Menceritakan tentang kisah cinta Radit dan Dera yang diwarnai dengan berbagai ujian.. Dari perpisahan hingga mereka bisa bersatu kembali.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Naryati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Lamaran..
****
Waktu menunjukan pukul 19. 00 keluarga besar bapak Aryo sedang bersiap untuk menyambut kedatangan keluarga besar Almarhum bapak Rangga Atmaja..
Berbagai persiapan pun sudah di sediakan, Dera yang sejak tadi gugup di bayangi berbagai macam fikiran buruk pun tak bisa tenang..
"De, Kamu kenapa sayang? "Tanya mama Ida..
"Dera cemas ma, "Kata Dera sambil cemberut..
"Apa yang kamu cemaskan sayang? Semua pasti akan baik baik saja.. "Hibur mama Ida.
"Mas Adit ma, "Dera bicara dengan penuh pertimbangan.
"Kenapa dengan Adit sayang? Apa kamu takut dia tidak bisa menerima lamaran kamu? "Tanya mama Ida..
"Iya ma, Dera takut Dera akan bikin mas Adit kecewa lagi... Dera juga takut kalau mas Adit akan semakin terluka.. "Tak terasa buliran bening kembali membasahi pipi Dera.
"Sayang, Mama yakin Adit pasti akan menerimanya. Kamu percaya kan sama mama? "Tanya mama Ida.
"Iya ma, Tapi perasaan ini selalu saja menghantui fikiran Dera..
*****
Radit yang sedari tadi mendengarkan percakapan ibu dan mantan istrinya pun ikut angkat bicara..
"Kamu gak perlu khawatir De aku tidak apa apa. "Jawab Adit yang seketika mengagetkan mereka berdua.
"Enggak mas, Sejak kapan mas di sana? " Tanya Dera dengan muka yang sangat tegang.
"Sudah cukup lama kata Adit.
Kamu tidak perlu berfikir tentang aku De, Aku pasti akan baik baik saja..
"Tapi mas Dera?... Belum sempat menyelesaikan kalimatnya Dera tersentak dengan perkataan Adit.
"De dengerin aku, Aku akan baik baik saja oke, Kamu cari kebahagiaanmu dan kamu pantas untuk bahagia. "Kata Adit dengan penuh haru.
"Iya mas, Terima kasih. Hanya itu yang keluar dari bibir Dera..
****
Keluarga Celvin telah bersiap untuk melamar Dera, Tapi mereka masihbharus menunggu Imel yang sedari tadi belum kembali juga..
"Mam, Dimana wanita bodoh itu, "Tanya Celvin.
"Entahlah sayang mama juga sedang mencarinya.. "Jelas ibu Irene mamanya Celvin.
"Kalau gini kita bisa telat ma?"Gerutu Celvin gak sabar.
"Iya sayang kamu sabar sedikit kenapa?
Maaf ma Kak aku terlambat.. "Kata Imel tanpa dosa.
"Kamu kemana saja si Mel? Di tungguin juga. "Kata Celvin penuh emosi.
"Iya maaf tadi aku nunggu mas Dimas dulu, Soalnya Vito rewel terus..
"Mana sini keponakan aku..
Vito sayang sini sama om Celvin.
"Iya om,"Kata Imel mewakili putranya.
"Mel, Nanti disana kamu jangan bikin masalah ya, Jangan kau sangkut pautkan masa lalu kamu dan calon kaka iparmu..
Kalau kamu berulah awas ya. "Ancam Celvin pada Imel.
"Iya kak, Aku tahu kok kamu cinta mati sama mbak Dera.. Sama seperti Adit mantan suaminya..
"Maksud kamu??"Tanya Celvin penasaran.
"Iya Adit mantan aku dulu.. "Jelas Imel.
"Jadi kamu wanita yang sudah pernah menghancurkan hati Dera calon istriku? Dan kamu juga yang atelah menjebak Adit mantan Suaminya.. Kenapa si kamu jahat banget Mel. "Celvin terlihat sangat marah.
Maafin Imel mas, Imel kan enggak tahu tapi namanya juga rencana Tuhan kan tidak ada yang bisa menebaknya kan kak. "Tanya Imel membela diri.
"Yang penting kakak minta Imel tidak boleh berulah titik. "Kata kata Celvin penuh ancaman.
"Iya kakaku sayang, Aku akan ikuti semua kemauan kakak..
****
Pukul 20.00 rombongan keluarga Ibu Irene sampai di tempat keluarga Dera..
Ada perasaan gugup menyelimuti pikiran Dera. Karena ini pertama kalinya dia dilamar dan akan di pinang sama orang yang sangat menyayangi dia.
"De, Apa kamu sudah siap tanya ibu Ida?
"Sudah ma. "Jawab Dera
"Mereka telah sampai ayo kita temui mereka? Ajak ibu Ida.
"Baiklah ma..
*****
SubhanAllah cantiknya anak mama. "Kata mama Ida memuji kecantikan Dera.
"Mama bisa saja. Dera jadi malu ma? " Kata Dera gugup.
"Kenapa malu sayang, Mama udah anggap kamu itu putri kandung mama sendiri. Jadi kamu jangan sungkan ya? "Pinta mama Ida.
"Iya ma, Makasih ya.. Di saat hari bahagiaku datang aku masih ada keluarga. "Kata Dera berubah sedih.
"Udah udah jangan sedih sedih. Nanti make up kamu luntur. "Kata mama Ida.
"Baiklah ma, Mari kita turun.
***
Selamat malam semua. Kata Radit.
"Mas Radit. "Panggil Imel.
"Ngapain kamu di sini Mel? "Tanya Adit dengan sangat sinis.
"Ngantarin kakak aku dong, Dia kan mau melamar ka Dera..
"Derrrrrrrrrrrrrrrrr....
"Apa kakak? "Mata Adit terbelakak.
Mana mungkin Dera mau menikahi kakak orang yang telah menghadiahinya sebuah penderitaan. " Bisik Adit dalam hati.
"Oh, Jadi Celvin itu kakak kamu? " Adit bertanya dengan sangat serius.
"Iya bener banget. " Jawab Imel dengan angkuhnya...
Next.....
Maaf Ya Up nya cuma dikit...