Bagaimana jadinya jika permusuhan antara dua keluarga telah menjadi penghalang untuk kedua insan yang di mabuk cinta? Raja yang terlahir dari keluarga Kaya mencintai Rani yang juga seorang anak dari keluarga kaya, sama-sama saling mencintai saat pandangan pertama.
Kisah ini menceritakan tentang dua insan yang berusaha agar cinta mereka di restui dan berusaha agar permusuhan di antara keluarga mereka berakhir. Dengan banyak cobaan dan rintangan akhirnya mereka bisa menikah.
Tapi apakah yang akan terjadi selanjutnya dengan pernikahan antara Raja dan Rani tokoh utama di cerita ini?
Yuk ikuti ceritanya di jamin menarik dan jangan lupa untuk tinggalkan jejak like vote favorit hadiah juga komentar terbaik ny ya...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aurora.playgame, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
29. Kenangan yang membawa luka
Rani duduk dengan hati yang sedih di pesawat yang membawanya kembali ke negara saat dia berbulan madu dengan Raja. Di benaknya, terus terbayang kenangan manis dengan Raja di Swiss, saat mereka masih bersama dan menikmati keindahan pegunungan bersalju.
Namun, kini semuanya sudah berlalu, dan Rani harus kembali ke kehidupannya yang sepi dan sunyi.
Saat itu, Rohit duduk di kursi belakang Rani. Dia terus memandangi Rani dengan penuh perhatian, seakan mencoba membaca isi hati gadis itu. Meski mereka belum terlalu dekat, Rohit merasa terpanggil untuk menghibur Rani, yang jelas-selas sedang merasa sangat sedih.
Dengan senyum lembut, Rohit memanggil pramugari dan meminta agar Rani dilayani dengan sebaik mungkin. Dia berharap, dengan memberikan perhatian dan kehangatan pada Rani, gadis itu bisa sedikit terhibur dan merasa lebih baik.
Sementara itu, Rani masih terus terdiam, membiarkan kenangan dan kesedihannya memenuhi pikirannya. Namun, tiba-tiba dia merasakan adanya seseorang yang memperhatikannya, dan melihat ke belakang, Rani melihat Rohit yang tersenyum padanya dengan penuh kebaikan.
Dengan tatapan yang terharu, Rani merasa sedikit terhibur. Dia tersenyum balik pada Rohit, dan merasakan adanya kehangatan yang muncul di hatinya.
"Nona, apakah anda memerlukan sesuatu?."
Seorang pramugari menghampiri Rani dan memberikan pelayanannya, tapi Rani tidak membutuhkan apapun dan hanya berterima kasih.
"Sayang... Jangan seperti ini...."
"Kenapa sayang... aku kan suamimu."
"Tapi ini kan bukan di rumah, ini di pesawat. Banyak orang yang melihat kita."
"Tapi aku sangat mencintaimu."
"Aku juga...."
Rani duduk di kursi pesawat dekat di antara sepasang muda mudi yang terlihat begitu bahagia. Tampaknya mereka adalah pasangan pengantin yang baru saja menikah, dan sedang menikmati momen bermesraan di atas pesawat.
Namun, melihat mereka hanya membuat Rani semakin sedih. Dia teringat akan kenangan bersama Raja, mantan suaminya yang juga pernah duduk di sampingnya di pesawat yang sama. Mereka juga pernah merasakan bahagia yang sama, namun kini semuanya telah berakhir.
Rani mencoba untuk mengalihkan pikirannya, tetapi pandangan matanya terus tertuju pada sepasang muda mudi di sampingnya. Mereka tertawa dan berbicara dengan mesra, sesuatu yang Rani rindukan dari hubungannya dengan Raja.
Tiba-tiba, Rani merasa air matanya menetes. Dia merasa kesepian dan merindukan kebahagiaan yang dulu pernah dia rasakan. Namun, melihat sepasang muda mudi di sampingnya membuatnya semakin yakin bahwa dia harus melupakan masa lalunya dan membuka hatinya untuk mencari kebahagiaan baru.
Rani terus menatap kemesraan mereka berdua yang terlihat begitu bahagia. Tiba-tiba, gadis itu melihat dan menyapa Rani lalu meminta maaf pada Rani dan berkata bahwa suaminya terlalu bermesraan dan mungkin mengganggu Rani. Gadis pengantin baru berkata,
"Maafkan suamiku, dia terlalu senang karena kami baru saja menikah. Kami akan berbulan madu ke Swiss, itu tempat terindah untuk berbulan madu, apakah ini pertama kalinya untukmu?."
Rani tersenyum kecil pada gadis itu, merasa hangat dengan kebaikan hatinya.
"Tidak apa-apa, aku mengerti," jawab Rani.
" Aku dengar di Swiss seperti syurga, disana kita bisa pergi kemanapun yang kita mau. Dan aku percaya tempat itu akan membawa keberuntungan untuk pasangan suami istri. Aku sangat beruntung, apa kamu tau suamiku adalah pria yang sangat baik. Yang aku dengar kalau kita pergi kesana maka kita akan membuat kenangan yang akan teringat untuk selama - lamanya. Meskipun kita ingin melupakan kenangan itu tapi kenangan itu akan selalu melekat di hati dan pikiran kita. "
Rani sangat tergoyah mendengar tutur kata gadis itu.
"Swiss memang sangat indah, aku pernah berbulan madu di sana bersama mantan suamiku. Kami juga merasa bahwa itu adalah tempat terindah untuk berbulan madu," lanjut Rani.
Gadis pengantin baru melihat Rani dengan rasa simpati dan bertanya,
"Maaf, aku harap tidak menyentuh perasaanmu tentang mantan suamimu. Bagaimana kamu bisa melupakannya dan melanjutkan hidupmu?."
Rani tersenyum sedih dan menjawab, "Itu sulit, tapi aku tahu aku harus melanjutkan hidupku. Terima kasih atas perhatianmu, semoga kalian berdua bahagia selamanya."
Gadis pengantin baru tersenyum penuh kasih dan mendo'akan Rani kembali,
"Semoga kamu juga menemukan kebahagiaanmu. Terima kasih atas dukungannya."
Rani berusaha untuk tersenyum dan mengalihkan perhatiannya pada hal-hal yang positif di sekitarnya. Dia merasa terinspirasi untuk mencari cinta yang baru dan mencoba lagi untuk meraih kebahagiaannya.
Meski masa lalunya dengan Raja sulit untuk dilupakan, Rani percaya bahwa dia dapat mencari kebahagiaan yang baru dan memulai hidup yang baru penuh dengan cinta dan kebahagiaan.
Rani menatap jendela dengan berlinang air mata saat mengingat kata-kata gadis itu,
"Yang aku dengar kalau kita pergi kesana maka kita akan membuat kenangan yang akan teringat untuk selama - lamanya. Meskipun kita ingin melupakan kenangan itu tapi kenangan itu akan selalu melekat di hati dan pikiran kita."
~
Setelah perjalanan yang melelahkan, Rohit dan seluruh tim akhirnya tiba di Swiss. Mereka memutuskan untuk menginap di hotel yang sama tempat Rani dulu berbulan madu dengan Raja.
"Kenapa harus di hotel ini....," batin Rani.
Saat tiba di hotel, Rohit tersenyum kecil pada Rani dan berkata,
"Kamu tahu, Rani, aku benar-benar ingin menginap di sini. Saya ingin melihat bagaimana tempat ini begitu spesial seperti yang dikatakan kebanyakan orang."
Rani merasa sedikit tidak nyaman, tetapi dia tetap tersenyum pada Rohit dan berkata,
"Iya, Pak."
Setelah check-in, Rohit dan seluruh tim mulai menjelajahi kota dan menikmati keindahan Swiss. Mereka mengunjungi tempat-tempat indah dan berfoto di depan landmark kota tersebut.
Namun, Rohit merasa bahwa Rani terlihat sedih. Dia mencoba untuk membuat Rani merasa lebih baik dengan melakukan banyak hal menyenangkan seperti berjalan-jalan dan mencoba makanan lokal. Rohit bahkan membelikan Rani beberapa hadiah kecil untuk menghiburnya.
Rohit mencoba sebaik mungkin untuk menghibur Rani di Swiss, tetapi setiap kali mereka mengunjungi tempat yang sama dengan tempat-tempat yang Rani dan Raja kunjungi saat berbulan madu dulu, Rani merasa semakin terpuruk dan teringat masa lalunya dengan Raja. Dia merasa sedih dan tidak bisa menahan air matanya.
Rohit merasa sedih melihat Rani seperti itu dan mencoba untuk memberikan dukungan dan ketenangan kepadanya. Dia mengambil tangan Rani dan berkata dengan lembut,
"Maafkan aku, Rani. Aku tidak tahu bahwa tempat-tempat ini akan membuatmu sedih seperti ini. Apakah ada sesuatu yang bisa aku lakukan untuk membuatmu merasa lebih baik?."
Rani merasa tersentuh oleh kepedulian Rohit dan tersenyum kepadanya.
"Tidak apa-apa, Pak. Aku hanya merindukan orang tuaku."
Rani berdalih karena dia tidak ingin Rohit mengetahui tentang masa lalunya.
Setelah hari yang melelahkan, Rohit mengajak Rani makan malam romantis di restoran hotel di mana Rani dulu bersama Raja berbulan madu.
Rani merasa heran dan bertanya-tanya mengapa Rohit memilih tempat itu, mengingat bahwa mereka hanya berdua dan tim produksi lainnya tidak ikut serta.
Rohit memberikan alasan yang cukup, yaitu malam itu adalah malam spesial dan dia ingin memberikan hadiah kepada Rani atas segala bantuan yang diberikan selama ini.
Rani merasa tersanjung dan senang dengan kejutan yang diberikan Rohit. Restoran itu indah dan mewah dengan pemandangan yang spektakuler. Mereka memesan makanan dan minuman favorit mereka dan menikmati suasana yang romantis.
Bersambung...
tapi Rohit pergi kemana tuh? semoga Rohit dapat pasangan yang tepat dan mencintainya juga 🥰