NovelToon NovelToon
Putri Untuk Mas Duda

Putri Untuk Mas Duda

Status: tamat
Genre:Perjodohan / Duda / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Cinta Seiring Waktu / Diam-Diam Cinta / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Tamat
Popularitas:313.4k
Nilai: 5
Nama Author: Rani

Putri, gadis cantik anak seorang pengusaha, yang sekarang sudah berusia 23 tahun, kembali dijodohkan dengan laki-laki tampan yang dia sukai selama bertahun-tahun. Kembali? Ya, itu karena ini bukan perjodohan pertama buat dia. Melainkan, perjodohan kedua setelah kegagalan perjodohan yang pertama.


Namun, Putri yang masih menyimpan rasa buat laki-laki itu, tetap bersedia menikah, walau sekarang, laki-laki itu sudah berstatus sebagai duda. Pernikahan berlandaskan perjodohan. Apakah Putri masih bisa menenangkan hati Mas Duda sekarang? Atau malah, dia akan di benci oleh Mas Duda karena dianggap tidak punya harga diri?

Ikuti kisahnya di sini supaya tahu! Kalian akan tahu apa jawabannya nanti.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

*Episode #29

"Kau tahu? Selama ini, Putri sudah banyak melewati masa sulit. Terutama saat dia sedang hamil. Karena sebenarnya, Putri tidak diperbolehkan hamil menurut pemeriksaan medis."

Sontak. Abian langsung kaget bukan kepalang. Dia yang awalnya melihat ke depan, kini langsung menoleh ke samping untuk melihat Aditya.

"Apa maksud kamu, Ditya? Kenapa Putri tidak di perbolehkan hamil oleh tim medis? Ada apa dengan dia? Apa yang sebenarnya terjadi, ha?"

"Pelan-pelan bertanya padaku, Abi. Bagaimana aku harus menjelaskan jika kau bertanya terlalu banyak."

"Katakan langsung, Ditya. Jangan bertele-tele."

"Baiklah."

"Saat Putri menginjak usia remaja, dia diculik oleh para penculik yang menginginkan kekayaan keluarganya. Orang tuanya tidak keberatan memberikan apa yang para penculik itu inginkan. Tapi sayangnya, kesalahan membuat para penculik marah. Mereka menganiaya Putri dengan memberikan obat terlarang dalam jumlah yang paling besar."

"Kau tahu apa akibat dari obat terlarang itu, Abian? Putri menderita cukup serius. Dia hampir kehilangan ingatannya dalam kurun waktu yang lama. Namun, para ilmuan berhasil menemukan cara untuk membantu menyembuhkan Putri. Sayangnya, hanya ingatan Putri yang berhasil mereka sembuhkan. Tapi bagian tubuh yang lain, masih menderita akibat sisa obat berbahaya itu."

"Maka dari itu, vonis dokter tidak mengizinkan Putri hamil. Karena jika dia hamil, dia akan berbagi nutrisi, juga segala yang bisa di serap oleh tubuhnya dengan janin yang dia kandung. Itu akan membuat tubuhnya kehilangan separuh dari apa yang tubuhnya miliki."

"Tapi, si Putri keras kepala itu tidak mau mendengarkan apa yang dokter katakan. Saat tahu dia hamil, dia bahkan bersikeras untuk mempertahankan kehamilannya dengan sekuat tenaga dan segala cara. Sampai aku saja tidak bisa menjadi penghalang dia."

"Aku yang tidak ingin dia terluka, hanya bisa membantu dia bertahan dengan segala cara yang aku bisa. Dan, itu yang bisa aku lakukan buat dia. Seperti yang kamu lihat saat, Abian."

Abian tidak bisa menjawab sedikitpun. Karena sekarang, hatinya sedang di penuhi dengan rasa malu yang teramat besar. Bagaimana tidak? Dia tidak menyangka kalau teman dari istrinya bisa mendukung keputusan yang istrinya ambil dengan segala cara. Lah sedangkan dia, malah menjatuhkan istrinya dengan segala cara yang dia bisa. Bagaimana dia tidak punya rasa malu yang besar coba?

Aditya bangun dari duduknya. Dia lalu menepuk bahu Abian dengan pelan beberapa kali.

"Hanya itu yang bisa aku ceritakan padamu, Abian. Sepertinya, aku harus pergi dulu. Kau juga segera masuk ke dalam. Hari hampir mau subuh sekarang. Tidak baik jika berlama-lama di sini. Angin subuh semakin dingin saja soalnya."

Abian hanya mengangguk. Tidak bisa menjawab dengan kata-kata, dia hanya bisa mengikuti langkah kaki Aditya dari belakang. Karena selain udara yang memang terasa cukup dingin, suasana sepi membuat dia merasa sedikit ngeri untuk tetap bertahan.

Berjalan beriringan, namun berpisah di antara persimpangan. Itulah yang Abian dan Aditya lakukan sekarang. Aditya kembali ke ruangannya. Sedangkan Abian, dia langsung menuju kamar rawat Putri setelah menghubungi orang tuanya tadi.

Sampai di kamar Putri, dia langsung di sambut oleh mamanya dengan senyum hangat. Namun tidak dengan mama mertuanya, yang sedang berada di samping ranjang Putri. Orang tua itu malah menatap Abian sekilas. Namun dengan tatapan kesal yang cukup kelihatan.

"Bian. Dari mana saja kamu, Nak?" tanya sang mama hangat sambil menyongsong kedatangan anaknya.

"Apa kamu sudah melihat anakmu, Bi? Dia sangat cantik lho."

"Belum, Ma. Aku habis dari taman. Ngobrol bareng dokter Aditya."

"Bicara apa kamu dengan Aditya? Soal Putri?" tanya mama Putri tiba-tiba antusias.

"Iya, ma. Ngobrol soal Putri."

"Maafkan aku yang tidak tahu banyak soal istriku sendiri, Ma. Aku bukan tidak ingin. Hanya saja .... "

"Sudahlah. Tidak perlu dibahas lagi. Semua sudah terjadi, Abian. Kita semua tidak ingin hal buruk terjadi pada Putri. Tapi, semua yang terjadi bukan kehendak kita, kan?" Papa Putri pula angkat bicara.

"Kali ini aku memang tidak akan mempermasalahkannya lagi, Abian. Tapi ingat! Jangan ada lain kali. Jika sekali lagi kamu bikin ulah dengan cara menyia-nyiakan anakku seperti yang kamu lakukan kemarin-kemarin. Kamu tidak akan pernah aku izinkan bersama anakku lagi, Abian. Ingat itu!" Mama Putri bicara dengan nada penuh penekanan juga dengan nada ancaman.

1
Anonim
Udah ah ceritanya lebay dan janggal. Dari dokter mendadak mau operasi tp masih sempet ngobrol tp ga ngasih tau suaminya apa yg terjadi sm istrinya sampe harus dioperasi. Wwes lah aku ga lanjut baca.
Rani: jangan baca karya lama aku atuh. masih burik banget
total 1 replies
kezia desta
boleh ga sih gepruk abian pake bantalan rel jadi laki egois amat, bilang kaga cinta tapi cemburu liat putri ama Aditya, makanya kl punya istri cantik itu dibahagiakan di sedangkan bukan disakiti beuh kesel bener dah
kezia desta
blm respect ama abian
kezia desta
nyesek amat ya jadi putri pu ya suami yg mati-matian dicintai jutek bener bahkan ga peduli, sekali ya di cintai Aditya putrinya kaga mau.
D_Mayanti
simpel ceritanya
Lina Sutiah
🥰🥰🥰
Lina Sutiah
mdh"an cepet...❤️❤️❤️❤️❤️....😂😂
Eki Susanti
bagus banget
Fitria Trimalasari
calon pebinor kah🤭😁
nisa
mksih kk ok critanya👍👌
Otw sebatas menikah🏃‍♀️
Rudias BowongBengo
bagus dan menarik☺☺☺
fian widy
👍🏻
мєσωzα
ko sakit ya bacanya 🥺
мєσωzα
jangan galak-galak lah sama putri.. mau bagaimana pun dia itu kan istri kamu🥺
мєσωzα
ko sedih ya 🥺
Akun Vivo
bikin mas duda cemburu wk wk wk
Akun Vivo
jenggot dan kumis ,kok egk d cukur kn hari pernikahan 💒 nampak tua dong
tri susanti
sudahkah Adit nikahi aja si icha kasihan ntar juga cinta kalau sudah bedua terus......
tri susanti
selamat pasti suster icha sembuh total dia kan calonnya dokter aditya ya gak thor....... hehehehe
tri susanti
lanjut thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!