NovelToon NovelToon
Arya, Ben & Mita The Trio ABC

Arya, Ben & Mita The Trio ABC

Status: tamat
Genre:Keluarga & Kasih Sayang / Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu / Peran wanita dan peran pria sama-sama hebat / Romansa / Tamat
Popularitas:234.5k
Nilai: 5
Nama Author: Hana Reeves

Kisah triplets keluarga Rao dalam perjalanan cintanya.

Charusmita Rao atau Mita harus mengubur impiannya menjadi balerina akibat kecelakaan yang dialaminya. Dokter Vikram Gupta membantu gadis itu melewati masa-masa menerima kenyataan meskipun Mita tidak tertarik dengan orang India tapi dokter tampan ini berbeda.

Ararya Rao atau Arya bertemu dengan Riko Ichida, seorang dokter anak yang menderita lupus. Arya yang juga seorang dokter penyakit dalam, mendampingi Riko dalam pengobatannya hingga keduanya sama-sama jatuh cinta.

Benoit Rao atau Ben bertemu dengan dokter bedah judes, Ran Tsubasa saat bertugas di Tokyo. Keduanya saling membenci satu sama lain, hingga mereka harus terjebak saat membantu korban tsunami.


Generasi ketujuh klan Pratomo
Follow my IG @hana_reeves_nt

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hana Reeves, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BR - RT - Kenalan Ulang

Tokyo University Medical Faculty Tokyo, Jepang

Pagi ini Ben masuk ke ruang kuliah setelah dua hari dia membantu dokter Tanaka yang sudah resmi menjadi dokter pembimbingnya hingga lulus nanti. Takeshi yang berbeda jurusan bedahnya karena dia di bagian neurologi, tersenyum melihat sahabatnya sudah kembali dalam satu kelas.

"Kabarnya kamu hampir membuat kesalahan fatal?" tanya Takeshi Gosho setelah Ben duduk.

"Yup. Suatu pelajaran berharga bagi aku untuk tetap konsentrasi... Aku terlalu over thinking. Kan kamu tahu ini operasi besar pertama aku..." jawab Ben.

"Tapi kamu hebat sudah diijinkan melakukan operasi oleh Dokter Tanaka. Padahal dia dokter paling killer disini..." ucap Takeshi.

Ben hanya mengangguk. "Aku banyak belajar dari beliau..." gumam Ben sambil menyapu ruangan menatap satu persatu teman seangkatannya yang hanya mendengarkan pembicaraannya dengan Takeshi.

Semenjak Ben menjadi anak bimbingan dokter Tanaka, teman-temannya tampak iri karena pria berdarah campuran India dan Amerika itu menjadi satu-satunya mahasiswa non Jepang yang berhasil mendapatkan kepercayaan dokter senior itu tanpa harus bekerja keras membuktikan kemampuannya.

Mata hitam Ben bertemu dengan mata hitam Ran yang sedang menoleh ke arahnya. Ran langsung menunduk sedangkan Ben segera mengalihkan pandangannya ke tempat lain.

Tadi pagi Ben dinasehati oleh Gemintang supaya tidak galak-galak dengan Ran. Arya memberitahu pada Gemintang karena bagaimana pun, Ben warga asing disana dan jangan membuat perkara meskipun masih ada kekerabatan dengan keluarga Takara Bianchi.

"Pagi semuanya ! Kita mulai kuliah pagi ini..." suara dosen terdengar di telinga Ben yang masih teringat nasehat Gemintang.

"Ben, sudah cukup kamu judesnya. Mommy tahu kamu sebal tapi kamu sudah terlalu lama membuat Ran merasa bersalah. Mau sampai kapan? Sekarang, mommy minta kamu dan Ran kenalan ulang. Jadi melunaklah sedikit ya sayang..." ucap Gemintang sesaat sebelum Ben berangkat ke kampus.

"Tapi Mom..."

"Ben, dia anak perempuan. Mau kita di Brussels atau di Mumbai sekalipun meskipun kalian tampak India nya, tetap saja orang India sana juga terkadang rasis karena merasa kamu bukan pure blood. Kamu itu muggle..."

Ben cemberut karena menyamakan dengan seseorang yang tidak menguasai suatu keahlian ( muggle ) tapi dalam hal ini adalah darah India murni.

"Ben ..." panggil Takeshi.

"Hah?" Ben tergagap.

"Rao-san ! Kamu melamun ?" tegur dosennya yang melihat mahasiswa kesayangannya Dokter Tanaka tampak tidak konsentrasi.

"Sumimasen, Sensei. Boleh saya minta ijin ke kamar mandi untuk cuci muka ?" ijin Ben supaya tetap sadar.

"Lima menit Rao-san !"

Ben membungkuk hormat lalu keluar dari ruang kuliah dari pintu belakang membuat Ran menoleh ke tempat pria itu duduk.

Tumben dia nggak konsentrasi.

***

Ran sedang menggambar anatomi jantung di iPadnya karena dia sekarang berada di bagian kardiovaskular. Sistem kardiovaskuler merupakan organ sirkulasi darah yang terdiri dari jantung, komponen darah dan pembuluh darah yang berfungsi memberikan dan mengalirkan suplai oksigen dan nutrisi keseluruh jaringan tubuh yang di perlukan dalam proses metabolisme tubuh.

Bagi Ran dengan menggambar, membuatnya dia hapal berbagai macam posisi anatomi jantung hingga berbagai pembuluh darah. Gadis itu melihat dari buku anatomi yang tebal dan menyalinnya ke iPadnya.

"Posisinya salah itu ..."

Ran mendongak dan melihat Ben berdiri menjulang di hadapannya. "Apanya yang salah?" tanya Ran bingung.

Ben pun duduk di sebelah Ran. "Berikan pen nya."

Ran pun memberikan pen iPadnya ke Ben dan pria itu memberikan gambar pembuluh darah yang benar. "Oom aku dokter jantung jadi aku sudah belajar dari kecil saat aku bilang mau jadi dokter bedah..." ucap Ben. "Nih posisi yang sudah benar." Ben mengulurkan iPad ke Ran.

Ran memeriksa gambar Ben dengan buku anatomi serta gambar di MacBooknya. "Thanks Shah Rukh Khan... Sudah mengoreksi aku ..."

"Sama-sama Kapten Tsubasa ..." jawab Ben sambil memandang situasi di taman yang ramai orang lalu lalang.

"Ben..."

"Maaf kemarin aku kasar sama kamu..." ucap Ben sambil menoleh ke Ran.

"Eh?"

"Mungkin aku terlalu trauma dengan sikap rasis waktu di Brussels jadi sedikit sensitif..." senyum Ben getir.

"Gomen ne..." bisik Ran dengan sedikit tercekat.

"Bagaimana jika kita mengulangi dari awal?" tanya Ben.

"Dōiu imidesu ka ( apa maksudmu )?" balas Ran bingung.

Ben mengulurkan tangannya. "Benoit Lexington Rao. Hajimemashite ( senang bertemu denganmu )."

Ran mengernyitkan dahinya. "Tapi Ben... Kita sudah berkenalan..."

"Anggap saja baru bertemu pertama kali..." senyum Ben.

Ran tertawa kecil. "Hajimemashite... Watashi wa Tsubasa Ran desu" senyum Ran sambil menyalami tangan Ben.

***

Riko yang sudah selesai kuliah dan hendak ke cafetaria, melihat Ben dan Ran berada di taman saling bersalaman.

Kenapa mereka bersalaman lagi? Macam baru pertama bertemu saja... Riko tersenyum simpul lalu mengambil ponselnya dan memotret keduanya. Riko pun mengirimkan foto Ben dan Ran ke Arya.

Tak lama, Arya pun menelpon Riko.

"Itu yang namanya Ran Tsubasa?" tanya Arya.

"Iya Arya. Kenapa?"

"Manis gitu kok ... Dasar Ben mulut jalapeno !" gelak Arya.

"Tapi Ran memang anaknya keras lho Ya..." ucap Riko lembut.

"Kamu kan juga sama keras kepalanya, Riko sayang..." balas Arya lembut membuat pipi Riko merona.

"Arya, jangan membuat aku macam kepiting rebus siang-siang begini dong. Nanti kalau aku sampai shock, gimana..." ucap Riko sambil duduk di kursi taman karena kakinya terasa lemas kena rayuan Arya.

"Riko... Kamu jangan pingsan !" seru Arya panik.

"Kamu bikin aku... Berdebar...debar..." ucap Riko sedikit tersendat.

"Oh No ..." Arya langsung mematikan panggilannya dan menelpon Ben yang melihat Riko tampak mengelus dadanya.

Bergegas Ben dan Ran menghampiri Riko yang tampak shock.

"Kamu nggak papa?" tanya Ben.

"Kakiku lemas ... Ben..." bisik Riko.

"Kapten Tsubasa, cari tempat tidur kosong. Tampaknya Riko kena serangan !" pinta Ben ke Ran.

"Aku ambilkan kursi roda ?" tanya Ran.

"Nggak usah ! Aku gendong saja ! Badan dia kan macam karung beras ... " balas Ben yang langsung memegang punggung Riko. "Sorry, tapi aku terpaksa gendong kamu !"

Riko reflek mengalungkan lengannya ke leher Ben. "Karung... Beras?" ucapnya sebal.

"Habis kamu mungil..." senyum Ben sambil mengikuti Ran yang berlari menuju ruang IGD.

***

"Riko Ichida tidak terkena serangan akibat dari lupusnya..." ucap dokter Yuri Shinoda.

"Tapi Tante... tadi dia..." protes Ben.

"Dia hanya shock akan sesuatu. Apa yang terjadi Ichida ?" tanya Dokter yang juga istri Hidetoshi Shinoda, asisten Luke Bianchi.

Riko hanya menarik selimutnya hingga ke bawah hidung. "Arya..." bisiknya.

Ben menatap Riko dengan wajah sebal. "Arya merayu kamu dan akibatnya kamu shock?" simpulnya.

Riko hanya mengangguk.

"Astagaaaa... Kamisama ( Tuhanku )" keluh Dokter Yuri sedangkan Ben menepuk jidatnya, sementara Ran tertawa terbahak-bahak karena kejadian ini sangat hilarious..

***

Yuhuuuu Up Siang Yaaaaaa

Thank you for reading and support author

Don't forget to like vote and gift

Tararengkyu ❤️🙂❤️

1
𝓔𝓵𝓲𝓼Kᵝ⃟ᴸ
good
Hana Reeves: mamaciihhh 🙏🙏🙏
total 1 replies
𝓔𝓵𝓲𝓼Kᵝ⃟ᴸ
yakuza beraksi
muhammad ibnuarfan
ala...la...la......la...la....mau juga dok...🤭
muhammad ibnuarfan
nah...gitu...cas cus...jangan pakek lama2🤭
Cici Mamatoni
aku malah lebih suka makan buah durian asli daripada makan kue atau biskuit apapun yg berbau durian apalagi kalo cuma essens/ perisa durian..🤭
ayuhiko nanti menantunya Luke jg ya
INDRA
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻
This Is Me
Kaya gak bisa berkiti² lagi deh kalau membahas karya kak Hana. Bagussssss banget & bikin ketagihan baca karya² lainnya. Bravo
Hana Reeves: mamaciihhh 🙏🏻🙏🏻🙏🏻
total 1 replies
This Is Me
Weleh...ketemu kok ya sama Nyun²
Ahahhahaha
Mas Chabibah Muslich
Luar biasa
Hana Reeves: mamaciihhh 🙏🏻🙏🏻🙏🏻
total 1 replies
Ermi Sardjito
kawatir ya ben.....diajari macem-macem....🙂
Ermi Sardjito
jadi ingat waktu aku kecil, suka baca juwita dan si sirik di majalah bobo.🙂
Ermi Sardjito
mbak hana....ilmumu segudang.....buanyak banget, yg membuat aku jadi ngerti
Ermi Sardjito
mbak hana pengetahuannya buanyak....berbagai pengetahuan, ya kedokteran, ya psikologi, ya kriminologi, yaaa....macam macam pokoknya.....salut mbak
Ermi Sardjito
kok ya kelakuan tidak berubah to sinchan.....wis duwe anak kok yo pancet ae.....😂
Ermi Sardjito
mbak hana pinter berbagai bahasa
Ermi Sardjito
krisna sudah baik ya...
dewi_oetari14
cerita bagus dari kak Hana.
Hana Reeves: mamaciihhh 🙏🏻🙏🏻🙏🏻
total 1 replies
lia rahma
Luar biasa
Hana Reeves: mamaciihhh 🙏🏻🙏🏻🙏🏻
total 1 replies
Bima Sakti
makasih Thor sajian nya 15 kopi plus 5 mawar dah meluncur buat jadi teman, untuk terus berkarya 🙏✌️✊🔥🔥
Hana Reeves: mamaciihhh 🙏🏻🙏🏻🙏🏻
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!