NovelToon NovelToon
Aku Tidak Bodoh, Mas!

Aku Tidak Bodoh, Mas!

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Mengubah Takdir / KDRT (Kekerasan dalam rumah tangga) / Menyembunyikan Identitas / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:2.5M
Nilai: 4.8
Nama Author: Santi Suki

🏆JUARA 2 LOMBA "PEMBALASAN ISTRI" SEASON 2🏆

Setelah hamil, tubuh dan kulit Mitha berubah menjadi gemuk dan kusam, sehingga terlihat jelek. Beni pun berselingkuh dengan Mia, janda muda yang merupakan tetangga baru. Hinaan dan pengkhianatan yang dialami oleh Mitha membuatnya menjadi wanita tangguh. Dia pun membalas semua perlakuan tidak adil dari suami dan juga selingkuhnya. Tanpa mereka tahu kalau Mitha yang merupakan anak yatim piatu adalah pemilik saham terbesar tempat Beni bekerja.
Wanita itu bersumpah akan membuat Beni kembali ke posisi awal, yaitu orang miskin dengan banyak hutang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Santi Suki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29. Mitha Melahirkan

Bab 29

Bu Yeni melihat keadaan Beni yang kepalanya dibalut menandakan ada luka serius di sana. Baru saja dia menjalani operasi untuk mengeluarkan darah beku akibat kecelakaan itu. Laki-laki itu masih belum sadar.

Sementara itu, Mia berada di brankar samping. Wanita itu mengalami luka serius di wajahnya. Mukanya yang cantik mulus kini rusak bahkan banyak jahitan yang kini menghiasi muka istrinya Beni.

"Kenapa kalian bisa kecelakaan seperti ini? Biaya rumah sakit sangat besar. Aku harus memberi tahu Mitha, mungkin saja dia bisa membantu untuk biaya pengobatan," gumam Bu Yeni yang masih dalam keadaan putus asa. 

***

Mitha sedang berjuang untuk melahirkan buah hatinya. Sejak tadi siang dia merasakan mulas dan dokter menyatakan sudah waktunya melahirkan. Salma, Kartini, Haris, dan Rangga sedang merasakan resah dan takut. Mereka tiada berhenti berdoa agar Mitha dan kedua bayinya bisa lahir dengan selamat.

Bayi pertama lahir setelah Mitha mengejan tiga kali. Ini bisa terbilang mudah untuk orang yang pertama kali melahirkan. Air mata wanita itu berlinang saking bahagianya. Dia pun bergegas memberikan ASI terbaik untuk putranya. Bayi itu menyusu sekitar 10 menit. Karena bayi yang masih berada di dalam perut ingin keluar juga.

"Nak, ayo, keluar dengan baik dan lancar, ya." Mitha mengusap-usap perutnya yang mulas.

Sama seperti bayi pertama, anak kedua Mitha lahir dengan lancar jaya tanpa ada drama. Sepertinya kedua buah hatinya tidak ingin mempersulit dan menyakiti ibunya.

"Selamat, Bu. Bayi kedua adalah anak perempuan yang cantik," ucap Dokter Yunia lalu meletakkan bayi itu di dada Mitha.

Jari tangan Mitha menyentuh pipi putrinya yang kini sedang mencari sumber ASI. Lagi-lagi Mitha tidak bisa membendung air mata kebahagiaannya. Dia sudah kehilangan suami, tetapi sekarang tergantikan oleh kehadiran dua buah hati yang selama ini dinantikan olehnya.

"Sayang, ini mama. Semoga kalian bisa menjadi orang baik dan berguna bagi banyak orang. Jangan berbuat jahat dan kerusakan di muka bumi ini," kata Mitha mengajak anaknya bicara.

***

Bu Yeni merasa kesal karena Mitha tidak bisa dia hubungi. Mau mendatanginya juga tidak tahu harus ke mana. Dulu dia pernah datang ke panti asuhan, tetapi mereka bilang Mitha tidak tinggal di sana. Mendatangi rumah Salma malah tidak ada siapa-siapa. Sementara rumah Salma, wanita paruh baya itu tidak tahu berada di mana.

"Apa benar Anda keluarga Pak Beni?" tanya seorang laki-laki berwajah seram dengan postur tubuh tinggi.

"I–ya, benar. Anda siapa?" tanya Bu Yeni dengan gugup dan takut.

"Saya adalah Bowo. Pemilik mobil yang ditabrak oleh Pak Beni, tadi siang," jawab laki-laki itu.

Tubuh Bu Yeni bergetar hebat. Dia yakin kalau laki-laki yang kini sedang berdiri di depannya ini minta ganti rugi atas kerusakan kendaraan miliknya.

"Mau Bapak apa?" tanya ibunya Beni dengan gelisah.

"Mobil saya mengalami kerusakan dan ingin meminta ganti rugi. Karena mobil milikku sangat mahal," jawab Bowo sambil memberikan rincian kerusakan dibagian apa saja dan perkiraan harga perbaikannya.

Mata Bu Yeni membulat saat melihat deretan angka yang harus Beni keluar untuk biaya ganti rugi. Lalu, wanita paruh baya itu malah balik memarahi Bowo.

"Bapak jangan membohongi kami! Mana mungkin harga perbaikan mobil harganya sama dengan Beni beli mobil baru," bentak Bu Yeni sambil mengacungkan kertas rincian harga yang diberikan oleh Bowo tadi.

"Apa gunanya aku berbohong kepada Ibu? Kalau tidak percaya, sana bayar sendiri ke bengkel. Kalau tidak aku akan laporkan ke polisi!" Bowo balik mengancam.

Tentu saja Bu Yeni tidak mau anaknya di penjara. Dia pun meminta waktu untuk mencari pinjaman uang. Wanita itu berdalih punya saudara yang kaya raya.

***

Pagi hari ruang rawat di tempat Beni dan Mia dirawat terjadi kehebohan. Wanita muda itu mengamuk saat melihat kepala dan mukanya dibalut layaknya mumi.

"Tidak! Aku tidak mau wajah aku rusak. Ini semua salah Mas Beni. Gara-gara dia wajah cantik aku jadi seperti ini," teriak Mia sambil melemparkan bantal ke arah Beni yang berbaring di sampingnya.

Beni yang sudah sadar sejak semalam, tidak terima dirinya disalahkan atas kejadian yang menimpa mereka kemarin. Justru menurut dia semua terjadi gara-gara Mia yang memukuli dirinya saat sedang menyetir.

"Semua salah kamu! Kenapa kamu malah meleparkan kesalahan kepada orang lain? Seharusnya kamu ini mikir kenapa sampai muka kamu bisa rusak parah seperti itu!" Bentak Beni sambil memegang kepala karena mendadak sakit lagi.

Masalah datang bertubi-tubi. Perselingkuhan terbongkar, diarak oleh warga, diusir, cerai dengan Mitha. Lalu, sekarang dia dan Mia mengambil kecelakaan, selain harus kehilangan mobil karena rusak parah, dia juga harus mengganti biaya mobil milik Bowo. Entah uang dari mana dia untuk mengganti semua itu.

"Terus saja salahkan aku! Padahal semua itu juga kesalahan kamu, Mas." Mia menangis semakin tergugu. Rasa sakit semakin menjadi jika dia berbicara.

Beni membuang muka, dia muak bertengkar terus dengan Mia. Dia sudah dalam keadaan bangkrut. Hutang menggunung, belum lagi biaya rumah sakit dan juga untuk pengobatan nanti.

'Kenala hidup aku jadi kacau begini?' batin Beni merutuki nasibnya.

***

Jangan lupa kasih dukungan dengan like, komentar, dan nonton iklan.

1
irena
bagus
Eny Frihdihastuti
novel ini kan juara 2
yang juara 1 judulnya apa ya, pengen baca juga
Ellya Muchdiana
harusnya kasih racun tikus
Ros Sita
gua hantu 😄😄jadi ingat si buta dari gua hantu thor🤣🤣🤣🤣
Ros Sita
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣keren mitha
Yusmaniar
👍👍💞💞🫶🫶
Nani Te'ne
Suka
Rina Arie
good
Nurlaila Hasan
trnyata sdh baca👍
🌸 Sunshine 🌸: makasih, Kak
total 1 replies
kurnia rahayu
♥️♥️♥️👍👍👍💪💪💪🙏🙏🙏
Ernawati💕
luar biasa
Lina Suwanti
baca kisah ini seru,,istri sah ga nunggu karma dtg bwt pelakor tp lsg ksh karma😄
Lina Suwanti
benar² dah ga ada otak si Beni .....
Lina Suwanti
keren Salma lsg beraksi.....
Lina Suwanti
wajar aja kelakuan Beni begitu,,ga beda ma ibunya
Patrick Khan
aku suka
Uba Muhammad Al-varo
terima kasih kakak Author 🙏♥️💪
Uba Muhammad Al-varo
bagus
Ita rahmawati
knp manggilnya hrus mami papa ke mitha sm ramgga terus mama papa ke mitha sm beni walaupun yg kndung tp kn mereka cerai sblm anaknya lahir jd knp gk ke beni aja yg papu biar sepasang sm salma dn papa ke rangga 🤦‍♀️ kn jd lucu siapa yg suami dn iistrinya klo gini 🤣🤣
Ita rahmawati
ngapa marah ke mia,,kamu juga salah ya krn mudah tergoda,,coba kalo kuat iman gk akan terjadi perselingkuhan 😏😏🙄🙄🙄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!