Hanna merupakan wanita dari kalangan biasa,ia harus bekerja giat mencari uang untuk menyembuhkan ibunya dari penyakit yang menyerangnya yaitu kangker darah.Karena keteledorannya Hanna di pecat dan kehilangan pekerjaannya.Hanna diharuskan menikah dengan seorang pria yang memiliki istri tiga dan menjadi istri ke empat.Bagaimana bisa Hanna menerima dirinya menjadi istri ke empat?dan alasan apa Gardapati menikahi Hanna sebagai istri ke empat?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur Riskiana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bertemu
Hanna sungguh khawatir jika sampai ibunya tau.Diam-diam Hanna keluar dari rumah Gardapati dengan bantuan Anisa yang bersedia mengantar Hanna bertemu Adipati.
Adipati berdiri di tepi danau menunggu Hanna.Di tempat ia pijaki sekarang adalah tempat kenangan manis bersama Hanna.Mereka memilih tempat tersebut,karena mereka sama-sama tau dan tempat yang paling aman,jauh dari jangkauan orang lain.
Adipati melihat kedatangan Hanna dari jauh dan tersenyum lebar.Sudah lama ia tidak melihat kekasihnya yang beberapa bulan ini tidak ada kabar dan menghilang begitu saja entah kemana.Bahkan penampilan Hanna yang semakin cantik membuat kadar cinta Adipati bertambah dan semakin kuat menginginkan Hanna.
Tanpa basa-basi ketika Hanna tepat berada di depan matanya,Adipati langsung memeluk dan meraih bibir Hanna.Sedangkan Hanna hampir kehabisan nafas ketika Adipati **********.Ciuman itu menggambarkan betapa rindunya sosok yang berada di depannya.Hanna berusaha menolak dada bidang Adipati untuk menghentikan ******* tersebut.
"Emps..Her..hen...tikan."Ucap Hanna berusaha melepaskan dirinya dari pautan Adipati yang terus **********.
Namun karena rasa rindu yang teramat dalam,Adipati tidak bisa melepaskan pautannya begitu saja.Adipati terus mendekap Hanna,terus ******* bibir kecilnya.
"Her..to..long hen..tikan.."Ucap Hanna mendorong dada kekar Adipati dengan kuat.
"HER AKU TELAH BERSUAMI!!!"Ucap Hanna berteriak hingga pautannya terlepas.Nafasnya terengah-engah.Begitu pun dengan Adipati yang nafasnya tidak beraturan,rasa rindunya terhadap Hanna tidak bisa di gambarkan.Wanita yang berada di depan matanya, yang sangat ia cintai ingin sekali di dekap kuat-kuat untuk menghilangkan rasa rindunya selama ini.
Adipati menatap Hanna heran,mengapa Hanna mengatakan sesuatu yang tidak ingin di dengarnya hingga pautannya terlepas.Adipati bahkan ingin membawa Hanna menghilang bersamanya.Lalu menikahinya walaupun Hanna telah mengandung anak Gardapati.Adipati benar-benar tidak peduli dengan status Hanna.Rasa cintanya ingin memiliki Hanna seutuhnya.Adipati tidak menginginkan kehilangan cintanya untuk kedua kali.Tidak menginginkan Gardapati berhasil mengusai cintanya lagi.Bahkan secara tidak langsung Hanna telah mengkhianati Adipati,walaupun Hanna terpaksa menikah dengan Gardapati.Rasa yang tidak ingin Hanna rasakan,akhirnya di lubuk hatinya yang paling dalam,Hanna diam-diam menaruh hati pada pria dingin yang telah menjadi suaminya tersebut.
"Han,aku tidak peduli.Kau milikku!!Aku sangat mencintaimu Han.Aku tidak peduli dengan apa yang terjadi.Kau hanya terpaksa kan?jelaskan kepadaku,mengapa kau melakukan ini?Mengapa sampai kau ada hubungan dengan Gardapati??Mengapa??"Ucap Adipati mencengkram kuat lengan Hanna.Adipati telah menggila,cintanya terkhianati untuk kedua kalinya.
"Ya benar..Aku terpaksa!!!Aku melakukan ini karena untuk membiayai pengobatan ibu!!!"Teriak Hanna menyadarkan Adipati yang memaksanya untuk menjelaskan sesuatu yang terlanjur,sesuatu yang terlambat untuk di jelaskan.Toh,Hanna masih akan tetap menjadi istri kontrak Gardapati.Bukankah Hanna wanita yang bertanggung jawab,wanita yang tidak akan mengingkari sebuah janji,wanita yang hanya memikirkan orang lain tanpa peduli dengan dirinya sendiri.
"Han,kau terlalu panik.Kenapa kau melakukan keputusan tanpa memberitahuku.Aku mampu membiayai pengobatan ibumu."Ucap Adipati melonggarkan cengkramannya.Herman yang merupakan Adipati tentu bisa membiayai berapapun pengobatan ibu Hanna.Namun Siapa sangka jika Herman itu adalah Adipati.Yang Hanna tau Herman adalah seorang koki dengan gaji murah.
"Tidak sesederhana itu Her,Bahkan kau telah membohongiku untuk berpura-pura menjadi Herman.Dimana kau ketika restauran tempat kita bekerja di tutup untuk sementara waktu?restauran pernah di tutup itu juga karenaku.Aku harus membayar restauran itu,aku harus membayar tagihan rumah sakit.Saat itu aku benar-benar di titik terendah.Bahkan aku tidak mampu bilang kepadamu,kau yang waktu itu hanya seorang koki apakah sanggup membayar semuanya.Walaupun pada akhirnya kau mampu,aku tidak akan merepotkanmu."Jelas Hanna menangis dengan air mata yang mengalir di pipinya.
"Apa???kenapa kau harus mengganti restauran itu?dan kenapa kau bodoh Han,kenapa kau mau menjadi istri ke empat Gardapati.Kau sangat berharga bagiku.Aku mampu menjadikanmu sebagai istri satu-satunya."Jelas Adipati.
"Karena aku telah menumpahkan minuman di gaun Isa,sehingga restauran itu di tutup karena kesalahanku!Dan pernikahanku tanpa sepengetahuan ibuku!kau tau kan Her!jadi tolong rahasiakan ini dari ibuku.Aku tidak mau melihatnya sakit lagi."Mohon Hanna.Yang ada di ingatannya hanya ibu Khatijah.Hanna benar-benar takut jika Khatijah sampai mengetahuinya.
"Brengsek...Han sekarang aku akan mengeluarkanmu dari rumah Gardapati.Ayo,ikut bersamaku."Ucap Adipati menarik pergelangan tangan Hanna.Adipati berfikir,mengapa kesalahan sekecil itu bisa menjerat Hanna.Adipati pun menyeret Hanna agar tidak tinggal di rumah yang di kelilingi oleh orang-orang jahat.
"Kau juga bodoh masih mencintaiku Her.Aku sudah milik Gardapati.Masih banyak wanita yang lebih baik dariku.Apalagi aku sudah mengandung darah dagingnya."Ucap Hanna berusaha menolak tarikan tangan Adipati.
"Aku tidak peduli Han..aku akan membayar semua yang dia mau."Jelas Adipati menatap Hanna kuat-kuat dan agar Hanna percaya dengan kesungguhan cintanya.
"Sudah terlambat Her,lupakan aku!"Lanjut Hanna.Hanna merasa dirinya sudah tidak pantas untuk Adipati sehingga mengatakan hal itu.
"Apa?tidak semudah itu Han.Apa kau tidak mencintaiku lagi???"Ucap Adipati terkejut dengan tuturan Hanna agar melupakan dirinya dan meragukan cinta Hanna.
"Aku sudah mengandung darah dagingnya,apa perlu aku jelaskan lagi."Ucap Hanna menangis melepaskan eratan tangan Adipati dan lari meninggalkan Adipati.Rasanya hatinya di tusuk-tusuk.Hanna merasa jika dirinya sudah tidak pantas untuk Adipati.Oleh karena itu,Hanna mengambil keputusan tersebut.
***
"Han?kau baik-baik saja?"Ucap Anisa di dalam mobil melihat Hanna menangis.
"Mbak,dia sangat mencintaiku...aku menyuruhnya untuk melupakanku,aku sudah tidak pantas untuknya mbak."Ucap Hanna menangis.
"Han..."Ucap Anisa memegang tangan Hanna sambil mengemudi mobilnya.
"Kau wanita yang sangat baik yang mbak kenal,Gardapati sangat beruntung menikah denganmu.Yakinlah dengan seiringnya waktu kau juga akan mendapatkan kebahagianmu."Ucap Anisa menguatkan Hanna yang hatinya sedang gundah gulana.
nasiib... nasiib
😆
kupikir Bapak²
kalo keysa bener keponakan adipati
kupikir gardapati sama dokternya aja
😅
kupikir baru selisih beberapa hari aja..
yg Hanna jemur sprei trus, ngobrol sama mb nisa, ulet ketemu ulet trus alergi...
berati saya kurang mendalami kl loncat beberapa waktu
😁