NovelToon NovelToon
TOUCH YOUR HEART

TOUCH YOUR HEART

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Patahhati / Perjodohan / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:370.7k
Nilai: 4.9
Nama Author: poppy susan

Rizar Abran Maulana seorang pria tampan dan sholeh sudah jatuh cinta kepada seorang wanita cantik yang dia temui di sebuah pesta tapi wanita itu tidak menyadarinya, hingga suatu saat sahabatnya ingin menjodohkannya dengan adik kandungnya sendiri yang ternyata adalah wanita yang selama ini Rizar cari.


Jihan Addara Puteri seorang wanita cantik yang merupakan seorang artis dan model papan atas, Jihan yang biasa dipanggil Darra tidak menyangka kalau hidupnya sangat menyedihkan, disaat pacar yang dia cintai mengkhianatinya dan selingkuh dengan sahabatnya sendiri, sekarang Darra harus menerima perjodohan dengan pria yang sama sekali tidak dia kenal.

Akankah Rizar bisa membuat Darra jatuh cinta kepadanya dan menerima Rizar sebagai suami seutuhnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon poppy susan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Over Protektif

✈️

✈️

✈️

✈️

✈️

Darra tampak meregangkan otot-ototnya, perutnya terasa berat saat dia lihat sebuah tangan melingkar di sana. Darra tersenyum, dan perlahan mengangkat tangan Rizar dari perutnya karena takut membangunkannya.

Darra memperhatikan setiap sudut kamar Rizar yang di penuhi dengan fotonya sendiri, Darra tersenyum. Kemudian, Darra melangkahkan kakinya menuju tempat baju Rizar. Darra membuka lemari itu, dan terlihat seragam kebesarannya tergantung dengan rapinya disana.

Darra tersentak saat sebuah tangan melingkar di perut Darra.

"Kamu sedang apa?" tanya Rizar dengan menyimpan dagunya di pundak Darra.

"Kamu pintar sekali berbohong, Mas."

"Maaf, tapi kan alasan Mas bohong karena Mas ingin kamu mencintai Mas apa adanya."

"Dasar, tapi Darra ingin lihat Mas pakai baju Pilot ini."

"Tuh kan di foto ada."

"Ga mau, pengennya langsung."

Rizar melepaskan pelukkannya dan menatap ke arah istrinya.

"Jadi Mas, harus pakai sekarang nih?"

Darra menganggukkan kepalanya dengan antusias. Akhirnya mau tidak mau, Rizar pun mengikuti apa kemauan istri cantiknya itu. Sedangkan Darra lebih memilih menunggu duduk di sofa dengan mengotak-ngatik ponselnya.

Darra menoleh saat merasakan ada seseorang berdiri di sampingnya. Seketika mulut Darra menganga, baru pertama kali ini Darra melihat suaminya memakai seragam Pilot.

"Wow, Mas tampan sekali pakai baju Pilot itu."

"Iya dong, kamu baru nyadar ya kalau punya suami tampan."

Darra mencubit pipi Rizar dengan gemasnya..

"Lucu banget sih suamiku."

Rizar menarik tubuh Darra dan mendudukkannya di pangkuannya.

"Mas, sudah mengikuti kemauanmu sekarang giliran kamu yang harus menuruti keinginan Mas."

"Hah...memangnya Mas punya keinginan apa?"

"Kamu harus berhenti jadi artis, Mas ingin kamu diam di rumah menunggu Mas pulang kerja."

Darra tampak terdiam mendengar keinginan suaminya itu.

"Kenapa diam?"

"Mas, Darra itu masih terikat kontrak kalau Darra memutuskan kontrak secara sepihak, Darra harus bayar finalty yang sangat besar."

"Berapa sih? Mas akan bayar semuanya."

"Idih...sombong."

"Bukannya sombong sayang, Mas hanya ingin kamu diam di rumah menunggu Mas pulang."

"Mas kan kerjanya bukan seorang pengusaha yang tiap hari ada di rumah, Mas kerjanya berhari-hari ga pulang. Darra kesepian dan bosan juga kalau harus diam terus di rumah," keluh Darra.

"Kamu bisa mengurus restoran Mas."

"Hah..Mas punya restoran?" tanya Darra terkejut.

"Ga usah kaget gitu kali, Mas punya restoran dan beberapa cabang juga di kota-kota besar."

Darra menatap Rizar tajam dengan melipat kedua tangannya di dada.

"Pintar sekali menyembunyikan rahasia," kesal Darra.

Rizar menciumi pipi Darra dengan gemasnya...

"Bagaimana?"

"Ya sudah, Darra mau menyelesaikan beberapa kontrak yang terlanjur sudah Darra tandatangani, setelah itu Darra janji akan pensiun menjadi artis."

"Nah gitu dong, ini baru istri penurut."

***

Keesokkan harinya...

Setelah shalat subuh, Darra pun turun ke bawah dan menuju dapur. Terlihat Mbok Nur sedang sibuk membuatkan sarapan.

"Mbok..."

"Astagfirullah Non, Mbok sampai kaget."

"Maaf Mbok, sudah mengagetkan. Mbok sedang apa?" tanya Darra.

"Mbok sedang membuat sarapan, Non."

"Mbok, Darra juga ingin bisa masak ajarin Darra dong."

"Tidak usah Non, yang masak kan ada Mbok. Non hanya tinggal duduk saja dan kalau Non mau apa-apa tinggal bilang saja sama Mbok."

"Darra ingin memasakkan sesuatu untuk Mas Rizar, Mbok. Darra juga ingin menyenangkan hati Mas Rizar, biar Mas Rizar betah di rumah dan tidak kelayapan di luar sana."

"Ya ampun Non, Mas Rizar itu pasti bakalan betah di rumah. Siapa yang tidak betah di rumah kalau mempunyai istri cantik seperti Non Darra."

"Betul sekali, ngapain kelayapan di luar kalau istri di rumah saja cantik," seru Rizar yang saat ini sedang menyandarkan diri di dinding dapur.

"Mas...sejak kapan Mas ada disana?" tanya Darra.

"Sejak tadi."

"Ya sudah Non Darra sama Mas Rizar duduk saja, Mbok mau nyiapin sarapan untuk kalian."

Rizar menarik lengan Darra dengan lembut dan membawanya duduk di meja makan.

"Kamu kan masih belum pulih, sayang. Makannya kamu jangan capek-capek, diam saja jangan melakukan apa pun."

"Tapi aku sudah baikkan kok Mas."

"Pokoknya Mas ga mau tahu, kamu ga boleh ngelakuin hal yang berat-berat dulu."

"Siap Bosku."

***

Sementara itu di sebuah Bandara, seorang wanita cantik sedang memperhatikan foto dirinya dengan seorang Pilot tampan yang sedang bergandengan tangan.

Senyum sumringah terpancar di wajah keduanya, tiba-tiba airmatanya menetes dan dia segera menghapus airmatanya dengan cepat.

"Mungkin memang untuk kali ini aku harus melupakanmu, Rizar. Maafkan aku, sungguh aku sangat menyesal dulu sudah mengkhianatimu," gumam Eriska.

Panggilan keberangkatan pun terdengar, Eriska kembali menghapus airmatanya. Eriska bangkit dari duduknya, menuju tempat sampah. Di lihatnya kembali foto itu dan dengan mantap, Eriska membuang foto itu ke tempat sampah.

"Selamat tinggal Rizar, semoga kamu bahagia."

Eriska pun dengan yakinnya melangkahkan kakinya menuju pesawat yang akan membawanya kembali ke New Zealand.

Di sisi lain di sebuah rumah mewah, saat ini Rizar dan Darra sedang menikmati kebersamaan mereka. Rizar tampak merebahkan kepalanya di pangkuan Darra di atas tempat tidur mereka.

"Mas, maafkan Darra ya karena Darra tidak bisa menjaga calon anak kita," seru Darra dengan mengusap kepala Rizar.

Rizar menarik tangan Darra dan menciuminya berulang-ulang.

"Tidak apa-apa sayang, ini juga salah Mas karena tidak bisa jagain kamu. Kita banyak-banyak berdo'a saja semoga kita cepat dapat momongan kembali."

"Amin."

"Kamu tahu sayang, Mas itu selalu memimpikan mempunyai sebuah keluarga kecil. Mas ingin mempunyai banyak anak supaya rumah ini ramai dan mereka juga nantinya akan menjadi obat lelah Mas."

"Iya Mas."

Tok..tok..tok..

"Mas Rizar, maaf di bawah ada Mas Galih," seru Mbok Nur di balik pintu kamar Rizar.

"Ngapain sih tuh orang kesini, gangguin aja."

"Ishh..ga boleh gitu Mas. Yuk kita temui Mas Galih."

Dengan malas Rizar pun bangkit dari tidurnya, mereka berdua segera turun ke bawah untuk menemui Galih.

"Yaelah, ini masih siang bro sudah ngamar aja," ledek Galih.

"Lah, kok kalian bisa berduaan datang kesini?" tanya Darra.

Galih dan Amel hanya menunjukkan senyumannya tanpa menjawab pertanyaan Darra. Darra menyipitkan matanya dengan kedua tangan dia lipat di atas perut.

"Bau-bau mencurigakan ini."

"Iya, Mas juga sepertinya curiga sama mereka berdua."

"Ayo jawab," seru Darra.

"Hehehe....kita sudah jadian," sahut Amel dengan malu-malu.

"Hah..." Darra dan Rizar tampak terkejut.

"Seriusan, kalian jadian?"

"Iya."

"Sudah ku duga," seru Rizar.

Darra dan Rizar pun ikut duduk bergabung bersama Galih dan Amel.

"Mas Ri, aku ga nyangka loh rumah Mas Ri gede banget," seru Amel.

Rizar pun hanya tersenyum...

"Mel, kontrak kerja Darra berapa lama lagi?" tanya Rizar.

"Memangnya kenapa, Mas?"

"Aku ingin Darra pensiun jadi artis."

"Hah...serius Mas? tapi kenapa?"

"Aku ingin Darra diam saja di rumah, nungguin aku pulang jangan shooting-shooting lagi yang hanya akan membuat dosa semakin banyak."

"Maksud Mas Ri apa?" tanya Amel bingung.

"Darra itu sudah punya suami, sedangkan shooting kan Darra harus peluk-peluk pria lain, pegangan tangan, itu dosa dan aku ga mau seperti itu."

"Tapi kontrak Darra masih berjalan, sinetron yang sekarang sedang tayang saja kontraknya masih delapan bulan lagi, belum iklan yang masih ada beberapa belum berjalan yang sudah terlanjur tanda tangan kontrak."

"Tuh kan Mas, aku masih punya banyak kontrak," seru Darra.

"Ya sudah bayar finalty saja," seru Rizar dengan santainya.

"Busyet, finaltynya mahal banget Mas," sahut Amel.

"Mas, biar Darra selesaikan semua kontraknya dulu ya. Darra tahu Mas mampu membayarkan finalty buat Darra tapi Darra ga mau seperti itu, Darra janji habis semuanya selesai, Darra akan diam di rumah."

"Ya sudah, tapi kamu jangan sampai terlalu capek ya."

"Siap...Masku."

Akhirnya mereka pun berbincang-bincang bersama, menghabiskan waktu luang bersama. Apalagi buat Rizar dan Galih, mereka jarang sekali bersama karena jadwal mereka yang kebanyakan berbeda.

✈️

✈️

✈️

✈️

✈️

Jangan lupa

like

gift

vote n

komen

TERIMA KASIH

LOVE YOU

1
DC
Luar biasa
☠☀💦Adnda🌽💫
padahal udah pernah baca tapi ttp seru dan LG. ....LG 🤭
𝙿𝙾𝙿𝙿𝚈 𝚂𝚄𝚂𝙰𝙽: Aaahhhhh....terhura aku😭😭
total 1 replies
☠☀💦Adnda🌽💫
seperti cerita Habibi dan Ainun bayanginnya ,rizar sama dara cintanya begitu murni dan cinta sejati sampai meninggal pun bersama tak terpisahkan 🥹🥹
Maryam Husni Atin
tetep ma mas pilot thor...
Eceu Asnah
lanjutkan season 2 nya Thor
𝙿𝙾𝙿𝙿𝚈 𝚂𝚄𝚂𝙰𝙽: otw launching, dengan judul "MR.PILOT" 😊
total 1 replies
Eceu Asnah
aq Mao nya Darra sm Rizar ja thor
Yant08
Luar biasa
𝙿𝙾𝙿𝙿𝚈 𝚂𝚄𝚂𝙰𝙽: ditunggu kelanjutannya, ada season 2 segera launching judulnya "MR.PILOT" 🥰
total 1 replies
Patrick Khan
.supir bukan sembarang sopir itu😆✈️
Atiah arini
good
Dede Dengah Rumayar
lanjut lagi thor😊😊😊😊
Wafiqah Aisarah
🤩
Yach Yulianah
cerita yg singkat padat jelas ,seru dan haru ..👍👍
Yach Yulianah
hai kak aku mampir🤗
𝙿𝙾𝙿𝙿𝚈 𝚂𝚄𝚂𝙰𝙽: hai juga🥰🥰
total 1 replies
Mira Wahyuni
season 2 yg mana ya 🤔 penasaran dgn kisah cinta pilot tampan 😊
𝙿𝙾𝙿𝙿𝚈 𝚂𝚄𝚂𝙰𝙽: Belum rilis, belum sempat🙏🙏
total 1 replies
Mira Wahyuni
koq jd sad ending 😭
Mira Wahyuni
kemana kemaren mas....kenapa gak dari kemaren2 kasih ketegasan sama si ulet bulu, sekarang nyesal kan....udah terlambat bos 😏
Mira Wahyuni
yg salahkan kamu, ngapain seenaknya ninggalin laki jalan2...msh Untung laki loe blm ngapa2 sama si ulet bulu 😏
Mama Pesek
😭😭😭😭😭😭😭😭
Mama Pesek
dulu aja ngotot Rizar gak boleh berhenti jadi pilot! tapi itu udah pertanda kali ya?
Mama Pesek
akhirnya.......tapi jadi kasian sama Dokter Zam-Zam, semoga mendapatkan jodoh yang baik.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!