

"Jadi aku yang pertama? sungguh?"tanya balik Jojo.

"He'em..kamu yang pertama sayang"sahut Aris dengan tatapan cintanya.Ia benar-benar mencurahkan semua cintanya pada wanita ayu ini.

Cup

Jojo mencium sekilas bibir Aris "Makasih sayang... "ucap Jojo lalu memeluk kembali tubuh atletis Aris,mehirup aroma khas Aris.

Ia lupa,jika tujuan utamanya untuk menghancurkan ****** Alex dengan mendekati tunangan ****** itu.Tapi yang ada sekarang ia sungguh mencintai lelaki ini.

"Kita tidur ya yang.. aku ngantuk"ucap Aris memejamkan matanya dan memeluk Jojo.

"Kamu tidur aja,aku mau kedepan ya.."sahut Jojo ingin melihat Dona yang tak ada suaranya itu.

"Nggak,,,aku mau bobonya dipeluk kamu"rengek Aris dengan manja.

Jojo tersenyum "manja banget sih.. sini sini"sahut Jojo kembali memeluk Aris.

"nggak yang... jangan pake baju itu"ucap Aris saat melihat Jojo memakai kaos oversize dengan rok diatas paha,membuat kaki mulus jenjang milik Jojo terekspos.

Jojo memutar matanya malas. "sayang,aku udah ganti baju 4x lho ini..masa' semua gak boleh sih"sahut Jojo yang sudah lelah dengan penolakan Aris.

"Sayang,aku gak mau ya kalo cowok-cowok mandangin kamu"ucap Aris "Kamu nggak ada bawa baju yang tertutup dikit?"lanjut tanya Aris.

Jojo menggeleng "Kayaknya gak ada deh.."

"Ganti lagi ya sayang... yang ada kamu ntar aku kurung dikamar aja kita nggak usah pergi aja"ucap Aris lagi meskipun lembut tapi penuh dengan penekanan.

Jojo menghembuskan nafas kasar "Aku pake ini ya.. gak ada protes lagi,oke"sahut Jojo sambil meraih baju yang akan ia kena kan dan berjalan menuju kamar mandi yang letaknya di dapur.

Saat Jojo keluar dari kamar mandi,Aris menatapnya dengan mengerjap beberapa kali.Tak beda jauh dari ekspresinya tadi.

"Yang.. ini robek kok sampe diatas gini sih,mana ancur banget ter....."belum selesai Aris protes Jojo sudah membungkam mulut Aris menggunakan bibirnya.Ia melum*t sekilas bibir Aris lalu melepasnya.

"Stop yang.. ini gak terlalu terbuka,jangan protes lagi,aku capek.Kalo protes lagi mending aku pake mukena aja sekalian,biar ketutup semuanya"

Aris terdiam,ia memandang kembali baju yang Jojo kenakan.Jojo menggunakan top crop warna hitam dengan dibadukan celana boy friend yang robek parah hingga keatas pahanya.

"Yaudah kamu pake yang ini.. jaket jeans kamu tadi mana yang?"tanya Aris lagi.

"Ada kan dikamar kamu.. "sahut Jojo,lalu Aris berjalan menuju kamarnya dan meambil jaket jeans oversize milik Jojo.

"Pake ini.. gak ada bantahan"ucap Aris dengan mengalungkan jaket pada bahu Jojo.

"Iya bapak tukang perintah"sahut Jojo sambil berjalan menuju kamar Aris untuk meletakkan baju yang tadi tak jadi ia pakai dan meambil tas nya.

Kalo kalian penasaran dimana Rania,Rania sedang dirumah sebelah tempat tantenya.Setelah sore tadi sepupunya yang bernama Diki itu heboh dan jatuh cinta pada pandangan pertama saat melihat Jojo,saat itu juga dia patah hati saat melihat Jojo yang bergandengan tangan mesra dengan abangnya.Rania yang memang sedari dulu dekat dengan Diki karna mereka seumuran,ia ingin temu kangen dengan sepupu kesayangannya sekalian menghibur lelaki itu.

Dan Dona,wanita itu ada diruang keluarga bersama kedua sejoli yang terus berdebat tadi.Apalagi saat Jojo mencium bibir Aris dihadapannya,kejadian itu benar-benar membuat Dona berteriak meumpat dalam hati.Tapi tetap mukanya datar bak triplek itu tak ada ekspresi sedikitpun.

"Yuk yang.."ucap Jojo keluar dari kamar Aris.

Lalu langkah mereka berdua terhenti,menatap wanita necis itu.

"Yang,pinjemin Dona baju kek.. masa' kita bawa dia pake setelan jas kayak gitu,kasian dia"ucap Aris berbisik pada Jojo.

Jojo pun mengangguk "Don,ganti baju gih kita jalan"ucap Jojo pada Dona.

"Tidak usah tuan putri,saya pakai baju ini saja"sahutnya sopan.

"Don,aku gak mau orang liat kamu asisten aku.. aku mau kita kelihatan kayak temen,disini aku liburan bukan kerja.Jadi aku mohon kamu juga nganggep gitu ya.. "rayu Jojo lagi.

Dona tak bergeming,ia tetap pada pendiriannya memakai setelan kerjanya.Dona sebenarnya cantik,tapi tatapan datar nya membuat para lelaki mundur alon-alon yang akan mendekatinya.

Dona Putri ananda

Jojo mulai jengah karna Dona tak menghiraukan ucapanya,dia gemas sendiri.

"Dona,denger nggak sih aku ngomong"ucap Jojo dengan sedikit berteriak.

Dona mengangguk "iya tuan putri saya selalu menyimak ucapan tuan putri"

"kalo gitu ganti baju"suruh Jojo.

"tidak,dimanapun jika saya bersama tuan putri berarti saya sedang bekerja dan ini pakaian kerja saya.."

Astaga sumpah demi apapun ingin sekali Jojo menjitak kepala Dona agar kepalanya berjalan semestinya.

"Udah kasih sarung aja yang biar dia pake"timpal Aris memberi usul nylenehnya.

Karna disofa ruang keluarga juga ada sarung milik Aris yang tadi ia pakai.Tanpa pikir panjang Jojo meraihnya dan berjalan menghampiri Dona.

Grep

Jojo memasukkan Dona dalam sarung Aris "jangan dilepas,,awas aja kalo dilepas"titah Jojo dan diangguki oleh Dona.

"Astaga kenapa nurut aja sih"batin Jojo sambil menghentak-hentakkan kakinya.

Jangan tanyakan gimana ekspresi Aris,lelaki itu tertawa terbahak melihat Jojo yang serius menyuruh Dona untuk memakai sarung milik Aris.

Apalagi sikap Dona yang mematuhi permintaan nyleneh tuannya.Wajah Aris sudah merah padam karna terus tertawa.

"Yuk yang jalan"ucap Jojo pada Aris.

Mereka pun keluar dari rumah beriringan.Ternyata didepan Rania dan Diki juga sudah menunggu.

Baru melihat Dona sekilas,Rania dan Diki pun tertawa. "Buahahahhahahahahhaaaa......."mereka tertawa sangat kencang sampai mereka memegang perut karna melihat penampilan Dona.

"Kak Jo,asisten kakak kenapa?"tanay Rania saat meredam tawanya.

"Dia maksa pake baju itu,udah disuruh ganti gak mau.. jadi aku suruh aja pake sarung sekalian"sahut sewot Jojo dengan menatap kesal pada Dona.

"Mbak,sekalian pake peci aja biar mantep"cletuk Diki yang mendapatkan tatapan tajam dari Dona.

"lah bisa marah juga ternyata"ucap Diki dengan nyengir kuda.

"Bang,gue sama Diki naik motor aja.. kita ketemu disana ya"ucap Rania pada Abangnya.

"Naik mobil aja.. ntar lo kelayapan"sahut Aris yang tak mau adiknya pergi menggunakan motor.

"Yaelah abang.. sama Diki ini,,ya..ya..ya.. Bang"mohon Rania pada Aris.

"Hooh bang.. ben Rania karo aku,engko mulih e yo panggah bareng"timpal Diki.

(Hooh bang,,biar Rania sama aku,nanti pulang ya bareng lagi)

"Lagian nih bang,gue ogah jadi obat nyamuk kalian.. udah cukup mata suci gue ternodai sama kemesuman lo yang gak tau tempat"ucap Rania lagi membuat Jojo merona karna malu mengingat kejadian tadi siang.

"Oke,kita ketemu disana"sahut Aris,ia tak ingin bocah itu ngoceh lagi.

...Warkop Mak Yah...

Diwarung kopi itu sudah menanti geng yang menamai mereka sebagai jomblo abadi,ditambah oleh Ega dan Egy yang juga ikut gabung.Mereka saling ngobrol ngalor ngidul dan semua yang dibahas tak jauh dari wanita.

"Wiss.. akeh gendakane Egy"ucap Galang yang sengaja membuka aplikasi whatshapp milik Egy.

(Wiss,,banyak gebetan Egy)

"Wong ganteng lek ndak due gendakan yo sayang,nganggur nyonya puff"sahut Egy nyleneh.

(Orang ganteng kalo gak punya gebetan sayang.. nganggur dong nyonya puff)

Galang,Ekky dan Hadi hanya terkekeh mendengar ucapan Egy.

"Masmu kok sek seneng nyepik wedokan lho Gy.."ucap Ekky yang melihat Ega terus menggombali para wanita yang sedang ngopi disitu.

(Masmu kok masih suka gombalin cewek sih Gy..)

Egy menoleh meikuti tatapan teman-temannya.

"Koyok ngunu lah,golek konco turu...Ons"sahut Egy terang-terangan.

(ya gitulah,cari temen tidur.. ons)

"Tak kiro lek wes podo tobat.. bak'e sek panggah to"ucap Galang sambil terkekeh.

(Ku kira udah pada tobat.. ternyata masih aja)

Pandangan mata Galang tertuju pada mobil civic putih yang terparkir di depan warkop dan dibelakang diikuti oleh sepeda motor Nmax warna hitam yang juga parkir disana.

"Eh,iku Aris kan? De'e karo sopo?"ucap Galang pada teman-temannya.

(Eh,itu Aris kan? dia sama siapa?)

Ekky,Hadi,Egy dan Ega yang duduk tak jauh dari mereka pun mengikuti arah tatapan Galang.Egy dan Ega yang mengenali semua wanita yang bersama Aris hanya diam.Ega beranjak dari duduknya yang sedang ngobrol dengan wanita dimeja yang tak jauh dari mereka pun pindah ketempat teman-temannya.

"MasyaAllah bidadari"ucap Ekky yang terus menatap Jovanka.

"Ya Allah calon makmum ku"timpal Hadi yang juga menatap Jojo.

Lain lagi Galang,Galang tampak mematung.Matanya hampir saja keluar karna menatap Jojo tanpa berkedip dengan mulut yang terbuka.

Aris dan yang lainnya sudah sampai di parkiran wrung kopi tempat ia janjian dengan teman-temannya.

"Turun yuk yang"Ajak Aris pada Jojo.

"Oke" sahut Jojo,pandangan Jojo beralih pada Dona yang masih memakai sarung milik Aris tanpa melepasnya pun memutar mata malas.

"Lepas sarungnya Don..Kamu itu nurut banget sih disuruh-suruh gitu,udah lepas"ucap Jojo sambil menatap Dona.

"Apapun yang anda perintahkan akan saya lakukan tuan putri.."sahut Dona lalu melepas sarung yang tadi Jojo pakaian padanya.

Jojo gemas sekali sampai ia menangkup pipi Dona dan mencubit gemas "Gemesin banget sih kamu Don... aku nggak mau ya sampai temen-temen Aris ngira kamu bawahan aku.. kita temen,inget temen"ucap Jojo penuh dengan penekanan.

"Baik tuan putri"sahut sopan Dona.

Aris terkekeh melihat Jojo yang begitu gemas dengan Dona dan lucunya lagi wanita necis itu hanya diam saja saat Jojo mencubit gemas pipinya.

Mereka pun turin dari mobil,diikuti Rania dan Diki yang juga baru sampai.

Aris menggenggam tangan Jojo posesif,ia melihat mata laki-laki disana sibuk menatap kekasihnya.Tak beda jauh pandangan para wanita disana pun banyak yang menatap kekasihnya.Entah apa yang ada dipikiran mereka.Pandangan Aris menyorot teman-temannya,debgan terang-terangan mereka menatap Jojo.Cih... Aris jengkel dibuatnya,ingin sekali Aris memukul wajah-wajah yang berani menatap kekasihnya.

"Br*ngs*k"umpat Aris

"Kenapa yang?"tanya Jojo sambil menoleh menatap Aris.

"Pengen aku colok mata mereka yang berani mandang kamu"ucap Aris membuat Jojo terkekeh.

"Cemburu ya.. gemesin banget sih"sahut Jojo sambil bergelayut manja dilengan Aris.

"Heh,lambemu dikondisikan... mingkem Lang mingkem"ucap Aris menyuruh Galang untuk mulutnya karna mematung saat melihat Jojo.

(Heh,mulutmu dikondisikan.. tutup tu mulut lo)

Reflek Galang pun langsung menutup mulutnya,Ega dan Egy dibuat geli dengan tingkah temannya itu.

Mereka duduk ikut bergabung dengan kumpulan Jomblo abadi.

"Sopo seng kok jak Ris? Bening-bening.."ucap Hadi berbisik pada Aris yang masih berdiri.

(Siapa yang kamu bawa Ris? bening-bening..)

"gak udah macem-macem.. tak sleding kapok"

"Wuisss..biasa ae bos santai"ucap Hadi terkekeh.

Aris pun mengenalkan Jojo,Dona pada teman-temannya.

"Kenalno iki Jojo..."ucap Aris mengenalkan Jojo pada teman-temannya. "Jo,ini temen-temenku.. Ini Galang,Hadi,terus yang disitu deket Egy itu Ekky"lanjutnya

Teman-teman Aris yang ingin bersalaman dengan Jojo pun,ditepis oleh Aris.

"Tanganmu c*k"umpat Aris

"Wow..wow...wow... bocah jonblo akut lek oleh pacar yo ngene iki,gendeng dadine"ucap Ekky saat tangannya yang ditepis oleh Aris.

"Ini kenalin Dona temennya Jojo"ucap Aris mengenalkan Dona.

Semua teman-teman Aris berjabat tangan dengan Dona untuk memperkenalkan diri.Tapi Dona,dia hanya menyambut tanpa senyum tersungging dibibirnya.

Membuat mereka tersenyum canggung karna Dona yang hanya diam saja.

"Ar,cah wedok iki sehat.. kok meneng ae koyok robot"bisik Galang membuat Aris ingin tertawa.

"Meneng,ojo kakean cangkem"sahut Aris juga sambil berbisik.

Rania tampak diam saja,ia duduk bersebelahan dengan Diki.

"Ran,bang Ega nyapo kok ngetne awakmu koyok ngunu?"tanya Diki dengan berbisik.

Rania menoleh,melihat lelaki yang dimaksut Diki.Benar,Ega sedang menatapnya.Ekspresinya datar,tak ada sepatah katapun terucap dari mulutnya.Ia hanya sibuk menatap Rania.

"Bang Ega kenapa sih natapnya gitu... aku kan jadi salting"batin Rania mencoba mealihkan pandangannya.

"Ran,piye kabare?? tambah ayu ae"ucap Ekky

Rania tersenyum "Alhamdulillah sehat bang Ekky,kalo cantiknya mah jangan ditanya lagi lah hehe.. abang gimana juga kabarnya?"tanya balik Rania

Ekky terkekeh "apik dek alhamdulillah.. wes due gandengan opo urung?"

"Belum nih bang.. abangnya disini sih,gimana aku ada gandengan coba"goda Rania pada Ekky.

"Lah... ngenteni aku to tiba'e,yowes lah ayo jadian"sahut Ekky sambil tersenyum menatap Rania

"Setan"umpat Ega dengan menggebrak meja

Semua matapun menatap Ega yang tiba-tiba emosi itu.Rania pun sampai terjingkat kaget.

"Nyapo koe Ga"tanya Ekky

"Gapopo.. kui lho,kucing nyokot sikilku"sahut Ega sambil terus menatap horor Rania.

"ngageti tok koe kii"ucap Ekky lagi. "Dek,njaluk no whatshapp mu"lanjutnya menyodorkan ponselnya pada Rania.

Rania pun menyambut dan mengetikkan nomernya.

"Ojo kok modusi adekku.."ucap Aris yang sedari tadi sibuk ngobrol dengan yang lain.

"Tenang abang ipar,aku ndak modusi tapi nyeriusi.."sahut Ekky

Aris menatap Ekky tak percaya "Lah..modelanmu ngunu ae arep serius,njaluk restu karo aku sek"

"Tenang,aku lek serius.. serius tenan"

"kenapa atmosfirnya semakin gak enak gini"batin Rania padahal niatnya tadi hanya menggoda teman abangnya itu.

Jangan tanya gimana Ega,dia terus menatap Rania dengan tatapan yang sulit diartikan dan yang menyadari itu hanya Egy.

"Eh cah sesok mantai yoh"ajak Galang pada teman-temannya.

"Setuju.. ngumpul nde omahku"sahut Aris menyetujui rencana Galang,dan yang lainnya pun juga setuju.

Aris menggenggam tangan Jojo "yang,besok kita kepantai..kamu mau?"

"Seriusan? Kepantai? sama mereka?"tanya Jojo menatap Aris.

Aris mengangguk "iya.. kamu nggak mau?"

"Mau banget sayang.. mau banget..aku udah lama gak kepantai"sahut Jojo dengan antusias.

Aris gemas melihat respon Jojo yang seperti anak kecil itu,ia mencium punggung tangan Jojo.

bbbbyyyuuuuurrrrrrr

Hadi yang tak sengaja melihat tingkah Aris itu langsung menyemburkan kopi yang ia minum ke bawah.Untung tak kena ponselnya.

"uhuk...uhukkkkk...."Hadi terus terbatuk "D*nc*k,koyok ngono lekmu bucin Ar.. jan medeni su"lanjut Hadi setelah berhenti batuk.

"Lhayo.. jan ngeri gaes.."timpal Galang

"Cih... awakmu kabeh iso muni ngunu saiki.. tak dongakne awakmu kabeh podo ndang bucin kabeh,ben eruh rasane dadi bucin"sahut Aris.Ia masih menggenggam tangan Jojo dan menatap penuh cinta pada Jojo. "Love you sayang"lanjut Aris sengaja memanas-manasi para sahabatnya.

"J****k,medeni su... jan cangkemu Ar medeni"ucap Galang bergidik melihat tingkah Aris.

Jojo ganya tersenyum,ia sedikit-dikit mulai paham dengan ucapan para teman-teman Aris.

"Jan kuping karo motoku wes ndak joko eneh goro-goro koe"timpal Hadi.

"Kapokmu kapan"sahut Aris dengan tertawa.

Akhirnya obrolan mereka mulai ngalor ngidul lagi,sampai jam menunjukkan pukul 12 malam.Aris pun berpamitan dengan para sahabatnya untuk lebih dulu pulang.

Ekky pun ikut meantarkan Rania sampai ke parkiran.Terlihat sekali Ekky sedang berusaha mendapatkan hati Rania.

"Hati-hati dek.. kalo udah sampe kabari abang"ucap Ekky sambil memasangkan helm pada Rania

Rania tersenyum "Iya bang"

"Dik,ojo ngebut-ngebut"ucap Ekky lagi pada Diki.

"Siap mas"sahut Diki dengan meancungkan jempolnya.

Ekky pun berjalan kembalienuju warung kopi

"Lah podo arep nandi?"tanya Ekky melihat Ega dan Egy berjalan menuju parkiran juga.

"Muleh Ky,,mood e makde rusak"sahut Egy

Ekky menatap Ega "lah nyapo lho?"tanya Ekky lagi

Egy pun hanya meangkat bahu tanda tak tau "yowes aku balik disek...Sesok yo ketemu neh,Assalaamualaikum"

"Wa'alaikumsalam" sahut Ekky membiarkan teman kembarnya itu untuk pulang.

♡ Lah bang Ega kenapa sih??? ada yang tau bang Ega kenapa?

♡Pantengin terus kisah cinta mereka ya...Jangan lupa kasih like,vote n komen kalian

♡ Salam sayang dari Ar-Jo♡♡♡♡♡♡

1
Anyta Djami Lay
cemburu si ega
Anyta Djami Lay
lha otor yg buat ceritanya juga....
Anyta Djami Lay
lho kok habis, gantung dong....
lanjutannya kak thor....
Dwi Siswati
ceritanya bagus banget..semangat kak👍
Septin Irawan
bang aris SUHU😎
Dhina ♑
Ya Allah dah....UHUY

Ya Allah dah....UHUY


Ya Allah dah....UHUY
Yunus Desy
lnjutt thorrr
𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ¢ᖱ'D⃤ ̐NuR❗☕𝐙⃝🦜
Hayu lah aku nungguin bang Ilham nih oh ARJO 😍😍😍
Rhania lesta
hadehhhh si ikan dori ya ris😂😂😂
Rhania lesta
hmmmm anpunnn si niken cewk gak tau malu ya 😅😅
Rhania lesta
lqh main nyosor si cweknya 😂😂😂
Rhania lesta
wah wah lanjuttt
Rhania lesta
mampir kesini...namanya aris jadi mengigatkan tentang seseorang 🤭🤭🤭
¶⁹GinaAG⁸
go up🤓🤣
Kim Ni Da
serasa pen gigit sesuatu gituu
Kim Ni Da: apa aja yg bisa digigit😭🤧
total 2 replies
Dhina ♑
Selepas Hujan........Ya Allah, napa masih tercecer satu 🤔🤔 kirain ga nongol lagi
Dan...ah, sabar Jojo, jangan bersedih soal kehamilan. Nanti malas stress.

Hhhhh ngapa lagi belatung nangke satu nih
eh, pengharum ruangan ya. Tapi kox busuk hati. Belagak gangguin suami orang
Eka Comel
oh my good mobil masa depan ku 😂😂😂. mampir sini
Dian Daeng Baji
ending-nya gak wooow
I'm Peach 🍑🍑: iya maaf karna belum dilanjut untuk crta ini 🙏
total 1 replies
Naurah Ramli
dadanya Sandra tipis yah.. bodynya Jo Saleem amat
Nabila Syarif
cakepnya anaknya orang
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!